Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    ANALISIS IMPLEMENTASI FUNGSI PEMBINAAN DAN PENGAWASAN RUMAH SAKIT OLEH BADAN PENGAWAS RUMAH SAKIT PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Get PDF
    Peran pemerintah sangat diperlukan untuk peningkatan kualitas rumah sakit, seperti dibentuknya Badan Pengawas Rumah Sakit baik di tingkat pusat maupun provinsi. Pembentukan badan pengawas rumah sakit provinsi memiliki banyak manfaat, namun hingga saat ini belum semua provinsi memiliki BPRSP dan dari semua BPRSP yang sudah terbentuk tidak semua dapat melaksanakan fungsinya dengan baik. Salah satu BPRSP yang terlihat sudah mampu melaksanakan fungsinya dengan baik adalah BPRSP DIY. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan fungsi pengawasan dan pembinaan rumah sakit provinsi Daerah istimewa Yogyakarta sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2013 tentang Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS). Peneliian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan informan utama dan trangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan ketersediaan acuan regulasi belum optimal, personil dan sarana-prasarana belum memadai, belum ada pembagian tugas antar personil, pelatihan untuk personil BPRSP DIY belum dilakukan, komunikasi dengan rumah sakit masih kurang intens,dan monitoring evaluasi belum dijalankan dengan optimal. Disarankan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia meninjau kembali peraturan terkait kecukupan jumlah personel yang sesuai dengan tugas dari badan pengawas rumah sakit provinsi, disarankan Daerah Istimewa Yogyakarta segera menerbitkan peraturan gubernur terkait BPRSP DIY, disarankan Badan Pengawas Rumah Sakit DIY mengadakan pelatihan untuk personil BPRSP DIY, disarankan Dinas Kesehatan Provinsi DIY meninjau kembali kefektifan alur pencairan dana untuk BPRSP DIY, dan disarankan rumah sakit dapat memberikan laporan tahunan kepada BPRSP DIY secara rutin Kata Kunci: Pembinaan dan Pengawasan Rumah Sakit, Badan Pengawas Rumah Sakit, Rumah Sakit, Implementasi Kebijaka

    KEBERLANGSUNGAN AKSEPTOR IUD PASCA PERSALINAN PERVAGINAM DI RSUP DR. KARIADI

    Get PDF
    Latar Belakang: Penggunaan IUD sebagai alat kontrasepsi di Indonesia relatif masih sangat rendah dibanding metode kontrasepsi lain. Hal ini sangat disayangkan karena penggunaan IUD banyak membawa keuntungan namun belum diketahui keberlangsungannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberlangsungan pemasangan IUD Pasca Persalinan Pervaginam di RSUP Dr. Kariadi Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif terhadap 20 total responden akseptor IUD pasca persalinan pervaginam sejak Juni hingga Agustus 2016 di RSUP Dr. Kariadi. Hasil: Hingga saat ini terdapat 17 (85%) akseptor IUD pasca persalinan pervaginam yang masih menggunakan metode kontrasepsi tersebut. Manfaat yang dirasakan akseptor adalah karena penggunaan IUD pasca persalinan pervaginam efektif dan praktis. Sedangkan 3 (15%) eks-akseptor IUD pasca persalinan pervaginam tidak merasakan manfaat tersebut. Kesimpulan: Hasil penelitian deskriptif kualitatif didapatkan dari penggunaan IUD pasca persalinan pervaginam pada akseptor di RSUP Dr. Kariadi 85% masih menggunakan IUD pasca persalinan pervaginam dengan alasan: Efektif dalam mencegah kehamilan dan praktis apabila dibandingkan dengan metode kontrasepsi lain. Kata Kunci: keberlangsungan, IUD, akseptor IUD pasca persalinan pervagina

    PENGARUH PERGERAKAN UDARA PADA KONDISI TERMAL DI STASIUN SEMARANG TAWANG

    Get PDF
    Pada iklim tropis lembab, terutama di Indonesia, pergerakan udara sangat berpengaruh besar terhadap kenyamanan termal. Stasiun Semarang Tawang merupakan bangunan konservasi di kawasan Kota Lama Semarang. Desain bangunannya bergaya kolonial dengan tipologi dinding tebal dan ruang-ruang dengan banyak bukaan berupa ventilasi alami sebagai salah saktu faktor dari terkait dengan termal dan pergerakan angin. Tujuan dari penelitian ini mengobservasi dan mengidentifikasi bangunan Stasiun Tawang yang mengenai pengaruh pergerakan udara terhadap kondisi termal yang disebabkan dari variable temperatur efektif (TE). Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif deduktif empirik dengan pengukuran di lapangan menggunakan Thermohygrometer untuk kelembaban dan suhu udara serta KW 0600653 Hot Wire Anemometer untuk pengukuran pergerakan angin. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan grafis diagam dan software SPSS stastistik untuk perbandingan dan menggukan software Ecotect 2011, dan Autodesk Flow Simulation sebagai simulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terlihat gambaran visual angin yang mementuk arus terpisah dan trubulent. Pergerakan angin mempergaruhi temperatur efektif (TE) yang dihasilkan. Oleh karena itu, ketahui pada temperatur efektif (TE) tiap-tiap zona memiliki suhu yang berbedabeda, antara lain temperatur efektif (TE) tertinggi pada zona A adalah pada ruang kantor yang sebesar 28.43 °C, sedangkan TE tertinggi pada zona B adalah pada ruang hall yang sebesar 27.35 °C, dan TE tertinggi pada zona C adalah pada ruang toko yang sebesar 27.74 °C. Sehingga pada bangunan Stasiun Tawang masih terdapat banyak ruang yang belum memenuhi kenyamanan termal terutama pada ruang interiornya yang terkait dengan pergerakan udaranya. Hal ini perlu penambahan pergerakan angin dengan menggunakan media mekanik separti kipas angin, ex haust fan atau air conditioner (AC) untuk ruang tertutup. Kata kunci: Pergerakan udara, Penghawaan, Kenyamanan Termal, Stasiun Semarang Tawang

    ANALISIS STRUKTUR DAN MAKNA SETSUZOKUSHI KUSE NI, NONI DAN GA DALAM BAHASA JEPANG 日本語における接続詞「くせに」と「のに」と「が」

    Get PDF
    ABSTRACT Rahmadanti, Vita. 2019. “Structure and Meaning Analysis of Conjunction Kuseni, Noni, and Ga in Japanese Sentences”. Thesis, Department of Language and Japanese Culture Studies, Faculty of Humanities, Diponegoro University. Thesis advisor is Elizabeth Ika Hesti ANR, S.S, M.Hum. In the writing thesis, the writer discussed about “Structure and Meaning Analysis of Conjunction Kuseni, Noni, and Ga in Japanese Sentences”. This research describes about the structure and meaning of Japanese conjunction, especially kuseni, noni, and ga . The research’s data being used are from children's stories in Japanese, Japanese novels, and articles on some Japanese websites. To analyze the structure and meaning of the three conjunctions, the method is distributional and descriptive method. This research are presented by informal methods. The results of this research is setsuzokushi kuseni can used in the middle and at the end of sentence. Kuseni can be attached to verbs, adjectives, and nouns. Kuseni is a conjunction that used to showed a criticism or insults. The second conjunction is noni. Setsuzokushi noni can be attached to verbs, adjectives, noun and certain sentence patterns in Japanese sentences. Setsuzokushi noni can be used in the middle and at the end of the sentence. Setsuzokushi noni which is in the middle of sentence has 3 meaning, that are contradictory meaning, comparison, and unexpected things. Whereas, setsuzokushi noni at the and of a sentence can mean a disappointment. Furthermore, setsuzokushi ga can be attached to verbs, adjectives, and nouns. To connect between adjektives, nouns with setsuzokushi ga, its should to add da or desu copula between it. Setsuzokushi ga mean a neutral contradictory without any nuances. Keywords: setsuzokushi, kuseni, noni, g

    HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN SELF-HANDICAPPING PADA MAHASISWA TEKNIK MESIN UNIVERSITAS DIPONEGORO YANG SEDANG MENGERJAKAN TUGAS AKHIR

    Get PDF
    ABSTRAK Tugas akhir merupakan salah satu syarat yang harus diselesaikan mahasiswa Teknik Mesin Undip untuk dapat meraih gelar sarjana, selama proses pengerjaannya banyak tantangan dan kesulitan yang dialami sehingga meningkatkan kemungkinan munculnya self-handicapping. Self-handicapping merupakan perilaku negatif yang bertujuan melindungi harga diri dari kegagalan yang mungkin akan terjadi. Sebaliknya, dengan peningkatan self-compassion individu akan lebih peduli dengan dirinya, lebih mengasihi diri sendiri dan memahami bahwa setiap masalah dan tantangan dapat membawa dampak positif dalam hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan self-handicapping pada mahasiswa Teknik Mesin Undip yang sedang mengerjakan tugas akhir. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 139 mahasiswa Teknik Mesin Undip yang terdiri dari angkatan 2015 dan 2014 yang sedang mengerjakan tugas akhir. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Skala Self-Compassion (29 aitem, α = 0,905) dan Skala Self-Handicapping (41 aitem, α = 0,940). Analisis Spearman’s Rank menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-compassion dengan self-handicapping (rxy = -0,619 dan p = 0,000). Semakin tinggi self-compassion maka akan semakin rendah self-handicapping dan begitu sebaliknya. Kata kunci : self-compassion, self-handicapping, mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir

    Hubungan Intensitas Sosialisasi Pencegahan Hiv/Aids Dan Persepsi Tentang Kredibilitas Konselor Terhadap Sikap Mendukung Ibu Rumah Tangga Mengenai Pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Banjarnegara.

    Get PDF
    HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit menular yang penderitanya terus meningkat dari tahun ke tahun termasuk di Kabupaten Banjarnegara. Peningkatan di Kabupaten Banjarnegara sendiri mencapai 85% hingga tahun 2018 dan ibu rumah tangga berada di urutan kedua dengan jumlah kasus tertinggi. Sehingga perlu di adakannya pencegahan agar infeksi penyakit ini tidak meluas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah intensitas sosialisasi dan persepsi mengenai kredibilitas konselor dapat mempengaruhi sikap mendukung ibu rumah tangga terhadap pencegahn HIV/AIDS. Beberapa teori yang digunakan untuk acuan dalam penelitian ini antara lain information-integration theory, communication competency theory, Source of credibility theory. Tipe penelitian yang dipakai adalah explanatory yaitu penelitian yang menjelaskan hubungan kausal antar variable yang diteliti dengan melakukan pengujian hipotesa menggunakan rumus koefisien dan Kendall Tau-B. Melalui penelitian ini di ketahui tidak terdapat hubungan antara intensitas sosialisasi dan sikap ibu rumah tangga terhadap pencegahan HIV/AIDS. Ini berarti sosialisasi yang dilaksanakan hanya memberi sedikit pengetahuan atau hanya memberi sedikit efek pada kognisi, namun tidak sampai pada keputusan atau sikap. Sedangkan hubungan antara persepsi mengenai kredibilitas konselor dan sikap ibu rumah tangga memiliki hubungan yang sangat signifikan dan kuat. Hal ini berarti responden sangat mempercayai konselor HIV sebagai orang yang benar-benar kredibel dan berperan penting dalam menangani dan mencegah, HIV/AIDS di Kabupaten Banjarnegara. Kata kunci: Intensitas Sosialisasi, Persepsi Kredibilitas Konselor, HIV/AIDS, Ibu ruma tangga, sikap

    Teknik Promosi Untuk Menarik Minat Pendengar Program Jaksa Menyapa Oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan Radio Republik Indonesia Semarang

    Get PDF
    Penelitian yang berjudul “Teknik Promosi Untuk Menarik Minat Pendengar Program Jaksa Menyapa Oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan Radio Republik Indonesia Semarang” bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan RRI Semarang dalam menarik minat pendengar dalam program Jaksa Menyapa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, karena penelitian ini dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi seluas-luasnya terhadap objek penelitian, mengumpulkan informasi mengenai status suatu tema, gejala atau keadaan yang ada. Dari hasil penelitian yang didapatkan peneliti, minat untuk mendengarkan radio pada zaman sekarang, sangatlah menurun, dikarenakan adanya perkembangan teknologi yang memudahkan kita untuk memperoleh informasi. Product, Price, Place, Promotion, keempatnya saling berkaitan satu sama lainnya. Untuk membuat dan mempromosikan sebuah produk tentunya 4P harus jelas dan tepat. Dan yang ditegaskan pada penelitian ini adalah promotion, kegiatan yang digunakan untuk memperkenalkan program Jaksa Menyapa kepada masyarakat. Dan promosi yang digunakan dari Kejati Jateng adalah memperkenalkan dari mulut ke mulut pada saat kegiatan penyuluhan hukum dan memposting kegiatan Jaksa Menyapa di media social. Sedangkan yang digunakan oleh RRI Semarang adalah melakukan spot promo setiap hari di jaringan Pro 1 RRI Semarang serta membagikan Rencana Acara Siaran kepada komunitas RRI Semarang. Kata Kunci : Promosi, Minat ABSTRACT Name : Annisa Saumi Afira NIM : 14030116060025 Title : Promotional Techniques to Attract Listener Interest of Jaksa Menyapa Progra

    HUBUNGAN ASUPAN GIZI DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI (SKOR Z IMT/U) ANAK USIA 7-12 TAHUN PENYANDANG DISABILITAS INTELEKTUAL DI KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Malnutrisi dan disabilitas merupakan masalah utama kesehatan global. Prevalensi anak disabilitas intelektual di Indonesia meningkat dari 0,92 % menjadi 2,45 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada hubungan asupan gizi dan aktivitas fisik dengan status gizi anak disabilitas intelektual di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai Juli 2019 di SLB Negeri Kota Semarang. Sampel terdiri dari siswa SDLB kelas 1-6 yang berumur 7-12 tahun. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 46 orang. Analisis data menggunakan analisis korelasi Rank Spearman karena semua data berdistribusi tidak normal berdasarkan uji sebaran normalitas data. Berdasarkan hasil penelitian diketahuistatus gizi anak disabilitas intelektual tergolong normal (56,5 %). Anak disabilitas intelektual mengalami defisit energi, karbohidrat, lemak, besi, seng, kalsium, iodium, dan vitamin C. Dan memiliki asupan gizi kategori baik untuk asupan protein dan vitamin A. Hasil uji statistik Rank Spearman menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara asupan karbohidrat, besi, seng, kalsium, iodium, vitamin A, vitamin C dan aktivitas fisik dengan status gizi (skor z IMT/U) (p>0,05). Ada hubungan asupan energi dan protein dengan status gizi (skor z IMT/U) (p=0,005, rs=0,40; p=0,001, rs=0,53) dengan korelasi sedang dan arah positif. Ada hubungan asupan lemak dengan status gizi (skor z IMT/U) (p=0,001, rs=-0,4) dengan korelasi sedang dan arah negatif Kata Kunci: Asupan Gizi, Aktivitas Fisik, Status Gizi, Disabilitas Intelektual, Anak Usia 7-12 Tahu

    HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI (PROTEIN, ZAT BESI, VITAMIN C) DAN POLA MENSTRUASI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN (Studi Pada Remaja Putri di SMK Negeri 10 Semarang)

    Get PDF
    Anemia adalah kondisi tubuh dimana fungsi pengangkutan dan penyediaan oksigen bagi jaringan tubuh terganggu akibat penurunan kadar hemoglobin di bawah batas normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada hubungan asupan zat gizi (protein, zat besi, vitamin C) dan pola menstruasi dengan kadar hemoglobin. Penelitian ini dilakukan pada bulan april-juli 2019, pada 70 remaja putri yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, dengan cara purposive sampling di SMK Negeri 10 Semarang. Data dianalisis dengan uji korelasi Rank Spearman, Pearson Product Moment, dan Chi Square. Hasil uji menunjukkan ada hubungan asupan protein, asupan zat besi, siklus menstruasi, lama menstruasi dengan kadar hemoglobin. Tetapi tidak ada hubungan asupan vitamin C dengan kadar hemoglobin Kata Kunci: Asupan protein, asupan zat besi, asupan vitamin C, siklus menstruasi, lama menstruasi, kadar hemoglobin, remaja putr

    PEMBERIAN PELAYANAN INFORMASI PUBLIK BERBASIS COMPUTER MEDIATED COMMUNICATION DI PEMKOT PEKALONGAN

    Get PDF
    Pelayanan informasi publik merupakan salah satu kewajiban penting yang harus disediakan oleh setiap instansi baik pemerintah maupun non pemerintah dalam rangka transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan pemerintahan yang semakin baik di Indonesia. Hal ini diatur dalam Undang-undang keterbukaan informasi publik Nomor 14 tahun 2008. Kegiatan pemberian pelayanan informasi publik ini merupakan bagian dari penunjang kegiatan PPID (Pejabat Pegelola Informasi dan Dokumentasi) di Sekretariat Daerah Kota Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penambahan alat berupa kuesioner sebagai penunjang dalam penelitian. Penelitian ini membahas mengenai Pemberian Pelayanan Informasi Publik Berbasis Computer Mediated Comunication (CMC) di Pemkot Pekalongan. Tujuan peneltian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik dalam pemberian pelayanan informasi publik berbasis Computer Mediated Communications (CMC) yang ada di Pemkot Pekalongan melalui media sosial seperti facebook, instagram, twitter, youtube serta website Pemkot Pekalongan sudah dapat dimaksimalkan sesuai dengan standar yang ada. Pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam melalui kabag (kepala bagian) humas Pemkot Pekalongan dan staf humas Pemkot Pekalongan, serta penyebaran kuesioner kepada masyarakat pengguna media sossial. Dapat disimpulkan bahwa praktik pemberian pelayanan informais publik bebrbasis Computer Mediated Communication (CMC) di pemkot Pekalongan belum dapat berjalan secara maksimal. Penelitian ini beragumen ada beberapa faktor utama yang menghambat dalam memaksimalkan pemberian pelayanan informasi tersebut yaitu masih terbatasnya personil atau anggota untuk mengelola media sosial tersebut agar menjadi lebih efektif, lambatnya respon terhadap pertanyaan yang masuk dari masyrakat, rendahnya kreatifitas dalam merancang konten dalam menciptakan interaktivitas dalam media sosial, serta Update informasi yang tidak konsisten dan hanya berfokus ke beberapa media sosial. Kata Kunci : Pelayanan Informasi Publik, CMC, Praktik, media sosia

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇