Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    PERAN PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI TERHADAP STATUS GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN DI INDONESIA: TELAAH PUSTAKA

    Get PDF
    Latar belakang: Pemberian makanan pendamping ASI yang tidak tepat dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak di masa depan. Penelitiani ini bertujuan mengidentifikasi dampak pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6-24 bulan di Indonesia. Metode:Penelitian telaah pustaka ini menggunakan kata kunci: status gizi, stunting, dan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI). Kriteria inklusi: artikel yang dipublikasi pada jurnal SINTA 2-3 atau terindeks DOAJ dalam 10 tahun terakhir, subjek anak usia 6-24 bulan membahas kaitan pemberian MP-ASI dengan status gizi, desain case control dan cross sectional. Pemberian MP-ASI meliputi frekuensi, jenis, awal pemberian, asupan energi, asupan protein. Penelusuran artikel dilakukan secara manual dengan memasukan kata kunci pada jurnal SINTA 2 dan 3 atau yang terindeks DOAJ. Hasil:Diperoleh 21 artikel yang membahas hubungan pemberian MP-ASI dengan status gizi. Dari 13 artikel yang membahas waktu pemberian MP-ASI, didapatkan 6 artikel yang menunjukkan hubungan signifikan. Dari 8 artikel yang membahas frekuensi MP-ASI, didapatkan 2 artikel yang menunjukkan hubungan signifikan. Dari 5 artikel yang membahas asupan energi dan protein, didapatkan 3 artikel asupan energi dan 2 artikel protein yang menunjukkan hubungan signifikan. Dari 3 artikel yang membahas pengetahuan ibu dalam pemberian MP-ASI, seluruhnya menunjukan hubungan yang signifikan. Dari 2 artikel yang membahas hubungan jenis MP-ASI dengan status gizi, 1 artikel menunjukan hubungan yang signifikan. Simpulan:Pemberian dini, frekuensi, dan jenis MP-ASI tidak secara konsisten berhubungan dengan kejadian underweight, dan stunting pada anak usia 6-24 bulan. Rendahnya pengetahuan ibu tentang MP-ASI secara konsisten berhubungan dengan kekurangan gizi anak. Kata kunci: MP-ASI, Status Gizi, Gizi Kuran

    GAMBARAN PENGELOLAAN RANTAI DINGIN VAKSIN MENINGITIS (STUDI DI PENYELENGGARA VAKSINASI MENINGITIS UNTUK JAMAAH UMRAH DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)

    Get PDF
    Penyimpanan vaksin yang tidak sesuai standard dari ketentuan dapat mengakibatkan kerusakan vaksin sehingga menurunkan atau menghilangkan potensi kekebalannya. Sejauh ini belum ada data yang menggambarkan pengelolaan rantai dingin vaksin meningitis di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan rantai dingin vaksin meningitis. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional terhadap petugas pengelola rantai dingin di penyelenggara vaksinasi meningitis di provinsi DIY pada bulan Desember 2019 – Juni 2020. Data dikumpulkan dengan teknik pengambilan data berupa angket dan observasi terhadap 20 petugas dari penyelenggara vaksinasi meningitis. Hasil yang didapat proporsi 15 petugas (75%) berjenis kelamin perempuan, rata-rata umur petugas 30,55 tahun, 13 petugas (65%) berpendidikan sarjana, rata-rata masa kerja 1 tahun, 10 petugas (50%) belum pernah mendapatkan pelatihan, 14 petugas (70%) memiliki tingkat pengetahuan kurang baik, 17 petugas (85%) tidak memiliki pedoman penyelenggaraan imunisasi, seluruh penyelenggara memiliki generator, 17 penyelenggara (85%) memiliki refrigerator top opening, 11 penyelenggara (55%) memiliki vaccine carrier, 13 penyelenggara (65%) tidak tersedia Freeze tag, 15 penyelenggara (75%) tidak tersedia logtag, 15 orang (75%) memiliki perilaku menerima vaksin yang kurang baik, 15 orang (75%) memiliki perilaku menyimpan vaksin yang kurang baik, 15 orang (75%) memiliki perilaku memilah limbah vaksin yang baik dan seluruh penyelenggara vaksinasi meningitis menggunakan vaksin meningitis bersertifikasi halal. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa belum ada petugas yang menerapkan pengelolaan rantai dingin sesuai dengan standard pedoman kementerian kesehatan. Saran yang diberikan adalah meningkatkan pengetahuan dengan pelatihan pengelolaan rantai dingin sehingga petugas dapat menerapkan pengelolaan rantai dingin sesuai dengan standard yang ditetapkan oleh pemerintah. Kata kunci : pengelolaan rantai dingin, vaksin meningiti

    STATUS RESISTENSI BERDASARKAN MUTASI GEN VOLTAGE GATE SODIUM CHANNEL (VGSC) PADA KECOAK (DICTYOPTERA : BLATTIDAE) TERHADAP PIRETROID DI KAPAL PENUMPANG

    Get PDF
    Kapal penumpang pelabuhan ferry merak menjadi salah satu transportasilaut terpadat di Indonesia. Mobilitas orang, alat angkut darat dan barang yang tinggi meningkatkan infestasi kecoa dan penularan penyakit akibat kecoa. Pelabuhan sebagai point of entry harus bebas vektor kecoa, untuk itu telah digunakan insektisida kimia (piretroid) untuk pengendalian kecoa dan sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa kontrol dengan populasi kecoa tetap tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan, karakteristik serta status resistensi kecoa. Jenis penelitian ini adalah deskripsi observasional dengan desain cross sectional. Pengambilan data dilakukan pada 16 kapal penumpang selama 7 hari dengan pemasangan 176 perangkap kecoa, yang dilanjutkan dengan identifikasi karakteristik dan penghitungan kepadatan kecoa, pemeriksaan Polymer Chain Reaction (PCR) dan sequencing DNA untuk mengetahui mutasi gen VGSC. Hasil penelitian diketahui sebanyak 3.768 ekor kecoa tertangkap, fase nimfa lebih banyak di dapatkan(57,2%) dibanding dewasa dan telur, spesies yang mendominasi adalah Blatella germanica (98,9%) dibanding Periplaneta americana (1,1%), dan jenis kelamin betina lebih dominan (71,9%) daripada jantan (28,1%). Area populasi kecoa tertinggi adalah dapur (55,1%) dibanding pantry, kamar ABK dan ruang penumpang. Kepadatanspesifik B.germanica 50% termasuk kategori tinggi dan 50% kategori sedang. Sebanyak 16 sampel kecoa spesies dominan B. germanica yang mewakili jumlah kapal di uji PCR dan di lakukan sequencing DNA dengan hasil 81,2% ditemukan mutasi pada titik L1410F dengan perubahan asam amino leusin menjadi fenilalanin (TTG TTC). Dapat disimpulkan bahwa telah terjadi perkembangan resistensi genetik pada spesies B.germanica di kapal penumpang pelabuhan penyeberangan ferry merak terhadap insektisida berbahan aktif piretroid. Kata Kunci : Blatella germanica, resistensi, piretroid, gen VGSC, kapa

    STUDI LITERATUR TERKAIT ANALISIS PERILAKU KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA TENAGA KESEHATAN SAAT PANDEMI CORONA VIRUS (COVID-19)

    Get PDF
    Pada awal tahun 2020, muncul wabah yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2), yaitu Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Tercatat 989 tenaga kesehatan meninggal akibat COVID-19 di seluruh dunia atau sebesar 0,37% (989 dari 270.426). Saat pandemi COVID-19, APD tidak hanya digunakan oleh dokter dan perawat atau tenaga kesehatan lain tetapi juga oleh pasien dan masyarakat. Kondisi yang seperti itu memaksa beberapa tenaga kesehatan untuk berperilaku menghemat penggunaan APD atau menggunakan APD seadanya. Hal itu membuat tenaga kesehatan menjadi kelompok yang rentan terinfeksi COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perilaku kepatuhan tenaga kesehatan menggunakan APD pada saat pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitan kepustakaan (library research) dengan metode literature review. Penelitian ini menganalisis 14 artikel internasional yang sudah diseleksi sesuai kriteria. Banyak ditemui tenaga kesehatan yang belum patuh menggunakan APD. Dengan menggunakan teori perilaku L.Green, maka ada beberapa faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Ada persepsi dari pengalaman tenaga kesehatan tentang ketidaknyamanan yang dirasakan akibat desain dan ukuran APD yang tidak sesuai. Diketahui juga masih terdapat beberapa tenaga kesehatan yang belum mendapatkan pelatihan tentang penggunaan APD. Tenaga kesehatan yang memiliki kondisi penyakit pernafasan tertentu akan sadar bahwa termasuk dalam kategori orang dengan risiko tinggi terpapar virus. Oleh karena itu, mereka akan lebih sadar dan patuh untuk melakukan penggunaan APD. Selain itu juga didapati kondisi lingkungan alam yang dapat menjadi hambatan dalam perilaku kesehatan. Kata Kunci : Alat Pelindung Diri (APD), COVID-19, Kepatuhan APD, Tenaga Kesehata

    Menggaungkan Hari Kunjung Perpustakaan

    Get PDF

    BIOKONSENTRASI LOGAM BERAT KROMIUM (Cr) PADA IKAN BANDENG (Chanos chanos)DAN AIR TAMBAK DI KAWASAN PERAIRAN TAMBAK LOROK SEMARANG

    Get PDF
    Peningkatan kandungan kromium (Cr) pada air diduga dapat berpengaruh terhadap tingginya konsentrasi kromium pada ikan bandeng (Chanos chanos). Tujuan penelitianuntuk menganalisis kandungan logam berat kromium pada air tambak dan daging ikan bandeng (Chanos chanos) sehingga dapat menentukan batas frekuensi konsumsi harian ikan bandeng dari wilayah tersebut dengan aman. Jenis penelitian adalah penelitian dengan rancangan deskriptif analitik berbasis laboratorium dengan pemeriksaan kadar kromium pada populasi objek 3 sampel air tambak dan 30 sampel ikan bandeng menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectophotometer). Pengambilan sampel dilakukan pada bulan 02 Juni 2020 dengan kriteria jarak < 0,07 km; 0,07-0,37 km; dan 0,37-0,85 km dari industri dan pemukiman penduduk pada saat musim penghujan dan arus laut menuju barat laut. Sampel air tambak dan ikan bandeng diambil di tiga titik pada pagi hari. Serta populasi target berupa konsumen ikan Bandeng(Chanos chanos) yang berasal dari Kawasan Perairan Tambak Lorok.Rata-rata kandungan logam berat kromium total pada air tambak sebanyak ≤ 0,006 mg/l dan kandungan kromium total pada ikan bandeng (Chanos chanos) memiliki median sebesar 2,13 mg/kg. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh faktor biokonsentrasi (BCF) logam berat Cr pada ikan bandeng dengan kategori BCF tergolong sedang.Pola konsumsi konsumen terhadap ikan bandeng (Chanos chanos) dari kawasan perairan Tambak Lorok dihasilkan tiga kali lipat telah melampaui batas aman untuk dikonsumsi. Kata Kunci : Biokonsentrasi, Ikan Bandeng, Kromium, Pola Konsumsi Ika

    HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT LEPTOSPIROSIS TERHADAP KEPADATAN TIKUS DI KELURAHAN TANDANG, KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Semarang, populasi tikus terbanyak di Kecamatan Tembalang pada tahun 2019 terdapat di Kelurahan Tandang, jumlah tikus yang tertangkap sebanyak 164 tikus. Selain itu, pada tahun 2018 terdapat 4 kasus penyakit Leptospirosis di Kelurahan Tandang dan penyakit Leptospirosis menjadipenyakitmenulartertinggidiKelurahanTandang,KecamatanTembalang, KotaSemarang.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuhubunganantarafaktor perilaku pencegahan penyakit Leptospirosis terhadap kepadatan tikus di KelurahanTandang,KotaSemarang.Penelitianiniadalahcrosssectionaldengan jumlahsampel64responden(RW 03KelurahanTandang,KotaSemarang).Hasil analisis menunjukan bahwa kepadatan relative tikus (trap success) di kelurahan Tandangyaitu28.1%danmasukkategoripadat(>7%)danmenunjukantidakada hubungan antara pengetahuan terhadap kepadatan tikus (α = 0,05. p = 0,068), sikap masyarakat dalam pencegahan leptospirosis terhadap kepadatan tikus (α = 0,05. p = 0,07), terdapat hubungan antara perilaku pencegahan Leptospirosis terhadap kepadatan tikus (α = 0,05. p = 0,00). Simpulan: tidak ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dalam pencegahan Leptospirosis terhadap kepadatan tikus. Terdapat hubungan praktik pencegahan Leptospirosis dengan kepadatan tikus di kelurahan Tandang, KotaSemarang. Kata Kunci: Perilku, Leptospirosis, Kepadatan tiku

    3D Simulation on Convective Drying Process for Cylindrical Tea Particle Using CFD Software to Analyze The Heat and Mass Transfer Phenomena

    Get PDF
    One of the tea processing that affects the quality of tea is the drying process. The tea drying process was simulated using CFD software to get temperature distribution of tea also determine the optimal value of velocity and temperature inlet. The tea drying simulation is carried out on cylindrical tea, which has a size of D = 3.5 mm and p = 14 mm by placing tea material on the computational domain of external flow. Tea Drying Simulation uses inlet velocity and inlet temperature variations. Variations in velocity used are 2.5 m/s, 3.5 m/s, and 4.5 m/s, while the temperature variations used are 87°C, 92°C, and 97°C. The flow model used is laminar flow. The results showed to achieve the condition of moisture content of tea particles to 5% (1.5 g) the fastest drying time occurs at velocity of 4.5 m/s with the temperature of 97°C is about 348 seconds, while the slowest drying time occurs at velocity 2.5 m/s with an inlet temperature of 87°C is around 652 seconds

    Kualitas Pelayanan Aplikasi SAKPOLE dalam Upaya Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Tengah

    Get PDF
    Salah satu upaya peningkatan pembangunan daerah adalah peningkatan penerimaan daerah dalam sector pajak dan retribusi. Hal inilah yang menjadi alasan pengembangan aplikasi Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online (SAKPOLE) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Melalui SAKPOLE, masyarakat mendapatkan kemudahan dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan serta terhindar dari denda keterlambatan. Meskipun terdapat peningkatan dalam penerimaan pendapatan daerah, namun belum diketahui bagaimana kualitas pelayanan aplikasi SAKPOLE. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas pelayanan aplikasi SAKPOLE melalui Delone & Mclean Information System Success Model. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan jumlah sampel mencapai 93 responden yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui kualitas aplikasi SAKPOLE mendapatkan nilai 81.3 sehingga masuk dalam kategori baik. Perlu adanya perbaikan kualitas informasi, khususnya informasi mengenai proses cetak dan pengesahan STNK. Hal ini disebabkan informasi yang terdapat pada aplikasi SAKPOLE terbatas pada tata cara proses cetak STNK melalui mesin cetak mandiri. Akan tetapi, belum semua mesin cetak mandiri SAKPOLE terdistribusi di seluruh Kantor Samsat Provinsi Jawa Tengah

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇