IAIN Palangka Raya

IAIN Palangkaraya
Not a member yet
    6024 research outputs found

    Potensi,Resiko,dan Tinjauan Ekonomi Islam Terhadap Investasi Pada Aset Digital (Editor : M. Zainal Arifin)

    Full text link
    Investasi pada aset digital menawarkan peluang yang menarik, namun juga disertai dengan risiko yang tidak bisa diabaikan. Dalam konteks ini, penting bagi para investor untuk memahami potensi keuntungan yang dapat diperoleh, sekaligus memerhatikan prinsip-prinsip syariah yang harus diikuti. Buku ini berusaha mengupas kedua sisi tersebut dengan cara yang komprehensif, menjelajahi aspek-aspek teknis dan filosofis dari investasi di era digital. Dari halaman-halaman buku ini,pembaca akan diajak untuk memahami tidak hanya mekanisme investasi dalam cryptocurrency dan NFT, tetapi juga tantangan dan peluang yang ada dalam metaverse

    Korespondensi Artikel Nanik Lestariningsih

    Full text link

    Analisis Pengaruh Informasi Prospektus Terhadap Return 5 Hari Saham Ipo (Initial Public Offering) Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Melalui Bandarmologi Sebagai Variabel Moderasi

    No full text
    Selama periode 2020 hingga 2023, pandemi COVID-19 berdampak signifikan pada pasar saham dan investasi. namun di Indonesia masih banyak perusahaan yang meneruskan untuk IPO hingga memecahkan rekor IPO terbanyak di asia tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh informasi prospektus yang terdiri dari variabel keuangan dan non keuangan terhadap return 5 hari saham IPO dengan bandarmologi sebagai variabel moderasi. Variabel yang digunakan yaitu variabel keuangan yang terdiri dari indikator debt to Equity ratio (DER) dan earning per share. Variabel non keuangan tediri dari indikator jumlah saham yang ditawarkan dan persentase saham yang ditawarkan. Bandarmologi terdiri dari 2 indikator yaitu top 5 dan top 3 broker dan kemudian return 5 hari saham IPO. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian kausal komparatif. Populasi penelitian ini adalah perusahaan IPO pada tahun 2020 hingga 2023 di Bursa Efek Indonesia. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 46 sampel perusahaan IPO periode 2020-2023. Metode analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan Software Partial Least Square (PLS) versi 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel keuangan yang terdiri dari debt to equity ratio (DER) dan earnings per share (EPS) secara signifikan berpengaruh negatif terhadap return 5 hari saham IPO. DER yang tinggi menambah risiko utang, sedangkan EPS yang tinggi dapat meningkatkan ekspektasi yang tidak terpenuhi. Sebaliknya, variabel non-keuangan yang terdiri dari jumlah dan persentase saham yang ditawarkan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan, menunjukkan bahwa investor lebih fokus pada kualitas manajemen dan prospek perusahaan. Selain itu, bandarmologi sebagai variabel moderasi menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan ketika memoderasi variabel keuangan terhadap return 5 hari saham IPO. Ini menunjukkan bahwa meskipun bandarmologi memperkuat pengaruh negatif dari variabel keuangan, hal ini tidak signifikan karena adanya penjualan saham oleh top 5 dan top 3 broker yang mengakibatkan penurunan return 5 hari saham IPO namun pengaruhnya tidak telalu besar. Sebaliknya, ketika bandarmologi memoderasi variabel non-keuangan, pengaruhnya positif namun juga tidak signifikan, yang menunjukkan bahwa kompleksitas pasar dan faktor-faktor lain seperti sentimen pasar dan regulasi. ABSTRACT During the period 2020 to 2023, the COVID-19 pandemic had a significant impact on the stock market and investment. However, in Indonesia, there are still many companies that continue to IPO to break the record for the most IPOs in Southeast Asia. This study aims to analyze the influence of prospectus information consisting of financial and non-financial variables on the 5-day return of IPO shares with bandarmology as a moderation variable. The variables used are financial variables comprised of debt to Equity ratio (DER) indicators and earnings per share. Non-financial variables consist of indicators of the number of shares offered and the percentage of the shares provided Bandarmology consists of 2 indicators, namely top 5 and top 3 brokers, and then a 5-day return of IPO stocks. This research approach uses quantitative methods with a comparative type of causal research. The population of this study is IPO companies from 2020 to 2023 on the Indonesia Stock Exchange. The sample selection was carried out using the purposive sampling method so that 46 samples of IPO companies for the 2020-2023 period were obtained. The data analysis method in this study uses Partial Least Square (PLS) Software version 4.0. The results of this study show that financial variables consisting of debt to equity ratio (DER) and earnings per share (EPS) significantly have a negative effect on the 5-day return of IPO shares. A high DER adds to the risk of debt, while a high EPS can increase unmet expectations. In contrast, the non-financial variables consisting of the number and percentage of shares offered had a positive but insignificant effect, suggesting that investors were more focused on the quality of management and the company's prospects. In addition, bandarmology as a moderation variable shows a negative and insignificant influence when moderating financial variables on the 5-day return of IPO shares. This shows that although the bookkeeping strengthens the negative influence of financial variables, this is not significant because there are stock sales by the top 5 and top 3 brokers which resulted in a decrease in the 5-day return of IPO stocks but the influence is not too great. In contrast, when the bandarmology moderates non-financial variables, the effect is positive but also insignificant, which indicates that market complexity and other factors such as market sentiment and regulation are indicative

    Pengaruh Produktivitas Kelapa Terhadap Kesejahteraan Petani Kelapa Di Desa Lampuyang Kecamatan Teluk Sampit

    No full text
    Salah satu sektor pertanian di Indonesia adalah pertanian kelapa yang merupakan bentuk kegiatan ekonomi di daerah pedesaan. Dimana tujuan utama pertanian adalah untuk meningkatkan pendapatan petani agar dapat menghidupi seluruh keluarganya sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh produktivitas kelapa terhadap kesejahteraan petani kelapa di Desa Lampuyang Kecamatan Teluk Sampit. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan kuisioner/angket. Populasi dalam penelitian ini adalah petani kelapa di Desa Lampuyang yang di dukung oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan di Kecamatan Teluk Sampit yang berjumlah 103 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 petani kelapa dari yang memiliki tanah lebih dari 1 hektar. Uji prasyarat menggunakan uji normalitas, dengan teknik Kolmogrov Smirnov dan uji homogenitas. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan SPSS versi 25.0. Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa variabel produktivitas kelapa berpengaruh positif signifikan terhadap kesejahteraan petani, yang artinya semakin tinggi produktivitas kelapa maka kesejahteraan petani akan tinggi pula. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,701 yang artinya bahwa pengaruh variabel produktivitas kelapa terhadap kesejahteraan petani kelapa adalah sebesar 70,1% dan sisanya sebesar 29,9% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak terdapat pada penelitian ini. ABSTRACT One agricultural sector in Indonesia is coconut farming, which is a form of economic activity in rural areas. The main goal of agriculture is to increase farmers' income so they can support their families and improve their welfare. The purpose of this research is to understand and analyze the influence of coconut productivity on the welfare of coconut farmers in Lampuyang Village, Teluk Sampit District. This research is a quantitative study with an associative research type. The data collection method used in the research is a questionnaire/survey. The population in this study is coconut farmers in Lampuyang Village supported by the Department of Agriculture and Plantation in Teluk Sampit District, totaling 103 people, while the sample in this study consists of 51 coconut farmers who own land of more than 1 hectare. Prerequisite tests use normality tests, with the Kolmogorov-Smirnov technique, and homogeneity tests. The data analysis technique used is simple linear regression analysis technique using SPSS version 25.0. Based on hypothesis testing, it can be concluded that the coconut productivity variable has a significant positive effect on farmers' welfare, meaning that the higher the coconut productivity, the higher the farmers' welfare. The results of simple linear regression analysis show a coefficient of determination (R Square) value of 0.701, meaning that the influence of coconut productivity variables on coconut farmers' welfare is 70.1%, and the remaining 29.9% is influenced by other factors not included in this research

    Potensi Usaha Maggot Black Soldier Fly Di Palangka Raya

    No full text
    Budidaya Maggot BSF memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan karena permintaan dan harga jual tinggi di pasaran namun ketersediaanya masih sangat terbatas. Produk hasil pembelajaran berbasis proyek yang didapatkan adalah media budidaya Maggot BSF dengan berbagai variasi limbah organik yang digunakan sebagai hasil dari proyek diantaranya limbah sayuran, limbah sampah pasar, limbah buah-buahan, limbah serbuk gergaji. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan: Bagaimana Potensi usaha maggot di Kota Palangka Raya, Bagaimana kendala dalam usaha maggot di Kota Palangka Raya, Bagaimana pandangan ekonomi Islam terhadap usaha maggot di Kota Palangka Raya. Penelitiam ini ialah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data : Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Subjek penelitian sebanyak 1 orang subjek sebagai pengusaha magot, kemudian 3 orang sebagai informan selaku langganan magot BSF. Untuk pengabsahan data penelitian ini menggunakan tehnik triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis yang digunakan adalah digunakan adalah analisis data kualitatif dengan menggunakan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, peniliti menemukan bahwa potensi jual beli maggot di Kota Palangka Raya antara lain, menambah pendapatan dalam perekonomian rumahan di Kota Palangka Raya, mengurangi sampah organik yang ada di kota Palangka Raya, maggot dapat di jadikan sebagai alternatif pakan ternak ikan dan unggas karena memiliki portein yang tinggi, pupuk dari maggot atau sisa makanan yang di sebut kasgot dapat digunakan sebagai pupuk organik dalam pertanian dan juga tanaman hias. Selain potensi peneliti juga menemukan beberapa kendala dalam usaha maggot di Kota Palangka Raya, antara lain tidak memiliki lahan yang luas, sehingga maggot yang di hasilkan terbatas, susahnya mendapatkan makanan maggot karena beberapa usaha juga memanfaatkan sampah organik sebagai usahanya, tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengelola usaha maggot karena ada kesibukan lain yang juga harus di kerjakan. Adapun pandangan ekonomi islam dalam usaha maggot antara lain tidak mengandung keharaman, Sebagaimana penjelasan banyak ahli fikih bahwa ketentuan boleh atau tidaknya jual beli serangga itu tergantung pada kebermanfaatannya atau unsur materilnya. tetapi saat maggot terbukti bermanfaat, maka menjadi dibolehkan sebagaimana kaidah al-hukmu yaduru ma’a illatihi wujudan wa’ adaman (ada atau tidak suatu hukum itu tergantung kepada illat-nya). ABSTRACT Maggot BSF cultivation has enormous potential to be developed due to the high demand and selling price in the market but the availability is still limited. The product of project-based learning obtained is Maggot BSF cultivation media with various variations of organic waste used as a result of the project including vegetable waste, market waste, fruit waste, sawdust waste. This research aims to describe: How is the potential of maggot business in Palangka Raya City, How are the obstacles in maggot business in Palangka Raya City, How is the view of Islamic economics on maggot business in Palangka Raya City. This research is descriptive qualitative research. Data collection techniques: Observation, Interview, Documentation. The research subjects were 1 subject as a maggot entrepreneur, then 3 people as informants as BSF maggot subscriptions. To validate the data, this research used method triangulation and source triangulation techniques. The analysis used is qualitative data analysis using the stages of data collection, data reduction, data presentation and conclusions. Based on the results of the research, the researcher found that the potential for buying and selling maggot in Palangka Raya City includes, among others, increasing income in the home economy in Palangka Raya City, reducing organic waste in Palangka Raya city, maggot can be used as an alternative to fish and animal feed poultry because it has high portein, fertiliser from maggot or food waste called kasgot can be used as organic fertiliser in agriculture and also ornamental plants. In addition to the potential, researchers also found several obstacles in the maggot business in Palangka Raya City, including not having a large area of land, so that the maggot produced is limited, the difficulty of getting maggot food because some businesses also use organic waste as their business, not having enough time to manage the maggot business because there are other activities that must also be done. As for the views of Islamic economics in the maggot business, among others, it does not contain forbidden things, as explained by many fiqh experts that the provisions on whether or not it is permissible to buy and sell insects depend on their usefulness or material elements. but when maggot proves to be useful, it becomes permissible as the rule of al-hukmu yaduru ma'a illatihi wujudan wa' adaman (whether or not a law exists depends on its illat)

    Potensi Ekonomi Terowongan “Nur Mentaya” Bagi Masyarakat Kota Sampit

    No full text
    Terowongan Nur Mentaya yang kini menjadi ikon baru Kota Sampit membuat daerah tersebut dikenal oleh kalangan masyarakat luas. Sebagai objek wisata baru, keberadaan terowongan Nur Mentaya sering dijadikan alternatif bagi masyarakat untuk bersantai bersama keluarga atau sekadar berkumpul bersama teman. Keberadaan terowongan Nur Mentaya ini juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Usaha yang dilakukan yakni dengan berdagang di sekitar terowongan Nur Mentaya. Penelitian ini berfokus pada (1) Permintaan dan penawaran yang terjadi di terowongan Nur Mentaya kota Sampit. (2) Persepsi pedagang selama berjualan di terowongan Nur Mentaya kota Sampit. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dan jenis penelitian lapangan. Subjek dalam penelitian adalah 5 pedagang, 1 Pihak Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, dan 5 informan dalam penelitian adalah pengunjung terowongan Nur Mentaya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengabsahan data menggunakan trianggulasi dengan jenis triangulasi sumber. Teknik analisis menggunakan 4 komponen, yaitu collection, reduction, data display dan conclusions drawing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terowongan Nur Mentaya menjadi tempat yang memiliki potensi untuk berlangsungnya kegiatan perekonomian. Itu terlihat dari interaksi permintaan dan penawaran yang berlangsung antara pengunjung dengan pedagang yang berdagang di sepanjang jalan yang menjadi kawasan terowongan Nur Mentaya. (2) Persepsi pedagang selama berdagang di kawasan terowongan Nur Mentaya mengungkapkan bahwa keberadaan terowongan Nur Mentaya membawa dampak baik bagi perekonomian pedagang. Sebab, selama berdagang pendapatan yang mereka peroleh meningkat terlebih lagi di hari libur sekolah dan akhir pekan. ABSTRACT Nur Mentaya Tunnel, which is now the new icon of Sampit City, makes the area known to the wider community. As a new tourist attraction, the existence of the Nur Mentaya tunnel is often used as an alternative for people to relax with family or just gather with friends. The existence of the Nur Mentaya tunnel also opens up opportunities for people who want to increase their income to meet their living needs. The business carried out is by trading around the Nur Mentaya tunnel. This research focuses on (1) Demand and supply that occur in the Nur Mentaya tunnel in Sampit city. (2) The perception of traders while selling in the Nur Mentaya tunnel in Sampit city. This research uses a descriptive qualitative research approach and a type of field research. The subjects in the study were 5 traders, 1 party from the Cooperative Office, SMEs, Industry and Trade, and 5 informants in the study were visitors to the Nur Mentaya tunnel. Data collection techniques are based on observation, interviews and documentation. Data validation uses trianggulation with the source triangulation type. The analysis technique uses 4 components, namely collection, reduction, data display and conclusions drawing. The results of this study show that: (1) Nur Mentaya Tunnel is a place that has the potential for economic activities. It can be seen from the interaction of demand and supply that takes place between visitors and traders who trade along the road that becomes the Nur Mentaya tunnel area. (2) The perception of traders while trading in the Nur Mentaya tunnel area reveals that the existence of the Nur Mentaya tunnel has a good impact on the trader's economy. Because, during trading, the income they earn increases, especially on school holidays and weekends

    Pengaruh Digital Marketing Terhadap Pendapatan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm) Di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya

    No full text
    Di era yang semakin canggih dan berkembang mendorong para pelaku bisnis untuk selalu mengikuti tren digital. Salah satunya dalam bentuk digital marketing. Selain meningkatkan nilai penjualan, digital marketing dapat membuat brand sebuah perusahaan lebih efektif dan tepat sasaran. Berbisnis online merupakan fenomena bisnis baru. Salah satu keuntungan dari Internet adalah sebagai alat untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk dan jasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Digital Marketing terhadap pendapatan UMKM di kecamatan Jekan raya kota Palangka Raya Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Ex Post Facto. Metode pengumpulan data peneliti menggunakan Kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna digital marketing yang ada di Jekan raya, sedangkan sampel penelitian berjumlah 78 responden dengan teknik penarikan sampel yaitu random sampling. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dengan teknik Kolmogorov smirnov dan uji heterokedastisitas. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Digital Marketing terhadap Pendapatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kecamatan Jekan Raya kota Palangka Raya memiliki hubungan yang cukup kuat berdasarkan hasil koefisien korelasi yaitu sebesar 0,632. Diperoleh pula nilai signifikan sebesar 0,000 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan. Kemudian uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,400. Terlihat pula bahwa dari hasil perhitungan t hitung sebesar 7,117 > t tabel dan di peroleh nilai signifikan < 0,05 yaitu 0,000 < 0,05 Ha diterima yang artinya digital marketing berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan pelaku UMKM. ABSTRACT In an increasingly sophisticated and developing era, business people are encouraged to always follow digital trends. One of them is in the form of digital marketing. Apart from increasing sales value, digital marketing can make a company's brand more effective and targeted. Doing business online is a new business phenomenon. One of the advantages of the Internet is as a tool for introducing and promoting products and services. The aim of this research is to determine the influence of digital marketing on UMKM income in Jekan Raya sub-district, Palangka Raya city This research is quantitative research with Ex Post Facto research type. The author's data collection method uses a questionnaire. The population in this study were digital marketing users in Jekan Raya, while the research sample consisted of 78 respondents using a sampling technique, namely random sampling. The analysis prerequisite test uses a normality test with the Kolmogorov Smirnov technique and heteroscedasticity test. Meanwhile, the data analysis technique used is the SPSS version 23 program. The results of the research show that Digital Marketing has a fairly strong relationship with the income of micro, small and medium enterprises (UMKM) in Jekan Raya sub-district, Palangka Raya city, based on the results of the correlation coefficient, which is 0.632. A significant value of 0.000 was also obtained, which means there is a significant relationship. Then the simple linear regression test shows a coefficient of determination value of 0.400. It can also be seen that from the results of the t count, it is 7.117 > t table and a significant value < 0.05, namely 0.000 < 0.05 Ha, is accepted, which means that Digital Marketing has a significant effect on the income of UMKM actors

    Dinamika Pengembangan Start Up Berbasis Syariah Di Indonesia

    No full text
    Perkembangan bisnis Start Up di Indonesia telah menjadi sorotan akademik yang signifikan. Meskipun laju pertumbuhannya pesat, terdapat sejumlah permasalahan yang menghambat kemajuannya. Salah satunya adalah minimnya dukungan dari pemerintah, yang belum optimal dalam memberikan langkah-langkah progresif seperti insentif pajak, dan program pendanaan. Tantangan lainnya adalah kendala regulasi yang masih belum mendukung, sehingga menjadi hambatan bagi pertumbuhan industri Start Up di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui dan menganalisis perkembangan Start Up di Indonesia, 2) Untuk mengetahui dan menganalisis dinamika bisnis Start Up di Indonesia, dan 3) Untuk mengetahui dan menganalisis pengembangan bisnis Start Up berbasis syariah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kepustakaan (library research). Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan retrospektif, pendekatan kontekstual ekonomi syariah serta pendekatan konspetual. Sumber data pada penelitian ini berasal dari sumber primer dan sumber sekunder. Temuan pada penelitian ini, antara lain: 1) Perkembangan bisnis Start Up di Indonesia dalam lima tahun terakhir melonjak pesat berkat inovasi para pendiri Start Up, meningkatnya jumlah UMKM, dan keberhasilan beberapa di antaranya meraih peringkat teratas secara global, menunjukkan potensi besar dalam perkembangan bisnis Start Up teknologi di Indonesia. 2) Ekosistem bisnis Start Up di Indonesia tumbuh pesat meskipun dukungan pemerintah belum optimal, namun masih dihadapkan pada tantangan regulasi yang memerlukan penyesuaian, sementara potensi bisnis Start Up syariah menjanjikan peluang signifikan meskipun masih menghadapi kendala pemahaman prinsip syariah dan infrastruktur pendukung yang kurang memadai.. 3) Pengembangan bisnis Start Up berbasis syariah di Indonesia merupakan bagian dari upaya pembangunan ekonomi digital yang berkelanjutan, membuka peluang besar dengan penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan penerimaan pajak, dan ekspansi ekspor negara, memerlukan penataan regulasi, pembentukan lembaga pengelola, dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberhasilan dan pertumbuhan ekonomi digital yang berkesinambungan. ABSTRACT The development of Start Up businesses in Indonesia has become a significant academic focus. Despite its rapid growth rate, there are a number of problems that hinder its progress. One of them is the lack of support from the government, which has not been optimal in providing progressive steps such as tax incentives and funding programs. Another challenge is regulatory constraints that are still not supportive, thus becoming an obstacle to the growth of the Start Up industry in Indonesia. The aims of this research are: 1) To determine and analyze the development of start-ups in Indonesia, 2) To determine and analyze the dynamics of start-up businesses in Indonesia, and 3) To determine and analyze the development of sharia-based start-up businesses in Indonesia. The research method used in this research is the library research method. The analytical method used is a qualitative analysis method. The approach used in this research is a retrospective approach, a contextual approach to sharia economics and a conceptual approach. The data sources in this research come from primary sources and secondary sources. The findings of this research include: 1) The development of start-up businesses in Indonesia in the last five years has increased rapidly thanks to the innovation of start-up founders, the increasing number of MSMEs, and the success of several of them in achieving top rankings globally, showing great potential in business development technology start-up in Indonesia. 2) The Start Up business ecosystem in Indonesia is growing rapidly even though government support is not yet optimal, but is still faced with regulatory challenges that require adjustments, while the potential of sharia Start Up businesses promises significant opportunities even though it still faces obstacles in understanding sharia principles and inadequate supporting infrastructure. 3) The development of sharia-based start-up businesses in Indonesia is part of efforts to develop a sustainable digital economy, opening up huge opportunities by creating new jobs, increasing tax revenues and expanding state exports, requiring regulatory arrangements, the formation of management institutions and cross-sector collaboration. to ensure the continued success and growth of the digital economy

    Persepsi Pelaku Usaha Tentang Konsep Rezeki Dan Dampaknya Pada Persaingan Bisnis Dengan Pasar Retail Modern Kota Palangka Raya

    No full text
    Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat, pemahaman konsep rezeki sangat menarik untuk dikaji karena memengaruhi persepsi, sikap, dan pengambilan keputusan para pelaku usaha mikro. Retail modern sering berdampingan dengan pelaku usaha yang menjual barang serupa. Selain menimbulkan persaingan bisnis yang sangat ketat, hal ini juga menghadirkan tantangan baru bagi pelaku usaha mikro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelaku usahan tentang konsep rezeki dan dampaknya pada persaingan bisnis dengan pasar retail modern Kota Palangka Raya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian lapangan dan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah 6 pelaku usaha yang berada di pasar retail modern. Fokus penelitian ini adalah untuk menggali persepsi pelaku usaha tentang konsep rezeki dan dampaknya dalam konteks persaingan bisnis di pasar retail modern Kota Palangka Raya. Teknik pengabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Persepsi pelaku usaha tentang konsep rezeki menjadi pondasi utama dalam membentuk pandangan dan tindakan. Para pelaku usaha menyebutkan bahwa rezeki dianggap sebagai pemberian Allah yang sudah ditentukan, namun tetap memerlukan usaha. Rezeki sejalan dengan apa yang telah diusahakan atau dikerjakan. Usaha keras, fokus, komitmen, dan konsistensi dianggap sebagai kunci untuk mendapatkan rezeki yang stabil. Hal ini tentu berdampak pada sikap positif dalam menjalankan usaha, kreativitas dalam pelayanan, penekanan estetika, strategi harga-kualitas, serta keberagaman produk sehingga usaha yang dijalankan secara berkesinambungan. ABSTRACT In the increasingly fierce business competition, understanding the concept of sustenance is very interesting to study because it affects the perceptions, attitudes, and decision-making of micro-business actors. Modern retail often coexists with businesses that sell similar goods. In addition to creating fierce business competition, this also presents new challenges for micro-entrepreneurs. This study aims to analyze the perception of business actors about the concept of sustenance and its impact on business competition with modern retail markets in Palangka Raya City. This research is a qualitative research with field research method and phenomenological approach. The subjects in this study were 6 business actors in the modern retail market. The focus of this research is to explore the perceptions of business actors about the concept of sustenance and its impact in the context of business competition in the modern retail market of Palangka Raya City. The data validation technique in this study uses source triangulation. The data analysis techniques used are data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. Business actors' perception of the concept of sustenance is the main foundation in shaping views and actions. The business actors mentioned that sustenance is considered a gift from God that has been determined, but still requires effort. Sustenance is in line with what has been attempted or done. Hard work, focus, commitment, and consistency are considered the keys to getting stable sustenance. This certainly has an impact on a positive attitude in running a business, creativity in service, emphasis on aesthetics, price-quality strategy, and product diversity so that the business is run sustainably

    5,416

    full texts

    6,024

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IAIN Palangkaraya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇