6024 research outputs found
Sort by
Revitalizing ‘Urf in State Legal Development: The Case of Minangkabaunese Marriage Traditions
This article aims at explaining the marriage regulations in several Minangkabau regions which contribute to the enforcement and development of state law. These marriage rules have become a tradition that must be obeyed by the Minangkabaunese and recognized by Sharia, which in this case is categorized as ‘urf shahih. This research was conducted by using qualitative method. It was done by inventorying several marriage rules that are still applied by
the Minangkabaunese and recognized by Sharia. The data were
analyzed for their conformity with the provisions of marriage law established by the state. This research found that several forms of regulations are still applied and contribute to the development and enforcement of state law such as traditions before marriage, the process of getting married and living in the household, as well as when problems arise in the household and divorce. This ‘urf needs
to be re-actualized to achieve good state law enforcement. This research confirms the need for the state to consider local traditions (‘urf) in developing and enforcing laws
Buku ajar ekonomi syariah
Aturan-aturan dan pengamalan ajaran Islam disesuaikan dengan tingkat perkembangan budaya manusia pada zamannya. Kesempurnaan ajaran Islam sesuai dengan tingkat budaya manusia yang telah
mencapai puncaknya, sehingga Islam akan sesuai dengan
manusia sampai sejarah manusia berakhir pada hari kiamat
nanti dalam segala aspek kehidupan manusa, baik sosial,
budaya, politik, ekonomi, dan aspek-aspek lainnya (Zaki,
Islam dan Doktrin Ekonomi, 2023).
Buku ini terdiri dari beberapa bab yang mencakup berbagai topik penting dalam ekonomi syariah. Dimulai dengan pembahasan mengenai prinsip dasar ekonomi syariah, buku ini menjelaskan definisi dan landasan konsep ekonomi yang sesuai dengan ajaran Islam. Selanjutnya, buku ini mengulas dasar hukum ekonomi syariah, memberikan gambaran tentang kerangka hukum yang mendasari praktik ekonomi syariah di Indonesia, termasuk peran fatwa DSN-MUI.
Pembahasan mengenai mazhab ekonomi syariah juga dihadirkan untuk memperkaya wawasan pembaca tentang berbagai aliran
pemikiran dalam ekonomi Islam.Bab-bab berikutnya menyajikan teori-teori ekonomi seperti permintaan, penawaran, dan produksi dalam perspektif Islam, serta bagaimana konsep-konsep ini diaplikasikan dalam konteks yang sesuai dengan nilai-nilai syariah.
Buku ini juga membahas keinginan dan kebutuhan dalam Islam, menyoroti realita Generasi Z dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta prinsip-prinsip konsumsi Islami.Di bagian akhir, buku ini membahas mekanisme pasar dalam perspektif ekonomi Islam, termasuk peran
institusi dalam mengatur pasar agar sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Setiap bab dilengkapi dengan soal latihan untuk membantu pembaca menguji pemahaman mereka
dan mengaplikasikan pengetahuan yang telah dipelajari
Pengaruh Profitabilitas, Intensitas Persediaan, Ukuran Perusahaan Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Tax Avoidance
Tax avoidance merupakan tindakan penghindaran pajak dengan cara memanfaatkan kelemahan peraturan perundang-undangan guna meringankan beban pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan. Tax avoidance bersifat legal sehingga pemerintah masih kesulitan mengatasi tindakan tax avoidance sebab tidak dapat dituntut secara hukum. Hingga saat ini masih banyak perusahaan yang melakukan tax avoidance, disebabkan perusahaan menginginkan pembayaran beban pajak seminimal mungkin untuk memaksimalkan laba perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengetahui pengaruh profitabilitas, intensitas persediaan, ukuran perusahaan dan kepemilikan manajerial terhadap tax avoidance.
Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional atau asosiatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Populasi penelitian ini adalah perusahan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pemilihan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan menetapkan beberapa batasan masalah sehingga diperoleh 21 sampel perusahaan property dan real estate periode 2020-2023. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan Software Eviews 12.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial: (1) Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance dengan nilai sig. 0,01 0,05. (3) Ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance dengan nilai sig. 0,00 0,05. Kemudian secara simultan profitabilitas, intensitas persediaan, ukuran perusahaan dan kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance dengan nilai sig. 0,00 < 0,05. Nilai Adjusted R-Square sebesar 0,39 atau 39% artinya kemampuan variabel profitabilitas, intensitas persediaan, ukuran perusahaan dan kepemilikan manajerial dalam menjelaskan tax avoidance sebesar 39%, sedangkan 61% sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini
Pengaruh Jumlah Penduduk Dan Persentase Penduduk Miskin Terhadap Ketimpangan Pendapatan Di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Tengah
Ketimpangan pendapatan merupakan ketidaksetaraan dalam bagaimana pendapatan didistribusikan di antara berbagai individu, keluarga, atau kelompok dalam suatu masyarakat atau wilayah. Fenomena ini menunjukkan bahwa ada perbedaan besar dalam tingkat pendapatan yang diterima oleh berbagai bagian masyarakat. Banyak dampak yang ditimbulkan dari ketimpangan pendapatan seperti stabilitas sosial menjadi lemah, alokasi aset yang tidak merata, kesenjangan antara golongan masyarakat kaya dan miskin. Selain itu, ketimpangan pendapatan dapat menyebabkan masalah kesehatan dan masalah sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh jumlah penduduk dan persentase penduduk miskin terhadap ketimpangan pendapatan di Kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Tengah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 14 kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Tengah. Sampel penelitian menggunakan sampel jenuh dan menghasilkan 84 data dari 14 Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2018-2023. Penelitian ini menggunkan data sekunder dari website Badan Pusat Statistik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel menggunkan Eviews 12.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dilihat dari nilai koefisien regresi 7,459 serta nilai t hitung 4,118>1,989 t tabel dan nilai signifikansi yaitu 0,00011989 t tabel dan nilai signifikansi yaitu 0,0000<0,05. Artinya semakin meningkat persentase penduduk miskin maka ketimpangan pendapatan akan menurun. Penelitian ini juga memperoleh hasil yang menunjukkan bahwa jumlah penduduk dan persentase penduduk miskin berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan. Berdasarkan nilai Adjusted R square ketimpangan pendapatan dipengaruhi oleh jumlah penduduk dan persentase penduduk miskin sebesar 36%, dan 64% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti pengangguran, inflasi dan pertumbuhan ekonomi
Pengaruh Kepercayaan Diri Terhadap Penyelesaian Tugas Akhir Bagi Mahasiswa Di Prodi Pai Iain Palangkaraya
Kepercayaan diri adalah suatu proses belajar bagaimana merespon berbagai rangsangan dari luar dirinya melalui interaksi dengan lingkungannya. Kepercayaan diri yang dimiliki oleh setiap individu membuat dia mampu untuk menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik. Latar belakang penelitian ini adalah karena adanya mahasiswa yang mengalami keterlambatan dalam proses menyelesaikan tugas akhir (skripsi). Lamanya mahasiswa menyelesaikan tugas akhir (skripsi) juga sangat bervariasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui: (1) Kepercayaan diri mahasiswa di Program Studi Pendidikan Agama Islam. (2) Lama rata-rata waktu mahasiswa Pendidikan Agama Islam dalam menyelesaikan tugas akhirnya. (3) Pengaruh kepercayaan diri terhadap penyelesaian tugas akhir bagi mahasiswa di Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIN Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi yang digunakan adalah alumni mahasiswa PAI yang telah menyelesaikan tugas akhirnya pada tahun 2022 dan 2023 sebanyak 96 sampel. Alat ukur dalam penelitian ini yaitu skala kepercayaan diri dan jangka waktu penyelesaian tugas akhir mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus mean, uji normalitas, korelasi product moment dan regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepercayaan diri mahasiswa yang telah menyelesaikan tugas akhir di Prodi PAI IAIN Palangka Raya memiliki nilai rata-rata sebesar 4,23 termasuk dalam kategori sangat tinggi. (2) Penyelesaian tugas akhir mahasiswa di Prodi PAI IAIN Palangka Raya dengan rata-rata waktu penyelesaian tugas akhir selama 426 hari (1 tahun 2 bulan) dengan kategori lambat. (3) Tidak terdapat pengaruh antara kepercayaan diri terhadap penyelesaian tugas akhir bagi mahasiswa di Prodi PAI IAIN Palangka Raya, dapat dilihat dari nilai correlation sebesar -0,067 dengan nilai signifikansi sebesar 0,517 > 0,05 dan dibuktikan dengan hasil uji regresi linier sederhana nilai nilai F hitung = 0,423 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,517 > 0,05. Sehingga Ho diterima dan Ha ditolak
Persepsi Dan Motivasi Pelaku Usaha Mikro Dalam Penggunaan Sertifikat Halal Pada Konteks Pemasaran Produk Di Kota Palangka Raya
Adanya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 tahun 1999 yang membahas tentang perlindungan konsumen dan diberlakukannya juga undang-undang jaminan produk halal, yang mana mewajibkan setiap barang dan jasa yang di produksi di Indonesia harus mempunyai label halal yang dapat melalui Badan Penyelenggara Jaminan Halal (BPJH). Sehingga banyak pelaku usaha yang berbondong-bondong mendaftarkan usaha mereka untuk mendapatkan sertifikat halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pelaku usaha setelah mendapatkan sertifikat halal dan motivasi pelaku usaha dalam mendapatkan sertifikat halal.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Lokasi penelitian bertempat di 4 kecamatan di Kota Palangka Raya, yaitu kecamatan, Jekan Raya, Pahandut, Sebangau, dan Bukit Batu. Dalam penelitian ini terdapat 4 subjek yang merupakan pelaku usaha mikro pada sektor makanan dan minuman dan juga 2 informan. objek dalam penelitian ini yaitu, tentang persepsi dan motivasi pelaku usaha mikro pada sektor kuliner makanan dan minuman di Kota Palangka Raya dalam penggunaan sertifikat halal. Teknik triangulasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber, yaitu membandingkan dan melihat kembali tingkat kepercayaan sebuah informasi yang telah didapat melalui waktu dan alat yang berbeda dalam penelitian kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi pelaku usaha mikro tentang adanya penggunaan sertifikat halal masih kurang dalam membantu sebagian pelaku usaha untuk pemasaran dan meningkatkan jumlah penjualan produk, hal ini disebabkan juga oleh kurangnya promosi yang dilakukan oleh pelaku usaha. Namun masih ada pelaku usaha yang merasakan adanya peningkatan penjualan setelah mendapatkan sertifikat halal dan melalui promosi produk yang berhasil dilakukan oleh pelaku usaha. Adapun motivasi yang melatar belakangi para pelaku usaha dalam memutuskan membuat sertifikat halal yaitu bermacam-macam mulai dari mengikuti arahan pemerintah, mengikuti pelaku usaha lain yang telah memiliki sertifikat halal, maupun kesadaran diri sendiri dalam menyediakan produk halal bagi konsumen
Manajemen Keuangan Di Panti Sosial Tresna Werdha Sinta Rangkang Di Tangkiling Kota Palangka Raya
Panti sosial merupakan salah satu organisasi nirlaba. Adanya pemberian dana dari pemerintah untuk sebuah panti tersebut yang bertujuan untuk merawat para lansia yang berdiam di panti sosial tersebut. Ditemukan masalah dalam mengelola keuangan, terkadang pengeluaran lebih banyak dari pada anggaran yang sudah direncanakan, dan ada pengeluaran yang tidak terduga sehingga harus memangkas beberapa jenis kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen keuangan di PSTW Sinta Rangkang dan kendala dalam manajemen keuangan serta dilihat dari perspektif ekonomi Islam.
Lokasi penelitian ini dilakukan di UPT PSTW Sinta Rangkang di Kelurahan Banturung kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, memiliki subjek 6 orang yang terdiri dari subjek utama dan subjek tambahan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan diawali dengan pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data dan pengabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa manajemen di UPT PSTW Sinta Rangkang sesuai dengan teori manajemen secara umum maupun manajemen keuangan nirlaba, yakni adanya perencanaan anggaran seperti perncanaan program dengan anggarannya, pengelolaan program kegiatan yaitu dengan mengelola setiap kegitan harus dilakukan minimal 1 kali setahun, dan pengawasan dari pihak dinas yaitu dengan memeriksa setiap Surat Pertanggung Jawaban yang masuk sebelum melakukan pencairan dana. Kendala yang dihadapai menyangkut pada sistem SIPD yang bisa memungkinkan keterlambatan pencairan dana yang mengakibatkan terganggunya operasional dan Sumber Daya Manusianya. Dipandang dari perspektif ekonomi Islam peneliti menemukan terdapat prinsip keadilan dalam bentuk pemerataan hasil bantuan dan pencatatan yang baik seperti pelaksanaan administrasi pengunjung
Perlindungan Hak Usaha Mikro Penyandang Disabilitas Dalam Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Kota Palangka Raya
Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya pelaku usaha mikro penyandang disabilitas yang kesulitan mendapatkan akses permodalan dan bantuan usaha lainnya. Padahal mereka juga merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki hak yang sama seperti masyarakat normal lainnya. Oleh karena itu penelitian ini berfokus untuk menganalisis perlindungan hak-hak penyandang disabilitas dalam ranah usaha mikro serta bagaimana pemberdayaan usaha mikro pada GERKATIN di Kota Palangka Raya dilihat melalui perspektif Maqāsid asy-syarī ‘ah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan socio-legal. Metode pengumpulan data yang peneliti gunakan ialah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini ada 1 orang dari Pihak Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Pengurus organisasi GERKATIN, pelaku usaha mikro disabilitas tuna rungu, dan pihak PLUT-KUMKM. Hasil dari penelitian ini adalah 1) GERKATIN sudah sangat sering berkolaborasi dengan pemerintah dalam pelaksanaan pemberdayaan, khususnya dalam bidang pengembangan usaha produksi dan pengolahan, pemasaran, sumber daya manusia, serta desain dan teknologi. Dilihat dari Maqāsid asy-syarī ‘ah pemberdayaan yang dilakukan GERKATIN juga dapat memelihara kemaslahatan jiwa dan harta. 2) Pemberdayaan yang dilaksanakan GERKATIN sudah terlaksana secara efektif, GERKATIN berupaya memenuhi hak penyandang disabilitas tuna rungu dengan menegakkan keadilan dan kesetaraan melalui peraturan yang mendukung aksesibilitas. Pemberdayaan GERKATIN dalam hal ini dapat dilihat sebagai implementasi langsung dari prinsip-prinsip perlindungan hukum. Oleh karena itu, pemberdayaan usaha mikro bagi para penyandang disabiltias merupakan suatu hal yang penting agar mereka dapat mandiri dan memenuhi pokok-pokok kehidupan mereka sebagai tulang punggung keluarga. Kemudian, pemerintah selaku pelaksana pemberdayaan usaha harus dapat berkolaborasi dengan organisasi masyarakat disabilitas untuk membantu pemenuhan hak-hak disabilitas dan meningkatkan keefektifan pelatihan yang dilaksanakan
Pemenuhan Hak Non Materi Anak Pasca Perceraian Di Kecamatan Kotawaringin Lama Kabupaten Kotawaringin Barat
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya beberapa kasus tidak terpenuhinya pemenuhan hak non materi anak pasca perceraian sebagaimana yang terjadi pada masyarakat Kecamatan Kotawaringin Lama Kabupaten Kotawaringin Barat. yang telah diamanatkan oleh Hakim pada saat persidangan di Pengadilan Agama Pangkalan Bun. Semestinya pemenuhan hak non materi anak sudah menjadi kewajiban bagi orang tua meski telah putus perkawinannya, yang hingga sekarang masih menjadi sebuah permasalahan yang tak kunjung sesuai dengan sebagaimana mestinya. Fokus penelitian ini adalah: (1) Faktor penghambat pemenuhan hak non materi anak pasca perceraian di Kecamatan Kotawaringin Lama, (2) Tinjauan maqāṣid syarī‘ah terhadap hak non materi anak pasca perceraian. Penelitian empiris dengan tipe yuridis sosiologis ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis dengan teori tindakan sosial dan teori maqāṣid syarī‘ah. Hasil penelitian ini: (1) Penhambat pemenuhan hak non materi anak pasca perceraian di Kecamatan Kotawaringin Lama disebabkan oleh empat faktor utama yakni komunikasi, orang tua menikah lagi, kurangnya kesadaran dan tanggung jawab, dan campur tangan kakek dan nenek. (2) Tinjauan maqāṣid syarī‘ah terhadap hak non materi anak pasca perceraian termasuk daripada untuk mencapai tujuan syara’ yang termuat pada maqāṣid syarī‘ah
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan Laporan Keuangan Daerah
Isu transparansi laporan keuangan semakin meningkat dengan dikeluarkannya Undang-Undang Nomor. 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Sejak tahun 2015, pemerintah daerah wajib mengungkapkan laporan keuangan menerapkan Standar Akuntansi Keuangan berbasis akrual. Berdasarkan data, tingkat pengungkapan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan di Indonesia belum memenuhi syarat, hanya beriksar 35,45% sampai 51,56% dan di Kalimantan Tengah sekitar 42%. Hal ini berarti pemerintah daerah belum sepenuhnya terbuka dan belum mengungkapkan apa yang seharusnya diungkapkan dalam laporan keuangan.
Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pendapatan asli daerah, belanja daerah, kekayaan daerah dan umur administratif daerah terhadap pengungkapan laporan keuangan pemerintah daerah. Dengan pendekatan kuantitatif metode causalitas study. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan. Populasi sebanyak 210 sempel dari Kabupaten dan Kota Se-Kalimantan Tengah tahun 2008-2022 dengan metode sampel jenuh. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis regresi logistik, analisis model penelitian, uji multikolinearitas dan uji hipotesis menggunakan Eviews 12.
Hasil penelitian secara parsial pendapatan asli daerah, belanja daerah dan umur administratif daerah berpengaruh positif terhadap pengungkapan laporan keuangan, kekayaan daerah tidak berpengaruh terhadap pengungkapan laporan keuangan. Secara simultan pendapatan asli daerah, belanja daerah, kekayaan daerah dan umur administratif daerah berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan laporan keuangan sebesar 41,07%. Bagi pengguna laporan keuangan pemerintah daerah diharapkan lebih mampu membaca laporan keuangan agar tidak terfokus pada realisasi anggaran yang tinggi saja tetapi juga memperhatikan faktor lain seperti kekayaan daerah.
Abstrak
Financial transparency has increased with Law No. 14 of 2008 on public information disclosure. Since 2015, local governments must disclose financial reports based on accrual accounting. However, compliance with Government Accounting Standards in Indonesia is low. Suhardjanto et al. (2010) 51.56%, Lesmana (2010) 22%. Liestiani (2008) 35.45% In Central Kalimantan, Merisa Oktaria (2019) reported around 42%, indicating incomplete transparency in financial statements.
This study aims to examine the influence of local revenue, regional expenditure, regional wealth, and administrative age of the region on the disclosure of local govemment financial reports. The research approach is with a causal study method. Data collection in this study is based on a literature review. The population in this study consists of regencies and cities in Central Kalimantan from 2008 to 2022, with a sample size of 210 using the saturation sampling method. The research involves descriptive statistical analysis, logistic regression analysis, research model analysis, multicollinearity test, and hypothesis testing using Eviews 12.
The study findings are as follows: Local revenue, regional expenditure, and administrative age positively influence financial report disclosure, while regional wealth does not. Simultaneously. local revenue, regional expenditure, regional wealth, and administrative age significantly impact financial report disclosure 41,07%. Users are encouraged to interpret reports holistically, not just focusing on budget realization but also considering factors like regional wealth