71404 research outputs found
Sort by
SATIRE TERHADAP PRAKTIK-PRAKTIK AGAMA DAN KEMANUSIAAN DALAM KUMPULAN PUISI BUKU LATIHAN TIDUR KARYA JOKO PINURBO (SEBUAH KAJIAN STILISTIKA)
Penelitian ini menggunakan objek formal berupa analisis satire politik dan kemanusiaan dalam tiga puisi yang terdapat dalam kumpulan puisi Buku Latihan Tidur karya Joko Pinurbo dengan perspektif stilistika. Objek material berupa tiga puisi dalam kumpulan puisi tersebut yang berjudul “Kolom Agma”, “Pemeluk Agama”, dan Jalan Tuhan”. Metode yang digunakan adalah metode kepustakaan dengan teknik pengumpulan data, analisis data, dan penyajian data. Teori dalam penulisan ini menggunakan teori struktural Roman Ingarden dan teori stilistika.
Hasil analisis struktural puisi “Kolom Agama”, “Pemeluk Agama”, dan “Jalan Tuhan” karya Joko Pinurbo memberikan pengetahuan tentang ketimpangan yang terjadi antara politik dan kemanusiaan yang disangkut pautkan dengan agama dalam puisi tersebut. Puisi “Kolom Agama”, “Pemeluk Agama”, dan “Jalan Tuhan” menghasilkan bunyi yang sama, yaitu bunyi kakafoni di mana memiliki arti kesedihan.
Hasil analisis satire puisi “Kolom Agama”, “Pemeluk Agama”, dan “Jalan Tuhan” karya Joko Pinurbo memberikan sindiran halus dalam absurditas manusia mengenai politik, kemanusiaan, dan agama. Kegelisahan yang diserap dari lalu lintas komunikasi di media, terutama media digital yang memberikan dampak sangat menyedihkan, menimbulkan sebuah ironis tersendiri. Satire dipilih sebagai objek utama agar puisi Joko Pinurbo dapat memberikan pandangan lain tentang politik dan kemanusiaan yang dihubungan dengan agama. Pandangan tersebut dikemas sederhana, tetapi penuh makna. Hal demikian yang membuat Joko Pinurbo menulis puisi dan pembaca ikut larut kedalam pandanagn berbeda yang coba direnungkan.
Kata Kunci : Puisi, politik, kemanusiaan, agama, struktural, stilistika, sati
ANALISIS PERANGKAT KOHESI DALAM WACANA DRAMA SERIAL KYOU KARA ORE WA!! EPISODE 1 連続ドラマ「今日から俺は!!」第1話における結東性 ANALISIS PERANGKAT KOHESI DALAM WACANA DRAMA SERIAL KYOU KARA ORE WA!! EPISODE 1 連続ドラマ「今日から俺は!!」第1話における結東性
ABSTRACT
Roberto, 2020. “Analisis Perangkat Kohesi dalam Wacana Drama Serial Kyou Kara Ore wa!! Episode 1”. Thesis, Departement of Japanese Language and Culture, Faculty of Humanities, Diponegoro University. Advisor: Elizabeth I.H.A.N.R., S.S., M.hum.
This research aims to describe cohesion elements found in serial drama discourse and how the cohesiveness is formed in serial drama. The writer took the data from a serial drama titled ‘Kyou Kara Ore wa!!’ episode 1.
The data from the serial drama were collected using watch and note-taking technique. After the data were collected, then the data were analyzed using descriptive analysis method. And then, as data serving, text is served informally.
The result of this research includes 57 data served, with 12 data of reference. 12 data of conjunction, 30 data of response and interjection, and 3 data of word order. This serial drama has good cohesiveness because so many elements of cohesion provided in it and the four elements are fulfilling their function in every dialogues or even monologues.
Keywords: discourse analysis, elements of cohesion, kyou kara ore wa
Manajemen Rantai Pasok Konstruksi
Manajemen rantai pasok (supply chain management) adalah konsep ilmu dari industri manufaktur yang kemudian diadopsi kedalam konstruksi. Oleh karena itu manajemen rantai pasok konstruksi diartikan sebagai metode terintegrasi antara dari hulu ke hilir yang melibatkan pihak-pihak dalam proyek konstruksi yaitu owner, konsultan, kontraktor, sub kontraktor, dan supplier untuk kesuksesan proyek.
Buku ini membahas tentang pengenalan proyek konstruksi, manajemen rantai pasok secara umum, konsep rantai pasok konstruksi, konsep mikro meso makro rantai pasok, tantangan rantai pasok konstruksi, efisiensi rantai pasok material dan peralatan konstruksi, pengukuran kinerja rantai pasok konstruksi, Supply Chain Operations Reference (SCOR), dan studi kasus pengukuran kinerja rantai pasok konstruksi. Secara detail penjelasan isi buku disertai dengan gambar yang memudahkan dalam pemahaman manajemen rantai pasok konstruksi
Developing a framework of interactions among stakeholders in the governance of Indonesian Forests
This review synthesises the literature studying interactions among stakeholders in Indonesian forest
governance. Having described major trends in former studies, the study discusses evidences and best
practices in the management of Indonesian forests. It then discusses the framework proposal for depicting
interactions among government, local people, and private companies. Key aspects to consider in the
discussion are how to design effective mechanisms and incentives that may minimize frictions among the
stakeholders. Such mechanisms may lead to forest sustainability. The review concludes by discussing avenues
for future research
Analisis Struktural dan Kepribadian Tokoh Natsuki Subaru dalam Light Novel Re: Zero kara Hajimaru Isekai Seikatsu karya Nagatsuki Tappei ライトノベル「Re:ゼロ から始まる異世界生活」の長月達平による菜月スバルの構造分析と性格分析
ABSTRACT
Risyad Gifari 2020. "Structural Analysis and Personality of Natsuki Subaru in Light Novel Re: Zero kara Hajimaru Isekai Seikatsu by Nagatsuki Tappei". Thesis, Japanese Language and Culture Study Program, Faculty of Cultural Sciences, Diponegoro University. Supervisor Yuliani Rahmah, S.Pd, M.Hum.
Light novel is a new form of prose that developed in Japan since the 1970s. In the 2000s the Isekai or Parallel World appeared in the Light Novel genre. One of them is Re: Zero kara Hajimaru Isekai Seikatsu, by Nagatsuki Tappei. This Light Novel tells the story of Natsuki Subaru who magically summoned into a parallel world.
This research has 2 problem formulations, first is to find out the intrinsic element contained in Light Novel Re: Zero with structural theory, and second to find out the personality of Natsuki Subaru's character by using the psychoanalytic theory from Carl Gustav Jung.
The results obtained from this study are, the intrinsic elements of Light Novel Re: Zero are Theme, Characters and Characterization, Background, Flow, Point of View, and Message. According to Carl Gustav Jung's psychoanalytic theory, Natsuki Subaru has an Extrovert and Thinker personality, and also found several factors that make up Natsuki Subaru's personality such as love, conflict, threat, biology and philosophy.
The conclusion of this research is that the intrinsic element in Light Novel Re: Zero and Natsuki Subaru's personality according to Carl Gustav Jung's psychoanalytic theory are interconnected and form Natsuki Subaru's character as the main character who can adapt to the new environment despite having to go through various challenges.
Keywords: structural, psychoanalysis, Natsuki Subaru, Light Novel.
DETERMINAN KINERJA PERAWAT DI UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH UNGARAN KABUPATEN SEMARANG
Pelyanan publik harus memberikan pelayanan yang paripurna dan bermutu untuk dapat memberikan kepuasan kepada pasien sebagai pelanggannya.Pelayanan rawat inap merupakan bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dengan pelayanan kesehatan dalam suatu rumah sakit karena berkaitan dengan kepuasan pasien. Untuk mencapai kinerja yang baik, maka perlu diperhatikan beberapa hal yang berhubungan dengan kinerja perawat di rumah sakit. Undang – Undang Nomor 38 tahun 2014 tentang Keperawatan mencakup standar kerja yang harus dilakukan perawat dalam memberikan pelayanan. Dalam memberikan pelayanan, kinerja perawat berhubungan dengan beberapa faktor seperti kepemimpinan, kebijakan, motivasi, pelatihan dan pengembangan, kepuasan kerja dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat terdiri dari kepemimpinan, kebijakan, motivasi, pelatihan dan pengembangan, kepuasan kerja dan lingkungan kerja. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, rancangan cross sectional. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square Test. Populasi pada penelitian ini adalah perawat di rawat inap RSUD Ungaran dengan teknik pengambilan Proportional Random Sampling sebanyak 87 perawat.Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 55,2% responden memiliki kinerja yangbaik. Hasil analisis statistik dengan menggunakan Chi-Square menunjukkan bahwa kepemimpinan (p=0,00), kebijakan (p = 0,011), motivasi perawat (p=0,036), pelatihan dan pengembangan (p =0,026 ), kepuasan kerja (p= 0,026 ), lingkungan kerja (p= 0,03). Nilai p dari seluruh variabel bebas < 0,05 sehingga ada hubungan antara kepemimpinan dengan kinerja perawat, ada hubungan kebijakan dengan kinerja perawat, ada hubungan motivasi dengan kinerja perawat, ada hubungan pelatihan dan pengembangan dengan kinerja perawat, ada hubungan kepuasan kerja dengan kinerja perawat, ada hubungan lingkungan kerja dengan kinerja perawat.
Kata Kunci : Kinerja Perawat, Rumah Sakit, Rawat Ina
PENGARUH PELATIHAN SELF-COMPASSION SECARA DARING TERHADAP PENERIMAAN DIRI PADA MAHASISWA DENGAN FOBIA SPESIFIK RINGAN
Mahasiswa tahun pertama kuliah (mahasiswa baru) perlu menguasai cara mengatur lingkungan sosial yang baru, sehingga individu harus menyesuaikan dengan lingkungan mereka, mengembangkan identitas diri mereka dan membentuk hubungan dekat dengan orang lain.Untuk tujuan ini individu harus bisa mengembangkan diri dan menerima diri mereka. Mahasiswa yang berjuang dengan fobia akan lebih sulit untuk memiliki penerimaan diri. Pelatihan self-compassion disebutkan dapat membantu individu untuk meningkatkan emosi positif dalam diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan self-compassion secara daring untuk meningkatkan penerimaan diri pada mahasiswa tahun pertama dengan fobia spesifik ringan. Desain yang digunakan yaitu randomized pretest-postest control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa baru dengan tingkat fobia spesifik ringan dan penerimaan diri yang rendah dan sedang. Terdapat total 26 subjek dalam penelitian ini, 14 subjek di kelompok eksperimen dan 12 subjek di kelompok kontrol. Pengambilan data menggunakan skala Severity Measure for Specific Phobia—Adult dari APA dan skala penerimaan diri yang disusun menggunakan aspek dari Berger, skala ini disebarkan secara daring. Hasil uji menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen (p=0,059 (0>0,05) untuk uji Mann-Whitney U. Selanjutnya dilakukan uji Friedman untuk mengetahui perbedaan pada kelompok eksperimen dari sebelum dan sesudah diberi perlakuan dan mengikuti follow-up. Hasil uji menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberi perlakuan, serta setelah mengikuti follow-up (p=0,018, p<0,05). Hal tersebut mengindikasikan bahwa pelatihan self-compassion secara daring dapat dilakukan untuk meningkatkan penerimaan diri pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro dengan fobia spesifik ringan
KELENGKAPAN DATA KARAKTERISTIK KARTU PENDERITA KUSTA DI PUSKESMAS KRAMATSARI DAN PUSKESMAS DUKUH DI KOTA PEKALONGAN PERIODE JANUARI 2017 SAMPAI 2019
Kusta adalah penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium Leprae yang menyerang saraf perifer dan jaringan tubuh lainnya. Untuk menetapkan status eliminasi kusta diperlukan pencatatan yang akurat, lengkap dan tepat waktu yang dimana hasil dari pencatatan tersebut akan dilaporkan secara berjenjang, salah satunya didalam kartu penderita kusta. Pada tahun 2018, Kota Pekalongan memiliki tingkat prevalensi 2,39 per 10.000 penduduk di mana tingkat prevalensi tidak dapat dinyatakan bebas dari kusta. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelengkapan data karakteristik kartu penderita kusta di Puskesmas Kramatsari dan Puskesmas Dukuh di Kota Pekalongan periode Januari 2017 sampai 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kartu kusta di semua pusat kesehatan masyarakat di Kota Pekalongan sejak Januari 2017 sampai 2019 sebanyak 127 kartu penderita kusta dengan jumlah sampel sebanyak 32 kartu penderita kusta . Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kelengkapan kartu kusta di Puskesmas Kramatsari dan Puskesmas Dukuh adalah 21,9% sedangkan tidak lengkap sebesar 78,1%. Adapun persentase kelengkapan kartu kusta berdasarkan usia, jenis kelamin, jenis pekerjaan, riwayat penyakit, keadaan kelainan dan keadaan cacat yaitu sebesar 31,25% sedangkan persentase kelengkapan kartu kusta berdasarkan pengobatan hanya sebesar 21,9%.
Kata kunci : Kusta, Kelengkapan Kartu Penderita Kusta, Karakteristik
Penderita Kust