71404 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN PARAMETER LINGKUNGAN, KARAKTERISTIK KONTAINER DAN PERILAKU PSN TERHADAP KEPADATAN JENTIK Aedes spp DI TAMBAK UDANG DAN PEMUKIMAN DESA JETIS KABUPATEN CILACAP
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Vektor utama nyamuk penyebab DBD ini adalah nyamuk Aedes aegypti. Tahun 2020 sampai pada bulan Oktober terdapat 20 kasus positif di wilayah kerja puskesmas Nusawungu 2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hubungan Parameter Lingkungan, Karakteristik Kontainer dan Perilaku PSN Terhadap Keberadaan Jentik Aedes spp di Tambak Udang dan Pemukiman Desa Jetis Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan desain rancangan observasional analitik, desain studi pendekatan cross sectional. Proses pengambilan data menggunakan lembar observasi dan kuisioner. Sampel diperoleh sebanyak 102 rumah, pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling, sedangkan kontainer di sekitar tambak udang menggunakan total sampling. Pada hasil uji chi square menunjukan bahwa variabel yang berhubungan dengan kepadatan jentik Aedes yaitu pH air kontainer di pemukiman (Pvalue = 0.009), TDS air kontainer di pemukiman (Pvalue = 0.000), jumlah kontainer di pemukiman (Pvalue = 0.007), jumlah kontainer di sekitar tambak udang (Pvalue = 0.011), jenis kontainer di pemukiman (Pvalue = 0.000), letak kontainer di pemukiman (Pvalue = 0.000), sumber air di pemukiman (Pvalue = 0.000), praktik menguras kontainer di pemukiman (Pvalue = 0.000), praktik mengubur/menyingkirkan barang bekas di pemukiman (Pvalue = 0.000). Variabel yang berhubungan terhadap kepadatan jentik Aedes spp banyak ditemukan di Pemukiman Desa Jetis. Sehingga perlu adanya program dari puskesmas terkait maupun pemerintah untuk menurunkan kepadatan jentik tersebut.
Kata kunci : DBD, kontainer, Aedes sp
LITERATURE REVIEW: GAMBARAN KEPUASAN HIDUP PADA REMAJA YANG PERNAH MENGALAMI PERUNDUNGAN
Evannando Anri Sakti
Gambaran Kepuasan Hidup pada Remaja yang Pernah Mengalami Perundungan
xiii + 47 Halaman + 2 Tabel + 2 Gambar + 3 Lampiran
Latar Belakang: Kejadian perundungan yang tinggi dikalangan remaja dan pengaruh pada berbagai aspek salah satunya kepuasan hidup. Peran dalam bidang keperawatan sangat penting dalam upaya pengkajian dan penemuan kasus. Tujuan dari kajian literatur ini adalah untuk untuk menjabarkan kepuasan hidup pada remaja yang pernah mengalami perundungan.
Metode: Metode yang digunakan penelitian ini adalah kajian literatur dengan mengidentifikasi 8 artikel terkait kepuasan hidup pada remaja yang pernah mengalami perundungan melalui PubMed, ScienceDirect, dan Portal Garuda dengan kata kunci students life satisfaction of bullying victims. Sampel yang digunakan adalah remaja yang pernah mengalami perundungan. Artikel dalam bahasa Inggris dan Indonesia dengan tahun publikasi 2015-2020.
Hasil: Hasil sintesis artikel yang ditemukan menunjukkan remaja yang pernah mengalami perundungan berpengaruh terhadap kepuasan hidup yang terganggu. Hal tersebut dikaitkan dengan data bahwa korban perundungan mengalami gangguan pada hubungan sosial, sekolah, individu, dan stres yang dirasakan. Jenis perundungan yang terjadi pada remaja ada perundungan siber, perundungan verbal, dan perundungan fisik.
Kesimpulan: Kepuasan hidup pada remaja berasal dari hubungan sosial, sekolah, individu, dan stres yang dirasakan. Remaja yang menjadi korban perundungan akan terganggu kepuasan hidupnya. Oleh karena itu, perlu diperhatikannya kasus perundungan pada remaja dan kaitannya dengan kepuasan hidup.
Kata kunci: Kepuasan hidup – remaja – perundunga
LITERATURE REVIEW: GAMBARAN KEPUASAN HIDUP PADA REMAJA YANG PERNAH MENGALAMI PERUNDUNGAN
Gambaran Kepuasan Hidup pada Remaja yang Pernah Mengalami
Perundungan
xiii + 47 Halaman + 2 Tabel + 2 Gambar + 3 Lampiran
Latar Belakang: Kejadian perundungan yang tinggi dikalangan remaja dan
pengaruh pada berbagai aspek salah satunya kepuasan hidup. Peran dalam bidang
keperawatan sangat penting dalam upaya pengkajian dan penemuan kasus. Tujuan
dari kajian literatur ini adalah untuk untuk menjabarkan kepuasan hidup pada
remaja yang pernah mengalami perundungan.
Metode: Metode yang digunakan penelitian ini adalah kajian literatur dengan
mengidentifikasi 8 artikel terkait kepuasan hidup pada remaja yang pernah
mengalami perundungan melalui PubMed, ScienceDirect, dan Portal Garuda
dengan kata kunci students life satisfaction of bullying victims. Sampel yang
digunakan adalah remaja yang pernah mengalami perundungan. Artikel dalam
bahasa Inggris dan Indonesia dengan tahun publikasi 2015-2020.
Hasil: Hasil sintesis artikel yang ditemukan menunjukkan remaja yang pernah
mengalami perundungan berpengaruh terhadap kepuasan hidup yang terganggu.
Hal tersebut dikaitkan dengan data bahwa korban perundungan mengalami
gangguan pada hubungan sosial, sekolah, individu, dan stres yang dirasakan. Jenis
perundungan yang terjadi pada remaja ada perundungan siber, perundungan verbal,
dan perundungan fisik.
Kesimpulan: Kepuasan hidup pada remaja berasal dari hubungan sosial, sekolah,
individu, dan stres yang dirasakan. Remaja yang menjadi korban perundungan akan
terganggu kepuasan hidupnya. Oleh karena itu, perlu diperhatikannya kasus
perundungan pada remaja dan kaitannya dengan kepuasan hidup.
Kata kunci: Kepuasan hidup – remaja – perundunga
HUBUNGAN ASUPAN FITOESTROGEN DAN NATRIUM DENGAN TEKANAN DARAH WANITA MENOPAUSE
Tingginya prevalensi hipertensi pada wanita disebabkan rendahnya kadar estrogen selama menopause. meningkatkan asupan fitoestrogen merangsang vasodilatasi dan mengontrol asupan natrium mencegah hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan fitoestrogen dan asupan natrium dengan tekanan darah pada wanita menopause.Metode yang digunakan adalah cross sectional, dipilih 32 wanita menopause di posyandu lansia Temanggung secara acak. Kuesioner Frekuensi Makanan Semi-kuantitatif digunakan untuk mengukur asupan fitoestrogen harian dan natrium, tekanan darah diukur dengan sphygmomanometer, aktivitas fisik dengan recall, dan lingkar perut dengan myotape. Data dianalisis dengan Pearson, Rank Spearman, Mann Whitney dan Regresi Linier Berganda.Hasil menunjukkan rerata tekanan sistolik 135,09±17,932 mmHg, diastolik 86,09±9,816 mmHg, asupan fitoestrogen 20,9±4,85 mg/hari, natrium 1.470,4±212,92 mg/hari, indeks massa tubuh 25,96±5,364 kg/m2 dan lingkar perut 92,06±14,119 cm. Uji korelasi menunjukkan ada hubungan antara asupan fitoestrogen, natrium, lingkar perut, dan aktivitas fisik dengan tekanan darah (p<0,05).Dapat disimpulkan berdasarkan analisis multivariat regresi linier berganda, bahwa asupan fitoestrogen paling dominan berhubungan dengan tekanan darah wanita menopause setelah dikontrol dengan asupan natrium, lingkar perut, riwayat keluarga dan aktivitas fisik.
Kata Kunci : fitoestrogen, natrium, tekanan darah, menopause, wanit
THE EFFECT OF THE ROLE OF SOCIAL CAPITAL ON LOYALTY MEMBER OF ALPUKAT GROUP MEMBER, NGUDI RAHAYU 2 KECAMATAN JAMBU KABUPATEN SEMARANG
ABSTRACT
There are several factors that influence the loyalty of members of the farmers' group namely Trust, Cooperation and also values / norms classified as social capital. This study aims to analyze the role of social capital in farmer groups, to analyze the level of loyalty of farmer group members and to analyze the role of social capital on the loyalty of farmer group members. The research method used was a survey. The research sample was members of the Ngudi Rahayu 2 farmer group, Kalibening Hamlet, Kebondalem Village, Jambu District, Semarang Regency. The analysis used in this research is descriptive analysis and multiple regression analysis. The results showed that the level of loyalty of farmer group members was high (100%), member trust was high (100%), member cooperation was high (100%) and member values / norms were high (83.3%). The results showed that social capital consisting of trust, cooperation and values/ norms had a significant effect on the loyalty of members of the Ngudi Rahayu 2 farmer group in Jambu District, Semarang Regency with a total influence of 78.8% while the other 21.2% were influenced by variables. others who were not included in the study.
Keywords: Social capital, loyalty, farmer group
HUBUNGAN ANTARA FEAR OF MISSING OUT DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA DI ERA ADAPTASI KEHIDUPAN BARU
Di masa pandemi COVID-19 segala bentuk aktivitas yang memerlukan kontak fisik atau membentuk kerumunan sebisa mungkin harus dihindari. Hal tersebut juga berlaku bagi mahasiswa sehingga sistem pembelajaran menjadi dalam bentuk pembelajaran daring dan interaksi fisik menjadi terbatas. Terlepas dari itu mahasiswa tetap harus menyelesaikan tanggung jawab dan tuntutannya dalam hal akademik. Perubahan yang terjadi secara tiba-tiba dan menuntut penyesuaian dapat menyebabkan stres, salah satunya stres akademik. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa fear of missing out dapat mengganggu aktivitas sehingga mempengaruhi hasil pembelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara fear of missing out dengan stres akademik pada mahasiswa di era adaptasi kehidupan baru. Populasi penelitian ini adalah 345 mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling dan mendapatkan 205 mahasiswa sebagai sampel penelitian. Alat ukur penelitian menggunakan Skala Fear of Missing Out (7 aitem; α=0,834) dan Skala Stres Akademik (34 aitem; α=0,912). Hasil analisis korelasi Spearman’s Rho menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara fear of missing out dengan stres akademik pada mahasiswa di era adaptasi kehidupan baru (rs = 0,464; p<0,001). Artinya, semakin tinggi fear of missing out maka stres akademik mahasiswa di era adaptasi kehidupan baru semakin tinggi pula, dan sebaliknya
QUANTITATIVE STUDY: ANALYSIS OF NURSES PREPAREDNESS IN FACING FIRE DISASTERS IN X TYPE B HOSPITALS, SEMARANG CITY
Preparedness is an important aspect in disaster management. Hospital buildings are at high risk of explosion, fire, and gas leakage due to their 24 hours of operation. The high-power electrical equipment, high-pressure gas cylinders, and chemicals that are flammable or flammable are the potential hazards in a hospital building. Safety precaution and preparedness are the standard operating procedure for a hospital to protect the patients, visitors, doctors, nurses, and other personnel. Nurses are at the forefront of having an important role in health services, preparedness, and emergency response during disaster's occurence. The nurse can take a role as a commander in the evacuation process and provides emergency first aid to the injured person in a disaster. This study aims to analyze nurses' readiness in dealing with fire disasters at the X type B Hospital of Semarang City. This observational study was conducted in a quantitative method with a cross-sectional approach. Sixty-five nurses from the in-patient department were recruited as the respondents of this study. The investigators distributed the standardised-self administered questionnaires and observation checklists. The collected data were tabulated into frequency distribution and cross-tabulation, and analysed in the Chi-square test. The results show that nurses' preparedness in a fire disaster is associated with knowledge of nurses (p-value 0,043) and the nurses' fire training attendance (p-value 0.001). Furthermore, the installation of active protection systems (p-value 0.012) is significantly associated with the nurses' preparedness.
Keywords: Preparedness, Fire, Hospital, Nurs
GAMBARAN FENOMENA CABIN FEVER SELAMA PANDEMIK HUMAN CORONAVIRUS (MIXED METHOD SYSTEMATIC REVIEW)
Latar belakang: SARS, MERS dan Covid-19 merupakan virus yang paling berbahaya diantara Human Coronavirus (HCoV) dan berdampak pada timbulnya fenomena cabin fever karena upaya pencegahan serta penanganannya menggunakan pembatasan sosial. Penelitian ini bertujuan melakukan pemetaan terhadap dampak cabin fever selama pandemik HCoV menurut karakteristik populasi dan faktor penyebabnya. Metode: Mixed Method Systematic Review (MMSR) digunakan pada 5 database (ScienceDirect, PubMed, MEDLINE serta grey literature di Google Scholar dan ProQuest). Kata kunci artikel ditentukan menurut MeSH (Medical Subject Headings) dan seluruh artikel terinklusi telah melewati proses critical appraisal. Seluruh artikel diekstraksi dan dipetakan secara naratif. Hasil: Sebanyak 11 artikel (1 mixed methods, 2 kualitatif, 8 kuantitatif) dan 4 diantaranya memiliki kualitas “kuat”. Mahasiswa menjadi populasi yang menunjukkan lebih dari 5 gejala cabin fever. Diantara semua faktor penyebab, karantina dan social distancing menjadi faktor penyebab yang menunjukkan lebih dari 5 gejala cabin fever. Kesimpulan: Review ini dapat membuktikan bahwa cabin fever dapat terjadi selama wabah, epidemi dan pandemi sehingga penanganan psikologis pada masyarakat juga dibutuhkan selama penyebaran virus terjadi. Penanganannya juga harus sesuai karena gejala cabin fever yang muncul berbeda-beda menurut populasi dan penyebabnya.
Kata Kunci : Systematic Review, Cabin Fever, Dampak priskologis, Human Coronaviru