71404 research outputs found
Sort by
PENYELESAIAN MASALAH TRANSPORTASI BILANGAN BULAT INTERVAL PENUH DENGAN MID-WIDTH-INTERVAL VERSION OF VAM DAN INTERVAL VERSION OF MODI
Masalah transportasi bilangan bulat interval penuh merupakan masalah
pendistribusian barang dari sejumlah sumber ke berbagai tujuan dengan parameter
berupa interval. Pada skripsi ini, masalah transportasi bilangan bulat interval penuh
diselesaikan tanpa dikonversi menjadi masalah transportasi klasik. Metode yang
digunakan untuk menyelesaikan masalah transportasi bilangan bulat interval penuh
yaitu metode Mid-Width-Interval Version of VAM dan Interval Version of MODI.
Metode Mid-Width-Interval Version of VAM digunakan untuk menentukan solusi
fisibel awal. Untuk menentukan solusi optimalnya, digunakan metode Interval Version
of MODI, sedemikian sehingga diperoleh total biaya transportasi yang minimum
MODUL TERAPI SENTUHAN QUANTUM PADA PENDERITA PENYAKIT GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA
REMAJA NAKAL DI PONDOK PESANTREN METAL TOBAT SUNAN KALIJAGA (STUDI DESKRIPTIF PERUBAHAN PERILAKU)
Akhir-akhir ini telah terjadi pergeseran kenakalan remaja yang mengarah kepada pelanggaran norma sosial dan norma agama seperti pemakai miras, narkoba, dan menjadi berandal. Ponpes Metal Tobat memiliki cara sendiri untuk menangani remaja tersebut dengan menggunakan metode yang ada pada Quran dan Hadis. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi untuk menginterpretasikan pengalaman yang dimiliki dengan memberi arti dan menandai tentang apa yang dilihat dan diamati seperti, bacaan, tindakan, dan situasi maupun pengalaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode etnografi. Sumber data penelitian diperoleh dari observasi partisipasi, wawancara dan kajian literatur. Informan kunci terdiri dari pengasuh pondok, ustad dan santri rehabilitasi. Ponpes Metal Tobat menganggap remaja yang mengosumsi narkoba dan miras sebagai orang-orang yang meninggalkan perintah Allah, sehingga terapi yang dijalankan itu ditetapkan agar mereka bisa menjalankan perintah-Nya. Adapun terapinya yaitu menjalankan Sholat Lima Waktu, Mengaji, Zikir Istighosah, Puasa, dan mengikuti Sholawat Metal. Santri yang telah menjalani terapi tersebut diharapkan agar selalu mengingat Allah sehingga takut untuk melakukan kegiatan yang berdosa. Tujuan dari penanganan tersebut agar santri memiliki kekebalan terhadap narkoba, miras, dan lingkungan masyarakat; santri rehabilitasi harus kembali berfungsi layaknya orang normal biasa; santri mencintai Allah dan Rasulnya; santri menghormati sesama manusia; santri menjalin dan meningkatkan hubungan masyarakat.
Recently, there has been a shift that is a juvenile deliquency that lead to a breach of the social norm and norma religion as an alcoholic drinkers, drug users, and become a punk. Ponpes Metal Tobat has its own way of dealing with these teenagers using the methods found in the Quran and the Hadith. This research uses the theory of phenomenology to interpret the experience they have by giving meaning and marking about what is seen and observed such as, readings, actions, and situations and experiences. The method used in this research is ethnographic method. Sources of research data obtained from observation of participation, interviews and literature review. Key informants consisted of boarding caretakers, religious teachers and rehabilitation students. Ponpes Metal Tobat considers adolescents who consume drugs and alcohol as people who leave the commands of God, so that the therapy is implemented so that they can carry out his orders. The treatment is to perform the Five Times Prayer, Recite, Zikir Istighosah, Fasting, and follow the Sholawat Metal. Santri who have undergone such therapy are expected to always remember God so they are afraid to do sinful activities. The purpose of this treatment is for students to have immunity against drugs, alcohol, and the community environment; rehabilitation students must return to function like normal people; santri love Allah and His Rasul; santri respect fellow human beings; santri establish and improve community relations
HUBUNGAN MANAJEMEN KOMUNIKASI DENGAN MOTIVASI KESEMBUHAN PASIEN REHABILITASI DI UNIT REHABILITASI KUSTA RSUD REHATTA KELET KABUPATEN JEPARA
Rumah Sakit Umum Daerah Rehatta Kelet adalah rumah sakit milik pemerintah provinsi Jawa Tengah yang terdapat di Kabupaten Jepara dan mempunyai pelayanan yang menangani penyakit kusta satu-satunya di Jawa Tengah. Penyakit kusta yaitu penyakit menular yang disebabkan oleh adanya kuman kusta (Mycobacterium Leprae) yang menyerang syaraf tepi, kulit, dan jaringan tubuh lain. Hasil studi pendahuluan menunjukkan, jumlah pasien kusta rawat inap di Unit Rehabilitasi Kusta setiap tahun mengalami penurunan jumlah pengunjung dari tren tahun 2017-2019 yaitu 563 pasien, 448 pasien serta bulan Januari-Oktober 2019 sebanyak 274 pasien. Menurunnya jumlah kunjungan rawat inap tidak sebanding dengan meningkatnya kasus kusta di Jawa Tengah. Dikarenakan masih banyak masyarakat maupun petugas kesehatan di Unit Rehabilitasi Kusta yang leprophobia (takut kusta) dan stigma negatif serta diskriminasi pada orang yang pernah mengalami kusta serta pelaporan dari pihak rumah sakit kabupaten maupun FKTP sangat terlambat serta belum sepenuhnya terjangkau sehingga dapat memperlambat proses penyembuhan dari penyakit kusta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yaitu seluruh pasien rehabilitasi sejumlah 64 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara manajemen komunikasi dengan motivasi kesembuhan pasien rehabilitasi di Unit Rehabilitasi Kusta yaitu aspek komunikasi informasi dengan p-value 0,000 dan korelasi 0,466, aspek pencatatan klinis dengan p-value 0,003 dan korelasi 0,371, aspek pencatatan administrasi dengan p-value 0,012 dan korelasi 0,313. Disarankan kepada Unit Rehabilitasi Kusta untuk mengoptimalkan dan meningkatkan pelayanan dari segi petugas maupun perawat serta koordinasi baik dengan pasien dan keluarganya untuk memberikan dukungan sosial yang positif guna mendorong kesembuhan pasien.
Kata Kunci : Manajemen Komunikasi, Motivasi kesembuhan, Pasien Kust
ALIH KODE, CAMPUR KODE DAN INTERFERENSI DALAM VLOG YOUTUBE GENKI 「ゲンキ」チャンネルにおけるコードスイッチングと コードミクシングと干渉
ABSTRACT
Putra, Kadek Brahm Destryana Putra, "Alih Kode, Campur Kode dan Interferensi Dalam Vlog Youtube Genki". Departemen of Japanese Studies Faculty of Humanities, Diponegoro University. The advisor is Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum.
The purpose of this research is to help bilingual people to use code switching or mixing codes correctly. The author collected data from Genki's Youtube Channel.
The research method used in this study is the record-free record (SBLC). Then to analyze this study using the method of intralingual and extralingual equivalent to explain the results of the analysis in the form of lingual.
.The results showed that Youtuber Genki used a lot of code switching and code mixing. Some of the data also obtained interference because the ability of speakers using second language is not good enough.
Keyword: code switching, code mixing, and interference
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN PADA PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA TENGAH KANTOR CABANG SALATIGA
Relasi Sosial Pria dan Wanita dalam Peribahasa Bahasa Jawa
Peribahasa Jawa merupakan bentuk ungkapan yang mendeskripsikan pesan secara singkat dan padat yang mengandung prinsip kehidupan. Melalui peribahasa Jawa dapat mengungkapkan sikap hidup dan cara pandang masyarakatnya agar menjalankan hidup yang harmonis sesuai dengan norma dan nilai masyarakatnya Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Linguistik Antropologi. Sumber data penelitian ini berasal dari bersumber dari (1) Syuropati (2015) dengan judul Peribahasa Jawa, dan 2) Nuryani (2012) dengan judul 2000 Paribasan, Bebasan, Lan Seloka, (3) Triyono (1988) dengan judul buku Peribahasa Dalam Kebudayaan Bahasa Jawa . Hasil penelitian ini menunjukkan simbol yang digunakan sebagai entitas pria dan wanita dalam peribahasa Jawa meliputi: 1) simbol hewan untuk pria dan wanita, 2) simbol tumbuhan untuk pria dan wanita, 3) simbol benda untuk pria dan wanita, 4) simbol keadaan untuk pria dan wanita, dan 5) simbol alam untuk pria dan wanita. Selanjutnya, relasi pria dan wanita dalam peribahasa Jawa meliputi: 1) dikotomi superior untuk anak lalaki-laki dan perempuan, suami-istri, pria dan wanita, 2) persamaan: seperti sebutan untuk pria dan wanita yang belum menikah, larangan berbuat tindakan asusila, sikap istri atau suami yang mengkhianati pasangan. 3) nasehat untuk pria dan wanita, peran wanita dan pria 4) peran suami dan istri, 5) kesetaraan pria dan wanita dalam melamar. Selanjutnya dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara bahasa dan sosial budaya masyarakat Jawa
HUBUNGAN GERAKAN BERULANG DAN POSTUR KERJA POSISI TANGAN TERHADAP KEJADIAN DE QUERVAIN’S TENOSYNOVITIS SYNDROME PADA BURUH SORTASI BIJI KOPI (STUDI KASUS DI KAMPUNG KOPI BANARAN PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IX TAHUN 2019)
De Quervain’s Tenosynovitis Syndrome (DQS) merupakan salah satu jenis PAK (Penyakit Akibat Kerja) dalam golongan Musculoskeletal Disorder’syang ditandai dengan adanya peradangan pada sisi pergelangan tangan di bagian ibu jari tepatnya pada tendon musculus extensor pollis brevis sertamusculus abductor pollicis longus, dengan gejala khas berupa rasa nyeri, mati rasa, dan kesemutan pada bagian tersebut. Gerakan berulang, postur kerja tangan, trauma langsung, dan peradangan sendi merupakan faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya DQS. Pada sektor perkebunan, khususnya buruh penyortir biji kopi yang bertugas melakukan sortasi biji kopi menggunakan tangan pekerja secara terus – menerus dan dalam periode waktu yang cukup lama, sehingga dapat berisiko mengalami DQS. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan gerakan berulang dan postur kerja posisi tangan terhadap kejadian DQS pada buruh sortasi biji kopi di Kampung Kopi Banaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yang bersifat deskriptif observasional dengan pendekatan studi cross sectional. Instrumen penelitian ini menggunakan BRIEF Survey untuk mengukur postur kerja tangan, Finkelstein Test untuk mengetahui kejadian De Quervain’s Syndrome dan Lembar VAS (Visual Analoque Scale) untuk mendeskripsikan keluhan nyeri secara subjektif. Populasi dan sampel penelitian dalam penelitian yaitu 53 pekerja. Berdasarkan uji statistik dengan Chi-Square didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gerakan berulang terhadap kejadian DQS (p-value = 0,001) dan tidak ada hubungan antara postur kerja posisi tangan terhadap kejadian DQS (p-value = 0,231). Saran bagi pengawas lapangan perusahaan agar dapat memberikan edukasi dan praktik penerapan tatacara peregangan otot khususnya pada bagian jari dan pergelangan tangan. Bagi pekerja sebaiknya rutin melakukan peregangan pada bagian jari dan pergelangan tangan secara berkala.
Kata Kunci : De quervain’s syndrome, sortasi, gerakan berulan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SAFETY RIDING DRIVER OJEK ONLINE DI KOTA SEMARANG
Safety riding adalah sebuah upaya yang dilakukan untuk mengurangi bahaya dan memaksimalkan keamanan saat berkendara sehingga tidak membahayakan pengguna jalan yang lain. Driver ojek online membutuhkan keahlian, konsentrasi, tenaga dan keseimbangan drivernya dalam berkendara. Sehingga safety riding merupakan aspek penting untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku safety riding driver ojek online di Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dari penelitian ini adalah driver ojek online sebanyak 54 responden yang diambil secara incidental sampling dengan diuji menggunakan uji statistik chi-square dengan α = 0,05. Berdasarkan hasil uji chi square, faktor yang berhubungan dengan perilaku safety riding adalah pengetahuan (p-value = 0.048), kondisi kendaraan (p-value = 0.048), dan pemakaian APD (p-value = 0,006). sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah masa berkendara (p-value = 0.075), training berkendara (p-value = 0.059), dan motivasi (p-value = 0.105). Dari hasil yang didapatkan diharapkan adanya peran dari perusahaan untuk melakukan sosialisasi lebih lanjut tentang pentingnya training berkendara dan melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi kendaraan driver agar tetap laik jalan. Driver juga diharapkan untuk tetap mentaati peraturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran untuk berperilaku aman saat berkendara.
Kata Kunci : Safety Riding, Perilaku, Driver Ojek Onlin