71404 research outputs found
Sort by
Analysis of Chicken Meat Supply Chain in Dua Putra Perkasa Pratama Company (Inc.)
Abstract
Supply chain analysis required in the entire business process because it produced a more sufficient product on the producer to the consumer level with the precise condition, time, and amount of product. This study purpose was to analyze the main product flow, mechanism, and supply chain performance of the chicken meat produced by the Dua Putra Perkasa Pratama Company (Inc.) The study location was chosen by apurposive sampling technique, while the participant selection done by judgment sampling technique. The participants were the supplier, key informant from the company, and customer. The supply chain, mechanism, and performance data analyzed by descriptive analysis method with the Supply Chain Operations Reference (SCOR) model. Results showed that the flow of the supply chain, financial supply chain, and informationalwas moving from the upstream to downstream, downstream to upstream, and upstream to downstream or downstream to upstream, respectively. The company supply chain performance classified in a very good range performance with a total score of 96.73
Keywords:flow;chicken meat;working performance;mechanism;supply chai
HUBUNGAN PERSEPSI KOMUNIKASI ORANG TUA DAN ANAK TENTANG SEKSUALITAS DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA AWAL DI LINGKUNGAN PROSTITUSI BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG
Remaja yang tinggal di lingkungan prostitusi Bandungan memiliki risiko yang tinggi untuk terlibat dalam perilaku seksual berisiko yang dapat menyebabkan kehamilan tidak diinginkan, penularan infeksi menular seksual dan juga tekanan psikologis. Komunikasi antara orang tua dan remaja tentang pendidikan seksualitas dapat mengurangi perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi orang tua dan remaja tentang pendidikan seksualitas dengan perilaku seksual remaja awal (10-14 tahun) di Bandungan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 remaja usia 10-14 tahun yang dipilih berdasarkan proportional random sampling. Sebagian besar responden berusia 12 dan 13 tahun (23,3%), berjenis kelamin laki-laki (51,7%), duduk di bangku SD (55%), dan memiliki uang saku dengan kategori tinggi (65%). Berdasarkan uji chi square pekerjaan orang tua (p=0,037), persepsi kompetensi komunikasi (p=0,008), kualitas komunikasi (p=0,002), dan lingkungan tempat tinggal (p= 0,025) memiliki hubungan dengan perilaku seksual remaja. Oleh sebab itu, diharapkan orang tua dapat meningkatkan komunikasi tentang pendidikan seksualitas pada remaja untuk mengurangi perilaku seksual berisiko.
Kata Kunci : remaja awal, perilaku seksual, komunikasi pendidikan seksualitas, lingkungan prostitus
COST-VOLUME PROFIT AND LINEAR PROGRAMMING ANALYSIS AS A PROFIT PLANNING EQUIPMENT IN ORGANIC FERTILIZER BUSINESS IN CV. TANI SUBUR SLEMAN YOGYAKARTA
CV. Tani Subur is a household-scale organic fertilizer company with product distribution throughout Indonesia. CV. Tani Subur requires financial analysis in order to plan profitability so that the company's operations will continue. The purpose of the study is to analyze the magnitude of costs, production volumes, revenues and profits of organic fertilizer in the CV. Tani Subur from 2015 to 2019, analyzed the BEP of organic fertilizer production and analyzed the optimization of resource use in organic fertilizer production in CV. Tani Subur in order to produce maximum profit. The study was conducted in December 2019 at CV. Tani Subur, located in the village of Ngaglik, Sleman. The research method used is case study. Types and sources of data are primary and secondary data. Data analysis methods used are cost-volume profit analysis and linear programming. The results showed the cost of production and sales volume has not been able to increase the profit earned by CV. Tani Subur because labor costs have increased in recent years with a sizable amount or in other words a cost-volume profit analysis cannot be used to plan profits in the CV. Tani Subur, break even point CV. Tani Subur in 2017 have the highest value causing CV. Tani Subur suffered a loss because it was unable to break even and linear programming analysis in CV. Tani Subur shows that the company will get optimal results if it produces cow organic fertilizer as much as 548.3925 tons per year and does not produce goat organic fertilizer. The advantage achieved if producing organic cow fertilizer with simplex method calculation using POM Quantitative methods software is Rp. 248,392,500 per year. Profit planning obtained by CV. Tani Subur with linear programming is higher than the cost-volume profit analysis
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN SAYURAN ORGANIK DI PASAR MODERN KOTA SEMARANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen sayuran organik, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian sayuran organik di Pasar Modern Kota Semarang. Penelitian dilakukan di Gelael Citraland dan Transmart Setiabudi, Kota Semarang pada bulan Juni - Juli 2019. Metode penelitian yang digunakan yaitu merote survei dengan alat bantu kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis regresi logistik menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendapatan, harga, kualitas dan motivasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sayuran organik di Pasar Modern Kota Semarang. Variabel pendapatan, harga, kualitas dan motivasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian sayuran organik di Pasar Modern Kota Semarang. Produsen sayur organik yang menyuplai ke pasar modern untuk dapat menjaga dan meningkatkan kualitas produk dan dapat meningkatkan permintaan akan sayuran organik.
Kata Kunci: keputusan, pembelian, sayuran, organik
ANALISIS KERENTANAN DAERAH PESISIR KABUPATEN JEPARA ENGGUNAKAN METODE COASTAL VULNERABILITY INDEX (CVI)
Kabupaten Jepara merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan perairan dan
menjadikanya sebagai daerah yang memiliki banyak pantai. Dengan banyaknya daerah pantai,
wilayah Kabupaten Jepara cukup rawan dengan bencana alam seperti erosi, banjir, rob dll.
Berkembangnya ilmu dan teknologi belakangan ini memungkinkan kita untuk dapat mengetahui
tingkat kerentanan suatu pantai guna mengantisipasi terjadinya bencana alam. Dalam penelitian
ini, metode yang digunakan untuk menilai kerentanan pantai menggunakan metode Coastal
Vulnerability Index (CVI). Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai bahan data penunjang untuk
keperluan pelestarian lingkungan pantai dalam rangka mencegah, abrasi, dll. Selain itu, hasil studi
bisa digunakan sebagai pengambilan keputusan dalam pembangunan di daerah pantai. Data yang
digunakan pada penelitian ini antara lain data DEM BATNAS, data batimetri, data Significant
Wave Height, data satelit altimetri Jason-3, data pasut stasiun BIG, dan studi lapangan untuk dapat
mengenali jenis geomorfologi yang ada di daerah pesisir Jepara. Hasil pengolahan kemudian
dilakukan perhitungan indeks kerentan menggunakan metode CVI dengan menggunakan sistem
pembobotan. Hasil analisis kerentanan pantai menunjukan bahwa parameter kelerengan pantai
dan parameter geomorfologi merupakan parameter yang memiliki nilai bobot yang paling besar
bandingkan parameter lainya. Nilai indeks kerentanan di pesisir Jepara memiliki rentang nilai 1,83
hingga 7,07 dengan nilai rata-rata sebesar 5,34 yang menunjukan tingkat kerentanan di daerah
pesisir Jepara berada dalam kategori sedang.
Kata Kunci : CVI, Kerentanan, Pesisi
TIPE KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA NOVEL NARUTO HICHO KARYA EIJI YOSHIKAWA BERDASARKAN TEORI KEPRIBADIAN JUNG 吉川英治が書かれた『鳴門秘帖』という小説における主人公の Jungの性格理論に基づいた人格タイプ
ABSTRACT
Supranowo, Titis. 2020. “Types of Personality of the Main Character in Naruto Hicho by Eiji Yoshikawa based on Jung`s Theory of Personality”. Thesis, Japanese Language and Culture Study Program, Diponegoro University, Semarang. Supervisior, Fajria Noviana, S.S., M.Hum.
The main purpose of this thesis is the explain the structural aspects in the novel of Naruto Hicho and its main character`s personality. This research uses a novel titled Naruto Hicho, as the object of the studies. The method used in this analysis is divided into three step they are preparing data, analysis data and presentasion data. Furthermore, the theories used in this research are the structural theories and personality psychology by Carl Gustav Jung. The results show that the main character`s personality Gennojo, based on the personality structure that become the function dominant seen from the attitude of the soul is the introvert type, seen from the personality soul function of the Gennojo is thinker type. While the personality of Gennojo based on the structure of unconsciousness that is personal unconscious, Gennojo personality is extroverted and sensed.
Keywords: psychoanalysis, main character`s, Naruto Hicho
PENERAPAN SISTEM APLIKASI PRESENSI TERHADAP DISIPLIN KERJA KARYAWAN PADA PERUM BULOG KANTOR WILAYAH JAWA TENGAH
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN DAN MIKRONUTRIEN DENGAN KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRI DI DAERAH PESISIR KOTA SEMARANG
Menurut data Riskesdas tahun 2013-2018 terjadi peningkatan prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia sebesar 12,8% (dari 37,1% menjadi 48,9%). Anemia pada remaja berdampak menurunkan kesehatan reproduksi, terhambatnya perkembangan mental dan kecerdasan, menurunkan kebugaran tubuh serta imunitas tubuh. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan asupan protein dan mikronutrien dengan kadar hemoglobin pada remaja putri di daerah pesisir Kota Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain studi cross sectional. Populasi penelitian adalah remaja putri kelas XI SMA Negeri 14 Semarang berjumlah 187 orang. Sebanyak 66 subjek dipilih dengan metode clustered random sampling berdasarkan kelas. Jumlah subjek per kelas dihitung secara proposional sesuai jumlah remaja putri pada tiap kelas. Pengumpulan data kadar hemoglobin menggunakan alat easy touch GCHb®, data asupan protein dan mikronutrien dikumpulkan dengan teknik wawancara menggunakan form recall konsumsi gizi 24 jam dan food picture sedangkan data frekuensi konsumsi makanan menggunakan food frequency quistionnaire. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar hemoglobin subjek sebesar 12,8 ± 1,8 g/dl dengan proporsi subjek anemia sebesar 30,3%. Sebagian besar subjek memiliki tingkat kecukupan protein dan mikronutrien kurang (zat besi, vitamin A, asam folat, vitamin B12, vitamin C). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara asupan protein (p = 0,012), zat besi (p = 0,023), zat besi + suplemen (p = 0,039) dan vitamin C (p = 0,029) dengan kadar hemoglobin. Tidak ada hubungan antara asupan vitamin A (p = 0,520), asam folat (p = 0,170), asam folat + suplemen (p = 0,072) dan vitamin B12 (p = 0,671) dengan kadar hemoglobin. Disimpulkan bahwa asupan protein, zat besi, zat besi + suplemen, vitamin C mempengaruhi kadar hemoglobin. Remaja putri disarankan memperbaiki pola makan dengan meningkatkan konsumsi makanan dalam menu sehari terutama sumber hewani, memperbanyak konsumsi buah dan sayur serta rutin mengkonsumsi suplemen tablet besi.
Kata Kunci : kadar hemoglobin, protein, mikronutrien, remaja putri, pesisi
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN DUKUNGAN PENGELOLA TERHADAP KESIAPSIAGAAN PEDAGANG DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEBAKARAN DI PASAR SEMAWIS KOTA SEMARANG
Kebakaran merupakan keadaan yang dapat menimbulkan kerugian yang sangat luar biasa. Maka perlu adanya penanggulangan kebakaran khususnya kesiapsiagaan dalam upaya pencegahan kebakaran. Pasar Semawis merupakan tempat wisata yang menjadi suatu icon Kota Semarang yang perlu dijaga kelestarian dan keberjalanannya. Namun dalam kegiatannya Pasar Semawis memiliki resiko kebakaran yang tinggi dilihat dari aktivitas yang ada di Pasar Semawis, tata letak dan padatnya pengunjung yang datang kesana. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberi gambaran mengenai Pasar Semawis serta mencari hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan pengelola terhadap kesiapsiagaan pedagang dalam upaya pencegahan kebakaran di Pasar Semawis Kota Semarang. Penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 130 orang pedagang yang ada di Pasar Semawis. Sampel pada penelitian ini berjumlah 70 orang yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling yang kemudian diuji dengan analisis statistik chi-square. Angket adalah instrumen dalam penelitian ini. Hasil dari analisis univariat penelitian ini adalah Pedagang berpengetahuan baik sebanyak 77,1%, Pedagang bersikap baik sebanyak 82,9%, pedagang setuju bahwa dukungan pengelola baik sebanyak 52,9% dan kesiapsiagaan pedagang yang baik sebanyak 61,4%. Hasil analisis bivariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p= 0,025 dan sikap (p=0,028) dengan kesiapsiagaan serta tidak terdapat hubungan antara dukungan pengelola (p=0,264) dengan kesiapsiagaan. Pedagang perlu lebih mempersiapkan diri dan peralatan guna mencegah kebakaran serta perlu adanya dukungan pengelola yang lebih nyata dalam tindakan kesiapsiagaan.
Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Dukungan Pengelola, Kesiapsiagaa
ANALISIS RISIKO PENYEBAB KEBAKARAN DI MUSEUM RANGGAWARSITA DENGAN METODE LOSS CAUSATION MODEL
Banyaknya kasus-kasus kebakaran yang menimpa museum, cagar budaya, dan bangunan bersejarah lainnya yang tidak diketahui penyebab utama menunjukan adanya kekurangan dalam mengantisipasi kerugian. Loss Causation Model merupakan salah satu teori penyebab kecelakaan yang berisi poin-poin maupun petunjuk yang digunakan untuk memahami suatu penyebab kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis risiko kebakaran di Museum Ranggawarsita dengan metode “Loss Causation Model”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatf dengan melakukan wawancara mendalam dengan satu orang informan utama dan satu orang informan triangulasi.Hasil penelitian in menunjukan bahwa Controling factors pada analisis kebakaran adalah belum tersedianya program maupun standar progam khusus mengenai kebakaran. Basic cause pada analisis kebakaran adalah kurangnya keterampilan pekerja terhadap penggunaan APAR bagi non-keamanan dan kurangnya pelatihan rutin mengenai penggunaan APAR bagi bagian keamanan. Immediate cause pada analisis kebakaran adalah terdapat perilaku tidak aman berupa ketidaktahuan rata-rata pekerja terhadap kebijakan maupun upaya yang dilakukan oleh pihak museum dalam menanggulangi keadaan darurat kebakaran, kemudian kondisi tidak aman berupa kurangnya perhatian dalam pemasangan APAR dan tidak ada sarana proteksi aktif lainnya. Incident pada analisis kebakaran adalah terjadinya korsleting listrik yang kemudian dapat ditangani dengan tepat oleh pekerja sehingga tidak menimbulkan kerugian. Loss atau kerugian yang di terima dalam analisis kebakaran ini ialah tidak ada. Tidak terjadinya kebakaran di Museum Ranggawarsita karena museum mampu menangani incident dengan cepat dan tepat, tetapi tetapi adanya kerugian kecil yang dialami oleh museum yaitu kerusakan pada fasilitas museum. Terdapat kelemahan pada setiap poin dalam teori Loss Causation Model yang mengarah pada penyebab kecelakaan (kebakaran).
Kata Kunci : Kebakaran, Loss Causation Model, Museu