Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    Buku Ajar Studi Kelayakan Dan Evaluasi Proyek

    Get PDF
    Studi Kelayakan dan Evaluasi Proyek (SKEP) merupakan suatu kegiatan yang disusun secara sistematis untuk mendapatkan kemanfaatan (benefit) dari suatu usaha dengan memperhatikan nilai uang diwaktu mendatang, dengan memperhatikan beberapa aspek yang relevan, penggunaan investasi dan kriteria investasi untuk dapat menghitung,mengevaluasi dan menyusun kelayakan investasi yang akan atau telah dilakukan,khususnya pada usaha pertanian. Disamping itu, SKEP juga mempelajari tentang perspektif yang berhubungan dengan kegagalan dan keberhasilan usaha bidang pertanian.Mata kuliah Studi Kelayakan dan Evaluasi Proyek merupakan mata kuliah wajib Program Studi Agribisnis Jurusan Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Mata kuliah ini berkaitan dengan mata kuliah sebelumnya baik mata kuliah teknis pertanian maupun non teknis, seperti Dasar-Dasar Menejemen, Agribisnis, Ekonomi Perusahaan Pertanian, Manajemen Keuangan, Manajemen Sumberdaya Manusia. Setiap pokok bahasan mata kuliah mempunyai keterhubungan dan kesatuan dalam pemahaman dan kemampuan untuk dapat mempresentasikan dan menyusun kelayakan usaha pertanian. Bahan Ajar Studi Kelayakan dan Evaluasi proyek terdiri atas 7 pokok bahasan yang meliputi : Pokok Bahasan I. Pendahuluan; II. Beberapa Aspek pada Studi Kelayakan dan Evaluasi Proyek; III. Aspek Finansial dan Ekonomi pada Usaha Pertanian dan Shadow Prices; IV. Discounting and undiscounting analysis dan Time Value of Money; V.Investment Criteria pada Usaha Pertanian; VI. Perbandingan beberapa Metode Kriteria Investasi

    AKTUALISASI DIRI TOKOH NAOFUMI DALAM ANIME TATE NO YUUSHA NO NARIAGARI(盾の勇者の成り上がり) KARYA ANEKO YUSAGI – KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA アネコユサギが描いたイラスト『盾の勇者の成り上がり』というアニメにいる主人公の自己実現 (心理学研究)

    Get PDF
    ABSTRACT Mahendra, Kevin Ihza. 2020. “Self Actualization of Character Naofumi in Anime Tate no Yuusha no Nariagari(盾の勇者の成り上がり) by Aneko Yusagi (A Literature Psychology Research)”. A thesis of Japanese and Cultural Studies, Faculty of Humanities, Diponegoro University, Semarang. This thesis uses a material object in the form of an anime entitled Tate no Yuusha no Nariagari by Aneko Yusagi. Meanwhile, the formal object of this research is the self-actualization representation of Naofumi’s character. The theory used in this research is the theory of film narrative structure by Himawan Pratista and Abraham Maslow's theory of self-actualization. The purpose of this research is to analyze the narrative structure of the anime Tate no Yuusha no Nariagari and the self-actualization representation of Iwatani Naofumi’s character. The results of this study indicate that every human being or individual has a tend to actualize himself. This influenced and affects the people around him. Keyword : anime Tate no Yuusha no Nariagari, self-actualization, Abraham Maslo

    VERBA MAJEMUK –MAWASU DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG 日本語の文章における複合動詞「-まわす」

    Get PDF
    ABSTRACT Rahmawati, Hikmah Nur. 2020. “Verba Majemuk ~Mawasu dalam Kalimat Bahasa Jepang”. Thesis. Department of Japanese Language and Culture, Faculty of Humanities, Diponegoro University. The advisor: Lina Rosliana, S.S., M.Hum. The aim of this research is to describe the structure of compound verbs ~mawasu in Japanese sentences. Furthermore, this research also aim to describe the meaning of compound verbs ~mawasu. The data used in this research were obtained from various online websites in Japanese. The data were collected through the observation method and writing technique. The data are then analysed using the agih method and top down technique. The result of the analysis is presented using informal method which explain the analysis with simple words. Based on the result of the analysis, compound verb ~mawasu formed by V1 dan V2. The characteristics of the V1 are action verb / stative verb, volitional verb / non-volitional verb, transitive verb / intransitive verb. Moreover, compound verb ~mawasu also have 13 meaning and 4 meaning relations. Keyword: compound verb, structure, meaning, mawasu

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH REMAJA AKHIR (USIA 18-22TAHUN) DI KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Meningkatnya persentase remaja yang telah melakukan hubungan seksual pranikah dari tahun ke tahun membuat faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada remaja perlu diketahui agar remaja terhindar dari berbagai macam risiko kesehatan yang berkaitan dengan kesehatan seksual dan reproduksi termasuk peningkatan ancaman dari HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah remaja akhir di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan besar sampel sebanyak 400 responden remaja akhir. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah remaja yaitu jenis kelamin (p-value<0,05), jumlah pendapatan per bulan (p-value<0,05), sikap (p-value<0,05), pengaruh teman (p-value<0,05), pengaruh pasangan (p-value<0,05), tingkat aktivitas sosial (p-value<0,05) dan riwayat seks (p-value<0,05). Dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin, jumlah pendapatan per bulan, sikap, pengaruh teman, pengaruh pasangan, aktivitas sosial dan riwayat seks merupakan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual pranikah pada remaja akhir di Kota Semarang. Kata kunci : Perilaku seksual pranikah, Remaja, Kota Semaran

    GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK PENCEGAHAN COVID-19 PADA MAHASISWA (STUDI KASUS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO)

    Get PDF
    Mahasiswa merupakan kelompok risiko tinggi terinfeksi COVID-19 dengan tanpa gejala, sehingga berpotensi menjadi sumber penular bagi orang-orang disekitarnya. Mahasiswa sebagai kaum berpendidikan berperan menjadi garda terdepan pencegahan COVID-19 dimasyarakat. Belum diketahui gambaran mengenai pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Universitas Diponegoro. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan COVID-19 pada mahasiswa UNDIP. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional. Besar sampel sebanyak 528 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara non-acak dengan teknik kuota sampling. Data disebar dengan angket melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 363 (68,7%) responden berjenis kelamin perempuan, dengan rata-rata usia 20,53 tahun, dan rata-tata berada pada tahun ke-4 studi. Sebanyak 274 (52,0%) responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 288 responden (54,5%) memiliki sikap positif, dan 275 responden (52,2%) memiliki praktik pencegahan COVID-19 yang baik. Mahasiswa kesehatan memiliki praktik pencegahan COVID-19 yang lebih baik (64,5%). Sebesar 481 responden (90,6%) mendapatkan informasi pencegahan COVID-19 melalui media sosial. Responden yang mendapatkan informasi tentang COVID-19 dari bermacam sumber memiliki praktik pencegahan COVID-19 yang lebih baik (59,7%). Tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan COVID-19 pada mahasiswa UNDIP sudah cukup baik, namun belum mencapai hasil yang memuaskan. Diperlukan tindakan kampanye kesadaran yang rinci dan terarah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik dalam beberapa aspek pencegahan virus. Kata kunci : COVID-19; pengetahuan; sikap; praktik; mahasisw

    HUBUNGAN PERSEPSI DAMPAK SOSIAL DAN DAMPAK EKONOMI DENGAN DIMENSI KERENTANAN FISIK DALAM STATUS KESEHATAN MASYARAKAT SELAMA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang masuk ke dalam lima besar provinsi dengan angka terkonfirmasi COVID-19 tertinggi. Dalam rangka menangani penyebaran, pemerintah dan otoritas kesehatan menerapkan kebijakan untuk memerangi pandemi. Kebijakan tersebut membawa dampak terhadap segala aspek kehidupan, contohnya adalah dampak dalam aspek sosial dan ekonomi. Hal ini akan menimbulkan persepsi dampak sosial dan ekonomi masyarakat. Hal ini mempengaruhi perilaku dan tingkat stres masyarakat sehingga meningkatkan potensi mengalami masalah kesehatan dan kehidupannya kelak, sehingga masalah dimensi kerentanan fisik dalam status kesehatan berpotensi semakin meningkat. Kerentanan fisik merupakan keadaan fisiologis seseorang yang rentan terhadap morbiditas atau mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan persepsi dampak sosial dan dampak ekonomi dengan dimensi kerentanan fisik dalam status kesehatan masyarakat selama pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode explanatory research menggunakan pendekatan cross sectional dan melibatkan 167 responden yang merupakan masyarakat Provinsi Jawa Tengah. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling aksidental dan menggunakan uji Korelasi Rank Spearman untuk analisisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara persepsi dampak sosial dengan kerentanan fisik dalam status kesehatan masyarakat dengan p-value 0,414 dan tidak terdapat hubungan antara persepsi dampak ekonomi dengan kerentanan fisik dalam status kesehatan masyarakat dengan p-value 0,394. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan diberikannya edukasi secara berkelanjutan, memperbaiki tampilan web pemerintah dan penyajian informasi secara menarik, pengembangan e-commerce, dan mengadakan pelatihan dan program padat karya serta kewirausahaan, membuat kebijakan yang konsisten agar tidak membingungkan, melakukan manajemen stres dan tetap menjaga persepsi agar tetap baik. Kata Kunci : kerentanan fisik dalam status kesehatan, persepsi dampak sosial, persepsi dampak ekonom

    DAMPAK SEKOLAH LAPANG PENGENDALIAN HAMA TERPADU (SLPHT) TERHADAP TINGKAT PENERAPAN PENGENDALIAN HAMA TERPADU USAHATANI KUBIS DI KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kompetensi petani sehingga mampu menerapkan budidaya pertanian berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat penerapan pengendalian hama terpadu setelah mengikuti SLPHT serta pengaruh pelaksanaan SLPHT terhadap tingkat penerapan pengendalian hama terpadu usahatani kubis di Kabupaten Semarang. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2020 di Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Teknik penentuan responden berupa sensus pada Kelompok Tani Sido Makmur III sebanyak 31 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner serta observasi. Metode analisis dilakukan secara deskriptif dan menggunakan uji analisis linear berganda. Hasil analisis deskriptif yang diperoleh adalah materi pelatihan dan kompetensi penyuluh termasuk kategori tinggi (74,2% dan 67,7%), sedangkan fasilitas pelatihan dan pemberian latihan soal berada dalam kategori sedang (67,7% dan 67,7%). Hasil analisis linear berganda menunjukkan materi pelatihan dan kompetensi penyuluh secara parsial mempengaruhi penerapan PHT, sedangkan fasilitas pelatihan dan pemberian latihan soal tidak berpengaruh terhadap penerapan PHT. Pelaksanaan SLPHT secara simultan mempengaruhi tingkat penerapan PHT sebesar 74,7%. Pelaksanaan SLPHT usahatani kubis memberikan dampak bagi penerapan pengendalian hama terpadu pada Kelompok Tani Sido Makmur III Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Kata kunci : Kubis, pengendalian hama terpadu, pertanian berkelanjutan, sekolah lapang

    HUBUNGAN KARAKTERISTIK, PERSEPSI KEBIJAKAN PHYSICAL DISTANCING DAN PEMBERITAAN MEDIA TERHADAP STATUS KERENTANAN KELUARGA MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 DI PROVINSI JAWA TENGAH

    Get PDF
    Pada awal tahun 2020, terjadi penyebaran virus Corona baru yaitu Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) yang mengakibatkan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Perkembangan ini terjadi ke beberapa negara. Pandemi COVID-19 ini dapat membuat kualitas hidup masyarakat menjadi lebih buruk dan menimbulkan kerentanan yang mana mendorong adanya perubahan beban kerja rumah tangga dan pengasuhan, pengeluaran cenderung bertambah dan kekhawatiran akan kehilangan pekerjaan dan mengakses belajar yang optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis hubungan karakteristik (umur, tingkat pendidikan, status keluarga, Status pekerjaan, rata-rata penghasilan/bulan, dan jumlah tanggungan keluarga), persepsi kebijakan physical distancing dan pemberitaan media terhadap status kerentanan keluarga dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah responden 167 orang yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Variabel yang berhubungan dengan status kerentanan keluarga dalam penelitian ini adalah rata-rata penghasilan per bulan (p=0,006), persepsi kebijakan physical distancing (p=0,027), dan persepsi pemberitaan media (p=0,011). Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki status kerentanan keluarga dalam menghadapi COVID-19 di Provinsi Jawa Tengah yaitu salah satunya dengan mensosialisasikan petunjuk teknis kebijakan physical distancing dan menyampaikan berita maupun data mengenai COVID-19 secara akurat. Kata kunci : Kerentanan, Karakteristik Individu, Pemberitaan Media, Physical Distancing, COVID-1

    Oseng-Oseng Tempe Kemangi Mete

    Get PDF

    Bandar Lampung Creative Hub Pusat Kreatif di Kota Bandar Lampung

    Get PDF
    Perkembangan globalisasi ekonomi dan teknologi,informasi, komunikasi telah mendorong perkembangan manusia yang dituntut untuk berkembang secara kreatif. Perkembangan industri telah menciptakan pola kerja, pola produksi dan pola distribusi yang lebih efisien. Industri kreatif sangat diperlukan karena merupakan industri dengan sumber yang terbarukan yaitu berfokus pada penciptaan daya kreasi, berbeda dengan industri pada sektor tambang dan migas yang semakin lama akan semakin habis. Didukung dengan adanya INPRES RI No 6 Tahun 2009 Tentang Pembangan Ekonomi Kreatif yang memuat instruksi untuk mendukung kebijakan ekonomi kreatif, yakni pengembangan kegiatan ekonomi berdasarkan pada kreativitas, keterampilan dan bakat individu untuk menciptakan daya kreasi dan daya cipta individu yang bernilai ekonomis dan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat Indonesia, dengan sasaran, arah dan strategi yang telah ditetapkan. Bandar Lampung sebagai ibukota Provinsi Lampung memiliki letak yang strategis sebagai pintu gerbang pulau Sumatra . Posisi Lampung secara geografis berada di sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia, di sebelah timur dengan Laut Jawa, di sebelah utara berbatasan dengan provinsi Sumatra Selatan, dan di sebelah selatan berbatasan dengan Selat Sunda. Bandar Lampung juga merupakan kota terbesar dan terpadat kedua di Pulau Sumatra setelah Medan, serta termasuk salah satu kota besar di Indonesia dan salah satu kota terpadat di luar pulau Jawa. Saat ini kota Bandar Lampung merupakan pusat jasa, perdagangan, dan perekonomian di provinsi Lampung dan merupakan kota yang berkembang dalam sektor ekonomi, seperti perdagangan, jasa, dan juga ekonomi kreatif

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇