6024 research outputs found
Sort by
Pengaruh Cash Holding, Firm Size, dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Perataan Laba
Laba yang dilaporkan perusahaan dapat mempengaruhi persepsi dan keputusan berbagai pihak atau pemangku kepentingan. Dengan menunjukkan laba yang stabil, perusahaan dapat menarik dan mempertahankan investor. Hal tersebut memicu perusahaan melakukan perataan laba agar dapat menunjukkan kinerja keuangan yang stabil dan dapat diprediksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Cash Holding, Firm Size, dan Kepemilikan Manajerial terhadap perataan laba.
Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian kausalitas. Objek penelitian ini adalah perusahaan barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 111 perusahaan. Terdapat 16 perusahaan yang memenuhi kriteria dengan jumlah sampel sebanyak 64. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui website resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi logistik biner dengan menggunakan software Eviews12.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Cash Holding, Firm Size, dan Kepemilikan Manajerial secara simultan berpengaruh terhadap Perataan Laba, yaitu dengan nilai prob. 0,00 0,05
Bibliometrik Menggunakan Vos Viewer: Tren Topik Skripsi Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Iain Palangka Raya Tahun 2012-2022
Banyak skripsi mahasiswa yang telah selesai semata menjadi pajangan, bahkan kurang diminati untuk dikaji dan diteliti seara mendalam. Namun, Analisis bibliometrik mejadi salah satu alternatif untuk masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren topik skripsi mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah IAIN Palangkaraya tahun 2012-2022.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua skripsi prodi Ekonomi Islam tahun 2012-2022 yang didapat dari database digilib.iain-palangkaraya.ac.id. Sampel penelitian sebanyak 455 skripsi mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah yang diambil dengan teknik total sampling. Metode analisis yang dgunakan adalah analisis bibliometrik dengan menggunakan Vosviewer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata kunci yang sering muncul atau topik penelitian sentral pada skripsi mahasiswa program studi ekonomi syariah IAIN Palangkaraya pada penelitan kualitatif, yaitu ekonomi Islam, strategi pemasaran, jual beli, peran, dan bisnis. Sedangkan penelitian kuantitatif, yaitu, pendapatan, harga, kualitas pelayanan, kepuasan konsumen dan lokasi. Arah perkembangan penelitian kualitatif menunjukkan perubahan topik yang dinamis dari tahun ke tahun dan selalu mengikuti perkembangan zaman. Untuk skripsi dengan penelitian kuantitatif topik yang dibahas cenderung masih stagnan, walaupun ada beberapa perkembangan topik penelitian. Mata kuliah Ekonomi Pembangunan Islam menjadi topik yang paling sering digunakan dalam penelitian skripsi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah di IAIN Palangkaraya, dengan persentase mencapai 19%. Rekomendasi peluang topik penelitian selanjutnya yang berpotensi dapat dilihat melalui beberapa mata kuliah yang memiliki penggunaan kata kunci yang rendah atau jarang digunakan, seperti Ushul Fiqh, Ayat dan Hadist Ekonomi, Qawaid Fiqhiyyah, Studi Kelayakan Bisnis, Investasi Keuangan syariah, Pengantar Ekonomi Islam, Bank dan Lembaga Keuangan Non-Bank, Etika Bisnis Islam, Akuntansi Perpajakan, Akuntansi Syariah, Makroekonomi Islam, Ekonomi Moneter Islam, Mikroekonomi Islam. Selain itu, untuk meningkatkan kebaruan dapat dikembangkan dengan menggunakan kata kunci yang jarang digunakan dengan konteks penelitian atau fenomena yang sedang diteliti
Penggunaan Styrofoam Sebagai Kemasan Makanan Pada Pedagang Kaki Lima Di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan panas, berlemak dan berminyak pada pedagang kaki lima di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang tidak memenuhi dan menjamin hak konsumen pada Pasal 4 Undang-Undang Perlindungan Konsumen No.8 Tahun 1999. Oleh karena itu penelitian ini difokuskan pada: 1) Mengapa Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Jekan Raya menggunakan Kemasan Styrofoam pada Makanan, dan 2) Bagaimana Perspektif Hukum Islam dan Ketentuan Hukum Positif terhadap Perlindungan Konsumen pada Penggunaan Kemasan Styrofoam pada Makanan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan socio-legal. Data penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 5 pedagang kaki lima yang berjualan di lokasi kecamatan Jekan Raya, 2 konsumen dan 1 informan. Teknik analisis data dengan menggunakan metode deskriptif yaitu dengan mengumpulkan data tentang pedagang kaki lima yang menggunakan styrofoam sebagai kemasan makanan panas, berlemak dan berminyak, dan perspektif hukum Positif dan ketentuan hukum Islam terhadap perlindungan konsumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Alasan pedagang kaki lima menggunakan styrofoam dikarenakan harganya yang relatif murah dan praktis sehingga dapat menambah keuntungan, 2) Dalam hukum Islam, suatu perkara dikatakan mashlahah ialah ketika perkara tersebut melindungi esensi manusia, memberi keuntungan, namun juga tidak bertentangan dengan tujuan syara. Penggunaan styrofoam untuk makanan panas, berlemak dan berminyak dikatakan tidak tepat dan tidak sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 Pasal 4 yakni hak konsumen atas keamanan, kenyamanan dan keselamatan dan Pasal 7 huruf d yang seharusnya dapat menjamin standar dan mutu makanan yang diperdagangkan, juga tidak berkesesuaian dengan Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019, Peraturan POM Nomor 20 Tahun 2019, Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012
Implementasi Prinsip 7p Sebagai Upaya Pencegahan Pembiayaan Modal Usaha Barokah (Mub) Bermasalah Di Kspps Bmt Ugt Nusantara Kantor Cabang Riam Durian
Di KSPPS BMT UGT Nusantara KC Riam Durian memiliki angka pembiayaan murabahah bermasalah sangat kecil hanya sebesar 0,46%.Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis mekanisme pembiayaan murabahah Modal Usaha Barokah (MUB) di KSPPS BMT UGT NUSANTARA KC Riam Durian dan menganalisis implementasi prinsip 7P sebagai upaya pencegahan Pembiayaan murabahah Modal Usaha Barokah (MUB) bermasalah di KSPPS BMT UGT NUSANTARA Kantor Cabang Riam Durian.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Objek dalam penelitian ini adalah implementasi prinsip 7P. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 4 orang pelaksana yaitu pegawai KSPPS BMT UGT Nusantara KC Riam durian dan 3 orang informan yaitu anggota pembiayaan produk Modal Usaha Barokah di KSPPS BMT UGT Nusantara KC Riam durian. Peneliti mengunakan triangulasi sumber. Analisis data terdiri daripengumpulan data,reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menemukan bahwa pada rumusan masalah 1) Dalam pelaksanaan mekanisme pembiyaan murabahah, modal usaha barokah di KSPPS BMT UGT Nusantara Kantor Cabang Riam Durian berjalan baik, namun memiliki kekurangan yaitu pada proses pengajuan. Dalam prosedur, pengajuan dapat dilakukan dengan mendatangi kantor BMT tetapi dilewati begitu saja terkhusus beberapa nasabah. Hal ini membuktikan bahwa mekanisme tidak diterapkan dengan anjuran sebagaimana mestinya.2) Implementasi prinsip 7P sebagai upaya pencegahan pembiayaan Modal Usaha Barokah (MUB), dijalankan tidak dengan sepenuhnya. Hal ini dipengaruhi oleh faktor subjektifitas, sehingga prinsip 7P melewatkan prosedur personality (penilaian kepribadian). Apabila salah satu prinsip tidak diterapkan, maka terjadi ketidaksesuaian terhadap pertimbangan proses pengajuan pembiayaan
Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Head Together Kolaborasi Dengan Course Review Horay Terhadap Hasil Belajar
Model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau pola yang digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Pemilihan model pembelajaran yang tepat sangat mempengaruhi tinggi rendahnya hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar peserta didik setelah penerapan model numbered head together (NHT) kolaborasi course review horay (CRH) dalam pembelajaran matematika materi pecahan dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik pada pembelajaran matematika materi pecahan dengan menggunakan model numbered head together (NHT) kolaborasi course review horay (CRH). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra-eksperimen dimana penelitian pra-eksperimen merupakan penelitian yang belum dikategorikan sebagai eksperimen yang sesungguhnya. Desain yang digunakan adalah One-Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV MIS Miftahul Huda 2 Palangka Raya yang berjumlah 76 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IVB dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran NHT kolaborasi CRH berpengaruh terhadap peserta didik yang dibuktikan dengan uji paired sample t-test yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest mengalami peningkatan sebesar 32,769. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terhadap hasil belajar setelah penerapan model pembelajaran NHT kolaborasi CRH. Peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran NHT kolaborasi CRH dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,52 yang termasuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata pretest 37,85 dan posttest 70,62, berdasarkan hasil tersebut penggunaan model NHT kolaborasi CRH terdapat hasil peningkatan
Pengaruh Cash Holding, Firm Size, Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Perataan Laba
Laba yang dilaporkan perusahaan dapat mempengaruhi persepsi dan keputusan berbagai pihak atau pemangku kepentingan. Dengan menunjukkan laba yang stabil, perusahaan dapat menarik dan mempertahankan investor. Hal tersebut memicu perusahaan melakukan perataan laba agar dapat menunjukkan kinerja keuangan yang stabil dan dapat diprediksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Cash Holding, Firm Size, dan Kepemilikan Manajerial terhadap perataan laba.
Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian kausalitas. Objek penelitian ini adalah perusahaan barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 111 perusahaan. Terdapat 16 perusahaan yang memenuhi kriteria dengan jumlah sampel sebanyak 64. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui website resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi logistik biner dengan menggunakan software Eviews12.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Cash Holding, Firm Size, dan Kepemilikan Manajerial secara simultan berpengaruh terhadap Perataan Laba, yaitu dengan nilai prob. 0,00 0,05
Transaksi Jual Beli Cabai Secara Sajumput Di Pasar Besar Kota Palangka Raya Dalam Etika Bisnis Islam
Takaran cabai yang diberikan oleh pedagang sayur kepada konsumen memberikan pemahaman terhadap transaksi jual beli cabai secara sajumput di Pasar Besar Kota Palangka Raya. Berdasarkan latar belakang fokus penelitian ini yaitu: (1) Untuk mendeskripsikan transaksi jual beli cabai secara sajumput di Pasar Besar Kota Palangka Raya. (2) Untuk menganalisis etika bisnis Islam dalam transaksi jual beli cabai secara sajumput di Pasar Besar Kota Palangka Raya.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian bertempat di Jl. Seram, seberang Kodim 1016, Pasar Besar Kota Palangka Raya. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah lima orang pedagang sayur dan lima orang konsumen. Teknik panentuan subjek dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Menggunakan metode pengabsahan data triangulasi sumber. Serta menggunakan analisis data berupa pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan/ verifikasi (conclusion drawing/ verification).
Hasil penelitian menyatakan bahwa, (1) Transaksi jual beli cabai secara sajumput di Pasar Besar Kota Palangka Raya berlangsung dengan baik, berdasarkan teori jual beli hal tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka atau berdasarkan kerelaan antara pihak pedagang sayur dan konsumen. Juga pedagang sayur melakukan jual beli jizaf karena mempermudah transaksi penjualan tanpa mencari buruh untuk memetik cabai, hal ini dilakukan ketika cabai berumur 18-20 bulan diborong melalui tengkulak. (2) Etika bisnis Islam dalam transaksi jual beli cabai secara sajumput di Pasar Besar Kota Palangka Raya ada yang tidak memenuhi syarat sebagaimana dalam teori etika bisnis Islam pada prinsip jujur pada takaran (quantity) karena tidak terpenuhinya takaran yang sesuai sehingga menimbulkan unsur gharar yang menimbulkan sikap subhat, namun dalam penelitian ini termasuk dalam gharar ringan karena ada kebutuhan menjual. Adapun dalam teori ‘urf terbagi menjadi dua yaitu termasuk dalam katagori ‘urf yang diperbolehkan atau al-'urf al-sahih karena terpenuhinya syarat dan rukun jual beli serta tidak ada yang bertentangan, serta ‘urf yang tidak diperbolehkan karena terjadinya spekulasi sebelah pihak
Adaptasi Strategi Pemasaran Digital Oleh Pedagang Pakaian Di Pasar Baru A Palangka Raya
Perkembangan media digital di Indonesia mempunyai sisi lain yang dinilai negatif bagi masyarakat seperti para pedagang pasar tradisional. Pasar Baru A yang berada di Kota Palangka Raya khususnya mengalami kerugian jika tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan media digital seperti TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada dampak media digital terhadap pedagang di Pasar Baru A dan untuk mengetahui strategi adaptasi pemasaran yang dilakukan oleh Pedagang Pasar Baru A di tengah maraknya TikTok di kalangan masyarakat.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif, di Pasar Baru A yang berada di Jalan Sumatera kota Palangka Raya. Peneliti berfokus pada pedagang yang berjualan di area pertokoan Pasar Baru A dengan subjek penelitian sebanyak 7 yakni para pelaku usaha dan 4 Informan penelitian yang merupakan salah satu pengelola di Pasar Baru A Palangka Raya, dan Konsumen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Selanjutnya teknik analisis data dilakukan dengan empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Kemudian data yang dikumpulkan dianalisis.
Hasil dari penelitian ini yaitu Pedagang di Pasar Baru A tidak menggunakan aplikasi TikTok untuk menjual atau memasarkan produk dikarenakan Pedagang Pakaian di Pasar Baru A hanya menggunakan TikTok sebagai media hiburan, beberapa pedagang juga diketahui gaptek terhadap teknologi sehingga tidak menggunakan aplikasi manapun untuk menjual atau memasarkan produk mereka, sehingga penjualan mereka pun menurun karena banyaknya konsumen yang beralih ke belanja online. Strategi adaptasi yang dilakukan oleh pedagang Pasar Baru A di tengah maraknya penggunaan TikTok yaitu memperbarui tampilan toko fisik, menyesuaikan produk yang dijual sesuai dengan tren, dan menggunakan aplikasi lain untuk promosi
Perbedaan Persepsi Konsumen Antara Penggunaan Galon Sekali Pakai Dan Galon Isi Ulang Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam
Penggunaan galon sekali pakai di Kota Palangka Raya menimbulkan berbagai macam persepsi terkait aspek kebersihan, keamanan dan dampak lingkungan. Kebersihan galon dan kualitas air dalam galon isi ulang sering kali menjadi pertimbangan konsumen jika dibandingkan dengan kualitas air pada galon sekali pakai. Dari sudut pandang Ekonomi Islam, praktik ini menimbulkan dilema antara manfaat jangka pendek dan dampak jangka panjang terhadap keseimbangan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara persepsi konsumen penggunaan galon sekali pakai dan galon isi ulang serta dampak praktik penggunaan galon sekali pakai dan galon isi ulang dalam Perspektif Ekonomi Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat komparatif dengan jenis penelitian lapangan. Pendekatan komparatif digunakan untuk membandingkan persepsi konsumen tentang galon sekali pakai dan galon isi ulang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menyebar kuesioner yang bertujuan untuk mengetahui konsumen pengguna galon sekali pakai dan galon isi ulang sehingga terdapat 56 orang yang mengisi kuesioner. Peneliti mengambil 18 orang yang dijadikan subjek pada penelitian ini, yaitu 9 orang sebagai subjek pengguna galon sekali pakai dan 9 orang sebagai subjek pengguna galon isi ulang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumen pengguna galon sekali pakai memiliki persepsi yang baik terhadap kebersihan, keamanan, dan kualitas air, meskipun harga yang lebih tinggi dianggap sebagai konpensasi yang layak untuk kesehatan. Sebaliknya, konsumen galon isi ulang lebih berfokus pada aspek ekonomis dan kemudahan akses, meskipun ada kekhawatiran terkait kualitas air. Praktik penggunaan galon sekali pakai dan galon isi ulang memiliki dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif galon sekali pakai lebih sehat, higienis dan aman sedangkan dampak positif galon isi ulang yaitu lebih praktis dan ekonomis. Selain itu, dampak negatif penggunaan galon sekali pakai bisa menyebabkan penumpukan sampah jika tidak didaur ulang sedangkan dampak negatif penggunaan galon isi ulang adalah terdapat kandungan zat kimia atau BPA yang berbahaya bagi kesehatan serta kualitas air yang kurang terjamin. Salah satu alternatif agar galon tidak menyebabkan penumpukan sampah plastik maka galon bekas tersebut dijadikan pot tanaman atau kerajinan lainnya