Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    PENGARUH KEPADATAN PENDUDUK DAN POLA MOBILITAS TERHADAP TRANSMISI COVID-19 DI KOTA YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA

    Get PDF
    Covid-19 menyerang Indonesia dan memberikan dampak yang signifikan, tidak terkecuali Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya yang bergantung pada mobilitas penduduk sebagai sumber pemasukan utamanya. Proses transmisi spasial Covid-19 dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kepadatan penduduk dan mobilitas penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa kepadatan penduduk dan mobilitas penduduk memiliki pengaruh terhadap kasus Covid-19 menggunakan Big Data dengan Kota Yogyakarta dan wilayah sekitarnya sebagai wilayah studi

    Benjamin Holt Leroy, sang Penemu Traktor

    Get PDF

    Menghargai Pendapat Teman

    Get PDF

    Influence Of The Role Of The Field Agriculture Instructor On The Income Of Rejeki Alami Woman Farmers Groups Members In Kayen District, Pati Regency

    Get PDF
    Agricultural counseling is an activity carried out by agricultural instructors expected to be able to improve skills, knowledge, attitudes. Improving the ability of farmers to help in carrying out farming activities in increasing income to meet family needs. The purpose of this study was to analyze the role of agricultural instructors, the level of income and the effect of the role of agricultural instructors on the income of Rejeki Alami woman farmers groups members. The study was conducted from November 20 to December 12, 2019 at Rejeki Alami woman farmers groups in Jimbaran Village, Kayen District, Pati Regency. The method of determining the location with a purposive method. The research and sampling method used was a census sampling method with 30 respondents. Data analysis uses descriptive analysis, income analysis and multiple linear regression analysis. The results showed the role of agricultural extension workers as a whole towards KWT is quite good with a percentage of 73.3%. The role of agricultural instructors as innovators, organizers, consultants, communicators, facilitators and motivators is quite good with the percentage values of 80%, 73.3%, 63.3%, 83.3%, 70% and 66.6%, respectively. The average income of KWT members is Rp. 260,326 per month in individual businesses while the income of KWT members in running group businesses other than individuals is Rp. 30,097, - so each member receives the same income in group business. There is a significant influence simultaneously on the role of agricultural extension workers as innovators, organizers, consultants, communicators, and partially there is an influence on the role of agricultural extension workers as innovators, consultants, facilitators and motivators on the income of KWT members. Based on these results, it can be concluded that there is an influence of the role of agricultural instructors on the income of KWT Rejeki Alami members

    AKTIVITAS FISIK PASIEN DENGAN DIABETES MELITUS (DM) SELAMA MASA PANDEMI COVID-19: SCOPING REVIEW

    No full text
    Isna Widya Febyastuti Aktivitas Fisik Pasien dengan Diabetes Melitus (DM) selama Masa Pandemi COVID-19: Scoping Review xvi + 90 Halaman + 10 Tabel + 1 Gambar + 2 Lampiran Aktivitas fisik berperan penting dalam mengendalikan glukosa darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler pada pasien dengan diabetes melitus. Adanya pandemi COVID-19 menyebabkan terjadinya pembatasan pergerakan yang dapat mempengaruhi aktivitas fisik pada pasien dengan diabetes melitus, seperti tingkat, jenis dan tempat pelaksanaan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan uraian mengenai aktivitas fisik pasien dengan diabetes melitus selama masa pandemi COVID-19. Scoping review dari tiga database jurnal, yaitu PubMed, SCOPUS, dan ScienceDirect dilakukan untuk menemukan artikel yang membahas mengenai aktivitas fisik selama pandemi COVID-19. Artikel diseleksi sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi berdasarkan PRISMA tool. Terdapat 11 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan selama pandemi COVID-19 terjadi perubahan tingkat, jenis dan tempat pelaksanan aktivitas fisik pada pasien dengan diabetes melitus. Tingkat aktivitas fisik pasien dengan diabetes melitus berbeda–beda dengan mayoritas penelitan menunjukkan adanya penurunan tingkat aktivitas fisik. Sedangkan jenis dan tempat pelaksanaan aktivitas fisik berubah menjadi aktivitas fisik yang dapat dilakukan di rumah. Disarankan agar perawat dapat memfasilitasi untuk meningkatkan motivasi dan kesadaran pasien dengan diabetes melitus dalam melakukan aktivitas fisik selama pandemi COVID-19. Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Diabetes Melitus, Pandemi COVID-19 Daftar Pustaka : 59 (1999-2020

    STUDI KUANTITATIF: FAKTOR INTERNAL, DUKUNGAN SOSIAL, DAN SHIFT KERJA TERHADAP STRES KERJA PADA PEKERJA YANG TERPAPAR BISING

    Get PDF
    Stres kerja dapat diartikan sebagai gangguan fisik hingga emosional yang disebabkan oleh tidak sesuainya kemampuan pekerja menghadapi tugas-tugasnya, dan timbulnya perasaan tertekan yang dialami pekerja dalam menghadapi pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor internal (usia, masa kerja, status pernikahan) dan faktor eksternal (dukungan sosial, shift kerja) pada pekerja di PT X Semarang yang terpapar bising. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan studi crosssectional. Mengambil sampel sebanyak 30 pekerja bagian produksi PT X Semarang yang terpapar bising, sampel dalam penelitian ini diambil secara total sampling dan diuji dengan uji statistik chi-square. Hasil uji analisis penelitian ini menunjukkan bahwa usia (p-value = 0.030), Masa kerja (p-value = 0.033), Status pernikahan (p-value = 0.032), Dukungan sosial (p-value = 0.010), dan Shift kerja (p-value = 0.0.34) memiliki hubungan terhadap stres kerja. Dari hasil penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapathubungan antara usia, masa kerja, status pernikahan, dukungan sosial, dan shift kerja terhadap stres kerja pada pekerja di PT X Semarang yang terpapar bising. Kata Kunci: Faktor Internal, Eksternal, Stres Kerj

    DEIKSIS RUANG DALAM FILM KAZE TACHINU 「風立ちぬ」という映画における空間直示

    Get PDF
    ABSTRACT Ma’aliya, Naila. 2021. “Spatial Deixis in Kaze Tachinu’s Movie”. Undergraduate Thesis. Department of Japanese Language and Culture, Faculty of Humanities, Diponegoro University. The Advisor: S.I Trahutami, S.S, M.Hum. The aim of this research is to describe the types of spatial deixis and to determine its uses in the movie “Kaze Tachinu”. The data used in this thesis were obtained from the Kaze Tachinu’s movie. The method used in the data collection was observation method and writing technique. Then, the data analysis method used is extralingual equivalent method. The results of the analysis is presented by informal method. Based on the analysis of the data, the result show that there are two types of spatial deixis, ninshou-gata (person oriented) and enkin-gata (distance oriented). The use of spatial deixis that is found is as deixis for general indication, place, direction, and condition. Keywords: deixis, spatial deixis

    DIALEK KANSAI DAN KOSAKATA KHUSUS PADA ANIME BLUE EXORCIST: KYOTO SAGA SERTA PADANANNYA DALAM BAHASA JEPANG STANDAR 「青の祓魔師:京都不浄王篇」というアニメにおける関西弁の 形式と特別な語彙、また、その標準語に相当語

    Get PDF
    ABSTRACT Marwanto, Levi Moris. 2021. “Dialek Kansai dan Kosakata Khusus pada Anime Blue Exorcist: Kyoto Saga serta Padanannya dalam Bahasa Jepang Standar”. Thesis, Department of Japanese Language and Culture Studies, Faculty of Humanities, Diponegoro University. The Advisor Reny Wiyatasari, S.S, M.Hum. In writing this thesis, the writer examines an analysis of Standard Japanese equivalents of the Kansai dialect and Special Vocabularies in an anime titled Blue Exorcist: Kyoto Saga. This thesis aims to describe the forms of the Kansai dialect in the gender-marking part of speech and their equivalents in Standard Japanese, as well as to describe the Special Vocabularies of the Kansai dialect that occurs in that anime. The writer obtained data from anime videos downloaded on the internet. These data were collected using the observation method with advanced techniques of record technique and note-taking technique. Then, to analyze the Kansai dialect forms and their equivalent in Standard Japanese, the writer used the extra-lingual comparing method. Meanwhile, to analyze the Special Vocabularies of the Kansai dialect and its equivalent in Standard Japanese using the intralingual comparing method. Based on the analyzed data, it can be assumed that the gender-marking of the Kansai dialect forms that appeared in the anime consist of the gender-marking part of speech that consisting of a sentence-ending particle, interjection, and pronouns. A sentence-ending particle consists of na, ya, de, wa, and nen. Interjection consists of seya, yoroshû, honma, ohayôsan, suman, and tanomu. Pronouns consist of ate, anta, and antara. Meanwhile, the Special Vocabularies of the Kansai dialect that appears are aho, akan, omoroi, oru, sakai, shânai, and shindoi. Also, it can be known that the gender-marking Kansai dialect forms in the anime Blue Exorcist: Kyoto Saga are generally used in casual situations and are mostly neutral, which can be used by both men and women. Keyword: Kansai dialect, equivalent, special vocabularie

    Kito si Cecak yang Dermawan

    Get PDF

    Pelatihan Self-Talk secara Daring untuk Meningkatkan Harga Diri Mahasiswa Gap Year

    Get PDF
    Gap year di Indonesia masih cenderung diliputi stigma negatif yang membuat para mahasiswa gap year menilai dirinya secara negatif. Penilaian negatif tersebut termanifestasi dalam self-talk negatif yang berdampak pada harga diri. Penggunaan self-talk motivasional membantu membangun kepercayaan diri serta mempersiapkan diri menghadapi aktivitas serta situasi selama gap year. Penelitian ini menggunakan randomized pretest-posttest control group design dan bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan self-talk secara daring guna meningkatkan harga diri mahasiswa gap year. Pelatihan self-talk terdiri dari delapan sesi yang dilakukan selama empat pertemuan menggunakan aplikasi ZOOM dengan kriteria subjek, yaitu mahasiswa gap year dengan harga diri sedang atau rendah. Pelaksanaan penelitian terdiri dari 28 subjek, yaitu 13 subjek kelompok eksperimen dan 15 subjek kelompok kontrol. Skala harga diri memiliki koefisien Alpha Cronbach’s sebesar 0,902 dan disebarkan menggunakan Google Form. Hasil uji hipotesis menggunakan one-way anova menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan ( p = 0,236, p > 0,05) antara kelompok eksperimen dan kontrol. Ditolaknya hipotesis disebabkan oleh faktor kebudayaan di Indonesia dimana terdapat norma kesopanan yang membuat subjek kurang nyaman menuliskan penilaian positif menggunakan self-talk motivasional secara terbuka pada aktivitas intervensi. Selain itu, stigma negatif gap year pada masyarakat Indonesia menjadi hambatan bagi subjek untuk terus mengucapkan self-talk motivasional. Peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan waktu dimana subjek memiliki kondisi optimal, menambah jumlah pertemuan dimana setiap pertemuan hanya berisi satu sesi, serta menerapkan metode intervensi gabungan

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇