71404 research outputs found
Sort by
PeerReview_Performance of Islamic Boarding Schools in developing the beefcattle agribusiness partnership network as a communityempowerment institution in Central Java
PeerReview_ANALISIS KOMPARASI USAHATANI PADI SEMI ORGANIK DAN NON ORGANIK DI KECAMATAN UNDAAN KABUPATEN KUDUS
PeerReview_Sistem Penguasaan dan Produktivitas Lahan Usahatani Padi di Desa Candi Kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen
MESKI SESAK NAFASKU, ADA HARAP DI TANGANKU: PENGALAMAN BEKERJA PADA DOKTER OBSTETRI DAN GINEKOLOGI SAAT MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA SEMARANG (SEBUAH STUDI FENOMENOLOGIS INTERPRETATIF)
Bekerja di masa pandemi Covid-19 merupakan pekerjaan yang berbahaya, terlebih pada dokter obstetri dan ginekologi yang harus membantu persalinan pasien dengan risiko tetular virus Covid -19. Dokter obstetri dan ginekologi yang tetap memberikan pelayanan kesehatan tentu memiliki karakteristik tertentu, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman Dokter obstetri dan ginekologi yang tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien di masa pandemi Covid-19. Pemilihan partisipan dilakukan dengan teknik snowball sampling sehingga terdapat tiga dokter obstetri dan ginekologi dengan rentang usia 30-35 tahun di Kota Semarang. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara mendalam kemudian dianalisis dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis. Hasil penelitian menemukan tiga tema induk diantaranya adalah gambaran pengalaman bekerja, proses menemukan makna dan penguat tetap semangat bekerja. Selama bekerja, ketiga partisipan memandang Covid-19 sebagai sesuatu hal yang negatif sehingga memberikan pengaruh berupa reaksi negatif dalam proses pelayanan kesehatan di masa pandemi Covid-19. Oleh karenanya, ketiga partisipan pun mengupayakan sejumlah cara agar terhindar dari infeksi Covid-19 namun justru menjadi penghambat dalam mengoptimalisasi kompetensi yang dimiliki partisipan. Dalam proses menemukan makna, ketiga partisipan merasakan adanya suasana kerja yang kondusif namun kecewa dengan reaksi masyarakat dan mengharapkan pemerintah berperan lebih optimal. Meskipun demikian, ketiga partisipan merasakan adanya keuntungan berupa family time yang lebih banyak dan pemberian insentif yang sepadan. Makna bekerja di masa pandemi Covid-19 yang ditemukan oleh ketiga partisipan adalah bersyukur karena masih diberi kesehatan sehingga optimal menolong pasien. Ketiga partisipan mampu bertahan bekerja karena adanya komitmen terhadap sumpah dokter, rasa empati dengan pasien, dukungan penuh dari keluarga dan berharap pandemi Covid-19 segera berakhir serta pemerintah menjadi lebih tegas
RELEVANSI CERITA WAYANG PADA KEHIDUPAN SOSIAL (STUDI TENTANG KEPAHLAWANAN DALAM NOVEL DONGENG WISANGGENI MENGUAK MISTERI HITAM KARYA DWI KLIK SANTOSA): KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA
Cahya, Aditya Nor. 2021. “The Relevance of Wayang Stories in Social Life (Study of Heroism in the Dongeng Wisanggeni Menguak Misteri Hitam Novel by Dwi Klik Santosa): Sociological Literary Studies”. Thesis (Bachelor) of Indonesian Literature. Faculty of Humanities. Diponegoro University, Semarang. Thesis Advisors Laura Andri R.M, S.S. M.A. and Fajrul Falah, S.hum.,M.Hum.
This study aims to reveal the heroic values of the characters in the Wisanggeni Fairy Tale novel, Menguak Misteri Hitam. The data source of this research is the novel Wisanggeni Fairy Tale, Menguak Misteri Hitam by Dwi Klik Santosa, published by Kinara Kinari in 2018. The problem in this research is how the building blocks of the novel structure and the heroic values contained in the novel Wisanggeni Menguak Misteri Black. This research is a library research, using qualitative methods. This research uses the fictional structure theory and the theory of heroism. The approach used in this research is the sociology of literature.
The results of this study indicate that the theme used is the struggle of a group of good characters to eradicate all evil caused by the bad characters. The main character in the novel Wisanggeni Dongeng Menguak Misteri Hitam is Wisanggeni. Characteristics in this novel use analytical and dramatic techniques. The plot used is the sub-plot (parallel) and mixed flow. The most abundant and dominant location is the Nagasetra hill valley. The time setting in this novel is explained only in a few events, and less specific includes morning, noon, evening, and night. The social background in this novel is only found in Amarta. This social background is in the form of a just, prosperous and prosperous life. The mandate that can be learned is not to give up easily in fighting evil, and must be optimistic in fighting. Meanwhile, from the results of the analysis of heroic values, the novel Wisanggeni Fairy Tales Menguak Misteri Hitam has five core points in it. These points include being of merit and benefit to others, solidarity, being willing to sacrifice, never giving up, as well as upholding justice and eradicating evil that comes from black forces.
Keywords : Novel, Novel Structure, Sociology of Literature, Herois
ANALISIS PELAKSANAAN POSYANDU BALITA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA LUNGGE KABUPATEN TEMANGGUNG
Posyandu balita merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan, guna memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat daIam memperoIeh peIayanan kesehatan dasar. Namun akibat adanya pandemi COVID-19, posyandu balita di seluruh Kabupaten Temanggung sempat diberhentikan sementara, salah satunya posyandu balita di Desa Lungge yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Dharmarini. Sehubungan dengan diberlakukannya kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru, posyandu dapat dilaksanakan kembali dengan syarat harus memenuhi protokol kesehatan pelaksanaan posyandu balita pada masa pandemi COVID-19. Desa Lungge menjadi daerah pertama yang melaksanakan posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Dharmarini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan posyandu balita pada masa pandemi COVID-19 di Desa Lungge Kabupaten Temanggung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan wawancara mendalam. Penelitian ini dilakukan pada Maret-April 2021. Informan dari penelitian terdiri dari informan utama dan triangulasi. Hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan posyandu balita pada masa pandemi COVID-19 di Desa Lungge Kabupaten Temanggung masih belum optimal. Hal tersebut disebabkan masih belum adanya pembagian waktu datang peserta, tempat posyandu yang kurang memadai, belum adanya pelaksanaan monitoring evaluasi rutin dan kepatuhan masyarakat terkait protokol kesehatan yang masih kurang. Pembuatan jadwal waktu datang peserta berdasarkan usia serta posyandu dilaksanakan pada tempat terbuka dan lebih luas diperlukan untuk meminimalisir terjadinya kerumunan. Koordinasi antar puskesmas dan posyandu diperlukan untuk pelaksanaan monitoring evaluasi sebagai penilaian pelaksanaan posyandu balita pada masa pandemi COVID-19. Masyarakat harus diberikan penegasan untuk dapat mematuhi protokol kesehatan kedepannya.
Kata Kunci : pelaksanaan, posyandu balita, pandemi COVID-1