IAIN Palangka Raya

IAIN Palangkaraya
Not a member yet
    6024 research outputs found

    Dampak Perusahan Sawit Dalam Meningkatan Perputaran Ekonomi Pedagang Di Desa Pembuang Hulu Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan

    No full text
    Perusahaan selalu memberikan pengaruh terhadap daerah sekitarnya, PT. Wanasawit diharap dapat memberikan dampak terhadap desa yang berada disekitar perusahaan khususnya pada pasar yang berada di desa pembuang hulu, pasar pembuang hulu digunakan sebagai alternafif sebagian masyarakat untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Perusahaan diharapkan dampat mempengaruhi peningkatan perputaran ekonomi pedagang pasar pembuang hulu. Penelitian ini difokuskan pada dampak perusahaan sawit terhadap perputaran ekonomi pedagang pasar Pembuang Hulu Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis kondisi ekonomi pedagang di pasar Pembuang Hulu Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan dan menganalisis dampak pada perputaran ekonomi pedagang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, adapun teknik pengambilan data yaitu obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun subjek penelitian ini adalah 1 orang pengurus pasar 5 pedagang pasar dan 2 orang pengunjung pasar. Ternik pengabsahan data menggunakan treagulasi sumber yang ada. Analisis data yang digunakan data colection, reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan verivikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dampak perusahaan Sawit berdampak terhadap perputaran ekonomi Pedagang Pasar Pembuang Hulu adalah: (1). Perusahaan sangat memberikan peningkatan terhadap kondisi ekonomi pedagang di desa pembuang hulu kecamatan hanau kabupaten seruyan. (2.) Serta memberikan dampak positif dan negatif terhadap pedagang pasar Pembuang Hulu Kecamatan Hanau Kabupaten Seruyan. ABSRTACT The company alwash has an influence on the surrounding are, PT. Wanasawit is expected to have an impach on the villages around the company,espacially on the market in the upstream pembuang village, the upstream as an alternative for some people to meet their daily needs.the company is expected to provide an increase in the ekonomic circulation of upstream waste marker treders pembuang village. This researcher focused on the impact of palm oil comanies in the economic turnovel of upstream waset market treders in hanau sub-district Seriyan district. The aim of this research is to describe and analyze the economic condition of traders before and after the existence of the Wanasawit company in Pembuang Hulu village Hanau districh Seriyan. the aim of this research is to describe and analyze the economic condition of traders in the Pembuang Hulu market Hanau subdistrict, Seriyan district and analyze the impact on the economic turnover of traders. This study uses a qualitative method, the data collection techbiques are observation, interviews, and documentation. The research subjects of this researcher were 6 traders and 2 market visitors. data validation techniques use existing source treagulation. Data analysis used data collection, data reduktion, data presention, and drawing varivication conclusion. The rusults of this research show that the impact of palm oil campanies on the economic turnover of upstream waste market traders is: (1) The company has greatly improved the economic conditions of traders in the village of Pembuang Hulu Hanau sub district seriyan regency. (2). The company has a positive and negative impact on upstream waste market traders in Hanau sub-district Seriyan distr

    Program Youngpreneur Class Di Baznas Dalam Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Bagi Kalangan Muda Di Kalimantan Selatan

    No full text
    BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan menjadi Lembaga Amil Zakat yang berperan mendistribusikan zakat kepada mustahik. Sasaran yang menjadi target adalah melalui pemberdayaan ekonomi. Melalui program youngpreneur class yang dibuat oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan dalam bentuk modal usaha bisa menjangkau kalangan muda di pelosok kalimantan selatan hal ini membantu meningkatkan perekonomian dalam mengembangkan usahanya sehingga mendorong penguatan struktur ekonomi melalui peningkatan jumlah wirausaha muda. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis mekanisme program youngpreneur class dan dampak dalam meningkatkan jiwa kewirausahaan bagi kalangan muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis kualitatif deskriptif. Tempat penelitian ini di BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan dengan subjek penelitian ialah PLT kabid, staff pendayagunaan, peserta terbaik dari program youngpreneur class. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik pengabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi teori. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap data collection, data reduction, data display, dan conclusion drawing. Hasil penelitian ini adalah mekanisme program youngpreneur class di BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan adalah diawali dengan pendaftaran online, seleksi administrasi, pemilihan kriteria para peserta. Workshop, modul pembelajaran BAZNAS overview, roadmaps 2022, segmentasi pasar, bisnis inovatif, financial keuangan, digital marketing dan branding. Kompetisi, memaparkan presentasi rencana bisnis yang akan dilakukan. Pemberian hadiah kepada para pemenang. Dampak positif menambah ilmu kewirausahaan membuat semangat dalam menjalankan usahanya dan bantuan modal untuk mengembangkan usahanya. Dampak negatif tidak bisa menerapkan materi yang telah diberikan dan kurangnya pendampingan sehingga modal usaha yang diberikan tidak bermanfaat. ABSTRACT BAZNAS South Kalimantan Province has become an Amil Zakat Institution whose role is to distribute zakat to mustahik. The target is through economic empowerment. Through the youngpreneur class program created by BAZNAS South Kalimantan Province in the form of business capital, it can reach young people in remote areas of South Kalimantan. This helps improve the economy in developing their businesses thereby encouraging the strengthening of the economic structure through increasing the number of young entrepreneurs. The aim of this research is to analyze the mechanism of the youngpreneur class program and its impact in increasing the entrepreneurial spirit of young people. This research uses a qualitative approach, with a descriptive qualitative type. The location of this research is at BAZNAS, South Kalimantan Province, with the research subjects being the PLT head of division, utilization staff, the best participants from the youngpreneur class program. Data collection techniques use observation, interviews and documentation techniques, while data validation techniques are carried out using theoretical triangulation techniques. The data analysis technique is carried out using the data collection, data reduction, data display and conclusion drawing stages. The results of this research are that the mechanism for the youngpreneur class program at BAZNAS South Kalimantan Province begins with online registration, administrative selection, selection criteria for participants. Workshop, BAZNAS learning module overview, roadmaps 2022, market segmentation, innovative business, finance, digital marketing and branding. Competition, explaining the presentation of the business plan that will be carried out. Awarding prizes to the winners. The positive impact of increasing entrepreneurial knowledge creates enthusiasm in running the business and capital assistance to develop the business. The negative impact is not being able to apply the material that has been provided and the lack of assistance so that the business capital provided is not useful

    Pengaruh Label Halal Dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Di Palangka Raya (Studi Kasus Pada Toko Ikhsan Kosmetik & Skincare)

    No full text
    Label halal dan gaya hidup merupakan faktor yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dan seringkali digunakan oleh konsumen sebagai dasar pertimbangan tertarik atau tidaknya terhadap suatu produk tersebut hingga memutuskan untuk melakukan pembelian. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh label halal dan gaya hidup terhadap keputusan pembelian skincare di kota Palangka Raya pada toko ikhsan kosmetik & skincare baik secara parsial dan simultan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiasif kausal .Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Jumlah sampel yang digunakan 90 responden. Dengan analisis regresi berganda menggunakan SPSS versi 18 yang berfungsi untuk membuktikan hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan : 1) label halal berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai thitung > ttabel atau 3,539 > 1,991. 2) gaya hidup berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai thitung > ttabel atau 7,636 > 1,991. 3) Berdasarkan uji F label halal dan gaya hidup secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai Fhitung > Ftabel sebesar 55,841 > 3,10. Dan berdasarkan Koefisien Determinasi (R2 ) label halal dan gaya hidup terhadap keputusan pembelian memiliki pengaruh sebesar 45,4% dan sisanya 54,6% dipengaruhi oleh faktor lain seperti harga,lokasi dan kualitas pelayanan ABSTRACT Halal labeling and lifestyle are factors that can influence consumer purchasing decisions and are often used by consumers as a basis for considering whether or not they are interested in a product until they decide to make a purchase. The problem in this study is whether there is an influence of halal labeling and lifestyle on skincare purchasing decisions in the city of Palangka Raya at the ikhsan cosmetic & skincare store both partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach method with a causal association type of research. The data collection method uses questionnaires and documentation. The sampling technique uses accidental sampling. The number of samples used was 90 respondents. With multiple regression analysis using SPSS version 18 which serves to prove the research hypothesis. The results of this study indicate: 1) halal labeling affects purchasing decisions with a tcount> ttable value or 3.539> 1.991. 2) lifestyle affects purchasing decisions with a tcount> ttable value or 7.636> 1.991. 3) Based on the F test, the halal label and lifestyle simultaneously influence purchasing decisions with an Fcount> Ftabel value of 55.841> 3.10. And based on the Coefficient of Determination (R2), the halal label and lifestyle on purchasing decisions have an influence of 45.4% and the remaining 54.6% is influenced by other factors such as price, location and service quality

    Peran Sistem Pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) Pada Sektor Umkm Di Kota Palangka Raya

    No full text
    Perubahan kebiasaan pembayaran yang awalnya bertransaksi secara tunai secara tatap muka kemudian beralih ke non-tunai yang menandakan kemajuan teknologi, salah satunya bertransaksi menggunakan QRIS ini. Namun dengan kemajuan teknologi ini masih ada beberapa UMKM yang belum menggunakan QRIS untuk alternatif pembayaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran sistem Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) bagi umkm di kota Palangka Raya. mendeskripsikan dampak menggunakan Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) terhadap umkm di kota Palangka Raya. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu kualitatif yang bersifat deksriptif. Penelitian ini tergolong penelitian lapangan dengan teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Dalam penelitian ini terdapat 9 subjek pelaku UMKM, analisis sistem pembayaran Bank Indonesia dan 3 informan yaitu konsumen yang menggunakan QRIS. Adapun yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Peran sistem Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) bagi UMKM di Kota Palangka raya sangat penting dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). QRIS memungkinkan UMKM untuk menyederhanakan transaksi keuangan dengan menerima pembayaran elektronik melalui QR Code berdasarkan 4 prinsip yaitu: (1) mempercepat proses pembayaran, (2) kemudahan bertransaksi, (3) memfasilitasi metode pembayaran, (4) pencatatan pemasukan dan pengeluaran uang, sudah optimal dikarenakan UMKM yang mengadopsi QRIS sebagai salah satu pilihan pembayaran memberikan beberapa keuntungan bagi UMKM atau Merchant. Kemudian, dampak Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) terhadap UMKM di Kota Palangka raya. UMKM mengalami peningkatan efisiensi operasional dengan mengurangi ketergantungan pada uang tunai, menyederhanakan proses transaksi, dan meningkatkan keamanan pembayaran. ABSTRACT Changes in payment habits that initially transacted in cash face-to-face then switched to non-cash which indicates technological advancements, one of which is transacting using QRIS. However, with this technological advancement, there are still some UMKM that have not used QRIS for alternative payments. This study aims to analyze the role of the standard Indonesian Quick Response Code (QRIS) system for UMKM in Palangka Raya City. Describe the impact of using Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) on UMKM in Palangka Raya City. The method used by this research is qualitative which is descriptive. This research is classified as field research with data validation techniques using source triangulation. In this study, there were 9 subjects of UMKM actors, Bank Indonesia payment system analysis and 3 informants, namely consumers who use QRIS. The data collection is observation, interviews and documentation. The results showed that, the role of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) system for UMKM in Palangka Raya City is very important in supporting Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM). QRIS allows UMKM to simplify financial transactions by accepting electronic payments via QR Code based on 4 principles, namely: (1) speed up the payment process, (2) ease of transactions, (3) facilitate payment methods, (4) record money income and expenditure, it is optimal because UMKM that adopt QRIS as one of the payment options provide several benefits for UMKM or Merchants. Then, the impact of Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) on UMKM in Palangka Raya City. UMKM have improved operational efficiency by reducing reliance on cash, simplifying transaction processes, and improving payment security

    Peran Otoritas Jasa Keuangan (Ojk) Kalimantan Tengah Dalam Meningkatkan Literasi Dan Inklusi Perbankan Syariah Di Kota Palangka Raya

    No full text
    Literasi dan inklusi Perbankan Syariah gencar dilakukan oleh OJK Kalteng. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai literasi dan inklusi keuangan sehingga dapat mengelola dan memilah keuangan sendiri. Literasi dan inklusi keuangan yang dilakukan oleh OJK merupakan langkah awal untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang well literate. Oleh karena itu, literasi dan inklusi perbankan syariah harus direncanakan secara sistematis dengan memaksimalkan sumber daya dan media yang ada agar tujuan tersebut bisa tercapai dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah OJK Kalteng yaitu ketua bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen serta empat orang informan yang mengikuti kegiatan literasi dan inklusi Perbankan Syariah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian teknik analisis data melalui tahapan data collection, data reduction, data display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu Otoritas Jasa Keuangan dalam meningkatkan Literasi dan inklusi Perbankan Syariah di Kota Palangka Raya sudah maksimal baik dari sumber daya yang ada, hal itu dilihat tahun 2023 OJK telah melakukan 71 kegiatan edukasi dan sosialisasi ke berbagai daerah khususnya di Kota Palangka Raya. OJK adalah lembaga bertugas untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai bidang jasa keuangan dan melindungi konsumen jasa keuangan yang mengacu pada peraturan OJK Nomor 76/PJOK.07/2016 tentang peningkatan Literasi dan Inklusi keuangan di sektor jasa keuangan bagi konsumen dan/atau masyarakat. Kolaborasi dengan lembaga keuangan lainnya juga berpotensi untuk memperluas jangkauan OJK dalam meningkatkan inklusi Perbankan Syariah. ABSTRACT OJK Central Kalimantan is intensively conducting education on financial literacy and inclusion. The community is given an understanding of financial literacy and inclusion so that they can manage and sort their own finances. Financial literacy and inclusion carried out by the OJK is the first step to realizing a well-literate Indonesian society. Therefore, financial outreach and education must be planned systematically by maximizing existing resources and media so that these goals can be achieved well. This research uses a qualitative approach and field research type. The subjects in this research were the Central Kalimantan OJK, namely the head of Consumer Education and Protection and four informants who took part in Sharia Banking literacy and inclusion activities. The data collection techniques in this research are observation, interviews and documentation, then data analysis techniques through the stages of data collection, data reduction, data display and drawing conclusions. The results of this research are that the Financial Services Authority in increasing Literacy and Financial Inclusion in Sharia Banking in the City of Palangka Raya has maximized its existing resources. This can be seen in 2023. The OJK has carried out 71 educational and outreach activities in various regions, especially in the City of Palangka Raya. . OJK is an institution tasked with increasing public understanding of the financial services sector and protecting financial services consumers which refers to OJK regulation Number 76/PJOK.07/2016 concerning increasing financial literacy and inclusion in the financial services sector for consumers and/or the public. Collaboration with other financial institutions also has the potential to expand OJK's reach in increasing Sharia Banking inclusion

    Pemanfaatan Bahan Ajar Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas Iv Mis Nahdlatul Ulama Kota Palangka Raya

    No full text
    Bahan ajar merupakan seperangkat materi pembelajaran yang terpacu pada kurikulum yang digunakan untuk tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah ditentukan.Bahan ajar dapat membantu pendidikan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran. Bagi guru bahan ajar dapat dimanfaatkan untuk mengarahkan semua aktivitas yang seharusnya diajarkan sebagai pedoman yang dipelajari dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu: 1) Mendeskripsikan bagaiamana pemanfaatan bahan ajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV MIS Nahdlatul Ulama kota Palangka Raya. 2) Mendeskripsikan kendala dan dukungan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV MIS Nahdlatul Ulama kota Palangka Raya. Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan di sekolah MIS Nahdlatul Ulama Kota Palangka Raya dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi secara mendalam terhadap guru kelas IV mata pelajaran Bahasa Indonesia serta dokumentasi terkait dengan Pemanfaatan Bahan Ajar Pada Pembelajaran Bahas Indonesia Kelas IV MIS Nahdlatul Ulama Kota Palangka Raya. Hasil penelitian ini menunjukkan, 1) Pemanfaatan bahan ajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV MIS Nahdlatul Ulama Kota Palangka Raya yaitu dengan menggunakan bahan ajar modul, LKS dan Youtube sangat membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran. Dengan menggunakan bahan ajar tersebut siswa lebih terbantu dan juga lebih mudah dalam memahami materi pelajaran. 2) Kendala yang dihadapi guru dalam menggunakan bahan ajar modul pada pembelajaran Bahasa Indonesia yaitu keterbatasan waktu. Guru seringkali kesulitan menyelesaikan seluruh materi dalam modul sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Ketika menggunakan bahan ajar LKS siswa terkendala biaya karena mengingat banyaknya LKS yang harus dibeli. Sehingga ketika proses pembelajaran, ad beberapa siswa yang tidak memiliki LKS. Sedangkan ketik menggunakan bahan ajar youtube yang menjadi kendala utam adalah jaringan dan juga keterbatasan kuota. Sehingga siswa kesusahan ketika mengakses pembelajaran dari Youtube. ABSTACK Teaching materials are a set of learning materials that are focused on the curriculum and are used to achieve predetermined competency standards and basic competencies. Teaching materials can help educators carry out learning activities. For teachers, teaching materials can be used to direct all activities that should be taught as a guide for learning in the learning process. The objectives of this research are: 1) Describe how teaching materials are used in class IV Indonesian language learning at MIS Nahdlatul Ulama, Palangka Raya city. 2) Describe the obstacles and support in learning Indonesian for class IV at MIS Nahdlatul Ulama, Palangka Raya City. Based on research carried out at the MIS Nahdlatul Ulama school in Palangka Raya City using in-depth observation, interviews, and documentation methods for class IV Indonesian language subject teachers, as well as documentation related to the use of teaching materials in class IV Indonesian language learning at MIS Nahdlatul Ulama Palangka Raya City, The results of this research show that 1) the use of teaching materials in class IV Indonesian language learning at MIS Nahdlatul Ulama Palangka Raya City, namely by using module teaching materials, worksheets, and YouTube, really helps teachers in conveying lesson material. By using these teaching materials, students are helped more and also find it easier to understand the lesson material. 2) The obstacle faced by teachers in using module teaching materials in Indonesian language learning is limited time. Teachers often have difficulty completing all the material in the module according to the specified schedule. When using LKS teaching materials, students are constrained by costs because they remember the large number of LKS that must be purchased. So during the learning process, there are some students who don't have worksheets. Meanwhile, when typing using YouTube teaching materials, the main obstacles are network and quota limitations. So students have difficulty accessing learning from YouTube

    Implementasi Layanan Bimbingan Konseling Islam Dengan Metode Dzikir Untuk Kestabilan Emosi(Studi Kasus Di Pondok Dzikir Miftahus Sudur Palangka Raya)

    No full text
    Skripsi ini berjudul Implementasi Layanan Bimbingan Konseling Islam Dengan Metode Dzikir Untuk Kestabilan Emosi (Studi di Pondok Dzikir Miftahus Sudur Palangka Raya), adapun permasalahannya membahas tentang bagaimana Implementasi model layanan bimbingan konseling Islam dengan metode dzikir untuk kestabilan emosi dan Bagaimana kestabilan emosi sesudah diberi dzikir. Pondok Dzikir Miftahus Sudur palangka Raya merupakan wadah bagi mahasiswa untuk tinggal, didalamnya diisi dengan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Tarekat Qodiriyah Wa naqsabandiyah seperti dzikir dan lainnya untuk menjaga kestabilan emosi. Oleh karenanya tujuan penelitian ini untuk mengetahui kestabilan emosi sesudah diberi dzikir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian terhadap obyek penelitian dengan cara studi kasus (Pondok Dzikir Miftahus Sudur Palangka Raya) yang merupakan pondok dzikir berbasis tarekat Qodiriyah wa Naqsabandiyah di Palangka Raya yang didirikan 12 Mei 2018 dan sudah berjalan selama 6 Tahun. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dari lokasi penelitian Pondok Miftahus sudur palangkaraya, dan wawancara kepada Mahasiswa yang bermukim di Pondok tersebut. Kemudian data dianalisis menggunakan metode kualitatif deskriptif yaitu menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata atau lisan tertulis maupun perilaku orang teramati. Berdasarkan hasil penelitian proses layanan bimbingan konseling islam dengan metode dzikir berjalan dengan baik melalui beberapa tahap: Tahap pertama membangun hubungan komunikasi yang baik agar dapat mengetahui permasalahan konseli. Tahap kedua konselor menjajaki permasalahan konseli dengan menggunakan konseling individu untuk mengetahui problem yang dialami dengan menggunakan terapi dzikir berupa membaca istighfar, tahlil, tasbih, tahmid, dan takbir. Dengan menggunakan terapi dzikir tersebut dapat membuat hati konseli lebih tenang, tidak mudah panik, tidak mudah marah dan lainnya. Tahap akhir yaitu konselor mengevaluasi hasil proses konseling. Hasil akhir dari proses konseling memberikan nilai positif dalam perubahan konseli. Tentu terdapat perbedaan pada proses dalam mengontrol emosi sebelum dan setelah masuk pondok Dzikir Midtahus Sudur Palangka Raya, serta mengamalkan dzikir yang telah diterapkan. ABSTRACT This thesis is entitled Implementation of Islamic Guidance and Counseling Services Using the Dhikr Method for Emotional Stability (Study at Pondok Dzikir Miftahus Sudur Palangka Raya). Pondok Dhikr Miftahus Sudur Palangka Raya is a place for students to stay, it is filled with activities related to the Qodiriyah Wa Naqsabandiyah Order such as dhikr and others to maintain emotional stability. Therefore, the aim of this research is to determine emotional stability after being given dhikr. The research method used is a qualitative method. Qualitative research is research that intends to understand the phenomenon of what research subjects experience regarding research objects by means of a case study (Pondok Dzikir Miftahus Sudur Palangka Raya) which is a dhikr lodge based on the Qodiriyah wa Naqsabandiyah congregation in Palangka Raya which was founded on May 12 2018 and has been running for 6 years. The data sources used are primary data and secondary data obtained from the Miftahus Sudur Palangkaraya Pondok research location, and interviews with students who live in the Pondok. Then the data was analyzed using descriptive qualitative methods, namely producing descriptive data in the form of written or verbal words and the behavior of people observed. Based on the research results of the research, the Islamic counseling service guidance process with the dzikir method goes well through several stages: The first stage builds a good communication relationship so that it can know the problems of the counsel. The second stage the consultant addresses the issues of the consul by using the individual consultant to find out the problems experienced by the use of the therapy such as reading istighfar, tahlil, tasbih, tahmid, and takbir. Using dhikr therapy can make the client's heart calmer, less likely to panic, less easily angry and so on. The final stage is that the counselor evaluates the results of the counseling process. The final result of the counseling process provides positive value in changing the client. Of course there are differences in the process of controlling emotions before and after entering the Dzikir Midtahus Sudur Palangka Raya lodge, as well as practicing the dhikr that has been implemented

    Hubungan Gaya Komunikasi Passive Style Dan Stres Remaja Panti Asuhan

    No full text
    Manusia sebagai makhluk sosial yang hidup berkelompok dan saling membutuhkan satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari, tentu tidak luput dari interaksi dan komunikasi. Dalam islam, komunikasi merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dalam kehidupan manusia karena segala gerak langkah manusia selalu disertai dengan komunikasi. Tipe atau gaya personal banyak dimiliki manusia untuk melakukan proses komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) untuk menganalisis gaya komunikasi passive style pada remaja di panti asuhan, (2) untuk mengetahui hubungan gaya komunikasi passive style dengan stres remaja di panti asuhan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian yaitu remaja yang tinggal di panti asuhan dengan rentang usia 11 tahun hingga 21 tahun kategori remaja awal, tengah, dan akhir. Berdasarkan teknik insedintal sampling ditetapkan 9 (sembilan) tempat panti asuhan remaja yang ada di palangka raya. Data penelitian ini dikumpulkan melalui skala likert dan DASS 21. Analisis data menggunakan rumus statistik uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) berdasarkan hasil analisis uji korelasi gaya komunikasi passive style sebesar 0,660 dengan nilai Sig. > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan gaya komunikasi passive style dan stres remaja panti asuhan, (2) kategori remaja gaya komunikasi passive style paling banyak pada kategori sedang (106 orang), rendah (18 orang) dan tinggi (11 orang). Sedangkan pada skala stres kategori remaja panti asuhan paling banyak pada kategori rendah (120 orang), sedang (15 orang), dan tidak ada pada kategori tingi. Dapat disimpulkan bahwa gaya komunikasi passive style tidak terdapat hubungan dengan stres remaja di panti asuhan. ABSTRACK Humans, as social beings living in groups and relying on one another in daily life, are certainly involved in interaction and communication. In Islam, communication denotes an attached part of human life as every action and step taken is always accompanied by communication. People possess various personal styles for carrying out communication processes. The objectives of this study were aimed at (1) analysing the passive communication style among adolescents in orphanages, and (2) determining the relationship between passive communication style and stress among adolescents in orphanages. It applied a quantitative approach with a correlational method. The population consisted of adolescents aged 11 to 21 years (categorized into early, middle, and late adolescence) living in orphanages. Based on incidental sampling, 9 orphanages for adolescents in Palangka Raya were selected. Data were collected using Likert scales and DASS 21, obtained from the social services website. Data analysis involved normality tests, linearity tests, and correlation tests. The results showed that (1) based on correlation test analysis, the passive communication style had a correlation coefficient of 0.660 with a Sig. value > 0.05, indicating there was no significant relationship between passive communication style and stress among adolescents in orphanages; (2) the passive communication style among adolescents was most commonly in the medium category (106 individuals), followed by the low category (18 individuals), and the high category (11 individuals). In terms of stress levels, the majority of adolescents fell into the low category (120 individuals), followed by the medium category (15 individuals), with none in high category. Therefore, it can be concluded that there was no significant relationship between passive communication style and stress among adolescents in orphanages

    Pengaruh Cash Holding, Firm Size, dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Perataan Laba

    No full text
    Laba yang dilaporkan perusahaan dapat mempengaruhi persepsi dan keputusan berbagai pihak atau pemangku kepentingan. Dengan menunjukkan laba yang stabil, perusahaan dapat menarik dan mempertahankan investor. Hal tersebut memicu perusahaan melakukan perataan laba agar dapat menunjukkan kinerja keuangan yang stabil dan dapat diprediksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Cash Holding, Firm Size, dan Kepemilikan Manajerial terhadap perataan laba. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian kausalitas. Objek penelitian ini adalah perusahaan barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 111 perusahaan. Terdapat 16 perusahaan yang memenuhi kriteria dengan jumlah sampel sebanyak 64. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui website resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi logistik biner dengan menggunakan software Eviews12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Cash Holding, Firm Size, dan Kepemilikan Manajerial secara simultan berpengaruh terhadap Perataan Laba, yaitu dengan nilai prob. 0,00 0,05

    Bibliometrik Menggunakan Vos Viewer: Tren Topik Skripsi Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Iain Palangka Raya Tahun 2012-2022

    No full text
    Banyak skripsi mahasiswa yang telah selesai semata menjadi pajangan, bahkan kurang diminati untuk dikaji dan diteliti seara mendalam. Namun, Analisis bibliometrik mejadi salah satu alternatif untuk masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren topik skripsi mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah IAIN Palangkaraya tahun 2012-2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua skripsi prodi Ekonomi Islam tahun 2012-2022 yang didapat dari database digilib.iain-palangkaraya.ac.id. Sampel penelitian sebanyak 455 skripsi mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah yang diambil dengan teknik total sampling. Metode analisis yang dgunakan adalah analisis bibliometrik dengan menggunakan Vosviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata kunci yang sering muncul atau topik penelitian sentral pada skripsi mahasiswa program studi ekonomi syariah IAIN Palangkaraya pada penelitan kualitatif, yaitu ekonomi Islam, strategi pemasaran, jual beli, peran, dan bisnis. Sedangkan penelitian kuantitatif, yaitu, pendapatan, harga, kualitas pelayanan, kepuasan konsumen dan lokasi. Arah perkembangan penelitian kualitatif menunjukkan perubahan topik yang dinamis dari tahun ke tahun dan selalu mengikuti perkembangan zaman. Untuk skripsi dengan penelitian kuantitatif topik yang dibahas cenderung masih stagnan, walaupun ada beberapa perkembangan topik penelitian. Mata kuliah Ekonomi Pembangunan Islam menjadi topik yang paling sering digunakan dalam penelitian skripsi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah di IAIN Palangkaraya, dengan persentase mencapai 19%. Rekomendasi peluang topik penelitian selanjutnya yang berpotensi dapat dilihat melalui beberapa mata kuliah yang memiliki penggunaan kata kunci yang rendah atau jarang digunakan, seperti Ushul Fiqh, Ayat dan Hadist Ekonomi, Qawaid Fiqhiyyah, Studi Kelayakan Bisnis, Investasi Keuangan syariah, Pengantar Ekonomi Islam, Bank dan Lembaga Keuangan Non-Bank, Etika Bisnis Islam, Akuntansi Perpajakan, Akuntansi Syariah, Makroekonomi Islam, Ekonomi Moneter Islam, Mikroekonomi Islam. Selain itu, untuk meningkatkan kebaruan dapat dikembangkan dengan menggunakan kata kunci yang jarang digunakan dengan konteks penelitian atau fenomena yang sedang diteliti

    5,416

    full texts

    6,024

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IAIN Palangkaraya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇