Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    FAKTOR PENDORONG TOKOH ISHIDA SHOUYA MELAKUKAN IJIME DALAM ANIME KOE NO KATACHI KARYA YAMADA NAOKO 山田尚子に制作されたアニメ『聲の形』における 主人公の石田将也がいじめをした要因

    Get PDF
    Putro, Ananto Rizki. “Factor that Drives the Character Shouya Ishida’s Act of Ijime in the Anime Koe no Katachi Directed by Naoko Yamada”. Thesis, Study Program Japanese Language and Culture, Diponegoro University, Semarang. Counsellor Fajria Noviana, S.S., M.Hum. Koe no Katachi is an anime that tells about a normal young man named Shouya Ishida and a girl with disabilities named Shouko Nishimiya. The aim of this research is to analyze the factor that drives Shouya Ishida to commit ijime to Shouko Nishimiya in the anime Koe no Katachi. The method that is used in this research is analytical descriptive method supported by literature study. The approach that is used in this research is narrative, and psychological approaches. Narrative approach is used to analyze the relation to space and time, Koe no Katachi’s character, problems and conflicts. Literature psychology approach with the Maslow’s hierarchy of needs theory is used to analyze the factor that drives character Shouya Ishida to commit ijime. The result of this research is the invention of a certain factor that drives the character of Shouya Ishida to commit ijime, which is the need of self-actualization is not fulfilled that causes some psychological illness and will drive him to do bad things. The conclusion is the main reason why Shouya Ishida commited ijime was because he lack of education about B values, such as value of justice, and goodness to achieve better potential or self-actualization. Keywords : Hierarchy of Needs, Motivation, Ijime

    PENGARUH PEMBERIAN KALSIUM MIKROPARTIKEL DAN PROBIOTIK Lactobacillus sp. TERHADAP KONDISI USUS HALUS DAN PERTAMBAHAN BOBOT BADAN HARIAN AYAM BROILER

    Get PDF
    Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh perbedaan pemberian mikropartikel cangkang telur sebagai sumber kalsium (Ca) dan Lactobacillus sp. sebagai probiotik terhadap kondisi usus halus ayam broiler yang meliputi total bakteri asam laktat (BAL) dan Coliform, pH, laju digesta serta pertambahan bobot badan harian (PBBH). Penelitian dilaksanakan di Kandang Digesti, Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang pada bulan Desember 2017 sampai Februari 2018 Ternak yang digunakan dalam penelitian adalah 160 ekor ayam broiler strain MB 202 New Lohman (unsex) umur 14 hari dengan bobot badan 407,65 ± 16,51 g. Penelitian disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan masing-masing 4 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 4 ekor ayam. Perlakuan yang diberikan yaitu T 0 = ransum protein 21%, T 1 = ransum protein 18%, T 2 = T 1 dengan Ca mikropartikel, T 3 = T 1 + Lactobacillus sp. 1,2 ml, dan T 4 = T 2 + Lactobacillus sp. 1,2 ml. Parameter yang diukur meliputi total bakteri asam laktat (BAL) dan Coliform, pH usus halus bagian duodenum, laju digesta dan pertambahan bobot badan harian (PBBH). Semua data hasil penelitian dianalisis ragam dan dilanjutkan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan T 4 nyata (P<0,05) meningkatkan total BAL, laju digesta, PBBH, serta menurunkan total Coliform, tetapi tidak mempengaruhi pH usus halus. Total BAL tertinggi pada T 4 CFU/g) dan terendah T 0 (1,3 x 10 6 CFU/g), total Coliform tertinggi pada T 1 (4,03 x 10 4 CFU/g) dan terendah T 4 (1,4 x 10 4 (1,1 x 10 CFU/g), laju digesta tertinggi pada T 4 (346,2 menit) dan terendah T 0 (267,6 menit), serta PBBH tertinggi pada T 4 (42,68 g/ekor/hari) dan terendah T 1 (35,25 g/ekor/hari). Simpulan dari penelitian adalah pemberian ransum dengan menggunakan kalsium mikropartikel ditambah Lactobacillus sp. 1,2 ml dapat meningkatkan total BAL, menurunkan total Coliform, laju digesta serta meningkatkan pertambahan bobot badan harian (PBBH) ayam broiler

    ANALISIS KEPRIBADIAN DAN KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL CRITICAL ELEVEN KARYA IKA NATASSA ( SEBUAH KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA)

    Get PDF
    Cahyani Nur, Wanti. 2018 . “Konflik Batin Tokoh Utama Novel Critical Eleven Karya Ika Natassa Sebuah Kajian Psikologi Sastra”. Skripsi. Program Strata I dalam Ilmu Sastra Indonesia. Semarang. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro. Pembimbing: Drs. M. Muzakka, M.Hum., dan Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum. Tujuan penelitian terhadap novel Critical Eleven karya Ika Natassa adalah mengungkapkan unsur struktural novel Critical Eleven seperti tokoh penokohan, alur pengaluran, latar pelataran dan mendeskripsikan penyebab konflik batin tokoh utama dalam novel Critical Eleven. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan bahan dan data seluruhnya diperoleh dari sumber-sumber tertulis. Dalam menganalisis permasalahan dalam novel Critical Eleven penulis menggunakan bebereapa teori diantaranya teori psikologi sastra, teori kepribadian, teori eksternal, dan teori konflik batin. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan psikologi dan pendekatan struktural, mengingat tujuan utama penelitian ini adalah mengungkap beberapa aspek psikologis yang melatar belakangi tindakan yang dilakukan tokoh utama serta mengungkap konflik batin yang dialami tokoh. Pendekatan struktural digunakan untuk mengungkap unsur-unsur struktur novel karena untuk mengungkap aspek psikologisnya harus melalui analisis terhadap unsur-unsur struktur novel, yaitu unsur tokoh,alur, latar, tema, dan amanat. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori struktur novel, teori psikologi sastra yang mengulas tentang psikologi kepribadian, teori konflik batin dan kecemasan. Hasil analisis novel Critical Eleven terdapat beberapa aspek psikologi, terutama konflik batin yang dialami tokoh utama sangat ditonjolkan. Konflik batin yang dialami tokoh utama terjadi karena ketidakseimbangan anatara id, ego, dan superego. Terjadi pertentangan antar ego pada tokoh utama sehingga mengakibatkan terjadinya konflik batin antar tokoh. Kata kunci:Struktur, Novel, Psikologi, Konflik, Batin, dan Kecemasan

    HYDROPONIC – Bertanam Tanpa Tanah

    Get PDF

    PERLAWANAN TOKOH PEREMPUAN BALI SEBAGAI KORBAN ADAT DALAM NOVEL KASTA KARYA WITRI PRASETYO AJI SEBUAH KAJIAN FEMINISME MULTIKULTURAL

    Get PDF
    Sukma, Ivon Bella. 2018. "Resistance of Balinese Women Figures as Indigenous Victims in Kasta Novel by Witri Prasetyo Aji A Multicultural Feminism Study". Essay. Strata I Program in Indonesian Literature. Semarang. Faculty of Cultural Sciences, Diponegoro University. Advisor I Laura Andri R.M., S.S., M.A. Advisor II Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum. Novel Kasta by Witri Prasetyo Aji tells the story of a girl named Ida Ayu Ade Maharani or called Rani, is a girl with brahmana castes or the highest caste in Bali. I Made Widya Sari is a girl bearing the Sudra caste or the lowest caste. Living in a place that upholds customs makes Rani and Sari get a different treatment in accordance with the caste carried besides that the two female figures get a form of oppression so that they form a form of rebellion. The method used is descriptive qualitative by using three stages, including: providing data with written sources as a reference related to this research, data analysis method using structural theory and multicultural feminism begins with sequence analysis as supporting data analysis, presentation of results namely describing the results of the analysis of existing data using structural theory and multicultural feminism. The results of the analysis of literary criticism of multicultural feminism show that a woman can become a victim of customary rules if she is in a very unsupportive state, one of which is to force the will of various parties that restrict women to choose their way of life to maintain tradition. The form of labeling women based on certain criteria is very detrimental to women, especially for lower-class women, they will get more forms of sexual violence and forms of emotional repression Keywords: custom, resistance, feminism, multicultural, female

    ANALISIS PENGARUH POROSITAS TERHADAP DISTRIBUSI TEMPERATUR ANODA SOLID OXIDE FUEL CELL

    Get PDF
    Solid Oxide Fuel Cell (SOFC) adalah sebuah peralatan elektrokimia yang mengubah bahan bakar gas menjadi energi listrik secara langsung tanpa melalui proses pembakaran. Produk buangan dari hasil proses konversi energi berupa uap air dan panas apabila menggunakan bahan bakar hydrogen. Komponen utama dari sebuah perlatan SOFC berupa anoda, elekrolit, dan katoda. Kinerja SOFC sangat dipengaruhi salah satunya oleh porositas pada anoda dan katoda. Penelitian ini menyajikan hubungan antara porositas anoda dan distribusi temperatur dengan menggunakan pendekatan metode pemodelan komputasi dinamika fluida (CFD). Pada penelitian ini pemodelan komputasi dinamika fluida diselesaikan dengan bantuan perangkat lunak Fluent. Model geometri pada penelitian ini menggunakan anoda SOFC tipe radial planar. Standar deviasi dan perbedaan temperatur diantara permukaan anoda dan elektrolit digunakan sebagai sumber analisis. Distribusi temperatur yang tidak seragam akan naik apabila porositas anoda dan laju aliran gas meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa gradien temperatur semakin besar pada porositas yang tinggi, sehingga diprediksi dapat meningkatkan tegangan thermal pada material anoda SOFC. Kata Kunci: SOFC, anoda, porositas, temperatur. Solid Oxide Fuel Cell (SOFC) is an electrochemical equipment that converts gas into electricity directly. The waste products resulting from SOFC are water vapor and heat when using hydrogen gas. The electrode of the SOFC is the anode, electrolyte and cathode. The performance of SOFC is influenced porosity of the electrode. This study explained the relationship between porosity of the anode and temperature distribution using computational fluid dynamics modeling approach (CFD). In this study, CFD modeling was done by using Fluent software. The geometry model of computational modeling is a planar radial-type SOFC. The assumptions of some boundary conditions used from the study of literature and the object of study. The standard deviation and the different of temperature of the anode-electrolyte surface used to analyse the result. Non-homogenous temperature distribution rise if the anode porosity and gas flow rate is increasing. This indicates the gradient of temperature is bigger in the higher porosity, which may cause increased thermal stress in the materials of anode SOFC. Keywords: SOFC, anode, porosity, temperature

    CONSEQUENCES OF MERCURY USED IN ARTISANAL AND SMALL-SCALE GOLD MINING PROCESSES A CASE STUDY OF RIVER NILE STATE SUDAN

    Get PDF
    On the discovery of gold reserves in 14 states in Sudan, traditional gold mining suddenly started to flourish and hundreds of thousands of laymen became engaged in gold extraction. The use of mercury in gold extraction poses much threat to the environment and general health of miners and the surrounding areas. The investigation includes: The effects of extraction methods on the environment and general health, The level of education and its distribution within the miners and how it affected the awareness of the miners about the dangers of mining activities, The period of stay that miners spend in the mining area and its contribution on the awareness about the dangers and diseases inflicted on the miners, The effects of traditional gold mining activities on natural environmental and The effects of the meteorological and topographical factors, the distribution and concentration of mercury in the area and their effects on the environment and general health. The research adopted the techniques of using random sampling and quantitative qualitative in addition to the analytical techniques. The research finally concluded that the mercury has potential to distribution and transport from study area to neighboring places by two meteorological and topographical factors, the wind directions and speed, those two meteorological elements affect the transport of pollutants from the highest to the lowest boundary layers. The area is characterized by high temperatures during most of year for ten months (50c) and low temperatures during winter months to (5c). Mercury starts to evaporate at temperature exceeding (25c). hence areas of higher temperatures are subjected to higher mercury concentration than other area of low temperatures. The study area is located at a height of (372 meters) above sea level, and that the River Nile to the West is located at an altitude of (340 meters), Topographically contour lines retreat towards in the River Nile, the fact which means that the surface run-off water will flow towards in River Nile and carry mercury concentration because of the natural slope of the area. But a portion of the Western area slopes towards the residents within the surrounding communities. Artisanal and small-scale gold mining has positive effects on the economic side and negative effects on the environment and general health. Keywords: artisanal and small-scale gold mining, Workers occupationally exposed (WOE), Residents in surrounding communities (RSC), Distribution of mercury concentration in surface soil and surface water, Meteorological and topographical factors

    HUBUNGAN ANTARA KEHARMONISAN KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 DEMAK

    Get PDF
    ABSTRAK Konsep diri merupakan gambaran seseorang terhadap dirinya sendiri baik secara fisik, psikis, emosional, serta sosial yang terdapat di dalam diri individu. Konsep diri tersebut dapat dikembangkan seiring dengan cara individu bersosialisasi dengan individu lain. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara keharmonisan keluarga dengan konsep diri pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Demak. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 432 siswa dengan sampel sebanyak 206 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik cluster sampling. Pengumpulan data menggunakan skala konsep diri diperoleh 27 aitem valid dengan α = 0,878, skala keharmonisan keluarga diperoleh 38 aitem valid dengan α = 0,929. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana diperoleh nilai rxy = 0,478 dengan p = 0,000 (p< 0,05), artinya terdapat hubungan positif yang signifikan antara variabel keharmonisan keluarga dengan konsep diri. Semakin positif keharmonisan keluarga yang diperoleh oleh individu maka semakin positif konsep diri yang terdapat dalam diri individu, sebaliknya semakin negatif keharmonisan keluarga yang diperoleh oleh individu maka semakin negatif konsep diri dalam diri individu. Keharmonisan keluarga memberikan sumbangan efektif sebesar 22,8% terhadap variabel konsep diri. Kata kunci : Keharmonisan Keluarga, Konsep diri, Siswa Kelas X

    PENGARUH ZONASI DALAM KANDANG CLOSED HOUSE TERHADAP EMISI AMONIA DAN SISTEM IMUN AYAM BROILER DI MUSIM KEMARAU

    Get PDF
    Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh zonasi dalam kandang closed house terhadap emisi amonia dan dampaknya pada sistem imun ayam broiler di musim kemarau. Penelitian dilakukan di kandang Closed House Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro dari bulan Juni – Juli 2017. Materi yang digunakan adalah day old chick (DOC) ayam broiler sebanyak 720 ekor dengan 49,25 ± 1,13 g bobot awal. Penelitian ini dilakukan di kandang closed house komersial dengan panjang 60 m × lebar 12 m, kapasitas 11.000 ekor pembagian 4 pen yang disesuaikan dengan kepadatan standar berdasarkan bobot ayam setiap minggu. Pakan yang digunakan adalah complete feed dengan kode: S10, S11, dan S12. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok, dengan perlakuan jarak penempatan zona 1, zona 2, zona 3, dan zona 4 masingmasing pada 0, ¼, ½, dan ¾ panjang closed house yang diukur dari inlet, dan dikelompokkan dalam 4 zona dengan kondisi mikroklimat yang berbeda. Parameter yang diamati adalah bobot relatif organ limfoid (timus, limpa, dan bursa fabrisius), kadar neutrofil, limfosit, dan rasio N/L ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zonasi dalam kandang closed house berpengaruh nyata (P<0,05) meningkatkan emisi amonia dimulai dari zona 3, dan menurunkan kadar limfosit pada zona 4. Pada bobot relatif organ limfoid, kadar neutrofil dan rasio N/L tidak terjadi perbedaan yang signifikan (P>0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah semakin jauh penempatan zona dari inlet maka semakin menaikkan emisi amonia dan menurunkan sistem imun ayam broiler

    PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG JAHE EMPRIT (Zingiber officinale var. Amarum) DALAM RANSUM TERHADAP KONSUMSI PROTEIN, KECERNAAN PROTEIN DAN RETENSI NITROGEN AYAM BROILER

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian adalah untuk mengkaji pengaruh penggunaan tepung jahe emprit (Zingiber officinale var. Amarum) dalam ransum dengan level berbeda terhadap kecernaan protein, retensi nitrogen dan konsumsi protein ayam broiler. Penelitian dilaksanakan di Kandang Unggas Laboratorium Produksi Ternak Unggas, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Semarang pada bulan April - Mei 2017. Ternak yang digunakan dalam penelitian adalah 120 ekor ayam broiler unsex Lohman umur 1 hari, dimulai penambhan jahe emprit 14 hari dengan bobot rata-rata 350 ± 8,60 g dan pelihara sampai ke- 35 hari, dikelompokkan menjadi 5 perlakuan dengan 4 ulangan. Ransum yang diberikan pada ayam broiler terdiri dari beberapa jenis bahan pakan seperti bekatul, bungkil kedelai, tepung ikan, tepung jagung, meat bone meal (MBM), poultry meat meal (PMM), premix dan tepung jahe emprit. Perlakuan yang diterapkan adalah penambahan tepung jahe emprit dengan level berbeda yaitu T0 = ransum tanpa penambahan tepung jahe emprit, T1 = ransum mengandung 0,5% tepung jahe emprit, T2 = ransum mengandung 1% tepung jahe emprit, T3 = ransum mengandung 1,5% tepung jahe emprit, T4 = ransum mengandung 2% tepung jahe emprit. Apabila terdapat perbedaan maka data diolah secara statistik dengan prosedur analisis ragam, parameter yang diamati adalah konsumsi protein, kecernaan protein dan retensi nitrogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung jahe emprit dalam ransum dengan level berbeda pada ayam broiler tidak memberikan pengaruh nyata pada parameter konsumsi protein, kecernaan proten dan retensi nitrogen ayam broiler. Hasil konsumsi protein menunjukkan nilai T0 T4: 30,65; 30,77; 28,48; 29,04 dan 30,36g/ekor/hari kecernaan protein dengan nilai T0 T4: 85,85; 85,65, 86,54; 86,33, 86,20% dan retensi nitrogen nilai T0 s / T4: 4,21; 4,22; 3,95; 4,01 dan 4,19. d Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan level tepung jahe emprit (Zingiber officinale var. Amarum) sampai level 2% belum dapat meningkatkan konsumsi protein, kecernaan protein dan retensi nitrogen

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇