Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    KRITIK SOSIAL DALAM LIRIK LAGU “BUKAN MAUKU” DAN “MONSTER” KARYA CAPTAIN JACK

    Get PDF
    The focus of this research is the social criticism contained in the lyrics of the songs "Bukan Mauku" and "Monster" which includes; first, knowing the contents of both song lyrics; second, social criticism of discrimination against people with disabilities; third, is how the relationship between social criticism in the two song lyrics with the actual social reality. The results of this research are social criticism in the lyrics of the song "Bukan Mauku" and "Monster". These social criticisms are (1) criticism of the parenting style of children with disabilities, (2) criticism of discrimination of persons with disabilities from the community and (3) the surrounding environment, and criticism of the lack of fulfillment of justice, rights, and opportunities of persons with disabilities. Keywords: criticism, sociology, discrimination, disability, song

    Konservasi dan Revitalisasi

    Get PDF
    Mata Kuliah Konservasi merupakan mata kuliah Program Magister Arsitektur (S-2), yang berisi tentang pengenalan pengetahuan teori, tinjauan lapangan, sera pendataan pelestarian bangunan (lingkungan binaan). Mata kuliah tersebut bertujuan untuk memberikan dan/ atau membekali pengetahuan tentang Konservasi, serta beragam kegiatan yang termasuk, masalah konservasi arsitektur dan Revitalisasi, Undang-undang Konservasi, konservasi arsitektur dan perancangan kota, berisi Inventarisir konservasi bangunan dan kota, konservasi arsitektur dan perancangan kota tentang warisan kolonial, konservasi arsitektur dan perancangan kota tentang Etnic kampong heritage (kauman, pecinan, Pekojan, Kampung Melayu dll), konservasi arsitektur dan perancangan kota tentang traditional heritage, metode dan pendekatan konservasi bangunan dan kawasan, serta kebijakan pemerintah: dalam upaya konservasi di Indonesia, Asia dan di Negara Barat. Pada pokok bahasan “Konservasi dan Revitalisasi” menjelaskan mengenai pengertian Konservasi dan Revitalisasi, Jenis Kegiatan Konservasi maupun tujuan konservasi sebagai pokok bahasan, Menurut (Krisprantono 2009) Konservasi yang bertujuan dalam pemeliharaan lingkungan identitas maupun sumber daya lingkungan meliputi pengembangan beberapa aspek dalam memberi peluang untuk kehidupan modern. Hal ini ditujukan untuk menjaga kesinambungan perubahannya akibat adanya modernisasi. konsep konservasi ini tidak hanya untuk mengawetkan area kawasan tersebut. Hal ini juga dimaksudkan untuk membangun kualitas kehidupan masyarakat menjadi lebih baik dengan kekuatan aset lama dalam bentuk simbiose program yang menarik dan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat pendukungnya. Pada pokok bahasan lingkup Konservasi akan dibahas pada lingkup perkotaan, konservasi memiliki banyak lingkup tidak hanya dengan kebendaan namun sejarah kota, dengan tujuan dalam mengawetkan kawasan kota yang bersejarah, sehingga ditujukan untuk menjadi alat dalam mengolah transformasi melalui pemahaman tentang sejarah perkotaan dan aspek-aspek dalam pelestarian yang dijadikan dasar dalam merancang sebuah kota

    HUBUNGAN KOHESIVITAS DENGAN PARTISIPASI ANGGOTA PADA KELOMPOK TANI TERNAK REJEKI LUMINTU DI KELURAHAN SUMUREJO GUNUNGPATI KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Kohesivitas dan partisipasi anggota merupakan salah satu unsur kedinamisan kelompok tani dalam proses pencapaian tujuan. Kemampuan kelompok tani ternak Rejeki Lumintu untuk mencapai tujuan serta menghadapi berbagai kondisi dipengaruhi tingkat kohesivitas dan partisipasi anggota. Kohesivitas dapat menjadi motivasi anggota untuk berpartisipasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kohesivitas dan partisipasi anggota kelompok, serta hubungan kohesivitas dengan partisipasi anggota di kelompok tani ternak Rejeki Lumintu. Penelitian dilaksanakan bulan Februari 2020 di Kelompok Tani Ternak Rejeki Lumintu, Kelurahan Sumurrejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pemberian skor pada jawaban dari instrumen penelitian yang kemudian dianalisis statistik untuk mengetahui tingkat kohesivitas dan partisipasi serta hubungan kedua variabel. Hasil penelitian menunjukan tingkat kohesivitas dan partisipasi anggota tergolong baik dengan nilai persentase skor 72,2% dan 72,8%. Terdapat hubungan antara kohesivitas dengan partisipasi anggota dengan nilai koefisien korelasi 0,905 yang tergolong sangat kuat. Hubungan yang terbentuk membuat partisipasi kelompok akan meningkat ketika kohesivitas mengalami peningkatan. Kata Kunci : kelompok, kohesivitas, partisipas

    DAMPAK IMPLEMENTASI PROGRAM CSR PT. SIDO MUNCUL TERHADAP PENINGKATAN KEMANDIRIAN KELOMPOK TANI DI DESA BERGAS KIDUL, KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Bagaimana implementasi program-program CSR PT. Sido Muncul di Desa Bergas Kidul, dan 2) Dampak implementasi program-program CSR tersebut terhadap peningkatan kemandirian Kelompok Tani Alpukat di Desa Bergas Kidul. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan trianggulasi data yang meliputi: wawancara mendalam, observasi, dan pengambilan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif model Miles dan Huberman yang meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan PT. Sido Muncul memiliki kewajiban melaksanakan CSR di wilayah ring 1 perusahaan termasuk di Desa Bergas Kidul. Program CSR PT. Sido Muncul di Desa Bergas Kidul berupa program charity dan community development. Implementasi CSR ini menganut pada teori: instrumental, politik, introgratif, dan etik. Model CSR yang digunakan model keterlibatan langsung dan kemitraan. Jenis CSR yang digunakan jenis tangung jawab ekonomi, politik, dan sosial. Tahapan pelaksanaan CSR meliputi: engagement, assessment, treatment plan, treatment action, serta monitoring dan evaluation. Pelaksanaan program CSR di Desa Bergas Kidul berdampak positif terhadap peningkatan kemandirian kelompok tani yang terdiri dari peningkatan pengetahuan dan keterampilan (self-capacity), peningkatakan kerjasama antar petani dalam kelompok tani (collective responsibility), dan peningkatan kemampuan petani didalam mengakses pasar serta alat dan bahan pertanian

    PENGARUH KEPERCAYAAN ANGGOTA TERHADAP KOHESIVITAS KELOMPOK TANI SUMBER REJEKI DI KELURAHAN PURWOSARI KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Anggota dalam suatu kelompok akan mau berperan aktif dan ikut serta dalam kegiatan kelompok apabila terdapat kepercayaan antara anggota terhadap kelompok. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Menganalisis tingkat kepercayaan anggota kelompok tani Sumber Rejeki. 2) Menganalisis tingkat kohesivitas kelompok tani Sumber Rejeki. 3) Menganalisis pengaruh kepercayaan anggota terhadap kohesivitas kelompok tani Sumber Rejeki. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survai dengan melakukan wawancara langsung kepada responden menggunakan kuesioner. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 5 Juli sampai dengan tanggal 15 Agustus 2019 berlokasi di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Teknik pengambilan responden dengan memilih seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Kelompok tani Sumber Rejeki memiliki anggota sebanyak 37 anggota. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan observasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif serta menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan variabel X merupakan kepercayaan anggota dan variabel Y merupakan kohesivitas kelompok. Kepercayaan anggota terdiri dari tiga indikator antara lain kepercayaan antar anggota, kepercayaan terhadap kelompok, dan kepercayaan terhadap pihak eksternal. Sedangkan kohesivitas kelompok terdiri dari dua indikator antara lain motivasi tetap bergabung dengan kelompok dan kerjasama dalam kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan anggota kelompok tani Sumber Rejeki dapat dikatakan termasuk dalam kategori tinggi. Tingkat kohesivitas kelompok tani Sumber Rejeki dapat dikatakan termasuk dalam kategori tinggi. Terdapat pengaruh antara tingkat kepercayaan anggota terhadap tingkat kohesivitas kelompok tani Sumber Rejeki. Semakin tinggi kepercayaan anggota maka semakin tinggi pula tingkat kohesivitas kelompok tani Sumber Rejeki. Kata Kunci : Kelompok Tani, Kepercayaan Anggota, Kohesivitas Kelompok

    ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN CABAI RAWIT MERAH (Capsicum frutescens L.) TINGKAT RUMAH TANGGA DI KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    Cabai rawit merah merupakan bahan masakan yang mempunyai permintaan yang tinggi di tingkat konsumen rumah tangga. Permintaan cabai rawit merah dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor – faktor permintaan cabai rawit merah antara lain harga cabai rawit merah, harga cabai merah keriting, pendapatan konsumen rumah tangga, jumlah anggota keluarga konsumen dan selera konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan cabai rawit merah dan untuk menganalisis elastisitas permintaan cabai rawit merah di Kabupaten Semarang. Lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Metode yang digunakan adalah metode survei dan pemilihan sampel ditentukan dengan metode quota sampling dengan memilih sebanyak 90 responden dari 3 kecamatan di Kabupaten Semarang dengan produksi cabai rawit paling tinggi, sedang dan paling rendah. Pengambilan responden menggunakan metode snowball. Data dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukan bahwa variabel – variabel bebas secara serempak berpengaruh nyata terhadap variabel terikat. Secara parsial pendapatan konsumen, jumlah anggota keluarga dan selera konsumen berpengaruh terhadap permintaan cabai rawit merah. Sedangkan harga cabai rawit merah dan harga cabai merah keriting tidak berpengaruh terhadap permintaan cabai rawit merah. Elastisitas harga cabai rawit merah bersifat inelastis 0,135 sehingga termasuk kategori barang normal. Elastisitas pendapatan sebesar 0,317. Cabai merah keriting merupakan barang pengganti cabai rawit merah dengan elastisitas 0,122. Kata kunci : cabai rawit merah, elastisitas permintaan, faktor permintaa

    Visitors’ satisfaction and development strategy of Purwosari agro-tourism in Semarang

    Get PDF
    Abstract This study aims to analyze visitor satisfaction and formulate the Purwosari agro-tourism development strategy. The research was conducted in Purwosari Agro-tourism, Mijen Sub-District, Semarang City. Purwosari Agro-tourism is the second agro-tourism developed by the Ministry of Agriculture. A total of 100 visitors were made as satisfaction research samples with accidental sampling taking techniques and 20 people were purposively chosen as key-persons to determining the development strategy. Visitor satisfaction is evaluated using the 7P marketing mix approach based on variables of product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence. The analysis method uses the Importance Performance Analysis and Customer Satisfaction Index to analyze visitor satisfaction; and Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT) analysis to formulate development strategy. The results showed the location, transportation, promotion, and physical evidence (parking area, toilets, and information boards) are the main priority attributes of improvement. The response of visitors was in the satisfied category with a total Satisfaction Index of 73.39%. The development strategy of Purwosari Agro-tourism shows the SO (strength and opportunity) strategy approach, which means being in a favorable position with aggressive strategy recommendations. The strategy includes the innovation of tourism products, collaboration with other tourism objects to create tour packages, and expand product marketing networks. Keywords: agro-tourism, development strategy, marketing mix, satisfactio

    PENGARUH MARKETING MIX TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TEH DAUN KELOR PT MORINGA ORGANIK INDONESIA DI KABUPATEN BLORA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menganalisis Marketing Mix (produk, harga, tempat, promosi) dan kepuasan konsumen teh daun kelor serta menganalisis pengaruh marketing mix terhadap kepuasan konsumen teh daun kelor PT Moringa Organik Indonesia di Kabupaten Blora. Penentuan lokasi penelitian dengan pertimbangan bahwa Kabupaten Blora terdapat kebun tanaman kelor serta pabrik pengolahan teh daun kelor. Penelitian dilaksanakan bulan Januari – Februari 2020. Metode penelitian yaitu studi kasus. Jumlah responden sebanyak 110 responden dengan metode kuota. Metode pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan studi pustaka. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian yaitu variabel produk mendapat tanggapan kurang baik, variabel harga dan tempat mendapat tanggapan baik, variabel promosi mendapat tanggapan tidak baik dan konsumen merasa puas. Produk, harga, tempat dan promosi secara serempak berpengaruh terhadap kepuasan konsumen teh daun kelor dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikan pada variabel produk 0,287, variabel harga 0,000, variabel tempat 0,000 dan variabel promosi 0,444. Hal tersebut menunjukkan secara parsial variabel harga dan tempat berpengaruh terhadap kepuasan konsumen teh daun kelor sedangkan variabel produk dan promosi tidak berpengaruh. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menganalisis tingkat kepuasan konsumen. Kata Kunci : kepuasan konsumen, marketing mix, teh daun kelor

    KAJIAN PELAYANAN KRL STASIUN SUDIRMAN TERHADAP INTEGRASI ANTAR MODA DI KAWASAN DUKUH ATAS JAKARTA BERDASARKAN PERSEPSI PEKERJA

    Get PDF
    KRL Stasiun Sudirman merupakan stasiun yang terletak di Kawasan Dukuh Atas Jakarta. KRL Stasiun Sudirman direncanakan menjadi stasiun pusat karena memiliki konektivitas dengan moda transportasi lainnya yang terdapat di Kawasan Dukuh Atas dan memiliki peran strategis terhadap mobilitas masyarakat khususnya pekerja yang beraktifitas di Kawasan Dukuh Atas. Padatnya aktfitas di Kawasan Dukuh Atas didukung oleh penyediaan pelayanan moda transportasi KRL Stasiun Sudirman yang dapat dikatakan secara keseluruhan sudah cukup optimal. Namun masih terdapat pelayanan pada integrasi yang belum memberikan pelayanan yang maksimal. Hal tersebut ditandai dengan masih rendahnya pelayanan akan sarpras pendukung integrasi antar moda, time headway yang tidak teratur, minimnya petunjuk informasi dan jadwal keberangkatan yang sering tidak sesuai. Oleh karenanya perlu adanya pembenahan akan peningkatan pelayanan KRL pada integrasi antar moda di Kawasan Dukuh Atas dalam persepsi pekerja, mengingat KRL sebagai moda transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat khususnya pekerja di Kawasan Dukuh Atas. Peningkatan pelayanan tersebut berdasarkan persepsi pengguna dilakukan agar dapat terciptanya sistem TOD yang baik di Kawasan Dukuh Atas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkaji tingkat kualitas pelayanan KRL Stasiun Sudirman terhadap integrasi antarmoda di Kawasan Dukuh Atas Jakarta berdasarkan persepsi pekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi lapangan dan telaah dokumen. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan analisis menggunakan CSI untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna akan pelayanan KRL terhadap integrasi antar moda di Kawasan Dukuh Atas. Setelah itu dilakukan analisis menggunakan IPA untuk mengetahui kesenjangan atau gap antara tingkat kinerja dan tingkat kepentingan pelayanan pada integrasi KRL di Kawasan Dukuh Atas yang nantinya akan menjadi bahan untuk menyusun prioritas penanganan dan peningkatan kualitas pelayanan KRL. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan hasil kualitas pelayanan integrasi KRL Stasiun Sudirman terhadap integrasi antarmoda di Kawasan Dukuh Atas sudah memberikan kepuasan pengguna dengan nilai tingkat kepuasan pengguna sebesar 73,07%. Namun masih perlu adanya peningkatan pelayanan di lihat dari diagram kartesius IPA pada kuadran 1, bahwa pelayanan yang menjadi prioritas penanganan yaitu pada ketepatan jadwal perjalanan KRL, ketersediaan fasilitas penyandang disabilitas, ketersediaan informasi berkaitan dengan jadwal keberangkatan KRL dan moda transportasi lain, konektivitas jadwal KRL dengan moda transportasi lainnya, kecepatan dan ketepatan pelayanan dalam memberikan informasi yang dibutuhkan pengguna mengenai moda transportasi lain, dan ketersediaan fasilitas eskalator, lift dan tangga dalam berperpindah moda transportasi. Atribut pelayanan tersebut perlu untuk dilakukan penindak lanjutan agar dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada penggunanya. Sehingga dengan pengoptimalan pelayanan tersebut, Kawasan Dukuh Atas sebagai kawasan TOD dalam sistem integrasi transportasinya, dapat terealisasi sebagai simpul transportasi yang menghubungkan Kota Jakarta dengan area sekitarnya

    INFEKSI MENULAR SEKSUAL DALAM MEDIA SOSIAL : ANALISIS KONTEN VIDEO YOUTUBE

    Get PDF
    Pendahuluan: Peningkatan prevalensi Infeksi Menular Seksual (IMS) di dunia telah menjadikan IMS sebagai suatu hal yang penting untuk dicegah dan ditangani. Salah satu upaya penurunan prevalensi IMS adalah dengan memberikan pencerdasan kepada masyarakat melalui video informasi kesehatan di YouTube. Dalam membuat video YouTube mengenai informasi kesehatan, khususnya mengenai IMS, faktor-faktor yang memengaruhi kualitas video YouTube perlu diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara jumlah viewers, likes, dan komentar dengan konten, durasi, kemasan, dan sumber kepemilikan video YouTube dengan hasil pencarian kata kunci "Infeksi Menular Seksual" dan "HIV/AIDS di Indonesia". Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan desain studi cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 218 video dengan hasil pencarian kata kunci "Infeksi Menular Seksual" dan "HIV/AIDS di Indonesia". Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah viewers memiliki hubungan dengan sumber kepemilikan video (ρ=0,001), jumlah likes memiliki hubungan dengan kemasan video dan sumber kepemilikan video (ρ=0,000; 0,000), jumlah comments memiliki hubungan dengan kemasan video dan sumber kepemilikan video (ρ=0,000; 0,013). Diskusi: Untuk meningkatkan promosi dan upaya preventif terhadap kejadian IMS, maka pencerdasan kepada masyarakat harus terus dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membuat video yang bersifat promotif, preventif, dan rehabilitatif mengenai kesehatan manusia baik dari segi perilaku hidup sehat maupun dari segi penyakit yang disertai dengan informasi kesehatan yang lengkap dan valid. Kata Kunci : Infeksi menular seksual; YouTube; analisis konten vide

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇