Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    EFEKTIVITAS ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) DALAM MENURUNKAN KADAR CHEMICAL OXYGEN DEMAND (COD) PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU

    Get PDF
    Limbah cair tahu terdapat kandungan organik tinggi jika dibuang ke badan air tanpa diolah akan merugikan lingkungan. Metode fitoremediasi menggunakan tanaman eceng gondok merupakan pengolahan yang efisien. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengukur, menghitung efektivitas, serta menganalisis perbedaan kadar COD sebelum dan sesudah perlakuan. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimental dalam skala laboratorium dengan rancangan pretest-posttest control group design. Variabel bebasnya yaitu variasi lama kontak serta kerapatan tanaman eceng gondok, untuk variabel kontrolnya yaitu penurunan kadar COD limbah cair tahu. Sampel yang diuji sebanyak 39 sampel dengan teknik pengambilan menggunakan metode time composite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah perlakuan kadar COD mengalami penurunan. Efektivitas penurunan kadar COD sebesar 78,68% (2 hari) dan 80,15% (4 hari) untuk kerapatan 2 individu/m2, 80,56% (2 hari) dan 86,58% (4 hari) untuk kerapatan 4 individu/m2, serta 83,79% (2 hari) dan 87,33% (4 hari) untuk kerapatan 6 individu/m2. Data kadar COD dianalisis dengan uji beda Kruskal Wallis(taraf signifikan 95%)memiliki nilai p-value sebesar 0,002 (≤ 0,05). Sehingga tanaman eceng gondok efektif menurunkan kadar COD limbah cair tahu dengan terdapat perbedaan yang signifikan. Kata kunci : eceng gondok, fitoremediasi, COD, limbah cair tah

    HUBUNGAN SANITASI DAN KEBERADAAN VEKTOR PADA KAPAL DI WILAYAH KERJA KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS II SEMARANG TAHUN 2019

    Get PDF
    KKP Kelas II Semarang termasuk dalam 25 pelabuhan komersial strategis di Indonesia. Data dari KKP menunjukkan terdapat peningkatan 1,3% kapal berisiko kesehatan tinggi di tahun 2019 dengan kompartemen paling berisiko menjadi tempat perkembangbiakan vektor adalah ruang dapur dan ruang rakit makanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kondisi sanitasi dan keberadaan vektor pada tiap kompartemen kapal. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional dan menggunakan data sekunder dari KKP Kelas II Semarang tahun 2019. Sampel penelitian merupakan kapal berisiko kesehatan tinggi mencakup Pelabuhan Semarang dan Pelabuhan Tegal tahun 2019 sejumlah 34 kapal. Variabel bebas pada penelitian ini adalah kondisi sanitasi dapur, ruang rakit makanan, gudang, ruang tidur ABK, ruang tidur perwira, dan geladak kapal. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu keberadaan vektor pada kapal. Hasil uji statistik dengan chi square menunjukkan terdapat hubungan kondisi sanitasi dapur (nilai p = 0.031), kondisi sanitasi ruang rakit makanan (nilai p = 0.002), kondisi sanitasi gudang (nilai p = 0.025), kondisi sanitasi ruang tidur ABK (nilai p = 0.021) dan kondisi sanitasi ruang tidur perwira (nilai p = 0.043) dengan keberadaan vektor pada kompartemen kapal. Sedangkan kondisi sanitasi geladak kapal tidak berhubungan dengan keberadaan vektor pada kompartemen kapal (nilai p = 0.387). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kondisi sanitasi dapur, ruang rakit makanan, gudang, ruang tidur ABK dan perwira berhubungan dengan keberadaan vektor pada kapal. Kata Kunci : Sanitasi, Kapal, Vektor, Pelabuhan, KKP Kelas II Semaran

    PENGARUH PEMBERIAN VIDEO PENCEGAHAN ANEMIA GIZI BESI TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU SANTRIWATI REMAJA DI PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM PEMALANG

    Get PDF
    Anemia merupakan penyebab tidak langsung tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Pemalang. Salah satu upaya preventif pencegahan anemia yaitu pemberian edukasi dengan video anemia gizi besi kepada santriwati remaja untuk mengubah perilaku pencegahan anemia gizi besi sejak dini, sehingga Santriwati diharapkan terbebas dari permasalahan anemia gizi besi yang dapat mengakibatkan berbagai permasalahan kesehatan lanjutan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis adanya pengaruh pemberian video anemia gizi besi terhadap perubahan perilaku Santriwati pada pencegahan anemia gizi besi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Pemalang. Desain penelitian ini adalah quasy eksperimen pretest posttest with control group. Pada kelompok intervensi diberikan edukasi dengan sebaran pamflet dan video anemia gizi besi 3 kali dalam 3 bulan, sedangkan pada kelompok kontrol diberikan edukasi berupa sebaran pamflet yang dibagi pada saat awal intervensi. Jumlah subjek yaitu 64 santriwati yang berpendidikan formal menengah keatas yang diambil secara total sampling dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 32 santriwati pada kelompok intervensi dan 32 santriwati pada kelompok kontrol. Analisis statistik pada penelitian ini menggunakan paired t-test dan Wilcoxon signed ranks test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan kelompok intervensi dengan kelompok kontrol yaitu (p=0,000;p=0,002), sikap (p=0,000;p=0,001), praktik (p=0,000;p=0,44), kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (p=0,004;0=0,25), kecukupan konsumsi zat Fe (p=0,000; p=0,60). Kata kunci : media anemia gizi besi, perilaku santriwati, santriwati remaj

    GAMBARAN BIONOMIK DAN KEPADATAN NYAMUKCULEX SP. TERHADAPKEJADIAN FILARIASI DI KECAMATAN BANYUBIRU KABUPATEN SEMARANG (STUDI DI DESA KEBONDOWO DAN DESA GEDONG)

    Get PDF
    Kecamatan Banyubiru pada tahun 2020 terdapat kasus filariasis yang tersebar di Desa Kebondowo dan Desa Gedong. Penyakit filariasis dapat disebabkan oleh jenis nyamuk salah satunya adalah Culex sp. Filariasis dipengaruhi oleh faktor lingkungan sehingga dibutuhkan pencegahan dengan mengetahui bionomik nyamuk serta kepadatan Culex sp. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan bionomik dan kepadatan nyamuk Culex sp. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan desain studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua nyamuk dan larva Culex sp. yang berada di Desa Kebondowo dan Desa Gedong. Penangkapan nyamuk dilakukan selama 12 jam dimulai dari pukul 18.00-06.00 WIB dengan metode landing dan restingcollection. Sedangkan untuk pengambilan larva menggunakan metode cidukan. Hasil penelitian menujukan bahwa larva yang ditemukan di Desa Kebondowo paling banyak di temukan di pot bunga (35%), sedangkan di Desa Gedong paling banyak di sawah (36%). Perilaku menggigit nyamuk Culex sp. di Desa Kebondowo paling banyak ditemukan di dalam rumah (51%), Desa Gedong paling banyak ditemukan di luar rumah (67%), rerata suhu yaitu 23-25oC, kelemaban udara 89%-95% dan kecepatan angin 0.0 m/s – 0.6 m/s. Perilaku nyamuk pada tempat perisitirahatan di Desa Kebondowo paling banyak ditemuka di luar rumah (61%), sedangkan Desa Gedong paling banyak di temukan di dalam rumah (52%), rerata suhu yaitu 22-25oC, kelembaban udara 89% - 95% dan kecepatan angin 0.03 m/s – 0.6 m/s. Puncak kepadatan ditemukan pada pukul 00.00 – 01.00 WIB dengan dominasi nyamuk yang tertangkap adalah Cx. vishuni dengan nilai MHD 0.497. Kesimpulan, di Desa Kebondowo dan Desa Gedong memiliki faktor resiko terjadinya sebaran kasus filariasis dan hasil pengukuran faktor lingkungan menunjukan hasil yang relatif normal untuk perkembangbiakan nyamuk Culex sp. Diharapkan masyarakat ikut serta dalam upaya pencegahan dan pegendalian penyakit filariasis. Kata Kunci : Culex sp. Bionomik, Filariasis, Kepadata

    KAJIAN PUSTAKA: MODEL KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI MASA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Latar Belakang: Belum tercapainya penurunan angka kematian neonatal dari target SDGs 2030 menjadikan program kunjungan ANC harus tetap dilaksanakan walau di tengah-tengah masa pandemi COVID-19. Oleh karena itu, dibuatlah berbagai model pelaksanaan agar kunjungan ANC dapat tetap dilaksanakan. Tujuan: Menganalisis pelaksanaan model-model kunjungan Antenatal Care yang sudah berjalan selama masa pandemi COVID-19 di seluruh dunia. Metode: Sebuah kajian pustaka dengan metode pendekatan secara sederhana (simplified approach) digunakan untuk mencari jurnal-jurnal berbahasa inggris terkait gambaran pelaksanaan masing-masing model kunjungan ANC. Terdapat total 13 database dan 38 jenis paduan kata kunci yang digunakan. Pencarian ini dilakukan dengan menggunakan Boolean Operators untuk “AND” dan “OR”. Hasil: Ditemukan 22 jurnal yang mayoritas berasal dari negara maju. Terdapat tiga model kunjungan yang ditemukan, yaitu virtual, janji temu, dan kombinasi. Virtual menggunakan metode seperti aplikasi, telepon, video, dan website yang bermanfaat terutama bagi daerah tinggi kasus COVID-19. Janji temu dilakukan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dengan ibu melakukan kunjungan sendiri. Kombinasi dilakukan secara langsung untuk pemeriksaan/skrining dan secara virtual untuk konsultasi. Simpulan: Kunjungan antenatal care bermanfaat dan penting untuk dilakukan pada masa pandemi. Ketiga model kunjungan baru tersebut harus dijalankan sesuai dengan keadaan penyedia layanan ANC, dokter/bidan/tenaga kesehatan yang menangani, maupun ibu hamil yang ditangani. Kata Kunci : Antenatal Care, Model, COVID-1

    HUBUNGAN POSTUR KERJA DAN DESAIN STASIUN KERJA PADA AKTIVITAS PENJEMURAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA LAUNDRY DI KELURAHAN TEMBALANG

    Get PDF
    Musculoskeletal disorders merupakan keluhan yang terjadi dibagian otot rangka (skeletal). Desain stasiun kerja yang digunakan oleh pekerja dapat mempengaruhi posisi kerja dan kenyamanan saat bekerja, sehingga risiko pekerja untuk merasakan keluhan musculoskeletal disorders akan semakin rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan postur kerja dan desain stasiun kerja pada aktivitas penjemuran dengan keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja laundry di Kelurahan Tembalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dan menggunakan metode cross sectional. Teknik penentuan sampel pada penelitian ini bersifat non-probability sampling yaitu mengunakan teknik Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 pekerja. Berdasarkan uji statistic chi-square diperoleh hasil bahwa tidak ada hubungan antara postur kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders (p-value=0,839) dan ada hubungan antara desain stasiun kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders (p-value=0,008). Saran bagi pemilik usaha maupun pekerja laundry adalah melakukan peregangan kurang lebih 10 menit di sela-sela waktu kerja untuk mengurangi keluhan musculoskeletal disorders, dan memperbaiki desain stasiun kerja yang disesuaikan dengan postur tubuh pekerja sehingga pekerja dapat bekerja dengan aman dan nyaman. Kata Kunci : Musculoskeletal Disorders, Desain Stasiun Kerja, Postur Kerj

    SYSTEMATIC REVIEW FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ANGKA KUMAN UDARA RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT DI INDONESIA

    Get PDF
    Rumah sakit merupakan salah satu sarana kesehatan untuk menyembuhkan pasien, namun rumah sakit juga merupakan lokasi yang sangat rentan terhadap penularan penyakit. Salah satu faktor penting yang harus diperhatikan di lingkungan rumah sakit yaitu tentang kualitas udara khususnya mengenai cara transmisi kuman penyebab infeksi yang disalurkan melalui droplet, airborne maupun kontak langsung yang menyebabkan kuman berada di udara, lantai, dinding hingga peralatan medis. Angka kuman udara dari mikroorganisme yang mencemari ruangan di rumah sakit dipengaruhi oleh banyak faktor. Infeksi yang diperoleh dari rumah sakit atau infeksi nosokomial merupakan masalah yang disebabkan apabila kualitas udara ruangan rumah sakit tidak diperhatikan sanitasinya. Infeksi yang diperoleh dari rumah sakit merupakan masalah yang sangat signifikan secara global dan pengobatannya bisa menjadi sangat mahal. Standar baku mutu kesehatan lingkungan rumah sakit telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 7 Tahun 2019 tentang kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi angka kuman udara di ruang perawatan berdasarkan kajian review. Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan menggunakan 8 jurnal yang telah lolos seleksi sesuai kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu ditemukan faktor fisik lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan percahayaan, selain itu faktor jumlah pasien, jumlah pengunjung, sanitasi ruang, serta pemeliharaan ruang merupakan faktor yang memiliki hubungan signifikan dengan angka kuman udara dimasing-masing lokasi penelitian. Faktor yang yang paling dominan ditemukan memiliki hubungan dengan angka kuman udara adalah variabel kelembaban. Kata Kunci: angka kuman udara, ruang rawat inap, faktor lingkungan fisi

    ANALISIS ANTISIPASI PUSKESMAS ANDALAS KOTA PADANG DALAM MENINGKATKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KESEHATAN PADA USIA PENDIDIKAN DASAR PADA MASA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Pada masa pandemi Covid-19, pelaksanaan program SPM usia pendidikan dasar terhambat. Puskesmas Andalas merupakan Puskesmas dengan pencapaian SPM usia pendidikan dasar terendah di Kota Padang pada tahun 2020 dengan capaian 0%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis antisipasi Puskesmas Andalas Kota Padang dalam meningkatkan cakupan SPM usia pendidikan dasar pada tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dengan informan terpilih berdasarkan kriteria purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan kurangnya pengetahuan petugas terkait peraturan menteri kesehatan RI No 4 Tahun 2019, sarana dan prasarana belum memadai, pendataan tahun 2021 melalui data status gizi yang dikirim pihak sekolah, pendataan Juli dilakukan melalui google form, pelayanan mengikuti standar operasional prosedur, pencatatan oleh sekolah, pelaporan dikirim ke Dinas Kesehatan Kota Padang, monev oleh Dinas Kesehatan Kota dan Kepala Puskesmas. Upaya Puskesmas Andalas untuk mengejar target 2021, jika pandemi berakhir maka puskesmas memaksimalkan cek kesehatan langsung, jika pandemi belum berakhir maka puskesmas akan melakukan cek kesehatan melalui google form, tetap menjalankan program dengan mematuhi protokol kesehatan. Dinkes Kota diharapkan melakukan pemantauan secara berkala, membangun komunikasi, bekerjasama dengan puskesmas, dan memperkuat sanksi jika SPM tidak mencapai target. Kata Kunci: Standar Pelayanan Minimal, usia Pendidikan dasar, Puskesmas Andala

    EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM KAMPUNG TEMATIK BERBASIS PENGARUSUTAMAAN GENDER DI KAMPUNG SENTRA BANDENG, TAMBAKREJO SEMARANG

    Get PDF
    Salah satu program yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang untuk mengurangi kemiskinan adalah Gerbang Hebat. Program Gerbang Hebat memiliki inovasi yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan kawasan kumuh dan mengurangi angka kemiskinan yaitu Kampung Tematik. Kampung Sentra Bandeng, Tambakrejo, Gayamsari merupakan salah satu program kampung tematik yang diimplementasikan pada tahun 2016 dengan fokus pengembangan utama bandeng. Kelurahan Tambakrejo termasuk dalam kawasan kumuh di Kota Semarang dan memiliki penduduk miskin. Efektivitas kampung tematik perlu diukur untuk melihat capaian target pemerintah yang telah ditetapkan sebelumnya terutama untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Hal ini sesuai dengan hal yang disampaikan oleh Bappenas yaitu pengarusutamaan gender merupakan strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi atas seluruh kebijakan/program di seluruh sektor pembangunan. Pengarusutamaan gender juga bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan fungsional instansi dan lembaga pemerintah. Kondisi ini menunjukkan bahwa program pembangunan sebaiknya menyertakan pengarusutamaan gender

    The multi-species competition model of Bali sardinella and fringescale sardinella in Pati Regency, Indonesia

    Get PDF
    Pelagic fish commodity is a leading marine fishery commodity in Pati Regency including fringescale sardinella fish (Sardinella fimbriata) and Bali sardinella fish (S. lemuru). Both types of fish are plankton eaters. Therefore, it is suspected that there is a multi-species relationship (competition) between Bali sardinella and fringescale sardinella. This study aims to develop the multi-species model (especially the competition model) of Bali sardinella and fringescale sardinella in Pati Regency. Time series data from 2008 to 2017 related to fisheries production and fishing effort data were used in this study. Furthermore, in-depth interviews with key stakeholders and field observation at Bajomulyo fishing port were conducted. The results of this study prove that there is a competition, biological interaction, between Bali sardinella and fringescale sardinella. The production function of Bali sardinella is influenced by the amount of purse seine (as the fishing effort) and the production of fringescale sardinella. The production function of fringescale sardinella is influenced by the number of purse seine (as the fishing effort) and the production of Bali sardinella. The optimal effort for Bali sardinella production is 191 units of purse seine and the optimal effort for fringescale sardinella production is 176 units of purse seine. The management of Bali sardinella and fringescale sardinella resources for capture fisheries cannot be separated. Several possible policies can be used to control the exploitation of Bali sardinella and fringescale sardinella resources, including minimum size, protection of spawning grounds, protection of nursery grounds, close season, quotas, and taxes

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇