71404 research outputs found
Sort by
PENERAPAN NILAI-NILAI ISLAM DALAM BUDAYA ORGANISASI (Studi Kasus pada SMA Islam Al-Azhar 14 Semarang)
The purpose of this study is to uncover the implementation of Islamic values in school culture. This research used case study method and collecting data using interviews, observation, and documentation for a certain period. The method was chosen with the reason that the research could be conducted more focused and indepth to study the implementation of Islamic values at Al-Azhar 14 Islamic High School Semarang.
The results of this study show broadly that Islamic values have been applied well in school culture. The culture in school consists of a vision, mission and goals, values, ritual, beliefs, traditions, ceremonies, history, architecture, symbols, artifacts. For Islamic values that have been implemented in school are worships, trust and responsibility, fairness, ihsan, mutual help, halalan thayyiban, dan discussion
Peer Review Protection of Trade Secret Ownership in Company: Survey in Phapros and Lombok Gandaria Foods Industry
Tentang penilaian artikel dengan judul Protection of Trade Secret Ownership in Company: Survey in Phapros and Lombok Gandaria Foods Industr
Pengaruh Struktur Modal dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Semen yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2017)
Nilai perusahaan merupakan kinerja perusahaan yang menggambarkan harga saham yang dibentuk oleh pasar modal yang mencerminkan penilaian masyarakat terhadap kinerja perusahaan. Memaksimalkan nilai perusahaan menjadi salah satu tujuan utama suatu perusahaan. Indikator yang digunakan untuk mengukur nilai perusahaan salah satunya adalah Rasio Tobin’s Q. Selama periode 2015-2017 nilai perusahaan yaitu Rasio Tobin’s Q perusahaan manufaktur sub sektor semen cenderung mengalami penurunan walaupun ada yang fluktuatif. Rasio struktur modal yang diduga mempengaruhi naik turunnya nilai perusahaan yaitu DAR dan DER. Sedangkan rasio profitabilitas yang diduga mempengaruhi naik turunnya nilai perusahaan yaitu ROA dan ROE.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Struktur Modal (DAR dan DER) dan Profitabilitas (ROA dan ROE) terhadap Nilai Perusahaan (Rasio Tobin’s Q). Populasi yang digunakan dalam penelitian yaitu Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Semen yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2017. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linear dengan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel DAR. DER, ROA dan ROE secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, DAR, DER, ROA, dan ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Serta variabel yang dominan memiliki pengaruh adalah ROA.
Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa variabel DAR. DER, ROA dan ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Dari hasil penelitian tersebut, diharapkan Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Semen yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2017 mampu mengoptimalkan struktur modal dalam membiayai kegiatan operasional perusahaan. Selain itu, perusahaan diharapkan dapat menghasilkan laba secara efektif dan efisien baik menggunakan aset maupun modal, sehingga dapat menghasilkan laba yang maksimal
Pengaruh Terpaan Iklan di Televisi (Brand Awareness dan Brand Attitude) Vivo Smartphone dan Tingkat Kepercayaan tentang Informasi Vivo Smartphone dalam Peer Group Terhadap Keputusan Pembelian Produk Vivo Smartphone
Vivo Smartphone adalah salah satu merek smartphone dengan penempatan iklan sejumlah 99% di layar televisi Indonesia. Penayangan iklan secara terus-menerus dapat meningkatkan brand awareness dan membentuk brand attitude masyarakat terhadap Vivo Smartphone. Namun, dengan frekuensi penayangan iklan tersebut Vivo Smartphone masih belum bisa mencapai targetnya. Maka dari itu, penelitian ini ingin mengetahui apakah terpaan iklan di televisi (brand awareness dan brand attitude) berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Vivo Smartphone. Selain itu, penelitian ini juga menguji pengaruh tingkat kepercayaan tentang informasi Vivo Smartphone dalam peer group terhadap keputusan pembelian produk Vivo Smartphone.
Penelitian ini menggunakan Advertising Exposure Theory dan Reasoned of Action Theory. Sampel dalam penelitian ini adalah pria atau wanita usia 15-35 tahun yang mendapat terpaan iklan Vivo Smartphone di televisi dan pernah berdiskusi tentang produk Vivo Smartphone dengan peer group-nya serta berdomisili di Semarang. Jumlah sampel yaitu 50 orang dengan teknik nonprobability sampling jenis sampling kuota. Analisis data yang digunakan adalah regresi linier menggunakan program SPSS.
Hasil uji hipotesis pertama menunjukkan bahwa terpaan iklan di televisi tidak berpengaruh signifikan terhadap brand awareness Vivo Smartphone dengan taraf signifikansi 0.941. Selanjutnya hasil uji hipotesis kedua, brand awareness dan brand attitude Vivo Smartphone tidak berpengaruh signifikan dengan taraf signifikansi 0.935. Hasil uji hipotesis ketiga juga menunjukkan bahwa brand attitude tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Vivo Smartphone dengan taraf signifikansi 0.758. Sedangkan hasil uji hipotesis keempat menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan tentang informasi dalam peer group berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Vivo Smartphone dengan taraf signifikansi 0.042. Koefisien regresinya adalah 0.126 yang berarti jika terjadi peningkatan tingkat kepercayaan tentang informasi dalam peer group maka tingkat keputusan pembelian produk Vivo Smartphone akan bertambah sebesar 0.126. Selain itu, tingkat kepercayaan tentang informasi dalam peer group memberikan pengaruh sebesar 8.3% terhadap keputusan pembelian produk Vivo Smartphone
KAJIAN PENGELOLAAN SAMPAH DI RUMAH SAKIT X CILEGON
Pembangunan kesehatan perlu dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Rumah sakit dalam melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan menghasilkan berbagai macam limbah. Jika tidak diolah dengan benar, maka limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rumah sakit dapat mencemari lingkungan. Rumah Sakit X merupakan rumah sakit umum swasta dengan berbagai fasilitas kesehatan setara dengan kelas B. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pengelolaan sampah di Rumah Sakit X. Jenis penelitian adalah observasional dengan metode pendekatan,
cross sectional. Populasinya, pengambil kebijakan, petugas pengelola sampah serta seluruh pasien dan pengunjung. Sampel berjumlah 27 terdiri dari 1 Sanitarian, 15 petugas pengelola sampah, 1 penanggungjawab limbah medis dan 10 pengunjung. Hasil penelitian di Rumah Sakit X menunjukkan bahwa sampah medis yang dihasilkan sebesar 106,79 kg/hari. Sementara untuk sampah non medis sebesar 370,03 kg/hari. Berdasarkan aspek pengelolaan sampah, sebagian besar masih belum memenuhi persyaratan karena belum sesuai dengan standar yang ada dan pengawasan dari pihak rumah sakit serta pihak ketiga berizin masih kurang. Berdasarkan hasil penilaian pengelolaan sampah menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 7 tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit memperoleh nilai sebesar 80% untuk sampah medis di mana sudah memenuhi syarat dan untuk pengelolaan sampah non medis belum memenuhi syarat karena memiliki nilai 70% dari total nilai seharusnya 100%. Indikator hasil pengelolaan sampah yaitu tidak semua sampah terkelola setiap harinya, kepadatan lalat di TPS perlu dilakukan pengendalian karena telah melewati baku mutu sehingga kurang aman bagi kesehatan.
Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Rumah Sakit X Cilego
Penerapan Kepemimpinan Transformasional dalam Menurunkan Burnout Perawat Pelaksana
Burnout merupakan gejala kelelahan fisik, emosional dan mental dengan perasaan
rendahnya harga diri akibat stres yang berkepanjangan. Penelitian di Indonesia
dan di luar negeri menunjukkan bahwa burnout pada perawat semakin meningkat.
Salah satu upaya menurunkan burnout adalah dengan memperbaiki aspek
kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa penerapan
kepemimpinan transformasional dapat menurunkan burnout perawat pelaksana.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment untuk
membandingkan antara kelompok intervensi dan kontrol. Penelitian ini
dilakukan di dua rumah sakit pemerintah di Karesidenan Surakarta terhadap 25
perawat pelaksana dan 2 kepala ruang pada masing-masing rumah sakit. Burnout
diukur dengan menggunakan kuisioner baku MBI (Maslach Burnout Inventory).
Penerapan kepemimpinan transformasional diukur dengan lembar observasi yang
merupakan modifikasi dari TLQ (Transformational Leadership Questionnaire).
Data dianalisis dengan independent t test dan paired t tes. Hasil penelitian
menunjukkan skor rerata burnout perawat pelaksana sebelum intervensi pada
kelompok intervensi adalah 71.96 dan setelah intervensi 49.52 dengan nilai p
0.000. Efektifitas penerapan kepemimpinan transformasional berdasarkan rumus
Cohen’s 1,8 (termasuk kategori tinggi). Kesimpulan penelitian ini adalah
penerapan kepemimpinan transformasional kepala ruang terbukti dapat
menurunkan burnout perawat pelaksan
Hubungan Daya Tarik Sponsorship dan Citra Merek dengan Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Sariayu
Sponsorship merupakan salah satu strategi pemasaran yang saat ini banyak dipilih oleh perusahaan untuk memasarkan produknya ke masyarakat luas. Program sponsorship yang memiliki daya tarik diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat hingga memiliki keputusan untuk membeli. Selain itu, citra merek yang baik merupakan faktor yang kuat untuk menarik konsumen dalam memilih produk.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan daya tarik Sponsorship dan citra merek dengan keputusan pembelian produk kosmetik Sariayu. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori respon kognitif dan teori reasoned action. Teknik sampel yang digunakan adalah Non-Probability Sampling yaitu Purposive Sampling. Jumlah sampel yang diteliti dalam penelitian ini adalah 50 responden dengan karakterisitik wanita yang berdomisili di Kota Semarang mengetahui program sponsorship Sariayu dengan event Miss Indonesia serta mengetahui produk kosmetik Sariayu.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi Chi - Square. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa daya tarik sponsorship dengan keputusan pembelian produk kosmetik Sariayu memiliki hubungan yang signifikan dimana, nilai signifikansi dan korelasi yang dihasilkan setelah dilakukan pengujian rumus Chi-Square dengan SPSS yaitu sebesar 0,000. Hal tersebut sesuai dengan teori respon kognitif yang digunakan dalam penelitian ini dimana teori tersebut menyatakan bahwa terdapat hubungan antara daya tarik sponsorship dengan keputusan pembelian. Selanjutnya, untuk citra merek dengan keputusan pembelian juga memiliki hubungan yang signifikan dimana nilai signifikansi dan korelasi yang dihasilkan setelah dilakukan pengujian rumus Chi-Square dengan SPSS yaitu sebesar 0,000. Hal tersebut sesuai dengan teori reasoned action yang digunakan dalam penelitian ini dimana teori tersebut menyatakan bahwa terdapat hubungan antara citra merek dengan keputusan pembelian khususnya produk kosmetik Sariayu
PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA TERHADAP MASYARAKAT MINORITAS JEMAAT AHMADIYAH (Studi Kasus : Perusakan Masjid Al-Kautsar milik Jemaat Ahmadiyah di Desa Purworejo Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal Tahun 2016)
Banyaknya kasus kekerasan sosial yang mengatasnamakan agama yang dilakukan kelompok intoleran terhadap Jemaat Ahmadiyah membuat penulis tertarik untuk mengusung Penelitian ini. Perusakan Masjid Al-Kautsar milik Jemaat Ahmadiyah di Kabupaten Kendal, bukan kali pertama tindak pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh kelompok intoleran di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui awal mula kehadiran Jemaat Ahmadiyah, mendiskripsikan penyebab terjadinya perusakan Masjid Al-Kautsar milik Jemaat Ahmadiyah, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya perusakan Masjid Al-kautsar milik Jemaat Ahmadiyah di Desa Purworejo Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan triangulasi sumber data.
Hasil penelitian tersebut adalah awal mula kehadiran Jemaat Ahmadiyah di Desa Purworejo, kehadiran Jemaat Ahmadiyah di Desa Purworejo tidak sepenuhnya dapat diterima oleh masyarakat Desa Purworejo. Sebagai masyarakat minoritas di desanya, kerap kali Jemaat Ahmadiyah mendapatkan perlakuan diskriminasi dari masyarakat intoleran di desanya. Penetapan Fatwa MUI dan SKB Tiga Menteri selalu menjadi alasan bagi kelompok intoleran untuk melakukan tindakan intoleran. Perasaan kebencian masyarakat terhadap Jemaat Ahmadiyah membuat masyarakat tega melakukan perusakan Masjid Al-Kautsar milik Jemaat Ahmadiyah. Faktor-faktor yang mendasari aksi perusakan Masjid tersebut adalah karena adanya faktor minoritas, faktor sosial, faktor agama dan faktor kebijakan. Perlunya sikap pemerintah yang lebih tegas dalam menetapkan hukum dan memerikan sedikit ruang bagi masyarakat minoritas dapat meminimalisir terjadinya tindak diskriminasi antar masyarakat mayoritas dengan masyarakat minoritas
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK PROTEKSI PAPARAN ASAP ROKOK PADA BALITA OLEH KEPALA RUMAH TANGGA DI KELURAHAN TANDANG KOTA SEMARANG
Di Kelurahan Tandang terdapat 1.042 balita yang tinggal dengan orang tua laki-laki sebagai perokok aktif, rokok merupakan salah satu faktor resiko penyakit seperti ispa pada balita. Ketidak mampuan balita untuk melindungi dirinya sendiri dari paparan asap rokok sehingga memerlukan peran orang tuanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik proteksi paparan asap rokok pada balita oleh kepala rumah tangga di Kelurahan Tandang Kota Semarang. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua laki-laki dari balita yang merupakan perokok aktif sebanyak 1.042 orang, yang kemudian ditentukan sampel sebanyak 101 orang melalui teknik Probability Sampling jenis Proportionate Stratified Random Sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara umur (p= 0,048), sikap (p = 0,016), lingkungan fisik (p = 0,032), dan dukungan keluarga (p = 0,031) dengan praktik proteksi kepala rumah tangga. Perlunya peningkatan pengetahuan orang tua terhadap bahaya yang dapat ditimbulkan oleh asap rokok kepada balita dan peningkatan kesadaran orang tua dalam melakukan pencegahan paparan asap rokok pada balita
Kata Kunci: Praktik, Proteksi, Rokok, Kepala RT, Balit
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK IBU DALAM UPAYA MELINDUNGI KELUARGA DARI PAPARAN ASAP ROKOK
Paparan dari asap rokok berbahaya karena dapat menyebabkan kanker paru dan kerusakan kardiovaskuler, serta dapat merusak kesehatan paru dan pernafasan pada anak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang berhubungan dengan praktik ibu dalam upaya melindungi keluarga dari paparan asap rokok.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik, pendekatan kuantitatif, desain penelitian cross sectional dengan sampel 97 responden (ibu yang memiliki anak dan suami di Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang). instrumen yang digunakan berupa kuesioner dengan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat dengan uji chi-square .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia responden didominasi dengan usia ≥ 41 tahun dengan pendidikan terakhir tamat SMP/ Sederajat. Responden tidak bekerja sebesar 62,9%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia responden (p=0,031), pengetahuan (p=0,005) danpersepsihambatan (p=0,012) berhubungandenganpraktikibudalamupayamelindungikelurgadaripaparanasaprokok. Variabeltingkat pendidikan (p=0,685), pekerjaan (p=0,685), persepsikerentanan (p=0,878) danpersepsikeseriusan (p=0,501) tidakberhubungandenganpraktikibudalamupayamelindungikelurgadaripaparanasaprokok.Pendidikan dan pekerjaan bagian dari komponen modifikasi yang tidak mempengaruhi perilaku secara langsung, namun berpengaruh pada keyakinan individu. Dari semua komponen persepsi responden, yang paling berpengaruh untuk menentukan perubahan perilaku pada individu adalah persepsi hambatan. Diperlukan peningkatan kesadaran orang tua secara khusus ibu terhadap bahaya asap rokok pada anggota keluarga dan adanya pengawasan yang lebih terhadap kegiatan-kegiatan anggota keluarga yang berpeluang untuk terpapar asap rokok
Kata Kunci: Paparan asaprokok, praktik ibu, perlindungan keluarg