71404 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN WEBSITE PENENTUAN KELOMPOK STUDI SISWA BERDASARKAN NILAI TRY OUT UJIAN NASIONAL SMP DENGAN METODE K-MEANS CLUSTERING (Studi Kasus SMPIT Bina Amal)
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018
menjelaskan bahwa Ujian Nasional merupakan kegiatan pengukuran capaian kompetensi
lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada Standar
Kompetensi Lulusan. Pihak sekolah melakukan beberapa aktivitas dalam rangka
mempersiapkan siswa menghadapi Ujian Nasional, seperti menentukan kelompok studi
dan Try Out. Kelompok studi yang dimaksud adalah pengelompokkan siswa ke dalam
kelompok kecil dengan harapan siswa dapat lebih mudah menyerap atau memahami
pelajaran yang diberikan. Pembentukan kelompok akan lebih optimal apabila ada
kesamaan / kemiripan pada setiap kelompoknya terutama dalam hal nilai. Try Out
merupakan simulasi Ujian Nasional yang diadakan oleh pihak sekolah dan dinas
pendidikan, dengan kata lain nilai Try Out merupakan gambaran kematangan siswa dalam
menghadapi Ujian Nasional, oleh karenanya pembentukan kelompok studi berdasarkan
nilai Try Out diharapkan dapat menjadi pilihan yang optimal dalam persiapan menghadapi
Ujian Nasional. Oleh karena itu, maka dibangun sebuah website yang dapat menjadi
alternatif guru dalam mengelompokkan siswa berdasarkan nilai Try Out nya. Metode
pengelompokkan yang akan digunakan adalah K-means Clustering. K-means Clustering
berjalan melalui pengulangan untuk mendapatkan sebuah kumpulan data yang sesuai
dengan kategorinya masing-masing berdasarkan atribut yang dimiliki. Hasil dari penelitian
ini yaitu dihasilkan Website Penentuan Kelompok Studi Siswa yang membantu guru
mengelompokkan siswanya berdasarkan nilai Try Out siswa dengan studi kasus SMPIT
Bina Amal Semarang. Pengujian dengan Silhouette Coefficient menghasilkan bahwa untuk
siswa laki – laki, dua opsi kelompok yang optimal adalah dengan membentuk 4 kelompok
dengan rata-rata Silhouette Coefficient 0.5851 atau 10 kelompok dengan rata – rata
Silhouette Coefficient 0.57475. sedangkan untuk siswa perempuan, pilihan jumlah
kelompok yang optimal adalah 4 kelompok dengan Silhouette Coefficient 0.5878 dan 5
kelompok dengan Silhouette Coefficient 0.584475.
Kata Kunci: Kelompok Studi, Ujian Nasional, Try Out, K-means , Silhouette Coefficien
SEGMENTASI CONTINUOUS SPEECH DENGAN MENGGUNAKAN SPECTRAL FEATURE EXTRACTION
Segmentasi ucapan adalah suatu teknik untuk membagi sinyal ucapan ke dalam unit dasar
dalam proses pengenalan ucapan. Tipe sinyal ucapan pada pengenalan ucapan dibagi
menjadi isolated word, connected word, continuous speech, dan spontaneous speech.
Penelitian ini berfokus pada tipe continuous speech. Segmentasi continuous speech
digunakan untuk memecah kalimat menjadi kata, suku kata, atau fonem. Proses segmentasi
continuous speech pada penelitian ini menggunakan pendekatan spectral feature extraction
dan dynamic thresholding dalam melakukan deteksi segmen kata dalam domain bahasa
Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah melakukan perbandingan kinerja pada empat spectral
feature extraction, yaitu short time energy, zero crossing rate, spectral centroid dan spectral
flux dengan nilai parameter threshold dan distance untuk mendapatkan hasil optimum.
Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan akurasi kata terbaik 94.50% dan akurasi kalimat
terbaik 83.75% menggunakan zero crossing rate dengan parameter threshold sebesar ratarata dibagi empat dan distance kurang dari sama dengan 10 frame.
Kata Kunci: Segmentasi Ucapan, Continuous Speech, Segmentasi Continuous Speech,
Spectral Feature Extraction, Dynamic Thresholdin
KLASIFIKASI SEL DARAH MERAH TERINFEKSI PARASIT MALARIA MENGGUNAKAN GRAY-LEVEL CO-OCCURRENCE MATRIX DAN EXTREME LEARNING MACHINE
Sel darah merah manusia dapat digunakan untuk mengetahui seseorang terinfeksi malaria.
Selama ini teknologi untuk mengetahui seseorang terindikasi malaria masih dibutuhkan
tenaga medis sehingga memerlukan waktu cukup lama. Sementara itu salah satu algoritma
Jaringan Saraf Tiruan (JST), yaitu Extreme Learning Machine (ELM) dapat digunakan untuk
menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan input berupa citra sel darah merah.
ELM dipilih karena memiliki kecepatan pembelajaran yang cepat. Metode ekstraksi fitur
yang digunakan adalah Gray Level Co-Occurance Matrix (GLCM) untuk mengetahui ciri
tekstur sel darah merah yang terinfeksi atau tidak. Pada penelitian ini digunakan dataset
National Library of Medicine (NLM) yang terdiri dari 2 kelas sel darah merah, infected dan
uninfected. Setelah dilakukan eksperimen diperoleh rata-rata accuracy sebesar 99,56%,
sensitivity 99,56%, dan specificity 99,57% pada pengujian menggunakan ELM dengan
fungsi aktivasi tribas (Triangular Basis Function).
Kata kunci : ELM, Gray-Level Co-Occurrence Matrix, Jaringan Saraf Tiruan, Malaria,
NLM
PENGARUH ISLAMIC-BASED SPIRITUAL GROUP THERAPY TERHADAP ANSIETAS PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK) YANG MENJALANI HEMODIALISIS
¬Effect of Islamic Based Spiritual Group Therapy on Anxiety in Patients with Chronic Kidney Disease Undergoing Hemodialysis
Patients who have Chronic Kidney Disease (CKD) in the End Stage Renal Disease (ESRD) stage must undergo renal replacement therapy, one of which is hemodialysis to stabilize kidney function. Increased psychological problems such as anxiety due to CKD complications and hemodialysis (HD) are experienced by many patients. Prolonged anxiety can worsen the patient's clinical condition and reduce quality of life. Spiritual therapy like Islamic Based Spiritual Group Therapy is one way to overcome anxiety problems. The therapy whose activities are carried out in groups has a subject matter of the meaningfulness of the patient's life using the Islamic approach. The purpose of this study was to determine the effect of Islamic Based Spiritual Group Therapy on anxiety in CKD patients who underwent HD. The study design used quasi-experiment with the design of pre and post with control group. The sampling technique used was purposive sampling with the number of each control group and intervention of 30 people. Measurement instrument using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). The intervention was carried out for 3 sessions (in 3 weeks) and each session lasted 45 minutes. Before the intervention it was known that the mean value of HARS in the control group was 24.27 and intervention was 24.34. While after treatment, the control group 23.70 and intervention 16.48. The results of the statistical test using the Independent T-Test showed that there were differences in anxiety levels in the control and intervention groups at the post test with a value of p = 0,000 with a decrease of ∑ 7,22 from the initial value. Based on these results it was concluded that Islamic Based Spiritual Group Therapy proved effective in reducing anxiety levels in CKD patients who underwent HD. This therapy can be used as an independent nursing intervention in reducing anxiety levels in CKD patients who undergoing HD
GAMBARAN PERAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN RUJUKAN INTERNAL PASIEN PUSKESMAS DI KABUPATEN NAGEKEO
Pemahaman yang kurang baik tentang pelaksanaan rujukan dapat mempengaruhi peran perawat dalam melaksanakan prosedur rujukan yang tepat.Peran perawat yang baik dalam pelaksanan rujukan internal pasien Puskesmas akan membantu pasien dan keluarga memperoleh pelayanan kesehatan yang baik dan tepat sesuai kebutuhan pasien.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perawat dalam pelaksanaan rujukan internal pasien Puskesmas. Hasil penelitian menunjukan, gambaran peran yang memiliki persentase baik terbesar adalah peran sebagai pembela/advokad klien yaitu sebanyak 20 orang (62,5%). Sedangkan gambaran peran baik yang memiliki persentase terendah adalah peran sebagai pemberi asuhan keperawatan yaitu sebanyak 16 orang (50%). Diharapkan pihak institusi Puskesmas mampu mengevaluasi kendala yang ada di fasilitas pelayanan di desa dalam wilayah kerjanya masing-masing terkait peran perawat dalam melakukan pemerikasaan fisik pada pasien yang dirujuk ke Puskesmas, dan membuat sebuah standar format surat rujukan yang dapat dipakai bersama oleh seluruh petugas khususnya perawat yang bertugas di desa agar dapat menghindari kesalahan dalam pelaksanaan rujukan internal pasien ke Puskesmas
HUBUNGAN INFORMED CONSENT DENGAN PENGETAHUAN PASIEN PRE OPERASI DI RSUD RAA SOEWONDO PATI
Informed consent adalah salah satu bentuk persetujuan atas tindakan yang diberikan kepada pasien atau keluarga yang telah diberikan penjelasan dan telah memahami penjelasannya. Informed consent sangat penting untuk disampaikan karena untuk menambah pengetahuan dari pasien sehingga menghindari kejadian yang tidak diharapkan. Data menunjukan bahwa kelengkapan informed consent mengenai tindakan medis yang disampaikan hanya mencapai 40,6%, sementara untuk pengetahuan pre operasi pada pasien pada tingkat baik hanya mencapai 69,2%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara informed consent yang telah diberikan dengan pengetahuan pasien pre operasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan kepada 60 sampel di RSUD RAA Soewondo Pati selama bulan Juli-Agustus 2019. Sampel diperoleh secara purposif. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian didapatkan nilai p=0,030 (p <0,05) yang menunjukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara informed consent dan pengetahuan pasien pre operasi di RSUD RAA Soewondo Pati dengan nilai koefisien korelasi r=0,281yang menunjukkan bahwa hubungan informed consent dengan pengetahuan memiliki hubungan cukup kuat. Kesimpulan menunjukan bahwa terdapat hubungan antara informed consent dan pengetahuan pre operasi di RSUD RAA Soewondo Pati. Pemberian informed consent secara lengkap yang diberikan kepada pasien dapat memengaruhi pengetahuan pasien. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah memeriksa lebih lanjut faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pemberian informed consent