Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    Tingkat Kepuasan Petani Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian di Desa Senden Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali

    Get PDF
    Penyuluhan merupakan salah satu bagian subsistem kelembagaan yang berperan dalam keberhasilan usahatani. Keberhasilan penyuluhan dapat diukur melalui tingkat kepuasan petani dalam menjamin harapan dan kebutuhan petani. Tujuan penelitian adalah menganalisis atribut yang menjadi prioritas untuk memperbaiki kinerja penyuluh pertanian dan tingkat kepuasan petani terhadap kinerja penyuluh pertanian. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2019 – 13 Januari 2020 di Desa Senden, Selo, Boyolali. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei. Total populasi penelitian adalah petani hortikultura yang disampling sebanyak 86 sampel secara simple random sampling. Metode pengumpulan data penelitian melalui kegiatan survei, wawancara, observasi dan dokumentasi. Jenis data penelitian terdiri atas data primer kuesioner dan data sekunder dokumentasi. Hasil penelitian Importance Performance Analysis (IPA) diperoleh bahwa terdapat empat atribut prioritas utama, enam atribut pertahankan prestasi, lima atribut prioritas rendah dan tiga atribut berlebih. Pada hasil analisis Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 74,09% atau 0,7409 yang menunjukkan bahwa petani merasa puas terhadap kinerja penyuluh pertanian

    FAKTOR-FAKTOR SARANA DAN PRASARANA BRT YANG BERPENGARUH TERHADAP PENGEMBANGAN OBYEK WISATA GOA KREO, KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Pariwisata perkotaan merupakan industri yang menawarkan keragaman, aksesibilitas, dan fleksibilitas yang dibuat atau dikelola secara khusus atau khusus untuk wisatawan. Wisatawan mengunjungi kota untuk berbagai keperluan baik sebagai daya tarik utama atau sebagai penyedia fasilitas pendukung yang tidak tersedia pada daerah pedesaan, terutama sistem transportasi dan akomodasi (Ashworth, 2012). Transportasi massal merupakan sebuah komponen penting pada pariwisata perkotaan dan disediakan oleh pemerintah setempat guna menambah total pengalaman wisata (Duval, 2011) dan mendukung strategi pembangunan kepariwisataan Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor dari sarana BRT yang berpengaruh terhadap Pengembangan Obyek Wisata Goa Kreo, dengan metode pendekatan kuantitatif dan melalui analisis antara lain merupakan Partial Least Square (PLS) dan Trendline. Hasil yang didapatkan adalah bahwasannya setiap variabel bebas penelitian yakni 1) Aksesibilitas BRT yang mencakupi jaringan jalan, kelengkapan signage dan ketersediaan sarana BRT, 2) Fasilitas BRT yang mencakupi sarana pelayanan BRT serta; 3) Ketertarikan dalam penggunaan BRT berpengaruh terhadap variabel terikat yakni aksesibilitas obyek wisata, fasilitas wisata dan intensi berkunjung yang merepresentasikan pengembangan obyek wisata Goa Kreo. Uji latent variabel correlations menunjukkan bahwa variabel bebas yang memilikki pengaruh terbesar adalah ketertarikan penggunaan BRT, karena mampu mendeskripsikan setiap variabel bebas dengan hasil luaran sebesar 0,622. Aksesibilitas BRT berpengaruh sebesar 0,555 dan Fasilitas BRT berpengaruh sebesar 0,395. Keterarikan penggunaan BRT merupakan variabel yang dipengaruhi indikator ketersediaan aksesibilitas dan fasilitas, serta hasil uji yang bernilai >0,2 menggambarkan pengaruh kuat terhadap variabel terikat. Adapun berdasarkan data pendukung dari hasil dari observasi lapangan, baik pengembangan dalam penggunaan BRT maupun obyek wisata Goa Kreo tersendiri belum terintegrasi terhadap faktor-faktor tersebut. Maka dari itu, penting bagi pengelola obyek wisata dan pihak Trans Semarang untuk memperhatikan dan mengevaluasi hasil dari analisis agar rencana konsep “Obyek Wisata yang Terintegrasi oleh Penggunaan BRT” dapat terealisasi dan berkembang secara optimal

    KAJIAN PUSTAKA FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SCABIES DI PONDOK PESANTREN WILAYAH INDONESIA

    Get PDF
    Scabies masih menjadi salah satu masalah kesehatan di negara tropis dan berkenbang seperti Indonesia. Di pesantren, scabies sering dianggap sebagai penyakit turun-temurun yang disebabkan oleh berbagai faktor, baik faktor lingkungan maupun faktor individu atau komunitas. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan scabies di pondok pesantren Indonesia. Penelitian ini merupakan literature review dengan metode simplified approach. Penelusuran Literatur dilakukan melalui database online seperti Google Scholar, Neliti, dan Garuda, kemudian didapatkan 148 artikel yang sesuai dengan kata kunci. Kriteria inklusi yang digunakan yaitu artikel yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan scabies di pondok pesantren Indonesia yang terbit antara tahun 2010-2020 dan minimal terindeks SINTA 4. Dari 148 artikel yang didapat, terdapat 52 artikel full text yang sesuai dengan judul, tetapi hanya 18 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil kajian pustaka ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan (kepadatan hunian, kelembaban, pencahayaan, ventilasi, suhu, penyediaan air bersih, dan kebersihan lingkungan) dan faktor individu atau komunitas (jenis kelamin, usia, personal hygiene, tingkat pendidikan, tingkat pengetahuan, kondisi sosial ekonomi, dan kontak terhadap penderita) berhubungan dengan scabies di pondok pesantren Indonesia. Faktor lingkungan paling dominan yang berhubungan dengan scabies adalah kepadatan hunian, dimana dapat menyebabkan interaksi antar santri semakin sering dan sirkulasi udara memburuk. Sedangkan faktor individu atau komunitas paling dominan yaitu personal hygiene, dimana dapat mempengaruhi upaya santri dalam pencegahan scabies. Kata Kunci : Scabies, Faktor Lingkungan, Faktor Individu atau Komunitas, Pondok Pesantre

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN (BABS) DI DESA KAMAL KECAMATAN LARANGAN KABUPATEN BREBES

    Get PDF
    Desa Kamal merupakan salah satu desa dengan capaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) rendah di Kabupaten Brebes dengan capaian sebesar 21%. Capaian target STBM yang rendah menunjukkan masih kurangnya akses sanitasi di desa tersebut, yang berpotensi menyebabkan memburuknya kualitas kesehatan masyarakat setempat dan mempermudah menularnya berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku BABS di Desa Kamal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Sampel diambil secara proportional random sampling dengan total sampel berjumlah 66 KK.Pengujian data yang digunakan adalah uji chi square. Variabel yang diteliti adalah tingkat pengetahuan, sikap BAB, kepemilikan jamban, peran petugas kesehatan, dukungan sosial, ketersediaan air bersih, tingkat pendidikan dan perilaku BABS yang dilakukan melalui wawancara dan observasi.Diperoleh hasil bahwa tingkat penduduk dengan tingkat pengetahuan kurang sebesar 81,8%, penduduk yang memiliki perilaku BABS sebesar 47%, penduduk dengan sikap BAB kurang baik sebesar 54,5%, tingkat pendidikan tidak tamat SD sebesar 16,7% dan penduduk yang tidak memiliki air bersih sebesar 18,2%. Berdasarkan hasil uji statistik diketahui variabel sikap BAB (p=0,001), kepemilikan jamban (p=0,0001), dan ketersediaan air bersih (p=0,013) berhubungan dengan perilaku BABS sedangkan variabel tingkat pengetahuan (p=0,172), peran petugas kesehatan (p=0,468), tingkat pendidikan (p=0,1), dan dukungan sosial (p=0,393) tidak berhubungan dengan perilaku BABS. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara sikap BAB, kepemilikan jamban, dan ketersediaan air bersih dengan perilaku BABS. Kata kunci : pengetahuan, perilaku BAB, BABS, ketersediaan air bersi

    KAJIAN PUSTAKA :PERAN KOMUNIKASI ANTAR PERAWAT PELAKSANA DALAM IMPLEMENTASI KESELAMATAN PASIEN (PATIENT SAFETY) PADA RUMAH SAKIT DI INDONESIA

    Get PDF
    Keselamatan pasien merupakan aspek penting yang harus dilakukan oleh individu atau organisasi dalam melindungi pasien dari bahaya yang akan terjadi. Terdapat laporan kesalahan diagnosa yang berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan dan laporan banyak kasus insiden keselamatan pasien. Untuk itu perawat harus menyadari perannya salah satunya dengan melaksanakan komunikasi untuk menjamin kualitas pelayanan keperawatan dan keselamatan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran komunikasi antar perawat dalam melaksanakan patient safety. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode studi pustaka menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan dan memperoleh 20 artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian berdasarkan sejumlah database yaitu Portal Garuda Dikti, Google Scholar, Science Direct, ProQuset, dan SprinerLink. Berdasarkan hasil studi pustaka diketahui bahwa peran komunikasi antar perawat dalam penerapan patient safety meliputi tiga hal penting yaitu (1) peran komunikasi perawat dalam mengurangi risiko kejadian pada pasien, (2) ) peran komunikasi perawat dalam upaya meningkatkan keselamatan pasien, dan (3) peran komunikasi. perawat dalam meningkatkan kerjasama. Saran untuk meningkatkan komunikasi efektif dalam menerapkan keselamatan pasien oleh perawat Kata Kunci : implementasi; keselamatan pasien; perawa

    COST-VOLUME PROFIT AND LINEAR PROGRAMMING ANALYSIS AS A PROFIT PLANNING EQUIPMENT

    Get PDF
    The research aims to analyze the magnitude of costs, production volumes, revenues, operating income CV. Tani Subur and analyzing BEP and optimizing the use of resources in organic fertilizer production in CV. Tani Subur in order to produce maximum profit. The study was conducted in December 2019 at CV. Tani Subur Sleman. The research method is quantitative research with data analysis used, namely cost-volume profit and linear programming analysis. The results showed the cost-volume profit analysis could not be used to plan profits in the CV. Tani Subur, break even point CV. Tani Subur in 2017 have the highest value causing CV. Tani Subur suffered a loss because it was unable to break even and linear programming analysis in CV. Tani Subur shows that the company will get optimal results if it only produces cow organic fertilizer as much as 548.3925 tons per year. The advantage achieved when producing cow organic fertilizer with the calculation of the simplex method using POM Quantitative methods for windows version 3 software is Rp. 248,392,500 per year

    PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI PROGRAM KARTU TANI DI WILAYAH KERJA BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KECAMATAN BONANG KABUPATEN DEMAK

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya implementasi kebijakan program kartu tani di wilayah kerja BPP Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. Pelaksanan program kartu tani di Kabupaten Demak yang di launching sejak 2017 ternyata masih banyak ditemukan masalah yang menghambat dalam pelaksanaan program tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis implementasi dan problematika implementasi program kartu tani di wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari-Maret 2020 dengan menggunakan jenis eksplanatori dan merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan penelitian ini adalah studi kasus. Lokasi ditentukan dengan purposive sampling. Penentuan informan menggunakan metode snowball sampling. Pengambilan data menggunakan metode wawancara mendalam, observasi, catatan lapang dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penilitian ini adalah 1). Implementasi program kartu tani di wilayah kerja BPP Kecamatan Bonang Kabupaten Demak sudah sesuai dengan SOP kartu tani yang dibuat oleh pembuat kebijakan, walaupun demikian permasalahan teknis dan non teknis terdapat pada setiap tahapan pelaksanaan program kartu tani. 2). Problematika implementasi program kartu tani dipengaruhi oleh faktor komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi yang menjadikan kompleksitas dan kesinambungan dalam permasalahan. Saran yang dapat diberikan adalah mengoptimalkan dan membuat mekanisme yang lebih mudah dan secara aplikatif dapat dilaksanakan oleh pelaksana kebijakan maupun kelompok sasaran. Kata kunci: Implementasi, Kartu Tani, Kebijakan, Problematika, Pupuk Subsidi

    METODE FUZZY ANP-TOPSIS BERBASIS TEORI KEMUNGKINAN DENGAN PENDEKATAN BILANGAN FUZZY SEGITIGA

    Get PDF
    Pemilihan alternatif terbaik dari masalah pengambilan keputusan multi kriteria (MCDM) dapat diselesaikan dengan metode fuzzy ANP dan fuzzy TOPSIS berbasis Teori Kemungkinan. Fuzzy ANP yang digunakan dikenalkan oleh Chang dan disebut Fuzzy ANP Extent Analysis. Fuzzy ANP digunakan untuk menentukan bobot elemen. Perhitungan bobot elemen didasarkan pada matriks perbandingan berpasangan antar elemen menggunakan variabel linguistik dengan konsep bilangan fuzzy segitiga. Perbandingan antar elemen didasarkan pada penilaian para pengambil keputusan. Penilaian matriks perbandingan berpasangan disebut konsisten jika nilai konsistensi rasio () ≤ 0.1. Metode fuzzy TOPSIS berbasis teori kemungkinan digunakan untuk menentukan peringkat alternatif. Penambahan teori kemungkinan pada metode TOPSIS supaya diperoleh alternatif terbaik yang mempunyai pengembalian tertinggi dan resiko terendah. Pada studi kasus penentuan bidang kerja terbaik di Himpunan Mahasiswa Matematika UNDIP periode 2018 dengan menggunakan metode ANP-TOPSIS berbasis teori kemungkinan dengan pendekatan bilanggan fuzzy segitiga diperoleh bahwa bidang kerja Networking Information and Communication merupakan bidang kerja terbaik dengan integrasi kedekatan koefisen sebesar 0.62

    MODEL EOQ UNTUK BARANG YANG MENGALAMI PENURUNAN MUTU DENGAN TINGKAT PRODUKSI TERBATAS DENGAN SHORTAGE DAN COMPLETE BACKLOGGING

    Get PDF
    Dalam skripsi ini akan dibahas tentang model EOQ untuk barang yang mengalami penurunan mutu dengan tingkat produksi terbatas dengan shortage dan complete backlogging. Hal ini dikarenakan banyak perusahaan yang menyimpan persediaan di gudang dan mengalami kerugian karena selama masa penyimpanannya, barang-barang tersebut mengalami penurunan mutu atau kerusakan saat masa pakainya sudah habis. Tentunya ini merupakan kerugian untuk perusahaan karena harus membayar biaya penalti berupa penalti linear dan penalti eksponensial kepada konsumen berdasarkan Distribusi Weibull. Terdapat juga kasus shortage yang terjadi di perusahaan karena jumlah permintaan lebih besar dibanding jumlah persediaan serta terjadinya kasus complete backlogging karena barang yang diminta tidak langsung dikirim, melainkan ditumpuk terlebih dahulu di gudang sampai waktu yang ditentukan oleh konsumen. Studi kasus dilakukan di PT. Nippon Shokubai Indonesia berupa pemesanan bahan baku CAA (Acrylic Acid) yaitu C3 (Propylene). Dari data yang diperoleh didapatkan hasil yaitu dengan menerapkan metode EOQ untuk barang yang mengalami penurunan mutu dengan tingkat produksi terbatas dengan shortage dan complete backlogging, perusahaan dapat menghemat biaya yang dikeluarkan sebesar US0,0104untukkasusbiayapenaltilineardansebesarUS 0,0104 untuk kasus biaya penalti linear dan sebesar US 1,9726 untuk kasus biaya penalti eksponensial

    ANALISIS KESTABILAN PADA PENYEBARAN PENYAKIT TUBERKULOSIS DENGAN MODEL SI1I2R

    Get PDF
    Penyakit Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang menyerang ke salah satu bagian tubuh yakni paru-paru. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobactrium Tuberculosis melalui droplet nuclei yang menyebar sewaktu penderita batuk, bersin atau perlakuan lainnya. Pada skripsi ini dibahas tentang analisis model penyakit tuberculosis. Penulis juga menganalisis perilaku dinamika dari model untuk mengetahui kestabilan lokal di titik ekuilibrium bebas penyakit dan kestabilan global di titik endemik. Kriteria Routh-Hurwitz digunakan untuk menganalisa kestabilan lokal pada titik bebas penyakit, dan konstruksi Fungsi Lyapunov digunakan untuk membuktikan kestabilan global pada titik endemik. Titik ekuilibrium kestabilan lokal ditentukan melalui bilangan reproduksi dasar ( ) yang diperoleh melalui Next Generation matrix (NGM). Ketika nilai , maka titik kesetimbangan bebas penyakit stabil asimtotik lokal, dan jika , maka titik kesetimbangan endemik stabil asimtotik global. Data yang digunakan dalam simulasi numerik diambil berdasarkan studi literatur. Simulasi numerik digunakan agar memudahkan dalam menjelaskan perilaku dinamik dari sistem dan mengilustrasikan hasil analitisnya

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇