71404 research outputs found
Sort by
Motif, Tujuan, dan Manfaat Membaca Novel After We Meet Again Karya Pramyths Di Wattpad : Sebuah Kajian Resepsi Sastra
Saat ini dunia maya dapat menjadi tempat untuk menulis dan menyebar luaskan berbagai
karya sastra tanpa terkecuali. Berbagai karya sastra yang muncul di internet berupa novel,
cerpen, puisi, esai, maupun kritik, yang memunculkan satu genre baru dalam perkembangan
sastra mutakhir yang dikenal dengan „sastra siber‟. Salah satu media sastra siber yang
tengah populer saat ini adalah wattpad. Wattpad merupakan sebuah layanan membaca dan
membuat karya dalam bentuk artikel, cerita pendek, novel, puisi, dan sejenisnya. Latar
belakang penelitian ini adalah ketertarikan peneliti terhadap wattpad dari sisi respon dan
tanggapan aktif pembacanya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tanggapan
kelompok pembaca “Wattpad Club” setelah membaca novel After We Meet Again meliputi
aspek motif, tujuan, dan manfaat.yang diperoleh. Metode pada penelitian ini adalah
sosiologi dan teori yang digunakan resepsi sastra. Objek material penelitian ini adalah
sebuah perkumpulan pembaca novel wattpad yang berbasis di sebuah aplikasi pesan gratis
yang memiliki titel “Wattpad Club”. Sampel responden yang digunakan terpilih melalui
teknik purposive sampling.
Penelitian disajikan dalam bentuk tabel presentase, diagram lingkaran, dan deskripsi
analitik. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini antara lain; sikap dan tindakan yang
disajikan oleh para tokoh dalam novel After We Meet Again dapat membentuk karakter
tertentu pada pembacanya, antara tujuan dan manfaat memiliki hubungan yang kesemuanya
selaras, sedangkan antara motif dan manfaat tidak semuanya memiliki hubungan yang
selaras.
Kata kunci : sastra siber, wattpad, resepsi, tanggapan pembaca
REPRESENTASI MASKULINITAS LAKI-LAKI DIFABEL DALAM FILM PAAFEKUTO WAARUDO KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES ローランド・バルテスの『パーフェクトワールド』の映画における障害を持っている男性の男性性に関する表現の記号論研究
INTISARI
Amalia, Maya. 2020. “Representasi Maskulinitas Laki-laki Difabel dalam Film Paafekuto Waarudo; Kajian Semiotika Roland Barthes”. Skripsi, Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro Semarang. Dosen Pembimbing Fajria Noviana, S.S., M.Hum.
Skripsi ini mengkaji mengenai representasi maskulinitas laki-laki difabel dalam film Paafekuto Waarudo berdasarkan teori semiotika model Roland Barthes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan maskulinitas tokoh utama laki-laki yang bernama Itsuki Ayukawa yang merupakan seorang penyandang disabilitas. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode kualitatif dan metode simak catat untuk mengumpulkan datanya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan naratif dan semiotika. Pendekatan naratif digunakan untuk menganalisis unsur naratif seperti hubungan naratif dengan ruang, hubungan naratif dengan waktu, penokohan, serta permasalahan dan konflik. Kemudian, pendekatan semiotika digunakan untuk menganalisis tanda-tanda maskulinitas yang terdapat pada tokoh Ayukawa. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa representasi maskulinitas Ayukawa sebagai laki-laki penyandang disabilitas hanya mampu menggambarkan enam dari tujuh konsep maskulinitas menurut Chafezt. Enam konsep tersebut meliputi fisik, fungsional, seksualitas, intelektual, interpersonal, dan karakter personal. Emosionalitas merupakan satu konsep yang mempengaruhi penyandang disabilitas berbeda dengan laki-laki yang tidak memiliki keterbatasan fisik, yaitu penyandang disabilitas cenderung lebih sensitif.
Kata Kunci : maskulinitas, disabilitas, unsur naratif, film.
KAJIAN PUSTAKA PELAKSANAAN PROGRAMMATIC MANAGEMENT OF DRUG RESISTANT TUBERCULOSIS (PMDT) PADA PASIEN TUBERKULOSIS RESISTAN OBAT ( TB RO)
Strategi Programmatic Management of Drug-Resistant Tuberculosis atau disingkat PMDT merupakan bagian dari strategi Directly Observed Treatment Short Course (DOTS) untuk menangani kasus Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO). Strategi ini menggunakan kerangka kerja yang sama dengan strategi DOTS dalam upaya penanggulangan TB RO. Beberapa penelitian mengenai pelaksanaan PMDT ini menunjukkan hasil yang kurang memuaskan dikarenakan angka kesuksekan pengobatan di banyak negara kurang dari 60%. Penelitian ini menggunakan kajian pustaka dengan pendekatan sistematis secara sederhana. Penelitian ini menggunakan 21 artikel untuk dianalisis dengan variabel yang dibahas yaitu prosedur PMDT, tingkat keberhasilan pengobatan TB RO dengan strategi PMDT, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pengobatan. Prosedur PMDT meliputi penemuan pasien; penegakan diagnosis; pengobatan; tata laksana pasien putus berobat dan gagal; dan pengobatan pada pasien ko-infeksi TB MDR dan HIV. Hasil pengobatan TB RO menunjukkan hasil yang berbeda di setiap negara yaitu di Indonesia hanya mencapai 47,8%, di India rata-ratakeberhasilan pengobatan ≥55%, dan di Taiwan mencapai 82,9%.Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pengobatan dalam kajian pustaka ini adalah jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan pasien, lama waktu pengobatan, pembiayaan, dan efek samping obat.
Kata kunci : PMDT, Tuberkulosis, Resistan Oba
PRAKTEK ORANG TUA DALAM PENDAMPINGAN PADA ANAK SEBAGAI KORBAN BULLYING DI SMP KECAMATAN BANYUMANIK
Fenomena bullying sangat tidak asing terdengar dalam lingkup anak sekolah terutama para remaja yang merupakan fase transisi dari masa anak-anak menuju dewasa sehingga berpotensi untuk melakukan tindakan-tindakan menyimpang yang merupakan dampak negatif dari bullying khususnya pada korban. Untuk itu diperlukannya pendampingan oleh orang tua khusunya pada korban agar terhindar dari dampak negatif bullying berupa fisik maupun psikis seperti murung, penakut, depresi, penurunan akademis hingga bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran praktek dalam pendampingan orang tua pada anak sebagai korban bullying di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Banyumanik. Pada penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam kepada 4 subjek penelitian dengan metode purposive sampling. Uji validitas dilakukan dengan 4 subjek triangulasi yang merupakan guru korban di sekolah yang bertanggung jawab langsung ketika terjadinya peristiwa bullying yang dialami korban. Uji realibilitas dilakukan dengan auditing data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan orang tua memiliki dampak yang cukup signifikan terlihat dari perubahan perilaku yang terjadi pada korban. Saran untuk orang tua selaku lingkungan utama bagi korban agar selalu memperhatikan perkembangan anak dan memberikan pendampingan ketika anak membutuhkan agar terhindar dari terbentuknya perilaku yang negatif pada korban.
Kata kunci : bullying, orang tua, korban, pendampinga
HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF : SYSTEMATIC REVIEW PADA STUDI OBSERVASIONAL
Tingkat pemberian ASI Eksklusif bayi dibawah 6 tahun di seluruh dunia pada tahun 2019 sebesar 41%. Angka ini masih rendah jika dibandingkan dengan Global Nutrition Targets 2025 dalam pemberian ASI eksklusif minimal 50% dan target pada tahun 2030 yaitu sebesar 70%. Sikap ibu dalam memberikan ASI eksklusif dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk body image dan dukungan suami. Tujuan dari review ini adalah untuk merangkum bukti hubungan antara body image dan dukungan suami dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Pencarian artikel secara sistematis dari database ScienceDirect, ProQuest, Portal Garuda dan pencarian internet dari Januari 2010 hingga Mei 2020. Sintesis naratif dilakukan dalam review ini dengan menggunakan STROBE. Delapan artikel memenuhi syarat untuk review ini. Body image dan dukungan suami secara konsisten berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif. Namun, body image yang tinggi dan dukungan suami yang rendah berdampak negatif dengan pemberian ASI eksklusif. Disarankan kepada bidan atau tenaga kesehatan yang bekerja dengan wanita selama kehamilan hingga periode postpartum untuk melakukan edukasi mengenai body image dan masalah berat badan dalam perawatan antenatal yang melibatkan suami untuk mendukung wanita selama hamil dan periode postpartum.
Kata Kunci : Body Image, Dukungan Suami, ASI Eksklusif, Systematic Review
HUBUNGAN PAPARAN DEBU TERHIRUP DENGAN KELUHAN GANGGUAN PERNAPASAN PADA PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN SIKATAK
Gejala gangguan pernapasan merupakan masalah kesehatan yang sering diderita pada pekerja yang berada pada lingkungan kerja ataupun jenis pekerjaan yang berisiko terpapar kadar debu yang tinggi sehingga apabila terhirup dengan jangka waktu panjang debu tersebut dapat masuk ke organ tubuh melalui hidung dan masuk ke saluran pernapasan sehingga debu yang dihirup oleh pekerja akan tertimbun didalam saluran pernapasan dan dapat menyebabkan keluhan gangguan pernapasan seperti batuk, sesak napas, ataupun keduanya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang memiliki hubungan dengan kejadian gejala gangguan pernapasan pada pekerja proyek pembangunan jembatan Sikatak. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional pada bulan Oktober s/d Desember 2019. Sampel pada penelitian ini diambil dari semua populasi pekerja proyek pembangunan jembatan Sikatak sebanyak 40 orang dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji chi square dan alternatif fisher exact test. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara semua variabel dengan kejadian gejala gangguan pernapasan analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara semua variabel dengan kejadian gejala gangguan pernapasan pada pekerja proyek pembangunan. Umur (p=0,541), riwayat penyakit paru (p=0,693), kebiasaan merokok (p=0,530), masa kerja (p=0,285), lama paparan (p=0,398), jenis pekerjaan (p=0,490), dan kepatuhan dalam penggunaan alat pelindung diri (p=0,677) dan rasio prevalens tertinggi ada pada variabel umur dengan nilai 1,480(1,184-1,850). Untuk mengurangi tingkar risiko terjadinya gejala gangguan pernapasan, pekerja proyek harus mengurangi kebiasaan merokok, menjaga pola hidup sehat seperti berolahraga dan memiliki waktu istirahat yang cukup, dan menggunakan alat pelindung diri berupa masker.
Kata Kunci : Paparan Debu, Gejala Gangguan Pernapasan, Pekerja Proye
Taperless Type Blade Design with Naca 5513 Airfoil for Wind Turbine 500 TSD
The utilisation of wind energy in Indonesia is still low because the average wind
speed in Indonesia is low. The design of the HAWT using a NACA airfoil which has a high C /
Cd value and produces 500 W of power at wind speeds of 1 m/s up to 11 m/s. The research was
conducted in 3 stages. First, the calculation stage to determine the radius, chord and twist of the
blade. Second, the initial design stage of the blades is simulated to determine the NACA airfoil
that is used and to know the coefficient of performance and power produced. Third, the stage of
designing the 3D blade design. The design results show that the HAWT blades with NACA
5513 airfoil taperless type with the radius of 0.9 m on the airfoil simulation produced a higher
Cl / Cd value with 152.73 when α = 4 °. In the Cp simulation for TSR, the Cp value reaches 20%
in TSR 2 up to 10. Meanwhile, in the power wind speed (P - v) simulation, the power generated
reaches 500 W at wind speeds of 11 m/s and angular velocity 263 up to 1000 rpm
ANALISIS PENGARUH FAKTOR SOSIAL PETANI TERHADAP PRODUKSI PADI PADA KELOMPOK TANI SIDO MAKMUR KECAMATAN GRINGSING KABUPATEN BATANG
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh faktor sosial terhadap
produksi padi pada kelompok tani Sido Makmur Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang.
Faktor sosial yang digunakan sebagai variabel independen dalam penelitian ini meliputi
umur, intensitas penyuluhan, pengalaman Bertani, dan tingkat pendidikan. Penelitian
menggunakan metode survei. Metode penentuan lokasi penelitian ditentukan secara
purposive (sengaja). Penentuan jumlah responden ditentukan dengan metode penentuan
sampel populasi dengan jumlah 55 responden. Metode analisis data menggunakan regresi
linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak faktor sosial yang
meliputi umur, intensitas penyuluhan, pengalaman bertani, dan tingkat pendidikan
berpengaruh nyata dengan taraf kepercayaan 0,05 terhadap produksi padi pada kelompok
tani Sido Makmur Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang
Kata Kunci: umur, intensitas penyuluh, pengalaman kerja, tingkat pendidikan, produksi
padi
PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP PERILAKU PETANI DALAM USAHATANI PADI DI DESA SUMBER KULON KECAMATAN JATITUJUH KABUPATEN MAJALENGKA
Perilaku petani menandakan seseorang sudah mengetahui pengetahuan, sikap dan keterampilan yang baik dalam kegiatan usahatani padi. tujuan penelitian ini adalah pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap perilaku petani dalam usahatani padi. Penelitian ini dilaksanakan pada 21 September – 10 November 2019 di Desa Sumber Kulon Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan jumlah responden 240 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier ganda. Kegiatan patani dalam usahatani padi dimulai dari persiapan lahan, pemilihan bibit padi, persemaian benih padi, penanaman, pemeliharaan, panan dan pasca panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap perilaku petani dalam tingkat siginifikasi 0,05 dengan sebesar 0,006, variabel Pendidikan sebesar 0,094, variabel pengalaman sebesar 0,552, variabel motivasi sebesar 0,034, variabel penerimaan sebesar 0,096, variabel media informasi sebesar 0,000 dan varaibel penyuluhan pertanian sebesar 0,010. Hal ini dapat dilihat dari kontribusi petani dalam faktor sosial sebesar 27% terhadap perilaku petani dikarenakan petani hanya bergantung pada kegiatan usahatani padi. Alasan untuk memilih tetap menjalankan kegiatan ini antara lain sebegai usaha turun-menurut dari keluarga.
Kata Kunci : Padi, Motivasi, Penerimaan, Media, Faktor sosial, Perilaku petani