Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    STUDI KUANTITATIF : HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK DEMOGRAFI PEKERJA, BEBAN KERJA MENTAL, DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP BURNOUT PADA STAFF ADMINISTRASI FKM UNDIP

    Get PDF
    Burnout adalah kelelahan secara fisik, mental, dan emosional yang terjadi secara terus-menerus yang menyebabkan seseorang kehilangan motivasi dalam bekerja sehingga muncul perilaku menarik diri dari pekerjaan hingga keinginan untuk berhenti bekerja, burnout juga disebabkan karena ketidaksesuaian antara tuntutan pekerjaan dengan imbalan yang diterima. Dalam menjalani pekerjaan tidak jarang para pekerja mengalami kelelahan fisik ataupun mental hingga mengalami stress berkepanjangan. Stress berkepanjangan ini disebut juga dengan istilah burnout. Penderita burnout banyak ditemukan pada pekerja pelayanan umum seperti guru, polisi, perawat, dan tidak terkecuali para pekerja administrasi.Staff administrasi cukup rentan terhadap burnout dikarenakan staff administrasi dituntut untuk bekerja dengan tenang, cermat, teliti, serta mampu bekerjasama dengan tim. Faktor – faktor yang mempengaruhi burnout terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari karakterisitik demografi (usia, jenis kelamin, status pernikahan, pendidikan, dan masa kerja),karakteristik pribadi (personality characteristic)dan sikap bagaimana seseorang menyikapi pekerjaannya (job attitude). Sementara faktor eksternal terdiri dari karakteristik pekerjaan (job characteristic), karakteristik jabatan (occupational characteristic), dan karakteristik organisasi (organizational characteristic). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik demografi pekerja (usia, jenis kelamin, status pernikahan, pendidikan, masa kerja), beban kerja mental, dan gaya kepemimpinan terhadap burnout. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah staf administrasi FKM UNDIP dengan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dan analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, status pernikahan, pendidikan, masa kerja, beban kerja mental, dan gaya kepemimpinan dengan burnout. Kata kunci : burnout, beban kerja mental, gaya kepemimpinan, karakteristik demograf

    FAKTOR-FAKTOR PENERIMAAN VAKSIN COVID-19 PADA MASYARAKAT KOTA SALATIGA DITINJAU DARI TEORI HEALTH BELIEF MODEL

    Get PDF
    Fenomena pro-kontra mengenai vaksin COVID-19 di Kota Salatiga disebut sebagai penyebab utama rendahnya capaian vaksinasi COVID-19. Oleh karenanya, diperlukan analisa mendalam mengenai faktor yang menyebabkan masyarakat menerima atau menolak vaksinasi COVID-19. Teori Health Belief Model (HBM) dapat dijadikan sebagai dasar untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan penerimaan vaksin COVID-19 pada masyarakat Kota Salatiga. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan vaksin COVID-19 di Kota Salatiga ditinjau dari teori Health Belief Model (HBM). Penelitian ini menggunakan studi cross sectional dengan jumlah sampel 323 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan penerimaan vaksin COVID-19 yaitu pada kelompok persepsi kerentanan terinfeksi COVID-19; persepsi kemungkinan tertular COVID-19 (p-value=0,000) dan persepsi perilaku prokes (p-value), kelompok persepsi keseriusan terinfeksi COVID-19; variabel persepsi dampak kesehatan mental (p-value=0,000) dan persepsi keparahan terinfeksi COVID-19 (p-value=0,000), kelompok persepsi hambatan vaksinasi COVID-19; ketakutan rasa sakit vaksinasi (p-value=0,004), keraguan pada vaksin COVID-19 (p-value=0,000), persepsi ketakutan KIPI (p-value=0,000), persepsi aksesibilitas vaksin COVID-19 (p-value=0,000), dan persepsi informasi vaksin COVID-19 (p-value=0,000), dan kelompok manfaat vaksinasi COVID-19; persepsi rasa aman (p-value=0,000) dan persepsi manfaat vaksinasi bagi orang lain (p-value=0,000). Sedangkan satu variabel kelompok persepsi keseriusan yaitu persepsi masyarakat tentang terinfeksi COVID-19 (p-value=0,338) tidak berhubungan dengan penerimaan vaksin COVID-19. Kata kunci : Vaksin COVID-19, Penerimaan, Health Belief Mode

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PARTISIPASI KADER DALAM PELAYANAN POSYANDU SAAT PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    Posyandu merupakan sistem pelayanan kesehatan ibu dan anak untuk mempercepat penurunan angka kematian bayi, angka kelahiran bayi, dan angka kematian ibu. Keberhasilan kegiatan Posyandu tergantung pada peran aktif kader. Pada pelaksanaannya di Kabupaten Semarang, partisipasi kader dalam pelayanan Posyandu tidak berjalan secara optimal selama terjadi pandemi Covid-19 yang berdampak pada penurunan cakupan penimbangan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap partisipasi kader dalam pelayanan Posyandu saat pandemi Covid-19 di Puskesmas Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan teknik angket dengan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kader Posyandu di 4 Puskesmas Kabupaten Semarang (Ambarawa, Bawen, Dadapayam, dan Lerep). Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 105 kader. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh antara dukungan struktur masyarakat (p=0,001), dukungan sarana (p=0,001), pengetahuan (p=0,016), dan kemauan (p=0,012), serta tidak terdapat pengaruh antara penghargaan (p=0,530), kebutuhan masyarakat (p=0,112), dan peran petugas kesehatan (p=0,355) masing-masing terhadap partisipasi kader dalam pelayanan Posyandu saat pandemi Covid-19 di Puskesmas Kabupaten Semarang. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan agar dilakukan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana oleh Dinas Kesehatan, melakukan pemantauan ketersediaan sarana serta pelatihan dan pembinaan oleh petugas puskesmas, dan dukungan berupa partisipasi aktif dari masyarakat. Kata Kunci : kader, partisipasi, posyand

    PENGARUH EDUKASI GIZI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA BULU LOR SEMARANG

    Get PDF
    Persentase cakupan bayi usia 0-6 bulan yang memperoleh ASI eksklusif di Puskesmas Bulu Lor Semarang sebesar 48,39%, masih lebih rendah dari target renstra kota semarang (65%) dan target nasional (80%). Faktor dominan yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan yaitu pengetahuan dan sikap ibu terhadap ASI eksklusif. Penelitian yang dilakukan oleh Wulansari menunjukkan, bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan dan sikap ibu terhadap pemberian ASI Eksklusif dengan media video. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam dalam pemberian ASI eksklusif. Metode dalam penelitian meggunakan metode quasy eksperimental, penelitian dilakukan pada bulan Februari- April 2021 dengan jumlah responden sebanyak 36 ibu menyusui bayi 0-6 bulan. Intervensi dilakukan dengan pemberian 2 jenis media video (durasi 3 – 5 menit) dan dilakukan selama 2 minggu. Terdapat pemberian konseling sebelum di lakulan post test. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. (Wilcoxon signed ranks) Hasil penelitian berdasarkan frekuensi karakteristik responden didapatkan Ibu menyusui berusia 20 – 35 tahun (75%), berpendidikan tinggi (77,8%), tidak bekerja (72,2%), mendapatkan dukungan keluarga baik (75%), dan pernah mendapatkan paparan informasi ASI eksklusif (66,7). Responden dengan rerata skor pengetahuan sebelum diberikan intervensi 16,5 dan setelah diberikan intervensi meningkat menjadi 18,5. Responden dengan rerata skor sikap sebelum diberikan intervensi 7,7 dan setelah diberikan intervensi meningkat menjadi 9,0. Uji statistik menggunakan Wilcoxon signed ranks menunjukan hasil bahwa pemberian edukasi dengan media video berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang ASI (pvalue= 0,001). Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh pemberian edukasi media video terhadap pengetahuan dan sikap ibu. Kata kunci : ASI Eksklusif, Edukasi, Ibu, Pengetahuan, Sika

    SURVEI LALAT SINANTROPIK DAN PARASIT DIPASAR TRADISIONAL DAMAR DANRASAMALA BANYUMANIK KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Lalat merupakan salah satu vektor mekanik yang hidup berdampingan dengan manusia. Peran lalat berhubungan dengan aspek kesehatan karena lalat mampu membawa patogen penyakit dari satu lokasi ke lokasi lainnya serta memiliki perilaku seperti regurgitasi. Penyakit yang ditularkan akibat kontaminasi makanan menjadi salah satu penyakit yang diakibatkan oleh lalat. Menurut WHO, kurang lebih terdapat 200 penyakit yang diakibatkan oleh kontaminasi makanan yang mampu menyerang seseorang tanpa melihat usia dan mampu berujung pada infeksi yang buruk jika tidak ditangani dengan baik. Pasar tradisional menjadi salah satu area yang berpotensi bagi perkembangbiakan lalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies lalat serta protozoa yang berada pada lalat di Pasar Damar dan Rasamala. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain observasional deskriptif menggunakan metode survei dan melewati pemeriksaan di laboratorium. Populasi yang digunakan adalah semua lalat di Pasar Damar dan Rasamala. Pengambilan sampel dilakukan di 3 area yakni area penjual ikan, penjual daging, dan pembuangan sampah. Pengambilan sampel lalat pada kedua pasar tersebut ialah 503 ekor lalat, terdiri dari 74,15% Musca domestica serta 25,85% Chrysomya megacephala. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat 50% sampel di Pasar Damar positif mengandung protozoa (E.hystolitica, Acanthamoeba spp., Balantidium coli, Chilomastix mensili) sedangkan sebesar 70% sampel di Pasar Rasamala positif mengandung protozoa (E. histolitica, E.coli, Giardia lamblia, dan Chilomastix mensili). Program pasar sehat perlu diterapkan sehingga pedagang berjualan pada tempat yang bersih dan area pembuangan sampah yang dilengkapi dengan penutup untuk mencegah bau yang tidak sedap serta kehadiran lalat untuk berkembangbiak. Kata Kunci : Lalat. Protozoa, Pasar tradisiona

    Mendahulukan Posisi Tidur Menghadap Kanan

    Get PDF

    FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK PERSONAL HYGIENE DALAM PENCEGAHAN COVID-19 DI PUSKESMAS SRONDOL KOTA SEMARANG.

    Get PDF
    COVID-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh novel coronavirus. Tenaga kesehatan dan non-kesehatan yang bekerja di Puskesmas menjadi kelompok rentan terinfeksi COVID-19. Hal ini disebabkan oleh lingkungan dan tuntutan pekerjaan yang mengharuskan tenaga kesehatan dan non-kesehatan untuk kontak langsung dengan penderita. Upaya pencegahan yang dapat diterapkan adalah praktik personal hygiene. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik personal hygiene pada tenaga kesehatan dan non-kesehatan dalam pencegahan COVID-19 di Puskesmas Srondol Kota Semarang. Metode penelitian menggunkaan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan data dianalisis menggunakan uji chi square. Teknik sampling menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 48 pekerja yang bekerja di Puskesmas Srondol. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value 0,00), bidang pekerjaan (p-value 0,041) dan pelatihan (p-value 0,00) dengan praktik personal hygiene. Tidak terdapat hubungan yang signifikan anatara sikap, tingkat pendidikan, masa bekerja dan ketersediaan fasilitas kebersihan pribadi. Kesimpulan bahwa mayoritas responden telah menerapkan praktik personal hygiene yang baik, namun masih ditemukan sebagian kecil responden tidak taat dalam menerapkan praktik personal hygiene. Kata kunci: Petugas Puskesmas; praktik personal hygiene; COVID-1

    REPRESENTASI SISTEM WARNA DALAM LAGU BERBAHASA INDONESIA, INGGRIS, DAN ARAB

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul “Representasi Sistem Warna Dalam Lagu Berbahasa Indonesia, Inggris, dan Arab”. Penelitian ini bertujuan mengungkap bentuk relativitas bahasa dalam kaitannya dengan sistem warna sebagai simbol dan metafora. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah metode penelitian pustaka. Metode analisis pada penelitian ini adalah metode content analysis dan metode padan referensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna merah merupakan simbol titik terang, larangan, keberanian, peringatan, adanya masalah, berhenti, dan pelanggaran berat, keberanian, tidak dapat dilampaui, dan pembunuhan. Warna merah mempunyai metafora marah, keberanian, dan cinta. Warna biru digunakan sebagai simbol bangsawan, kesombongan, kesedihan, posisi sosial, sedih, kedalaman entitas. Warna biru mempunyai metafora keresahan, dan kesedihan, dan kehilangan. Warna kuning merupakan simbol pernikahan, kematian, peringatan, berhati-hati, kebahagiaan, persahabatan, tawa sarkastik dan pesawat penjajah. Warna kuning mempunyai metafora kebahagiaan, keberagaman dan keberagamaan, dan kepalsuan. Warna putih merupakan simbol kesucian, kebaikan, gaun pengantin dan kemurnian. Warna putih mempunyai metafora kebaikan, kesucian, kelahiran, kematian pernikahan, Natal. Warna hitam adalah simbol keburukan, PSK, kelam, keburukan, dan derita, sihir jahat, watak buruk, kegelapan, dan pemimpin UEA. Warna hitam metafora keburukan, sihir jahat, kisah hidup yang buruk. Warna hijau digunakan sebagai simbol TNI, memperbolehkan, uang, dan kealamian, Arab Saudi, timnas Arab Saudi, ketidakdewasaan dan kurangnya pengalaman, dan perdamaian

    Perjuangan Tenaga Kesehatan di Tengah Kepungan Banjir

    Get PDF

    PEMODELAN POLA DISPERSI SPASIAL PERTUMBUHAN KAWASAN METROPOLITAN SEMARANG

    Get PDF
    Dinamika Kawasan Metropolitan Semarang (KMS) yang merupakan salah satu Kawasan Metropolitan terbesar di Indonesia semakin sulit terkendali dan sangat erat kaitannya dengan fenomena urban sprawl. Perlu adanya pemantauan secara berkala secara cepat dan akurat sebagai upaya dalam menjaga kesesuaian arah perkembangan kota terhadap perencanaan tata ruang KMS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pemodelan pola dispersi spasial pembangunan KMS tahun 2010-2020 melalui penggunaan Algoritma SVM. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan bantuan software QGIS 3.10 untuk melakukan deteksi perubahan tutupan lahan serta dengan bantuan software Terrset untuk melakukan analisis pola dispersi spasial KMS

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇