6024 research outputs found
Sort by
Penggunaan Styrofoam Sebagai Kemasan Makanan Pada Pedagang Kaki Lima Di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan styrofoam sebagai kemasan makanan panas, berlemak dan berminyak pada pedagang kaki lima di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya yang tidak memenuhi dan menjamin hak konsumen pada Pasal 4 Undang-Undang Perlindungan Konsumen No.8 Tahun 1999. Oleh karena itu penelitian ini difokuskan pada: 1) Mengapa Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Jekan Raya menggunakan Kemasan Styrofoam pada Makanan, dan 2) Bagaimana Perspektif Hukum Islam dan Ketentuan Hukum Positif terhadap Perlindungan Konsumen pada Penggunaan Kemasan Styrofoam pada Makanan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan socio-legal. Data penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 5 pedagang kaki lima yang berjualan di lokasi kecamatan Jekan Raya, 2 konsumen dan 1 informan. Teknik analisis data dengan menggunakan metode deskriptif yaitu dengan mengumpulkan data tentang pedagang kaki lima yang menggunakan styrofoam sebagai kemasan makanan panas, berlemak dan berminyak, dan perspektif hukum Positif dan ketentuan hukum Islam terhadap perlindungan konsumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Alasan pedagang kaki lima menggunakan styrofoam dikarenakan harganya yang relatif murah dan praktis sehingga dapat menambah keuntungan, 2) Dalam hukum Islam, suatu perkara dikatakan mashlahah ialah ketika perkara tersebut melindungi esensi manusia, memberi keuntungan, namun juga tidak bertentangan dengan tujuan syara. Penggunaan styrofoam untuk makanan panas, berlemak dan berminyak dikatakan tidak tepat dan tidak sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 Pasal 4 yakni hak konsumen atas keamanan, kenyamanan dan keselamatan dan Pasal 7 huruf d yang seharusnya dapat menjamin standar dan mutu makanan yang diperdagangkan, juga tidak berkesesuaian dengan Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019, Peraturan POM Nomor 20 Tahun 2019, Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012
Implementasi Prinsip 7p Sebagai Upaya Pencegahan Pembiayaan Modal Usaha Barokah (Mub) Bermasalah Di Kspps Bmt Ugt Nusantara Kantor Cabang Riam Durian
Di KSPPS BMT UGT Nusantara KC Riam Durian memiliki angka pembiayaan murabahah bermasalah sangat kecil hanya sebesar 0,46%.Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis mekanisme pembiayaan murabahah Modal Usaha Barokah (MUB) di KSPPS BMT UGT NUSANTARA KC Riam Durian dan menganalisis implementasi prinsip 7P sebagai upaya pencegahan Pembiayaan murabahah Modal Usaha Barokah (MUB) bermasalah di KSPPS BMT UGT NUSANTARA Kantor Cabang Riam Durian.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Objek dalam penelitian ini adalah implementasi prinsip 7P. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 4 orang pelaksana yaitu pegawai KSPPS BMT UGT Nusantara KC Riam durian dan 3 orang informan yaitu anggota pembiayaan produk Modal Usaha Barokah di KSPPS BMT UGT Nusantara KC Riam durian. Peneliti mengunakan triangulasi sumber. Analisis data terdiri daripengumpulan data,reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menemukan bahwa pada rumusan masalah 1) Dalam pelaksanaan mekanisme pembiyaan murabahah, modal usaha barokah di KSPPS BMT UGT Nusantara Kantor Cabang Riam Durian berjalan baik, namun memiliki kekurangan yaitu pada proses pengajuan. Dalam prosedur, pengajuan dapat dilakukan dengan mendatangi kantor BMT tetapi dilewati begitu saja terkhusus beberapa nasabah. Hal ini membuktikan bahwa mekanisme tidak diterapkan dengan anjuran sebagaimana mestinya.2) Implementasi prinsip 7P sebagai upaya pencegahan pembiayaan Modal Usaha Barokah (MUB), dijalankan tidak dengan sepenuhnya. Hal ini dipengaruhi oleh faktor subjektifitas, sehingga prinsip 7P melewatkan prosedur personality (penilaian kepribadian). Apabila salah satu prinsip tidak diterapkan, maka terjadi ketidaksesuaian terhadap pertimbangan proses pengajuan pembiayaan
Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Head Together Kolaborasi Dengan Course Review Horay Terhadap Hasil Belajar
Model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau pola yang digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Pemilihan model pembelajaran yang tepat sangat mempengaruhi tinggi rendahnya hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar peserta didik setelah penerapan model numbered head together (NHT) kolaborasi course review horay (CRH) dalam pembelajaran matematika materi pecahan dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik pada pembelajaran matematika materi pecahan dengan menggunakan model numbered head together (NHT) kolaborasi course review horay (CRH). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra-eksperimen dimana penelitian pra-eksperimen merupakan penelitian yang belum dikategorikan sebagai eksperimen yang sesungguhnya. Desain yang digunakan adalah One-Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV MIS Miftahul Huda 2 Palangka Raya yang berjumlah 76 peserta didik. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IVB dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran NHT kolaborasi CRH berpengaruh terhadap peserta didik yang dibuktikan dengan uji paired sample t-test yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest mengalami peningkatan sebesar 32,769. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terhadap hasil belajar setelah penerapan model pembelajaran NHT kolaborasi CRH. Peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran NHT kolaborasi CRH dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,52 yang termasuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata pretest 37,85 dan posttest 70,62, berdasarkan hasil tersebut penggunaan model NHT kolaborasi CRH terdapat hasil peningkatan
Pengaruh Cash Holding, Firm Size, Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Perataan Laba
Laba yang dilaporkan perusahaan dapat mempengaruhi persepsi dan keputusan berbagai pihak atau pemangku kepentingan. Dengan menunjukkan laba yang stabil, perusahaan dapat menarik dan mempertahankan investor. Hal tersebut memicu perusahaan melakukan perataan laba agar dapat menunjukkan kinerja keuangan yang stabil dan dapat diprediksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Cash Holding, Firm Size, dan Kepemilikan Manajerial terhadap perataan laba.
Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian kausalitas. Objek penelitian ini adalah perusahaan barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 111 perusahaan. Terdapat 16 perusahaan yang memenuhi kriteria dengan jumlah sampel sebanyak 64. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui website resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi logistik biner dengan menggunakan software Eviews12.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Cash Holding, Firm Size, dan Kepemilikan Manajerial secara simultan berpengaruh terhadap Perataan Laba, yaitu dengan nilai prob. 0,00 0,05
Transaksi Jual Beli Cabai Secara Sajumput Di Pasar Besar Kota Palangka Raya Dalam Etika Bisnis Islam
Takaran cabai yang diberikan oleh pedagang sayur kepada konsumen memberikan pemahaman terhadap transaksi jual beli cabai secara sajumput di Pasar Besar Kota Palangka Raya. Berdasarkan latar belakang fokus penelitian ini yaitu: (1) Untuk mendeskripsikan transaksi jual beli cabai secara sajumput di Pasar Besar Kota Palangka Raya. (2) Untuk menganalisis etika bisnis Islam dalam transaksi jual beli cabai secara sajumput di Pasar Besar Kota Palangka Raya.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian bertempat di Jl. Seram, seberang Kodim 1016, Pasar Besar Kota Palangka Raya. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah lima orang pedagang sayur dan lima orang konsumen. Teknik panentuan subjek dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Menggunakan metode pengabsahan data triangulasi sumber. Serta menggunakan analisis data berupa pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan/ verifikasi (conclusion drawing/ verification).
Hasil penelitian menyatakan bahwa, (1) Transaksi jual beli cabai secara sajumput di Pasar Besar Kota Palangka Raya berlangsung dengan baik, berdasarkan teori jual beli hal tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka atau berdasarkan kerelaan antara pihak pedagang sayur dan konsumen. Juga pedagang sayur melakukan jual beli jizaf karena mempermudah transaksi penjualan tanpa mencari buruh untuk memetik cabai, hal ini dilakukan ketika cabai berumur 18-20 bulan diborong melalui tengkulak. (2) Etika bisnis Islam dalam transaksi jual beli cabai secara sajumput di Pasar Besar Kota Palangka Raya ada yang tidak memenuhi syarat sebagaimana dalam teori etika bisnis Islam pada prinsip jujur pada takaran (quantity) karena tidak terpenuhinya takaran yang sesuai sehingga menimbulkan unsur gharar yang menimbulkan sikap subhat, namun dalam penelitian ini termasuk dalam gharar ringan karena ada kebutuhan menjual. Adapun dalam teori ‘urf terbagi menjadi dua yaitu termasuk dalam katagori ‘urf yang diperbolehkan atau al-'urf al-sahih karena terpenuhinya syarat dan rukun jual beli serta tidak ada yang bertentangan, serta ‘urf yang tidak diperbolehkan karena terjadinya spekulasi sebelah pihak
Adaptasi Strategi Pemasaran Digital Oleh Pedagang Pakaian Di Pasar Baru A Palangka Raya
Perkembangan media digital di Indonesia mempunyai sisi lain yang dinilai negatif bagi masyarakat seperti para pedagang pasar tradisional. Pasar Baru A yang berada di Kota Palangka Raya khususnya mengalami kerugian jika tidak mampu beradaptasi dengan perkembangan media digital seperti TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada dampak media digital terhadap pedagang di Pasar Baru A dan untuk mengetahui strategi adaptasi pemasaran yang dilakukan oleh Pedagang Pasar Baru A di tengah maraknya TikTok di kalangan masyarakat.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif, di Pasar Baru A yang berada di Jalan Sumatera kota Palangka Raya. Peneliti berfokus pada pedagang yang berjualan di area pertokoan Pasar Baru A dengan subjek penelitian sebanyak 7 yakni para pelaku usaha dan 4 Informan penelitian yang merupakan salah satu pengelola di Pasar Baru A Palangka Raya, dan Konsumen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik pengabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Selanjutnya teknik analisis data dilakukan dengan empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Kemudian data yang dikumpulkan dianalisis.
Hasil dari penelitian ini yaitu Pedagang di Pasar Baru A tidak menggunakan aplikasi TikTok untuk menjual atau memasarkan produk dikarenakan Pedagang Pakaian di Pasar Baru A hanya menggunakan TikTok sebagai media hiburan, beberapa pedagang juga diketahui gaptek terhadap teknologi sehingga tidak menggunakan aplikasi manapun untuk menjual atau memasarkan produk mereka, sehingga penjualan mereka pun menurun karena banyaknya konsumen yang beralih ke belanja online. Strategi adaptasi yang dilakukan oleh pedagang Pasar Baru A di tengah maraknya penggunaan TikTok yaitu memperbarui tampilan toko fisik, menyesuaikan produk yang dijual sesuai dengan tren, dan menggunakan aplikasi lain untuk promosi
Perbedaan Persepsi Konsumen Antara Penggunaan Galon Sekali Pakai Dan Galon Isi Ulang Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam
Penggunaan galon sekali pakai di Kota Palangka Raya menimbulkan berbagai macam persepsi terkait aspek kebersihan, keamanan dan dampak lingkungan. Kebersihan galon dan kualitas air dalam galon isi ulang sering kali menjadi pertimbangan konsumen jika dibandingkan dengan kualitas air pada galon sekali pakai. Dari sudut pandang Ekonomi Islam, praktik ini menimbulkan dilema antara manfaat jangka pendek dan dampak jangka panjang terhadap keseimbangan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara persepsi konsumen penggunaan galon sekali pakai dan galon isi ulang serta dampak praktik penggunaan galon sekali pakai dan galon isi ulang dalam Perspektif Ekonomi Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat komparatif dengan jenis penelitian lapangan. Pendekatan komparatif digunakan untuk membandingkan persepsi konsumen tentang galon sekali pakai dan galon isi ulang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menyebar kuesioner yang bertujuan untuk mengetahui konsumen pengguna galon sekali pakai dan galon isi ulang sehingga terdapat 56 orang yang mengisi kuesioner. Peneliti mengambil 18 orang yang dijadikan subjek pada penelitian ini, yaitu 9 orang sebagai subjek pengguna galon sekali pakai dan 9 orang sebagai subjek pengguna galon isi ulang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumen pengguna galon sekali pakai memiliki persepsi yang baik terhadap kebersihan, keamanan, dan kualitas air, meskipun harga yang lebih tinggi dianggap sebagai konpensasi yang layak untuk kesehatan. Sebaliknya, konsumen galon isi ulang lebih berfokus pada aspek ekonomis dan kemudahan akses, meskipun ada kekhawatiran terkait kualitas air. Praktik penggunaan galon sekali pakai dan galon isi ulang memiliki dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif galon sekali pakai lebih sehat, higienis dan aman sedangkan dampak positif galon isi ulang yaitu lebih praktis dan ekonomis. Selain itu, dampak negatif penggunaan galon sekali pakai bisa menyebabkan penumpukan sampah jika tidak didaur ulang sedangkan dampak negatif penggunaan galon isi ulang adalah terdapat kandungan zat kimia atau BPA yang berbahaya bagi kesehatan serta kualitas air yang kurang terjamin. Salah satu alternatif agar galon tidak menyebabkan penumpukan sampah plastik maka galon bekas tersebut dijadikan pot tanaman atau kerajinan lainnya
Analisis Audit Internal Pada Kepatuhan Standar Operasional Prosedur Karyawan Outsourcing (Studi Kasus Di Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei)
Ketidakpatuhan salah satu pegawai outsourcing di Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei menunjukkan bahwa karyawan masih dapat melakukan tindak kecurangan di perusahaan. Peran audit internal sangat penting untuk menghindari terjadinya tindak kecurangan yang ditakutkan akan mengganggu efektivitas kinerja manajemen di Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei. Mekanisme dan implementasi standar operasional prosedur (SOP) harus dijalankan dengan baik agar membuat kinerja karyawan menjadi lebih terstruktur.
Metode penelitian yang peneliti gunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dimana instrumen kunci terletak pada teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Adapun peneliti mewawancarai subjek KW, G, dan Y yang merupakan karyawan di Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei. Analisis penelitian menggunakan triangulasi teori dan sumber.
Penelitian ini membuktikan bahwa mekanisme terkait pelaksanaan kepatuhan standar operasional prosedur karyawan outsourcing terstruktur dan terstandar. Namun terkait implementasi terkait kepatuhan standar operasional prosedur masih belum sepenuhnya dapat dicapai dikarenakan adanya beberapa temuan pelanggaran terhadap standar operasional prosedur.
Abstrak
The non-compliance of one of the outsourced employees at Kalawa Atei Mental Hospital shows that employees can still commit fraud in the company. The role of internal audit is very important to avoid fraud that is feared to disrupt the effectiveness of management performance at Kalawa Atei Mental Hospital. The mechanism and implementation of standard operating procedures (SOP) must be carried out properly in order to make employee performance more structured.
The research method that researchers use is a qualitative methods approach study case where the key instrument lies in data collection techniques with interviews and observations. The researchers interviewed subjects KW, G, and Y who were employees at Kalawa Atei Mental Hospital.
The research proves that the mechanism related to the implementation of standard operational procedure compliance of outsourced employees is structured and standarized. However, implementation related to standard operational procedure compliance is still not fully achievable due to several findings of violations of standard operational procedure
Pengaruh Overconfidence Dan Herding Terhadap Keputusan Investor Dalam Berinvestasi Saham Syariah Pada Aplikasi Bibit
Kecenderungan perilaku dalam pengambilan keputusan tanpa disadari untuk memberi bobot penilaian yang berlebihan pada ketepatan pengetahuan dan akurasi informasi yang dimiliki serta mengabaikan atau meremehkan informasi publik yang telah tersedia sehingga menghasilkan keputusan yang bias. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh overconfidence dan herding terhadap keputusan investor dalam berinvestasi pada saham syariah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif.
Populasi pada penelitian ini adalah penelitian ini adalah para investor dengan perilaku overconfidence dan herding reksadana syari’ah pada aplikasi bibit sebanyak 96.500 dan sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 100 responden dengan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan rumus slovin. Pada penelitian ini, data yang digunakan merupakan data primer yang merupakan kuesioner yang disebarkan pada responden dan diukur dengan menggunakan skala likert. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS Versi 25.0.
Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa (1) overconfidence berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investor dalam berinvestasi pada saham syariah dengan Thitung sebesar 3,154, (2) Herding berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investor dalam berinvestasi pada saham syariah dengan Thitung sebesar 5,798, dan (3) Overconfidence dan Herding berpengaruh signifikan terhadap keputusan investor dalam berinvestasi pada saham syariah dengan nilai Fhitung sebesar 72,808.
ABSTRACT
The behavioral tendency in decision making without realizing it is to give excessive weight to the accuracy of the knowledge and accuracy of the information held and to ignore or underestimate the public information that is available, resulting in biased decisions. This research aims to determine the effect of overconfidence and herding on investors' decisions in investing in sharia shares. This research is quantitative research.
The population in this study was 96,500 investors with overconfidence and herding behavior in sharia mutual funds in seed applications and the sample in this study was 100 respondents with a sampling technique using the Slovin formula. In this research, the data used is primary data which is a questionnaire distributed to respondents and measured using a Likert scale. The analysis used in this research is multiple linear regression analysis with the SPSS Version 25.0 program.
The results of this study show that (1) overconfidence has a positive and significant effect on investors' decisions in investing in sharia shares with a T count of 3.154, (2) Herding has a positive and significant effect on investors' decisions in investing in sharia shares with a T count of 5.798, and ( 3) Overconfidence and Herding have a significant effect on investors' decisions in investing in sharia shares with a calculated F value of 72.808
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Akuntabilitas Terhadap Kinerja Keuangan Pada Pondok Pesantren Modern Nailul Authar Di Desa Danau Usung Kabupaten Murung Raya
Pondok Pesantren Modern Nailul Authar adalah sebuah Lembaga Pendidikan yang menggunakan Pendidikan Terpadu. Dengan mengacu pada kurikulum Pondok Modern Gontor Ponorogo Jawa Timur dan Kementerian Agama serta Kementerian Pendidikan Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan akuntabilitas secara parsial maupun simultan terhadap kinerja keuangan pada Pondok Pesantren Modern Nailul Authar Di Desa Danau Usung Kabupaten Murung Raya.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Tempat penelitian ini di Pondok Pesantren Modern Nailul Authar Di Desa Danau Usung Kabupaten Murung Raya. Sampel pada penelitian ini adalah para guru atau pendidik dan siswa/i di Pondok Pesantren Modern Nailul Authar yang berjumlah 135 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis pada penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis linier berganda, uji t (parsial), uji f (simultan), dan uji determinasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Gaya Kepemimpinan memiliki koefisien sebesar 2,004 yang artinya jika gaya kepemimpinan naik satu satuan, maka kinerja keuangan naik sebesar 2,004 poin. Dengan demikian gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. (2) Akuntabilitas memiliki koefisien sebesar 2,301 yang artinya jika akuntabilitas naik satu satuan, maka kinerja keuangan naik sebesar 2,301. Dengan demikian akuntabilitas berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. (3) Berdasarkan hasil uji F menunjukkan bahwa variabel gaya kepemimpinan dan akuntabilitas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Berdasarkan tabel uji determinasi menunjukan bahwa presentase pengaruh variabel bebas (gaya kepemimpinan dan akuntabilitas) terhadap variabel terikat (kinerja keuangan) adalah sebesar 58,0%.
ABSTRACT
Nailul Authar Modern Islamic Boarding School is an educational institution that uses integrated education. By referring to the curriculum of Pondok Modern Gontor Ponorogo, East Java and the Ministry of Religion and the Ministry of National Education. This research aims to determine the influence of leadership style and accountability partially or simultaneously on financial performance at the Nailul Authar Modern Islamic Boarding School in Danau Usung Village, Murung Raya Regency.
This research uses quantitative methods with this type of research after the fact. The place of this research is the Nailul Authar Modern Islamic Boarding School in Danau Usung Village, Murung Raya Regency. The sample in this research were 135 teachers and students at the Nailul Authar Modern Islamic Boarding School. Data collection techniques using techniques questionnaire and documentation, while the analysis technique in this research is to use multiple linear analysis, t test (partial), f test (simultaneous), and determination test.
The results of this research show that (1) Leadership Style has a coefficient of 2.004, which means that if leadership style increases by one unit, financial performance increases by 2.004 points. Thus, leadership style has a significant effect on financial performance. (2) Accountability has a coefficient of 2.301, which means that if accountability increases by one unit, financial performance increases by 2.301. Thus, accountability has a significant effect on financial performance. (3) Based on the results of the F test, it shows that the leadership style and accountability variables simultaneously have a significant effect on financial performance. Based on the determination test table, it shows that the percentage influence of the independent variables (leadership style and accountability) on the dependent variable (financial performance) is 58.0%