71404 research outputs found
Sort by
PeerReview_ANALISIS PROFITABILITAS PADA PETERNAKAN SAPI PERAH “KARUNIA” KEDIRI (Profitability Analysis of “Karunia”Dairy Farm Kediri)
PeerReview_PENERAPAN SISTEM AGRIBISNIS PADA USAHATANI PADI DI KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KEDELAI (Glycine max.) DI KECAMATAN MANYARAN KABUPATEN WONOGIRI
ANALISIS KOMPARASI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DAN PENDAPATAN PADA USAHATANI PADI LAHAN SAWAH PASANG SURUT DAN IRIGASI SEDERHANA DI KECAMATAN BANYUBIRU KABUPATEN SEMARANG
Perbedaan letak geografis dan jenis sawah pada lahan sawah pasang surut dan lahan sawah irigasi sederhana menyebabkan adanya perbedaan penggunaan faktor-faktor produksi yaitu luas lahan, benih, pupuk, pestisida, tenaga kerja dan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan dan menganalisis perbedaan faktor-faktor produksi dan biaya produksi, produksi, penerimaan serta pendapatan petani. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2020 di Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Metode penelitian menggunakan metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive). Metode penentuan sampel menggunakan metode nonprobability sampling melalui teknik quota sampling dengan jumlah sampel 60 responden masing-masing 30 responden untuk lahan sawah pasang surut dan irigasi sederhana. Analisis deskriptif digunakan untuk menjawab tujuan pertama dan uji beda independent sample t-test digunakan untuk menjawab tujuan kedua. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata penggunaan lahan, benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja pada lahan sawah Pasang surut adalah 0,367 ha, 21,3 kg, 158,44 kg, 0,236 liter dan 14,97 HOK, pada biaya produksi, produksi dan pendapatan berurutan adalah Rp 2.824.613,8, 1.751,67 kg dan Rp 5.057.886,2 sementara pada lahan sawah irigasi sederhana adalah 0,427 ha, 20,9 kg, 201,83 kg, 0,203 liter dan 18,79 HOK, serta Rp 3.847.925,67, 2.870 kg dan Rp 9.067.074,33. Hasil analisis uji beda menunjukkan tidak ada perbedaan penggunaan faktor produksi kecuali pada pupuk dan nilai biaya produksi, produksi, penerimaan dan pendapatan dimana lahan sawah irigasi sederhana lebih besar dibanding lahan sawah pasang surut.
Kata Kunci: faktor-faktor produksi, pendapatan, petani padi
ANALISIS PENGELOLAAN ASET TETAP BMN PADA BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT KELAS II AMBON
Ketepatan dan keakuratan dalam pengelolaan Aset tetap (BMN) menjadi kunci keberhasilan untuk tertib administrasi Aset tetap (BMN) itu sendiri. Banyak Aset Tetap BMN yang sudah tidak dapat digunakan lagi/ dalam kondisi rusak dan masih tercatat dalam aplikasi SIMAK-BMN dan belum dilakukan penghapusan, kondisi ini sangat mempengaruhi proses perencanaan kebutuhan BMN. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengelolaan aset tetap BMN ditinjau dari peraturan menteri kesehatan nomor 9 tahun 2018 tentang pedoman pengelolaan BMN dilingkungan kementerian kesehatan dan difokuskan pada perencanaan, penggunaan, penghapusan dan pengawasan pengendalian aset tetap BMN. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode diskriptif analitik. Data primer diperoleh lewat wawancara mendalam kepada 6 informan dan data sekunder diperoleh dari observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan aset tetap BMN di BTKLPP Kelas II Ambon untuk perencanaan kebutuhan telah sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang ada, untuk penggunaan, penghapusan dan pengawasan pengendalian BMN belum berjalan dengan baik Masih ditemukan banyak aset tetap yang belum dilakukan penetapan status penggunaan dan proses penghapusan untuk aset tetap BMN selain kendaraan yang mengalami kondisi rusak mengambarkan lemahnya pengawasan dan pengendalian aset tetap BMN.
Kata Kunci : Pengelolaan Aset, Barang Milik Negara, regulas