71404 research outputs found
Sort by
APPLICATION OF THE ROUTH HURWITZ CRITERIA METHOD TO ANALYSIS THE STABILITY OF THE EPIDEMIC MODEL OF THE SPREAD OF COVID 19
Coronavirus Disease 2019 (Covid 19) is caused by the virus Severe Acute
Respiratory Syndrome-2 (SARS-CoV-2), Covid 19 that occurs globally deserved
attention so that its spread can be controlled .This paper deals with analysis
stability model SEIR of Covid 19 spread with added isolation in infected
subpopulation as model parameter. The analytical results show that three are two
equilibrium points, endemic equilibrium point and non endemic equilibrium point.
The stability analysis of equilibrium points is determined by basi reproduction
number (ℜ0) which is derived from Next Generation Matrix (NGM). Stabilty
analysis that endemic non endemic ekuilibrium points use local stabilty analysis
with Routh Hurwitz kriteria. If
0 1,
Then the non endemic equilibrium point is
loccaly asymptotically stable and if
0 1,
Then the endemic equilibrium point is
loccaly asymptotically stable. The numerical analysis simulation are also provided
to ilustrate the analytical results. The results of the numerical simulation of the
model are endemik locally asymptotically stable.
Key Words : Covid 19, SEIR Model, Local Stabilty, Routh Hurwitz Criteria
KOMBINASI METODE HIGH-ORDER FUZZY TIME SERIES DENGAN ALGORITMA FIREFLY PADA PERAMALAN DATA IHSG
Pengembangan metode peramalan banyak dilakukan oleh beberapa peneliti dengan
tujuan untuk mendapatkan hasil peramalan yang lebih baik. Beberapa penelitian
yang ada menggunakan model order pertama dalam melakukan peramalan. Hal ini
memberikan hasil yang kurang baik. Panjang interval cluster juga menjadi faktor
yang menentukan tingkat akurasi dari hasil peramalan. Skripsi ini mempelajari
modifikasi algoritma high-order fuzzy time series yang menggunakan model order
ke-n dengan algoritma firefly yang diterapkan pada tahap clustering. Algoritma
firefly membentuk cluster dengan panjang interval yang dinamis sehingga cocok
digunakan untuk data dengan tingkat variasi yang tinggi. Indeks harga saham
merupakan salah satu kasus yang umum digunakan untuk menguji algoritma
peramalan yang diusulkan. Algoritma tersebut diterapkan pada data Indeks Harga
Saham Gabungan (IHSG). Nilai MAPE terbaik yang didapatkan yaitu 0.1610%
MODEL ECONOMIC PRODUCT QUANTITY (EPQ) DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KELANGKAAN
Strategi penting untuk memanfaatkan kelangkaan dan respons pelanggan untuk menentukan
batasan kuantitas produk tertentu. Jika kuantitas produksi terbatas, maka konsumen akan
merasakan nilai atau keunikan produk dan memiliki dorongan yang lebih kuat untuk
membelinya. Beberapa outlet distribusi akan menaikkan harga untuk menutupi biaya promosi
dan kenaikan margin keuntungan. Dalam penelitian ini, newsvendor model kami definisikan
untuk mensimulasikan produk dengan batas kuantitas produksi, baik harga jual unit maupun
permintaan pelanggan yang dipengaruhi oleh kuantitas produksi terbatas. Sebuah formulasi
didefinisikan untuk mendapatkan kebijakan produksi sehingga keuntungan yang diharapkan
dapat dimaksimalkan. Simulasi numerik disajikan untuk mengilustrasikan model
MENENTUKAN SOLUSI FISIBEL AWAL PADA MASALAH TRANSPORTASI TIDAK SEIMBANG MENGGUNAKAN METODE S.S KULKARNI DENGAN BILANGAN FUZZY OKTAGONAL
Masalah transportasi fuzzy tidak seimbang adalah jenis masalah transportasi fuzzy
dimana total persediaan tidak sama dengan total permintaan. Penambahan dummy
biasanya dilakukan untuk menyeimbangkan masalah transportasi tidak seimbang.
Tugas akhir ini membahas penyelesaian masalah transportasi tidak seimbang
menggunakan bilangan fuzzy oktagonal dengan cara penyeimbangan yang berbeda
yaitu mengalokasikan selisih permintaan dan penawaran menggunakan algoritma S.S
Kulkarni. Penyelesaian masalah ini dilakukan dengan penegasan bilangan octagonal
fuzzy ke bentuk crisp menggunakan fungsi rangking, kemudian memodifikasi tabel
masalah transportasi tidak seimbang untuk mencari solusi fisibel awal. Solusi fisibel
awal yang diperoleh dari algoritma S.S Kulkarni kemudian akan dievaluasi
menggunakan metode MODI untuk memperoleh solusi optimal kemudian nilai crisp
akan dikembalikan dalam bilangan octagonal fuzzy.
Kata Kunci : Masalah transportasi fuzzy tidak seimbang, Bilangan octagonal fuzzy,
Algoritma S.S Kulkarni, Fungsi rangkin
STUDI KUANTITATIF: FAKTOR RISIKO YANG BERPENGARUH TERHADAP KELUHAN SUBJEKTIF HAND ARM VIBRATION SYNDROME PADA PEKERJA INDUSTRI MEBEL CV. KALIKA INTERGRAHA
Industri pembuatan mebel kayu menggunakan alat kerja mekanis yang menghasilkan getaran dalam proses produksinya. Mesin router dan gerinda digunakan CV. Kalika Intergraha pada proses pengukiran dan finishing. Mesin ini dioperasikan dengan genggaman tangan, sehingga getaran langsung ditransmisikan pada lengan pekerja. Pemajanan getaran lengan tangan secara kontinyu dan melebihi nilai ambang batas (NAB) dapat menyebabkan gangguan kesehatan khususnya Hand Arm Vibration Syndrome (HAVS) yang merupakan sekumpulan gejala yaitu gangguan vaskular, sensorineural, dan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah besar pajanan getaran, usia, masa kerja, status gizi, dan kebiasaan merokok merupakan faktor risiko keluhan subjektif Hand Arm Vibration Syndrome pada pekerja di CV. Kalika Intergraha Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dari penelitian ini menggunakan metode total sampling dari populasi yang diambil dari pekerja bagian ukir dan finishing yang berjumlah 32 pekerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa besar pajanan getaran, masa kerja, dan kebiasaan merokok merupakan faktor risiko terjadinya keluhan subjektif HAVS di CV. Kalika Intergraha Semarang. Besar pajanan getaran 13 kali lebih berisiko (p-value = 0,018, OR = 13,571), masa kerja 11 kali lebih berisiko (p-value = 0.029, OR = 11,250), dan kebiasaan merokok 8 kali lebih berisiko (p-value = 0.038, OR = 8,400) mengalami keluhan subjektif HAVS.
Kata Kunci: Faktor Risiko, Hand Arm Vibration Syndrome, Getara
TIPE ARKETIPE PADA TOKOH UTAMA NAKITAI, WATASHI WA NEKO O KABURU (KAJIAN PSIKOLOGI ANALITIS) カール・グスタフ・ジュンの理論で「泣きたい、私は猫をかぶる」というアニメにおける三人の主人公の四アーキタイプ
ABSTRACT
Dayyan, Muhammad Naufal. 2020. “Types of Archetypes in the Main Character of Anime Nakitai, Watashi wa Neko o Kaburu (Analytical Psychology Theory). “Undergraduate thesis, Japanese Language and Culture Study Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University. Advisor: Zaki Ainul Fadli S.S., M.Hum.
The purpose of this study is to determine the three main characters outstanding archetypes in this anime This study uses a qualitative method and obtains data using listening and note-taking technique. The approaches used are narrative and cinematic, obtained from the narrative theory of films put forward by Himawan Pratista. The discussion of the four types of archetypes, namely persona, shadow, anima / animus, and self, uses the analytical psychology theory of the collective unconscious part of Carl Gustav Jung.
The results of this study show that the three characters have different archetypes, and not all of the main characters have all archetypes. Sasaki Miyo has all archetypes namely shadow, persona, and animus and self. Kento Hinode has three archetypes namely shadow, anima, and self. Neko Ten has shadow, persona, and anima archetype. The archetypes owned by the three main characters play important roles in the development of the plot contained in the anime Nakineko. Archetypes also help developing the traits possessed by the three main characters.
Keywords: archetypes, anime, narrative and cinematic element
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA KEPATUHAN MASYARAKAT TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA BANYUKUNING KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG
Pemerintah Indonesia membentuk kebijakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus tersebut di seluruh Indonesia salah satunya di Dusun Krajan Banyukuning, Kec. Bandungan, Kab. Semarang. Desa Banyukuning merupakan salah satu desa dengan kasus Covid-19 tertinggi di kecamatan Bandungan yang diindikasikan tertular ketika bekerja di pasar Bandungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor apa saja yang memiliki hubungan dengan kepatuhan masyarakat Dusun Krajan Banyukuning terhadap kebijakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Metode penelitian menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden 96 orang yang dipilih dengan teknik quota/proporsional sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin, tingkat pendidikan, pengetahuan, sikap, sarana prasarana, pengawasan, dukungan pemerintah, dan dukungan tokoh masyarakat memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan masyarakat dengan nilai p di bawah 0,05. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan memaksimalkan program “Jogo Tonggo” yang digalakkan oleh pemerintah daerah untuk menjaga sikap masyarakat yang waspada, peduli, dan informatif terhadap perkembangan Covid-19.
Kata Kunci: Kepatuhan, Pencegahan, Covid-1
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU TIDAK AMAN DAN SARANA PERALATAN DENGAN KEJADIAN NEEDLESTICK INJURY PADA PERAWAT RUANG RAWAT INAP DI RS X, KABUPATEN BOGOR
Pendahuluan: Kejadian Needlestick injury merupakan suatu robekan di kulit akibat suatu jarum atau benda tajam lainnya seperti pisau bedah dan dapat menjadi media penularan penyakit. Pekerjaan perawat memiliki kontak yang paling lama dengan pasien serta memiliki berbagai risiko diantaranya yaitu kontak dengan darah, cairan tubuh pasien, tertusuk jarum suntik, dan bahaya lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara perilaku tidak aman dan sarana peralatan dengan kejadian needlestick injury pada perawat ruang rawat inap di RS X, Kabupaten Bogor. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perawat ruang rawat inap RS X, Kabupaten Bogor sejumlah 161 perawat. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling sejumlah 61 responden.Variabel bebas pada penelitian ini yaitu perilaku tidak aman dan sarana peralatan serta variabel terikat penelitian ini adalah Kejadian Needlestick Injury. Pengambilan data menggunakan instrumen kuesioner yang disebarkan secara online. Teknik analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil: Sebanyak 32.8% perawat di ruang rawat inap RS X, Kabupaten Bogor pernah mengalami Needletick Injury (luka tusuk) dalam kurun waktu satu tahun terakhir (Februari 2020 – Februari 2021). Terdapat hubungan antara perilaku tidak aman (p-value: 0,001) dengan kejadian needlestick injury sedangkan sarana peralatan (p-value: 0.921) tidak ada hubungan dengan kejadian needlestick injury. Simpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kejadian needlestick injury dapat dipengaruhi oleh perilaku tidak aman.
Kata kunci: needlestick injury, perilaku tidak aman, sarana peralata