71404 research outputs found
Sort by
KAJIAN DAYA TARIK INVESTASI BERDASARKAN ASPEK KEWILAYAHAN DI KABUPATEN BANYUMAS
Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan menjadi tujuan pembangunan Kabupaten
Banyumas. Investasi menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi. Kontribusi
investasi yang tinggi bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyumas. Daya tarik
investasi daerah dapat dipengaruhi oleh ketersediaan infrastruktur, potensi daerah,
kelembagaan, SDM, kondisi politik dan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk
menganailis tipologi, daya tarik investasi tiap daerah dan alternatif pengembanganny
PEMANFAATAN FUNGSI EKONOMI HUTAN MANGROVE BERBASIS SMART ECONOMY DI KELURAHAN MANGUNHARJO, KECAMATAN TUGU, KOTA SEMARANG
Hutan mangrove sebagai ekosistem produktif selain memegang peran penting
dalam melindungi wilayah pesisir dari dampak perubahan iklim juga memiliki fungsi
ekonomi yang bermanfaatan bagi masyarakat sekitar. Kelurahan Mangunharjo
sebagai salah satu kawasan pesisir di Kota Semarang telah berhasil dalam
merehabilitasi hutan mangrovenya dari kerusakan yang secara tidak langsung telah
turut memperbaiki fungsi ekonominya. Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh
beberapa masyarakat untuk membangkitkan ekonomi lokalnya dengan berbasis
pemanfaatan mangrove dengan mengikuti ketentuan-ketentuan yang telah disepakati
antara komunitas peduli mangrove dengan pelaku kegiatan. Adanya intergrasi antara
upaya pengembangan ekonomi dengan perlindungan ekologi merupakan salah satu
komponen penting pada penerapan smart economy
KAJIAN KINERJA DAN PRIORITAS PERBAIKAN PELAYANAN TRANSPORTASI PENYEBERANGAN SUNGAI KAPUAS DI KOTA PONTIANAK
Kota Pontianak sebagai kota yang dilintasi oleh dua sungai besar yang dikenal
dengan Sungai Kapuas dan Sungai Landak, memiliki potensi pengembangan untuk
transportasi air perkotaan. Namun, potensi ini sayangnya kurang dimanfaatkan
secara optimal karena banyaknya pembangunan jalan di kota. Tingginya
ketergantungan pada transportasi darat melalui jalan raya dan jembatan telah
menyebabkan terjadinya kemacetan pada jalur menuju jembatan penyeberangan
sungai. Di sisi lain, terdapat fasilitas transportasi air perkotaan seperti kapal feri
penyeberangan yang dapat menampung kendaraan. Sangat penting untuk
dikembangkan sebagai fasilitas penyeberangan sungai alternatif karena memiliki
jarak dan waktu tempuh relatif lebih rendah dibanding jembatan penyeberangan
THE CHANGES IN APOLLO’S NARCISSISTIC TRAITS IN RICK RIORDAN’S THE TRIALS OF APOLLO: THE HIDDEN ORACLE AND THE DARK PROPHECY (BOOK ONE AND BOOK TWO)
GAMBARAN PERILAKU DUKUNGAN SOSIAL PADA PASIEN TB MDR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGMUNDU KOTA SEMARANG
Tuberkulosis Multi Drug Resistant (TB MDR) merupakan masalah terbesar dalam pencegahan dan pemberantasan tuberkulosis di dunia. Menurut WHO, Indonesia menempati urutan ke 8 dari 27 negara dengan jumlah TB MDR terbesar di dunia. Dibandingkan dengan TB yang tidak resistan terhadap obat, penanganan TB MDR lebih rumit. Selain memiliki risiko penularan yang tinggi, waktu pengobatan yang lebih lama, dosis obat yang lebih besar, dan efek samping pengobatan yang lebih buruk menyebabkan tingkat keberhasilan pengobatan yang lebih rendah. Dibutuhkan peran anggota keluarga terdekat pasien untuk dapat memberikan dukungan selama pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku dukungan sosial keluarga pada pasien TB MDR. Penelitian ini merupakan penelitian deskirptif kualitatif, menggunakan wawancara mendalam dengan metode purposive sampling dalam menentukan subjek penelitian yang berjumlah 4 orang anggota keluarga pasien TB MDR. Uji validitas pada penelitian ini dilakukan kepada 4 subjek triangulasi yang merupakan pasien TB MDR yang sedang melakukan pengobatan di Puskesmas Kedungmundu. Uji realibilitas dilakukan dengan auditing data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya perilaku pemberian dukungan sosial keluarga, faktor yang paling dominan adalah persepsi keseriusan tentang penyakit TB MDR dimana memiliki efek samping pengobatan yang berat bahkan dapat mengakibatkan kematian, manfaat yang dirasakan setelah memberikan dukungan, dan keyakinan diri pada subjek bahwa dirinya mampu memberikan dukungan yang baik kepada anggota keluarganya. Bentuk dukungan yang paling banyak diberikan adalah memberi semangat, mengingatkan minum obat, memberi perhatian, meningkatkan rasa percaya diri penderita. Selain itu bentuk dukungan lainnya adalah mengantar ke fasyankes, mencukupi kebutuhan gizi, dan menuruti keinginan penderita agar merasa senang dan tidak stress.
Kata kunci: multi drug resistant, tuberkulosis, dukungan sosial keluarg
GAMBARAN STIGMA DAN DISKRIMINASI TERKAIT HIV/AIDS PADA PROGRAM KERJA WPA
Warga Peduli AIDS (WPA) adalah kelompok yang dibentuk oleh pemerintah sebagai peran serta masyarakat dalam usaha penanggulangan HIV/AIDS di tingkat kelurahan, termasuk di Kelurahan Manyaran dengan angka HIV yang cukup tinggi, lokasi dekat dengan eks-lokalisasi, dan dinobatkan sebagai WPA Inovatif pada tahun 2018. Tugas utama WPA adalah melakukan strategi STOP yaitu Suluh, Temukan, Obati, dan Pertahankan. Strategi ini bertujuan agar tidak ada lagi penularan infeksi baru HIV, tidak ada lagi kematian akibat AIDS, dan tidak ada lagi stigma dan diskriminasi pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Stigma dan diskriminasi berdampak serius pada ODHA maupun kelompok berisiko tinggi HIV/AIDS, karena stigma dan diskriminasi dapat menjadi penghambat usaha penanggulangan HIV/AIDS, termasuk pencegahan HIV/AIDS pada kelompok berisiko tinggi. ODHA di Kelurahan Manyaranmasih belum open status, namun WPA sebagai kelompok yang menjadi tonggak usaha penanggulangan HIV/AIDS masih memiliki stigma dan diskriminasi pada kelompok berisiko tinggi HIV/AIDS. Pengambilan data pada penelitian deskirptif kualitatif ini menggunakan wawancara mendalam dengan metode purposive sampling dalam menentukan subjek penelitian yang berjumlah 7 orang anggota WPA. Uji validitas pada penelitian ini dilakukan kepada 4 subjek triangulasi yang merupakan pemegang program WPA di Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), kelompok berisiko yang terdiri atas pekerja seksual dan supir truk, serta petugas puskesmas. Uji realibilitas dilakukan dengan auditing data. Hasil penelitian menunjukkan masih ditemukan stigma dan diskriminasi pada anggota WPA baik saat perencanaan maupun pelaksanaan program kerja WPA. Bentuk stigma dan diskriminasinya yaituanggapan pekerja seksual tidak beriman, tertular HIV pasti orang yang tidak benar, anggapan pekerja seks sengaja menularkan penyakit, anggapan pekerja seks berbeda cara berpakaian, etika, perkataan, mudah tersinggung, dan susah didekati.
Kata kunci : stigma dan diskriminasi HIV, warga peduli AIDS, penyakit HIV/AID
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN BROKOLI DI DESA SIDOMUKTI KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG
Penjualan brokoli di desa sidomukti memiliki marjin yang besar
antara produsen dan konsumen, penelitian ini bertujuan (I) Menganalisis
saluran pemasaran brokoli di Desa Sidomukti Kecamatan Getasan
Kabupaten Semarang (II) Menganalisis hubungan farmer’s share terhadap
harga jual produsen, harga konsumen, marjin pemasaran, dan biaya
pemasaran (III) Menganalisis marjin pemasaran, farmer share’s, dan ratio
keuntungan.Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari 2020 - Februari
2020. Metode pengambilan sampel petani menggunakan dengan Teknik
sensus dan pengambilan sampel Lembaga pemasaran menggunakan
snowball sampling, terdapat 32 responden petani dan 14 responden lembaga
pemasaran. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis
marjin pemasaran, analisis efisiensi pemasaran, analisis farmer’s share,
analisis rasio keuntungan dan analisis korelasi.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat saluran pemasaran
brokoli di desa Sidomukti, Nilai efisiensi pemasaran saluran 1, 2, 3 dan 4
masing-masing sebesar 50%, 61,76%, 64,28%, dan 72,5%, saluran
pemasaran 1 merupakan saluran yang paling efisien. Berdasarkan Rasio
keuntungan dan marjin pemasaran saluran paling efisien diperoleh pada
saluran pemasaran 3. Berdasarkan Farmer’s Share saluran paling efisien
diperoleh pada saluran pemasaran 4. Nilai koefisien korelasi antara harga
jual produsen dengan farmer’s share sebesar 0.875, terdapat korelasi yang
sangat kuat dan hubungannya searah. Nilai koefisinsi korelasi antara harga
jual konsumen dengan farmer’s share sebesar -0.627, terdapat korelasi yang
kuat tetapi hubungannya tidak searah. Nilai koefisien korelasi antara margin
pemasaran dengan farmer’s share sebesar -0.964, terdapat korelasi yang
sangat kuat namun hubungannya tidak searah. Nilai koefisien korelasi antara
biaya pemasaran dengan farmer’s share sebesar -0.646, terdapat korelasi
yang kuat tetapi hubungannya tidak searah.
Kata kunci: brokoli, efisiensi pemasaran, farmers share, rasio
keuntungan, marjin pemasaran, saluran pemasaran
KAJI EKSPERIMEN PRODUKSI HIDROGEN MELALUI PROSES ELEKTROLISIS AIR ALKALI BERBASIS SOLAR CELL DI KOTA SEMARANG
Hidrogen adalah energi alternatif yang dapat digunakan sebagai bahan bakar ramah lingkungan. Elektrolisis air alkali menggunakan sumber energi dari radiasi matahari merupakan salah satu teknologi memproduksi hidrogen. Alat elektrolisis air alkali telah dibuat dan diuji coba. Tujuan dari tesis ini ialah mengetahui produksi hidrogen yang dapat dihasilkan dari alat elektrolisis air alkali. Sumber energi elektrolisis adalah energi matahari Kota Semarang melalui sistem panel surya jenis monokristalin dan disimpan dalam baterai kapasitas 1,2 kWh. Variasi parameter dalam percobaan adalah konsentrasi elektrolit, tegangan dan material elektroda. Tegangan dan arus percobaan dipantau real time dengan sistem arduino. Analisa kemurnian gas hidrogen menggunakan kromatografi gas. Analisa optimasi pengaruh tegangan dan konsentrasi elektrolit terhadap produksi hidrogen dilakukan dengan menggunakan metode respon permukaan(RSM) dengan perangkat lunak minitab 18.Pengaruh material elektroda dilakukan menggunakan uji T.
Volume hidrogen tertinggi dihasilkan dari percobaan konsentrasi elektrolit 4 molar tegangan 5,41 Volt sebesar 1406,4 ml/ jam untuk material SS304 dan 1487,6 ml/jam untuk material SS316. Arus tertinggi dihasilkan berkisar 2,4-2,45 Ampere. Kemurnian gas yang dihasilkan adalah sebesar 54%. Semakin besar tegangan dan konsentrasi semakin besar hidrogen yang dihasilkan. Tegangan memberikan pengaruh positif yang lebih signifikan terhadap produksi hidrogen dibandingkan konsetrasi larutan elektrolit. Hasil SRM minitab 18 adalah belum didapatkan kondisi pengujian yang optimal dikarenakan grafik produksi hidrogen masih cenderung naik sebanding dengan kenaikan tegangan dan konsetrasi larutan elektrolit.Variasi material SS 304 dan SS 316 tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap produksi hidrogen dan efisiensi elektroliser.Eksperimen elektrolisis membutuhkan daya baterai maksimum sebesar 43%. Pengukuran intensitas matahari rata-rata Kota Semarang selama lima hari pada bulan November adalah 778,7 Watt/m2. Intensitas matahari tersebut mampu mengisi daya baterai sebesar 43% untuk proses elektrolisis dalam waktu 1 jam 58 menit menggunakandua panel surya disusun pararel.
Kata kunci : Hidrogen, Elektrolisis Air Alkali,Respon Surface Methode,Minitab 18, Kota Semarang.
Hydrogen is an alternative energy that can be used as an environmentally friendly fuel. Alkaline Water Elctrolysiswith solar radiation as energy source is one of the technologies to produce hydrogen. Alkaline water electrolysis device has been made and tested. The aim of this thesis is to find out the production of hydrogen that can be produced from alkaline water electrolysis devices. The energy source of water electrolysis devices is Semarang City solar radiationwhich is received a monocrystalline solar panel system and stored in a 1.2 kWh capacity battery. The parameter variations in the experiment are electrolyte concentration, voltage and electrode material. The voltage and current of the experiment is monitored with the Arduino system. Analysis of the purity of hydrogen gas using gas chromatography. Analysis of the optimization of the effect of voltage and electrolyte concentration on hydrogen production is carried out using the surface response method (RSM) with minitab software 18. The effect of the electrode material is carried out using the T test.
Results shows that the highest hydrogen volume was produced from the experiment with 4 molar electrolyte concentration and 5.41 Volt . That value is 1406.4 ml / hour for SS304 electrode material and 1487.6 ml / hour for SS316 electrode material. The highest current generated ranges from 2.4 to 2.45 Amperes. The purity of the gas produced is 54%. The higher the voltage and electrolyte concentration that is the higher volume of hydrogen is produced. Voltage gives a more significant positive effect on hydrogen production compared to electrolyte solution concentration. SRM Minitab 18 results are not yet found optimal test conditions because the hydrogen production graph still tends to rise in proportion to the increase in voltage and electrolyte solution concentration. Variations in material SS 304 and SS 316 have no significant effect on hydrogen production and electrolycer efficiency.This electrolysis experiment requires a maximum battery power of 43%. The average solar intensity measurement of Semarang City for 5 days in November is 778.7 Watt / m2. That is able to charge 43% of the battery power for the electrolysis process in 1 hour 58 minutes used two solar panels arranged in parallel.
Keywords :Hydrogen, Alkaline Water Electrolysis, Respon Surface Methode,Minitab 18, Semarang City