Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    TINGKAT PENGETAHUAN PETANI TERHADAP APLIKASI SIPINDO DI KELOMPOK TANI VANDA SUBUR KELURAHAN CEPOKO GUNUNG PATI KOTA SEMARANG

    Get PDF
    ABSTRAK Rendahnya tingkat pengetahuan serta keterbatasan akses informasi petani masih menjadi masalah pertanian di Indonesia, namun berdasarkan permasalahan tersebut berbagai macam teknologi informasi mulai bermunculan, salah satunya adalah Sipindo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan petani terhadap aplikasi Sipindo. Penelitian dilakukan pada tanggal 1 Februari – 20 Februari 2020 dengan sample sebanyak 30 responden. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan model one group pre-test-post-test experimental research, yaitu dengan membandingkan tingkat pengetahuan petani mengenai aplikasi Sipindo sebelum dan sesudah penayangan video. Penelitian ini dianalisis dengan metode uji Paired Sample t-Test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil rata – rata nilai pre-test yaitu 66,833. Setelah diberi perlakuan berupa penayangan video profil Sipindo, terdapat peningkatan sebesar 21,446% terhadap nilai pre-test menjadi 81.167. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui pula bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan mengenai aplikasi Sipindo setelah dilakukan penayangan video dengan signifikansi uji Paired Sample t-Test sebesar 0,000 yaitu adanya peningkatan sebesar 21,446%. Kata kunci: aplikasi sipindo, pengetahuan, teknologi informas

    PERENCANAAN KEHAMILAN SEHAT PADA CALON PENGANTIN YANG BERNIAT MENIKAH USIA DINI DI KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2020

    Get PDF
    Salah satu faktor penyebab tingginya komplikasi kehamilan karena usia ibu hamil yang terlalu muda (<20 tahun). Kurangnya pengetahuan tentang komplikasi kehamilan risiko tinggi menyebabkan tingginya angka kejadian komplikasi kehamilan pada remaja perempuan di Kecamatan Sumowono, Kecamatan Bandungan, Kecamatan Bergas, dan Kecamatan Jambu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana praktik perencanaan kehamilan sehat pada perempuan yang berniat menikah dini di Kecamatan Sumowono, Kecamatan Bandungan, Kecamatan Jambu, dan Kecamatan Bergas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 50 calon pengantin perempuan dan sampel berjumlah 50 orang yang dipilih menggunakan total population sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil dari analisis Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p-value=0,000), sikap (p-value=0,013), dan akses informasi (p-value=0,007), dan pendidikan terakhir ayah (p-value=0,011). Namun tidak terdapat hubungan pada dukungan keluarga (p-value=0,661), dukungan petugas kesehatan (p-value=0,490), dan dukungan calon suami (p-value=0,793), usia responden (p-value=0,302), pekerjaan responden (p-value=0,058), pendidikan terakhir responden (p-value=0,963), pendapatan responden (p-value=0,851), pekerjaan ayah (p-value=0,413), pekerjaan ibu (p-value=0,485), pendidikan terakhir ibu (p-value=0,960), pendapatan ayah (p-value=0,741), dan pendapatan ibu (p-value=0,924). Kata kunci : kehamilan risiko tinggi, kehamilan sehat, perencanaan, remaja perempuan, menikah din

    IMPLEMENTASI PROGRAM UI GREENMETRIC DI UNIVERSITAS DIPONEGORO DALAM UPAYA KEBERLANJUTAN

    Get PDF
    Green campus merupakan konsep kampus berwawasan lingkungan, yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan lingkungan ke dalam kebijakan, manajemen, dan kegiatan perguruan tinggi. Green campus juga menjadi implementasi pengintegrasian ilmu lingkungan dalam semua aspek manajemen dan praktek pembangunan berkelanjutan. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan standar yang dapat dijadikan acuan dan dorongan untuk pihak manajemen agar dapat meningkatkan efektivitasnya dalam menyukseskan program green campus, salah satunya yaitu UI GreenMetric. Tujuan penelitian ini berguna untuk meninjau sejauh mana penerapan program UI GreenMetric diimplementasikan di Universitas Diponegoro dan memberi rekomendasi pada kategori atau indikator yang belum terpenuhi. Optimalisasi penerapan UI GreenMetric dapat dijadikan referensi selanjutnya dalam pembangunan universitas berkonsep green campus di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data berupa studi literatur dari metode yang digunakan pada UI GreenMetric yang dianggap sesuai dengan strategi peningkatan efektivitas dalam penerapan green campus. Hasil penelitian menunjukkan nilai yang didapat Universitas Diponegoro sesuai dengan metodeyang terdapat dalam UI GreenMetric yaitu sebesar 8550.Evaluasi terhadap metode yang digunakan UI GreenMetric mengarah pada permasalahan kritis dalam pemeringkatan perguruan tinggi terkait keberlanjutan.Metode UI GreenMetric tidak memberikan ambang batas minimum dalam keikutsertaan dalam pemeringkatan. Permasalahan lain yang terdapat dalam metode UI GreenMetric adalah relevansi di lapangan dalam penilaian keberlanjutan pada universitas di seluruh dunia. Kata kunci:sustainability; green campus; UI GreenMetric Green campus is a concept, which integrates environmental science into policy, management and activities of the college. Green campus is also the implementation of the integration of environmental science in all aspects of management and sustainable development practices. Therefore, the standards for referral and encouragement to management in developing a green campus program are needed, one of which is UI GreenMetric. The purpose of this study are to determine how the program of UI GreenMetric is implemented at Diponegoro University and to provide recommendations in the category or indicator that has not been fulfilled. Optimizing the implementation of UI GreenMetric can be used as a further reference in the development of green campus concept in Indonesia. This study uses data in the form of a literature study of standards and guidelines used by UI GreenMetric which are considered in accordance with the strategy of increasing effectiveness in implementing green campus. The results showed the score obtained by Diponegoro University in accordance with the methods contained in the UI GreenMetric is 8550. Evaluation of the method used by the UI GreenMetric leads to critical problems in universities ranking related to sustainability. The GreenMetric UI method does not provide a minimum threshold for participation in ranking. Another problem contained in the UI GreenMetric method is relevance in the field in sustainability assessments at universities throughout the world. Keywords: sustainability; green campus; UI GreenMetri

    KAJIAN PUSTAKA FAKTOR RISIKO KEBERADAAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI PADA ES BATU

    Get PDF
    Salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkannya paparan bakteri Escherichia coli pada es merupakan bahan baku air yang tidak matang. Penelitian yang telah dilakukan kualitas air yang digunakan berhubungan dengan kejadian paparan bakteri Escherichia coli, tetapi terdapat faktor lain yang dapat menjadi sumber paparan bakteri Escherichia coli pada es. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui faktor apa saja yang menjadi sumber paparan bakteri Escherichia coli pada es yang dijual pedagang. Jenis penelitian ini adalah literatur review. Database yang digunaka dalam penelusuran adalah google scholar, Mendeley, DOAJ, JKM. Artikel yang digunakan adalah artikel dengan desain penelitian observasional, wawancara, uji laboratorium dan fokus membahas tentang paparan bakteri Escherichia coli pada es. Sebanyak 12 artikel yang dikaji. Hasil penelitian menemukan 12 artikel yang dikaji. Terdapat 83% yang menyatakan bahan baku air yang tidak matang dan 67% hygiene sanitasi juga dapat berpengaruh bakteri Escherichia coli pada es. Bahan baku menjadi faktor utama dalam mempengaruhi keberadaan Bakter Escherichia coli pada es. Keyword : Bakteri Escherichia coli, Es, Hygiene Sanitas

    SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK MENGGUNAKAN KOMBINASI METODE MOORA DAN COPELAND SCORE UNTUK PEMILIHAN VENDOR

    Get PDF
    Proses pengambilan keputusan pemilihan vendor memiliki cakupan luas dan tingkat kompleksitas tinggi, hal tersebut disebabkan keterlibatan berbagai pihak pengambil keputusan yang memiliki preferensi masing-masing. Konsekuesinya proses pemilihan vendor harus dilakukan secara objektif dan transparan, untuk mendapatkan efektivitas proses dan meminimalisir terjadinya kolusi. Dalam penelitian ini, diusulkan penggunaan konsep Group Decision Support System (GDSS) untuk menentukan vendor terbaik berdasarkan agregasi preferensi masing-masing pihak pengambil keputusan. Konsep GDSS yang diusulkan adalah mengkombinasikan metode Multi-Objective Optimization on the basis of Ratio Analysis (MOORA) dengan metode Copeland Score. Metode MOORA digunakan sebagai metode perangkingan berdasarkan kriteria dan rasio bobot masing-masing pihak pengambil keputusan. Hasil perangkingan menggunakan metode MOORA pada masing-masing pihak pengambil keputusan selanjutnya diagreasikan menggunakan metode Copeland Score, untuk mendapatkan rangking final vendor. Hasil analisis user acceptance test mengindikasikan konsep GDSS yang diusulkan dapat menjembatani permasalahan objektivitas pemilihan vendor, yaitu seluruh responden memberikan respons setuju terhadap pernyataan objektivitas yang membandingkan dengan sistem terdahulu. Analisis sensitivitas pada kombinasi metode MOORA dan Copeland Score juga memberikan hasil yang searah yaitu memiliki nilai sensitivitas yang rendah (9,09%). Kata kunci : GDSS, MOORA, Copeland Score, Pemilihan Vendor The vendor selection decision making process has a wide scope and a high level of complexity, this is due to the involvement of various decision makers who have their respective preferences. Consequently the vendor selection process must be carried out objectively and transparently, to get the effectiveness of the process and minimize collusion. In this research, it is proposed to use the concept of Group Decision Support System (GDSS) to determine the best vendor based on the aggregation of preferences of each decision maker. The proposed GDSS concept is to combine the Multi-Objective Optimization method on the basis of Ratio Analysis (MOORA) with the Copeland Score method. The MOORA method is used as a ranking method based on the criteria and weight ratio of each decision maker. The results of ranking using the MOORA method on each decision-making party are then aggregated using the Copeland Score method, to get the final vendor ranking. The results of the user acceptance test analysis indicate the proposed GDSS concept can bridge the objectivity problem of vendor selection, that is all respondents respond agree with the objectivity statement which comparing with the previous system. Sensitivity analysis on the combination of the MOORA method and the Copeland Score also gives unidirectional results which have a low sensitivity value (9.09%). Keywords : GDSS, MOORA, Copeland Score, Vendor Selectio

    IMPLEMENTASI DATA MINING UNTUK PREDIKSI DROP-OUT DENGAN MENGGUNAKAN RANDOM FOREST METHOD

    Get PDF
    Akreditasi adalah salah satu tolak ukur kualitas pada sebuah Perguruan Tinggi. Beberapa unsur pengukuran tersebut adalah mahasiswa dan lulusan. Pencegahan mahasiswa yang drop-out menjadi permasalahan yang dianggap sangat penting bagi Perguruan Tinggi itu sendiri. Tingginya tingkat putus sekolah akan memberikan dampak yang buruk pada Perguruan Tinggi, seperti reputasi dan akreditasi yang kurang baik. Penelitian ini menyajikan hasil analisis studi kasus data pendidikan dengan menggunakan teknik klasifikasi pada data mining yang berfokus pada deteksi drop-out mahasiswa sarjana dan diploma pada Fakultas ABC di Perguruan Tinggi XYZ. Data mentah berasal dari data akademik siswa yang mendaftar di universitas dari tahun 2008 hingga tahun 2012. Data mentah lalu dilakukan proses preprocessing untuk mengatasi permasalahan ketidakseimbangan data. Teknik synthetic minority oversampling (SMOTE) untuk menangani ketidakseimbangan dataset dan algoritma random forest untuk memprediksi drop-out dengan data latih awal sebanyak 2492 dataset. Sebagai hasil penelitian, algoritma random forest disertai dengan SMOTE dapat memberikan hasil akurasi terbaik sebesar 93,43%. Sedangkan hasil utama dari penelitian ini dapat digunakan untuk mengurangi tingkat drop-out dengan cara melakukan prediksi dini terhadap mahasiswa berpotensi tinggi untuk drop-out dan mengidentifikasi faktor-faktor potensial yang terkait dengan penyebab mahasiswa drop-out. Kata Kunci : drop out; random forest; synthetic minority over sampling; SMOTE; data pendidikan; data mining; classification; prediction; imbalance dataset Accreditation is one of the quality measurements for a University. Some elements of these measurements are students and graduate students. Prevention of students to drop out is a problem that is considered very important for the university itself. High levels of drop out students will have a bad impact on the university, such as bad reputation or low-grade accreditation. This research presenting the results of a case study analysis in educational data, by analyzing the data using the data mining technique. The author using the classification method, that focuses on drop-out prediction of undergraduate and diploma students at the ABC Faculty at XYZ University. To predict drop-out classification, academic data are needed. The raw data are student's academic data that enroll in university from 2008 to 2012. The raw data preprocessing then carried out to handle imbalanced data. This research uses synthetic minority oversampling technique (SMOTE) to handle imbalance dataset and random forest algorithm to predict drop-out within 2492 data. As a research result, the random forest algorithm accompanied by SMOTE can provide the best accuracy results by 93.43%. The main results of this research can be used to reduce drop-out levels by predicting potential drop out students and identifying potential factors related to drop out students. Keywords: drop out; random forest; synthetic minority over-sampling; SMOTE; educational data; data mining; classification; prediction; imbalance datase

    PAJANAN PESTISIDA SEBAGAI FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIABETES MELLITUS PADA PETANI: SEBUAH KAJIAN SISTEMATIK

    Get PDF
    Diabetes mellitus merupakan kelainan pankreas yang terjadi dalam jangka panjang akibat kegagalan pankreas dalam memproduksi hormon insulin. Diabetes mellitus dapat dipengaruhi oleh pajanan pestisida akibat adanya kontak antara tubuh dan pestisida yang mempengaruhi sistem hormon. Namun belum ada kepastian terkait faktor risiko pajanan pestisida yang paling mempengaruhi kejadian diabetes mellitus.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor risiko pajanan pestisida yang berhubungan dengan kejadian diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan melakukan penelusuran artikel berdasarkan kata kunci pencarian yang meliputi diabetes mellitus, pajanan pestisida, diabetes mellitus pada petani, faktor risiko pajanan pestisida, pesticide exposure, pesticide risk factor, pesticide exposure to diabetes, dan lain sebagainya. Dari total 449 artikel yang ditemukan, terdapat 8 artikel yang dikaji lebih lanjut. Masing-masing artikel menunjukkan p value 1; CI>1 pada masa kerja ≥ 20 tahun dan penggunaan APD yang tidak lengkap. Dua artikel yang menggunakan variabel frekuensi penyemprotan menunjukkan OR>1; CI>1 pada frekuensi penyemprotan > 1 kali/minggu Selain itu dari empat artikel yang menggunakan variabel jenis pestisida diketahui bahwa pestisida jenis dieldrin, endosulfan, oxychlordane, chlordane, toxaphene, fonofos, phorate, parathion dan mevinphos, carbaryl atau sevin, aldicarb, 2,4,5-T/2,4,5-TP dan benlate menunjukkan OR>1; CI>1. Masa kerja ≥ 20 tahun, frekuensi penyemprotan pestisida > 1 kali/minggu, penggunaan APD yang tidak lengkap dan penggunaan jenis pestisida tertentu terbukti sebagai faktor risiko pajanan pestisida yang mempengaruhi kejadian diabetes mellitus pada petani. Kata Kunci :pajanan pestisida; diabetes mellitus; petan

    METAFORA DALAM LAGU JEPANG YANG BERTEMAKAN CINTA TAHUN 2019 (KAJIAN SEMANTIK) 2019年恋愛曲における日本語の隠喩 「意味論」

    Get PDF
    ABSTRACT An Nisaa, Elan. 2020 “Metaphor of Japanese Love Song in 2019”. Thesis, Departement of Language and Culture, Faculty of Humanities, Diponegoro University. Advisor S.I. Trahutami, S.S.,M.Hum. The research aims is to describe the type and the meaning of metaphor from love song. This is a descriptive qualitative study using the metaphor theory by Stephen Ullmann (2007) and Knowless and Moon (2006). The data used in this research are from 10 love songs in 2019. The data was collected through the observation method and writing technique, then the data were analyzed using agih method and Bagi Unsur Langsung technique. The results of this research concludes 10 love songs have 4 data of anthropomorphic metaphors, 7 data of animal metaphors, 11 data of abstract metaphors, and 4 data of synesthetic metaphor. Beside that, in analyzed the meaning of metaphor used three components, vehicle, topic, and ground, the metaphorical meanings were found in all data and had a relation with lexical meaning. Keyword: song, meaning, metaphor, ullman

    PREFIKS UCHI- DALAM KALIMAT BAHASA JEPANG 日本語における接頭辞「うちー」

    Get PDF
    ABSTRACT Rahmaddin, Rehal. 2020. “Prefiks Uchi- dalam Kalimat Bahasa Jepang”. Thesis, Japanese Language and Culture Undergraduate Study Program, Faculty of Cultural Sciences, Diponegoro University, Semarang. Advisor Lina Rosliana, S.S., M.Hum. This research aims to identify and describe structure and meaning in Japanese sentence which contain uchi- prefix. The data were taken from various source such as Japanese language website, anime and manga. This research’s method used metode simak on data collection, then metode agih were used to analyse the data. The results of the analysis are presented using informal method. The result of this research show that in uchi- prefix generally has meaning of emphasize and accentuate words which spoken from speaker. Uchi- prefix is attached to verbs and some nouns, but in general application it found to be most in verbs. Keywords: uchi- prefix, structure, meaning, emphasi

    ANALISIS KONTRASTIF PROSES MORFOFONEMIK PADA VERBA BAHASA JEPANG DAN BAHASA INDONESIA 日本語とインドネシア語の動詞における形態音素的操作の 対照分析

    Get PDF
    ABSTRACT Widiyanti, Desinta Kurnia. “Contrastive Analysis Morphophonemic Process in Japanese and Indonesian Verbs.” The bachelor thesis of Japanese Language and Culture Education Program, Faculty of Humanities. Diponegoro University. Supervisor Lina Rosliana, S.S., M.Hum. The thesis analyzes the morphophonemic process that occurred both in Japanese verbs and Indonesian verbs. Morphophonemic is a study regarding the occurrence of phoneme changes due to the morphology process. Data study of Japanese language was obtained from websites. In contrast, Indonesian language data study was obtained from The Great Dictionary of the Indonesian Language online (KBBI) and the Dictionary of the Indonesian Language offline. The study aims to present the comparison of the morphophonemic process between Japanese and Indonesian languages. The data collection method used the sadap technique, and the analysis method used agih method, moreover on data analysis presented by the formal and informal method. The study result is the morphophonemic process in Japanese and Indonesian language has the same process in fuka with the emergence of phoneme, sakujo with phoneme exemption, and zero setsuji with phoneme perpetuation. The morphophonemic distinction in the Japanese language intransitive verbs and transitive verbs sustain the morphophonemic process regularly in pairs whilst in the Indonesian language tends to form a basic correlation with the particle. The next distinction is process in juufuku and yuuugou where there is no similar process with the Indonesian theory. Keywords: keitaionsotekisousa, morphophonemic, phoneme

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇