6024 research outputs found
Sort by
Analisis Internal Tentang Manusia Pertama Dalam Tafsir Nusantara
Penelitian ini mengkaji tentang Manusia Pertama dalam Tafsir Nusantara. Kebanyakan muslim, khususnya di Indonesia berpikiran bahwa manusia pertama adalah Nabi Adam a.s sebagaimana dalam lagu-lagu anak, buku-buku kisah dan buku-buku pelajaran agama. Berbagai perspektif timbul mengenai apakah Nabi Adam a.s merupakan manusia pertama di bumi atau adakah makhluk lain sebelum Nabi Adam a.s. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penafsiran ulama Nusantara terhadap ayat tentang manusia pertama.
Penelitian ini menggunakan studi deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode Analisis Content dengan menghubungkan pemikir satu dengan yang lainnya, memperjelas kekayaan alternatif yang terdapat dalam satu permasalahan mengenai manusia pertama dan menyoroti titik temu pemikiran mereka dengan tetap mempertahankan dan menjelaskan perbedaan-perbedaan yang ada, baik dalam metodologi maupun materi pemikiran tentang manusia pertama. Penelitian ini berfokus pada Q.S al-Baqarah [2]: 30 dengan menggunakan kitab tafsir Tafsir Tarjuma>n al-Mustafid, Tafsir Marah Labi>d, Tafsir al-Qur’an al-Maji>d an-Nu>r, Tafsi al-Ibri>z, Tafsir al-Azhar, Tafsir Rahmat, Tafsir al-Mishba>h, Tafsir Kemenag RI ,Tafsir al-Ma’rifah.
Hasil penelitian ini adalah bahwa mufassir nusantara dalam menafsirkan Q.S al-Baqarah [2]: 30, mereka sepakat bahwa nabi Adam adalah manusia pertama, namun bukan makhluk pertama yang ada di Bumi. Dalam Tafsir Marah Labid dijelaskan bahwa sebelum Adam ada jin dan keturunannya, bahkan dalam Tafsir al-Azhar disebutkan bahwa sebagian ahli tafsir mengatakan yang dimaksud dengan Adam sebagai khalifah adalah khalifah dari Adam-Adam yang telah lalu, bahkan sampai mengatakan ada sejuta Adam, pendapat tersebut menunjukkan bahwa dalam kalangan Islam sudah lama ada yang berpendapat bahwa sebelum manusia sekarang sudah ada makhluk dengan Adamnya sendiri. Pendapat ini Hamka kutip dari Tafsir al-Manar karya Muhammad Abduh, menurut Abduh: ternyata al-Hinn adalah manusia sebelum Adam a.s, dan al-Binn adalah makhluk halus sebelum Jin, mereka semua menjadi perusak di bumi sampai Allah membumi hanguskan dengan tentaranya dari golongan Malaikat dan Jin
Evaluasi Pembelajaran Praktik Pengamalan Ibadah Sebagai Penunjang Kegiatan Munaqasah Di Mts Hidayatul Muhajirin Palangka Raya
Pembelajaran praktik pengamalan ibadah merupakan sarana bagi peserta didik untuk menerapkan secara langsung materi keagamaan. Melalui praktik ibadah, peserta didik dapat mengembangkan keterampilan, pemahaman dan penghayatan terhadap ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi pelaksanaan pembelajaran praktik pengamalan ibadah di MTs Hidayatul Muhajirin Palangka Raya, mendeskripsikan evaluasi pelaksanaan munaqasah di MTs Hidayatul Muhajirin Palangka Raya dan mendeskripsikan evaluasi pembelajaran praktik pengamalan ibadah sebagai penunjang kegiatan munaqasah di MTs Hidayatul Muhajirin Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Adapun subjek penelitian yaitu kepala MTs Hidayatul Muhajirin Palangka Raya, dan guru mata pelajaran praktik pengamalan ibadah. Serta informan yaitu guru wakil kepala pengajaran dan delapan peserta didik kelas VIII dan IX MTs Hidayatul Muhajirin Palangka Raya. Pengabsahan data yaitu triangulasi sumber data. Teknik analisis data empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian (1) Evaluasi pelaksanaan pembelajaran praktik pengamalan ibadah di MTs Hidayatul Muhajirin Palangka Raya mengevaluasi tujuan pelaksanaan praktik pengamalan ibadah yaitu perlunya mengintegrasikan aspek akademik dan ibadah, evaluasi pelaksanaan pembelajaran praktik pengamalan ibadah diperlukan sistem evaluasi yang komprehensif, evaluasi materi dengan menambah referensi lain, evaluasi metode dan media terkait konsistensi dan sumber daya dan evaluasi kendala yaitu memerlukan rekomendasi yang tepat (2) Evaluasi pelaksanaan munaqasah di MTs Hidayatul Muhajirin Palangka Raya dengan mengevaluasi tujuan munaqasah dengan evaluasi setelah munaqasah, evaluasi macam-macam munaqasah terkait kesiapan peserta didik dan sumber daya, evaluasi keterlibatan pihak luar dalam pelaksanaan munaqasah yaitu perlunya sosialisasi serta berbaikan berkelanjutan, evaluasi penilaian munaqasah mencakup review secara berkala dan perbaikan berkelanjutan (3) Evaluasi pembelajaran praktik pengamalan ibadah sebagai penunjang kegiatan munaqasah di MTs Hidayatul Muhajirin Palangka Raya perlunya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan
Pengaruh Volume Perdagangan Dan Dividen Payout Ratio Terhadap Volatilitas Harga Saham Pada Laporan Keuangan Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2022
Pasar modal memiliki peran penting dalam perekonomian, dimana volatilitas harga saham sering kali menjadi perhatian utama bagi investor karena mencerminkan tingkat resiko dan ketidakpastian. Salah satu faktor yang dianggap mempengaruhi volatilitas harga saham adalah volume perdagangan dan dividen payout ratio perusahaan. Volume perdagangan mencerminkan aktivitas pasar dan likuiditas harga saham, sementara dividen payout ratio menunjukkan kebijakan perusahaan dalam membagikan laba kepada pemegang saham. Pada periode 2020-2022, pasar saham di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak pandemi covid-19 yang mengakibatkan fluktuasi yang signifikan dalam harga saham.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan dokumentasi. Populasi dalam penelitian adalah perusahaan di sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang aktif menerbitkan dividen saham pada tahun 2020-2022. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah totaling sampling dan mengahasilkan 32 perusahaan dan total keseluruhan sampel mencapai 75 data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan program Econometric Views 13.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume perdagangan berpengaruh negatif signifikan terhadap volatilitas harga saham. Artinya ketika volume perdagangan meningkat, volatilitas harga saham menurun, dan sebaliknya, ketika volume perdagangan menurun volatilitas harga saham cenderung meningkat. Adapun, dividen payout ratio secara parsial berpengaruh negatif terhadap volatilitas harga saham. Artinya, ketika dividen payout ratio meningkat, volatilitas harga saham menurun, dan sebaliknya, ketika dividen payout ratio menurun volatilitas harga saham cenderung meningkat. Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa volume perdagangan dan dividen payout ratio berpengaruh signifikan terhadap volatilitas harga saham. Berdasarkan nilai Adjusted R2 volatilitas harga saham dipengaruhi oleh volume perdagangan dan dividen payout ratio sebesar 24,1% dan selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain
Pengaruh Kreativitas Dan Inovasi Layanan Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Usaha Home Service Di_Grill Palangka Raya
Sebuah bisnis harus mampu menciptakan ide-ide baru dan menerapkannya dalam bisnisnya. Para pelaku usaha harus terus berinovasi untuk memenuhi tuntutan pasar yang berubah-ubah. Dalam hal ini, kreativitas dan inovasi menjadi salah satu solusi atau kunci untuk mempertahankan keunggulan dan menciptakan nilai tambah dan membuat para konsumen berminat untuk membeli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Kreativitas Dan Inovasi Layanan Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Usaha Home Service Di_Grill Palangka Raya.
Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian asosiasif kausal. Populasi pada penelitian ini adalah pelanggan Home Service Di_Grill Palangka Raya yang jumlahnya sebanyak 150. Teknik pengambilan sampel berupa probability sampling. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin dengan batas toleransi 10% dari hasil perhitungan tersebut diperoleh sampel sebanyak 60 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linier Berganda menggunakan program IBM SPSS Statistic 26.0.
Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa kreativitas berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli konsumen pada home service Di_Grill Palangka raya. Adapun inovasi layanan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap minat beli konsumen pada home service Di_Grill Palangka raya. Secara simultan terdapat pengaruh positif signifikan kreativitas dan inovasi layanan terhadap minat beli konsumen pada home service Di_Grill Palangka raya ditunjukkan dengan nilai Fhitung adalah 14,515 > Ftabel yaitu 3,162 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Sedangkan hasil koefisien determinasi (R²) menunjukkan nilai adjusted r square sebesar 0,314 yang artinya 31,4% kreativitas dan inovasi layanan mempengaruhi minat beli konsumen pada home service Di_Grill Palangka raya. Sedangkan 68,6 % sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Manajemen Keuangan Home Industry Keripik Pisang Di Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan
Sebagai entitas yang turut membantu menjawab permasalahan di Indonesia, UMKM layak mendapatkan perhatian khusus, utamanya UMKM yang bergerak dalam ikonik industry di suatu wilayah. Salah satu ikonik industry yang ada di Desa Tumbang Samba adalah keripik pisang. Home industry keripik pisang dijalankan dengan cara sederhana, sehingga mengalami kendala dalam pengembangannya. Pengetahuan mengenai manajemen keuangan sederhana diperlukan agar dapat mendorong pelaku home industry utamanya industri keripik pisang agar dapat berkembang. Manajemen keuangan dapat membantu para pemilik usaha mengambil keputusan-keputusan yang tepat dalam menjalankan usahanya. Penelitian ini berfokus pada dua permasalahan, yaitu manajemen keuangan dan kendala saat pengelolaan keuangan home industry keripik pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen keuangan home industry keripik pisang dan untuk mengetahui kendala apa saja dalam pengelolaan keuangan.
Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitiannya pemilik home industry keripik pisang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk pengabsahan data peneliti menggunakan triangulasi. Dan untuk analisis data peneliti menggunakan data collection, data reducation, data display dan data conclution.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pengelolaan keuangan home industry keripik pisang telah menerapkan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi: perencanaan dan pengendalian. Akan tetapi, fungsi pengorganisasian masih belum diterapkan. Selain itu, terdapat kendala yang menyebabkan laporan keuangan terhambat yang disebut Internal Resource Constraint yang disebabkan oleh pekerja dalam membuat laporan keuangn. Kendala lainnya yaitu minimnya pengetahuan dalam membuat laporan keuangan , laporan keuangan yang tidak dibuat, dan hilangnya nota pembelian bahan baku dan nota penjualan.
Abstrak
As entities that help answer problems in Indonesia, UMKM deserve special attention, especially UMKM that operate in iconic industries in a region. One of the iconis industries in Tumbang Samba Village is banana chips. The banana chips home industry is run a simple way, so it experiences obstacles in its development. Knowledge of simple financial management is needed in order to encourage home industry players, especially the banan chips industry, to develop. Financial management can help business owners make the right decisions in running their business. This research focuses on two problems, namely financial management and obstacles when managing the finances of the banan chips home industry. This research aims to determine management of the banana chips home industry and to find out what obstacles there are in financial managemenet.
This research approach uses descriptive qualitative methods. The research subject is the owner of a banana chips home industry. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. To validate the data, researchers used triangulation. And for data analysis, researchers used data collection, data reducation, data display and data conclusion.
The result of this research indicate that the financial management of the banana chips home industry has implemented management functions which include: planning and control. However, the organizing function is still not implemented. Apart from that, there are obstacles that cause financial reporting to be hampered, which are called internal Resource Constraints which are caused by workers making financial reports. Other obstacles include a lack of knowledge in making financial reports, financial reports that are not made, and missing raw material purchase receipts and sales receipts
Praktik Laporan Keuangan Pada Yayasan Al-Amin Kota Palangkaraya
Yayasan Al-Amin Kota Palangka Raya merupakan salah satu organisasi nonlaba. Pada umumnya organisasi nonlaba tidak berfokus pada profit atau keuntungan semata. Demi memberikan informasi yang relevan untuk memenuhi kebutuhan donatur, Pengurus, dan pihak lain, maka yayasan perlu pelaporan keuangan yang disesuaikan dengan ISAK No. 35. Namun kebanyakan organisasi nonlaba masih membuat laporan keuangan secara sederhana yaitu pemasukan dan pengeluaran. Sehingga rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana laporan keuangan pada yayasan Al-Amin Kota Palangka Raya. 2) bagaimana implementasi ISAK No. 35 pada laporan keuangan yayasan Al-Amin Kota Palangka Raya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis laporan keuangan yayasan Al-Amin Kota Palangka Raya dan implementasi ISAK No. 35 pada laporan keuangan yayasan Al-Amin Kota Palangka Raya.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah ketua, sekretaris dan bendahara yayasan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teori. Adapun analisis data menggunakan tiga data yaitu terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yayasan Al-Amin Kota Palangka Raya yayasan telah melakukan laporan keuangan yang berupa pencatatan laporan pemasukan dan pengeluaran, laporan neraca, dan laporan hasil kegiatan. Selanjutnya praktik laporan keuangan pada yayasan Al-Amin kota Palangka Raya jika dilihat dari ISAK No. 35 dapat dikatakan belum optimal, karena tidak disajikannya laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan aset neto, dan catatan atas laporan keuangan sesuai dengan apa yang ada pada ISAK No. 35. Sehingga diharapkan kedepannya yayasan Al-Amin bisa menerapkan laporan keuangan berdasarkan ISAK No. 35, dan juga dimohon kepada dinas terkait untuk bisa memberikan sosialisasi dan pelatihan terkait dengan laporan keuangan ISAK No. 35.
ABSTRACT
Al-Amin Foundation Palangka Raya City is one of the non-profit organizations. In general, non-profit organizations do not focus on profit or profit alone. In order to provide relevant information to meet the needs of donors, administrators, and other parties, the foundation needs financial reporting adjusted to ISAK No. 35. However, most non-profit organizations still make financial statements simply, namely income and expenses. So that the formulation of the problem in this study is: 1) How are the financial statements at the Al-Amin foundation Palangka Raya City. 2) how is the implementation of ISAK No. 35 in the financial statements of Al-Amin foundation Palangka Raya City. This study aims to find out and analyze the financial statements of Al-Amin foundation Palangka Raya City and the implementation of ISAK No. 35 on the financial statements of Al-Amin foundation Palangka Raya City.
This research is a field research using a qualitative descriptive approach. The subjects of this study were the chairman, secretary and treasurer of the foundation. Data collection techniques are carried out by observation, interviews and documentation. Data validation techniques use source and theory triangulation techniques. The data analysis uses three data, consisting of data reduction, data presentation, and conclusions.
The results of this study show that the Al-Amin Kota Palangka Raya foundation has carried out financial statements in the form of recording income and expenditure reports, balance sheet reports, and activity result reports. Furthermore, the practice of financial statements at the Al-Amin foundation in Palangka Raya city when viewed from ISAK No. 35 can be said to be not optimal, because the absence of comprehensive income reports, reports of changes in net assets, and notes to financial statements in accordance with what is in ISAK No. 35. So it is hoped that in the future the Al-Amin foundation can implement financial statements based on ISAK No. 35, and also requested to the relevant agencies to be able to provide socialization and training related to ISAK No. 35 financial statements
Pengelolaan Piutang Pelanggan Pada Pembayaran Jatuh Tempo Di Pdam Muara Laung 1
Pada saat melakukan penagihan, masih ada pelanggan yang tidak dapat melunasi tagihan tersebut bahkan bisa saja terjadi penunggakan selama beberapa bulan. pihak PDAM memberikan jatuh tempo selama 3 bulan berturut-turut dan jika tidak ada respon dari pelanggan maka pihak PDAM akan memberikan surat peringatan berupa teguran maupun memberikan toleransi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses pengelolaan piutang pelanggan pada pembayaran jatuh tempo serta mendeskripsikan kendala-kendala yang dialami oleh PDAM Muara Laung 1. Berdasarkan tujuan diatas, penting bagi PDAM untuk memiliki sistem pengelolaan piutang yang efektif untuk mengurangi risiko tidak tertagihnya piutang.
Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi dengan sumber. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Muara Laung 1 dalam pengelolaan piutang pelanggan belum beroperasi secara maksimal. Dapat dilihat dari perencanaan yang dibuat oleh perusahaan dalam bentuk penagihan masih terdapat kebijakan-kebijakan yang tidak dilakukan sesuai dengan prosedur yang dibuat. Penagihannya pun masih belum optimal sehingga tingkat keefektivan masih relatif rendah. Begitu juga dengan pengorganisasian yang ada di PDAM Muara Laung 1 ini sangat minim, bisa dikatakan kurangnya sumber daya manusia atau tenaga kerja sehingga akan berpengaruh pada pelaksanaan dan pengawasan. Dalam pelaksanaannya, penagihan yang dilakukan oleh pihak PDAM telah memberi kelonggaran bagi pelanggan untuk melunasi pembayaran salah satu cara yang diberikan melalui cicilan. Pihak PDAM melakukan pengawasan dan evaluasi dengan cara melakukan pendekatan kepada pelanggan agar terus berinteraksi dan berkomunikasi kepada pelanggan. Kendala- kendala yang dialami oleh PDAM pada saat melakukan pengelolaan ini ialah pada saaat terjadinya piutang macet yang disebabkan oleh tunggakan yang terlalu banyak dan tidak dapat dilunasi sehingga ada yang dilakukan pemutusan. Kelalaian pelanggan dalam membayar kewajibannya pun menjadi salah satu kendala sehingga piutang tersebut menumpuk dan piutang tak tertagih biasanya disebabkan karena pelanggan sudah meninggal.
ABSTRACT
When billing, there are still customers who cannot pay the bill and may even be in arrears for several months. The PDAM gives a due date of 3 consecutive months and if there is no response from the customer then the PDAM will give a warning letter in the form of a warning or provide tolerance. This research aims to describe the process of managing customer receivables when payments are due and describe the obstacles experienced by PDAM Muara Laung 1. Based on the objectives above, it is important for PDAM to have an effective receivables management system to reduce the risk of uncollectible receivables.
The research method used is a descriptive qualitative approach, the type of research used is phenomenological research. Data collection techniques were obtained from observations, interviews and documentation. The data validation technique uses triangulation with sources. The analysis techniques used in this research are data collection, data processing, data presentation and drawing conclusions.
Based on the research results, it can be concluded that the Regional Drinking Water Company (PDAM) Muara Laung 1 in managing customer receivables has not operated optimally. It can be seen from the planning made by the company in the form of billing that there are still policies that are not carried out in accordance with the procedures created. Billing is still not optimal so the level of effectiveness is still relatively low. Likewise, the organization at PDAM Muara Laung 1 is very minimal, it could be said that there is a lack of human resources or labor which will affect implementation and supervision. In its implementation, the billing carried out by the PDAM has provided leeway for customers to pay off the payment using one of the methods provided through installments. PDAM carries out monitoring and evaluation by approaching customers so that they continue to interact and communicate with customers. The obstacles experienced by PDAM when carrying out this management are when bad debts occur which are caused by too many arrears and cannot be paid off, so there are terminations. Customer failure to pay their obligations is also an obstacle so that receivables pile up and uncollectible receivables are usually caused by the customer having died
Pengaruh Harga Dan Kualitas Pelayanan Agen Shopee Terhadap Kepuasan Konsumen Di Palangka Raya
Agen Shopee adalah salah satu layanan pengiriman barang yang menggunakan sebuah aplikasi yang dikenal dengan nama Shopee, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga agen shopee dan pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen di Palangka Raya. Secara persial amupun silmutan.
Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Menggunakan simple random sampling didapatkan jumlah sampel yaitu 97 responden dengan menggunakan rumus lemeshow. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan program SPSS versi 26.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: harga tidak signifikan terhadap kepuasaan konsumen agen shopee di kota Palangka Raya, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,155 dengan nilai signifikan sebesar 0,067 > 0,05. Kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasaan konsumen agen shopee di kota palangka raya, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,275 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Harga dan Kualitas Pelayanan secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap varibel kepuasaan konsumen pada agen shopee di kota Palangka Raya, dengan nilai F hitung sebesar 18,363 dengan nilai sig sebesar 0,000 < 0,05. R Square 28,1. Maka 28,1% Angka tersebut menunjukkan besar pengaruh variabel harga dan kualitas pelayanan terhadap variabel kepuasaan konsumen secara gabungan, sedangkan sisanya 71,9% dipengaruhi oleh faktor variabel lain di luar penelitian ini.
ABSTRACT
Shopee Agent is a goods delivery service that uses an application known as Shopee. This research aims to determine the influence of Shopee agent prices and the inflluence of service quality on consumer satisfalction in Palangka Raya Partially or simultaneously.
The research approach used is quantitative. Using simple random sampling, the sample size was 97 respondents using the lemeshow formula. The data analysis techinque used is mulltiple linear regression analysis with the SPSS version 26 program.
The research results show that: price is not significant on consumer satisfaction with shopee agents in the city of Palangka Raya, with a regression coefficient value of 0,155 with a significant value of 0,067 > 0,05. Service quality has a positive and significant effect on consumer satisfaction of Shopee agents in the city of Palangka Raya, with a regression coeffcient vallue of 0,275 with a significant value of 0,000 < ;0,05. Price and service quality together have an influence on the consumer satisfaction variabel at Shopee agents in the city of Palangka Raya, with a calculated F value of 18,363 with a sig value of 0,000 < 0,05. R square 28,1. So 28,1%. This figure shows the large influence of the price and service quality variables on the combined consumer satisfaction variable, while the remaining 71,9% is influenced by other variable factors outside this research
Strategi Bertahan Usaha Rotan Di Kelurahan Mengkatip
Latar belakang penelitian ini adalah masyarakat yang menggantungkan dirinya dari usaha rotan yang dijalankan oleh seorang pengusaha yang ada dikelurahan Mengkatip. Namun dalam menjalankan usaha beberapa pengusaha tersebut tidak memiliki strategi khusus dalam menjalankan bisnis dan usahanya ditengah persaingan sesama pengusaha dan kendala lain dalam pengambangan usaha tersebut. Para pengusaha rotan juga tidak memilik koneksi atau kerjasama dengan pengrajin yang ada di kelurahan Mengkatip. Mereka hanya mengirimkan rotan yang setengah jadi tersebut keluar daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi bertahan usaha rotan dan apa saja kendala dalam strategi bertahan usaha rotan di Kelurahan Mengkatip.
Penelitian ini merupakan penelitian yang langsung dilapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun objek dari penelitian ini adalah usaha pengolahan rotan sebagai bahan baku utama pembuatan kerajinan furnitur. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah pengusaha atau pemilik usaha rotan yang ada di Kelurahan Mengkatip dan beberapa karyawan atau buruh pekerja rotan. Tekhnik penentuan sampel dengan purposive sampling. Sumber data yang didapat menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Temuan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah mengenai strategi bertahan dalam menjalankan usaha oleh pengusaha rotan, dan apa saja kendala dalam menjalankan strategi bertahan tersebut. Dalam proses produksi usaha rotan ini para pengusaha hanya melakukan secara otodidak dan ilmu turun temurun dari pendahulu saja tanpa ada pelatihan yang khusus. Usaha yang ada di Kelurahan Mengkatip juga hamper seluruh kegiatan usahanya masih secara tradisional dan mengandalkan tenaga manusia. Hal ini yang membuat masyarakat di Kelurahan Mengkatip ekonomi kenaikanya hanya sedikit dan bergerak cenderung lambat. Adapun kendala yang dihadapi pemilik usaha maupun para buruh dalam usaha rotan ini adalah seperti perubahan musim dan cuaca merupakan kendala yang paling mempengaruhi usaha rotan.
ABSTRACT
The background of this research is a community that depends on a rattan business run by a businessman in the Mengkatip sub-district. However, in running a business, some of these entrepreneurs do not have a specific strategy in running their business amidst competition between fellow entrepreneurs and other obstacles in developing the business. Rattan entrepreneurs also do not have connections or collaboration with craftsmen in the Mengkatip sub-district. They only send the half-finished rattan out of the area. The aim of this research is to find out what the rattan business survival strategy is and what are the obstacles in the rattan business survival strategy in the Mengkatip sub-district.
This research is direct research in the field using descriptive qualitative research methods. The object of this research is the business of processing rattan as the main raw material for making furniture crafts. Meanwhile, the objects in this research are entrepreneurs or rattan business owners in Mengkatip Village and several employees or rattan workers. The sampling technique is purposive sampling. The data sources obtained used observation, interview and documentation techniques.
The findings obtained in this research are about survival strategies in running a business by rattan entrepreneurs, and what are the obstacles in carrying out these survival strategies. In the production process of this rattan business, entrepreneurs only do it by self-teaching and the knowledge passed down from their predecessors without any special training. Almost all of the businesses in Mengkatip Subdistrict are still traditional and rely on human labor. This is what makes people in the sub-district believe that the economy has only increased slightly and moves tend to be slow. The obstacles faced by business owners and workers in the rattan business are changes in seasons and weather which are the obstacles that most affect the rattan business
Faktor Panetapan Harga Jual Beli Karet Dari Pengepul Terhadap Nilai Keadilan Petani Karet Menurut Ekonomi Islam (Studi Pada Petani Karet Desa Simpang Empat Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar)
Pohon karet merupakan salah satu usaha perkebunan yang ada di indonesia getah karet bisa digunakan untuk bahan industri ban, otomotif, dan aspal. Salah satu pengahasil karet yang ada di Kalimantan Selatan adalah Kabupaten Banjar. Masyarakat yang kebanyakan berprofesi sebagai petani karet yaitu di Desa Simpang Empat Kecamatan Simpang Empat kabupaten Banjar. Pekerjaan sebagai petani karet merupakan mata pencaharian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Fokus penelitain ini adalah (1) Apa Faktor Penetapan Harga Jual Beli Karet Dari Pengepul di Desa simpang Empat Kecamatan Simpat Empat. (2) Bagaimana Nilai Keadilan Penetapan Harga Jual Beli Karet Dari Pengepul Terhdap Petani Karet di Desa simpang Empat Kecamatan Simpat Empat. (3) Tinjauan Ekonomi Islam terhadap penetapan harga jual beli karet dari pengepul di Desa simpang Empat Kecamatan Simpat Empat.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menggambarkan kondisi apa adanya, tanpa adanya manipulasi pada variabel yang diteliti. Subjek dalam penelitian ini adalah pengepul karet 2 (dua) orang dan petani karet (tiga) orang di Desa Simpang Empat Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Banjar. Teknik penentuan subjek menggunakan purposive sampling. Sumber data didapatkan dari teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi metode. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan langkah-langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikkan kesimpulan.
Berdasarkan hasil yang didapat dari wawancara dan observasi mengenai (1) Faktor Penetapan Harga Jual Beli Karet dari Pengepul di Desa Simpang Empat ada beberapa faktor yaitu, faktor penetapan harga berdasarkan harga yang ditetapkan di pabrik, faktor transfortasi, Faktor keuntungan. Faktor dari cara pembuatan/pengolahan karet dari Petani, dan Faktor dari kualitas karet yang dijual petani. Kualitas karet yang bagus tidak banyak mengandung air (2) Nilai Keadilan Penetapan Harga Jual Beli Karet Dari Pengepul Terhadap Petani Karet di Desa Simpang Empat harga yang ditetapkan antara pengepul tidak jauh berbeda, kualitas karet yang dijual petani sesuai dengan harga para petani melakukan jual beli menggunakan akad, dalam transkasi tidak ada unsur paksaan. (3) Tinjauan Ekonomi Islam terhadap penetapan harga jual beli dari pengepul sudah memenuhi empat prinsip ekonomi Islam yaitu prinsip ridha atau kerelaan, persaingan sehat, kejujuran dan keterbukaan.
ABSTRACT
Rubber trees are one of the plantation businesses in Indonesia. Rubber latex can be used as material for the tire, automotive and asphalt industries. One of the rubber producers in South Kalimantan is Banjar Regency. The people who mostly work as rubber farmers are in Simpang Empat Village, Simpang Empat District, Banjar Regency. Working as a rubber farmer is the community's livelihood to meet their daily living needs. The focus of this research is (1) What are the Factors in Determining the Buying and Selling Prices of Rubber from Collectors in Simpang Empat Village, Simpat Empat District. (2) What is the Fair Value of Determining the Buying and Selling Price of Rubber from Collectors for Rubber Farmers in Simpang Empat Village, Simpat Empat District. (3) Islamic Economic Review of the determination of buying and selling prices for rubber from collectors in Simpang Empat Village, Simpat Empat District.
This type of research is field research using a descriptive qualitative approach, which describes conditions as they are, without any manipulation of the variables studied. The subjects in this research were 2 (two) rubber collectors and three (three) rubber farmers in Simpang Empat Village, Simpang Empat District, Banjar Regency. The subject determination technique uses purposive sampling. Data sources were obtained from interview techniques, observation and documentation. Data validation uses triangulation method techniques. Data analysis in this research uses steps, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions.
Based on the results obtained from interviews and observations regarding (1) Factors determining the buying and selling price of rubber from collectors in Simpang Empat Village, there are several factors, namely, pricing factors based on prices set at the factory, transportation factors, profit factors. Factors related to how farmers make/process rubber, and factors related to the quality of rubber sold by farmers. Good quality rubber does not contain much water (2) The value of fairness in determining the buying and selling price of rubber from collectors for rubber farmers in Simpang Village. Four prices set between collectors are not much different, the quality of rubber sold by farmers is in accordance with the price at which farmers buy and sell using contract, in the transaction there is no element of coercion. (3) The Islamic Economic Review of the determination of buying and selling prices from collectors has fulfilled the four principles of Islamic economics, namely the principle of pleasure or willingness, healthy competition, honesty and openness