Diponegoro University

Diponegoro University Institutional Repository
Not a member yet
    71404 research outputs found

    ECONOMIC ORDER QUANTITY PROBABILISTIK DENGAN METODE PEMESANAN PERIODIK DAN BACK ORDER UNTUK MULTI-ITEM

    Get PDF
    Pada penelitian ini dibahas mengenai model penyimpanan persediaan multi-item dengan permintaan tiap jenis barang tidak pasti yaitu tidak dapat ditentukan sebelumnya serta kekurangan barang dipenuhi pada periode berikutnya (back order). Model persediaan multi-item ini akau diselesaikan dengan metode pemesanan secara periodik. Metode ini bertujuan untuk menentukan total biaya minimal, serta periode pemesanan dan target jumlah persediaan yang optimal. Metode persediaan ini diaplikasikan pada data di toko “Serasi” dan diperoleh hasil optimal secara numerik yaitu penghematan total biaya sebesar 1,2% atau jika tanpa memperhitungkan biaya pembelian diperoleh penghemetan total biaya sebesar 12,33%

    PERAMALAN FUZZY TIME SERIES CHEN DENGAN FIREFLY CLUSTERING ALGORITHM

    Get PDF
    Fuzzy Time Series (FTS) adalah metode peramalan data. Sistem peramalan dengan FTS menangkap pola dari data yang telah lalu, kemudian digunakan untuk memperkirakan data yang akan datang. FTS merupakan salah satu metode yang diterapkan dalam analisis data runtun waktu. Tujuan utama dari FTS adalah untuk memprediksi data runtun waktu yang dapat digunakan secara luas pada sembarang data real time. FTS Chen menerapkan operasi aritmatika yang disederhanakan dalam algoritma prediksi dari operasi komposisi maksimum – minimum yang rumit. Metode Chen memiliki perhitungan yang mudah dan prediksi yang lebih baik. Metode Fuzzy Time Series Chen menggunakan panjang interval yang sama atau bisa juga disebut interval statis. Untuk mendapatkan panjang interval yang lebih optimal maka ditambahkan algoritma firefly untuk menentukan panjang interval tiap clusternya. Firefly Clustering Algorithm ini menghasilkan panjang interval yang non-stasioner atau interval dinamis untuk mengelompokkan data numerik historis. Pada bagian akhir dari Tugas Akhir ini FTS Chen dan FTS Chen dengan Firefly Algoritm digunakan untuk meramalkan Kurs Rupiah (AUD) terhadap Dollar Australia (AUD) menggunakan data dari Web Site BI, bulan Januari 2012 – Agustus 2020. Setelah mendapatkan nilai prediksinya maka dapat dihitung RMSE (Root Mean Square Error) dan AFER (Average Forecasting Error Rate) sebagai pengukur akurasi nilai peramalan dari metode peramalan terhadap data. FTS Chen untuk periode bulan Januari 2012 – Agustus 2020 dengan RMSE 232,156127 dan AFER 1,82966%. FTS Chen dengan Firefly Algorithm untuk periode bulan Januari 2012 – Agustus 2020 dengan RMSE 208,1116631 dan AFER 1,56116%. Kata kunci: Peramalan, Fuzzy Time Series, RMSE, AFER, Rupiah (IDR), Dollar Australia (AUD)

    SOLUSI FISIBEL AWAL MASALAH TRANSPORTASI DENGAN FOUR DIFFERENT PROPOSED MEAN METHOD

    Get PDF
    Masalah tranportasi merupakan proses pendistribusian suatu barang dari beberapa sumber ke beberapa tempat. Dalam masalah transportasi, secara umum penyelesaiannya dilakukan dengan dua tahap yakni penyelesaian awal dan penyelesaian akhir untuk mendapatkan solusi yang optimal. Pada Skripsi ini, dibahas tentang mencari solusi fisibel awal dari metode Proposed Arithmetic Mean (PAM), Proposed Harmonic Mean (PHM), Proposed Geometric Mean (PGM), dan Proposed Quadratic Mean (PQM). Untuk menguji keoptimalan menggunakan metode Modified Distribution (MODI), dalam penyelesaian Skripsi ini melakukan study kasus dan didapatkan biaya transportasi yang minimum dengan Four Different Proposed Mean Method mendapatkan solusi fisibel awal yang sama, hasilnya tidak jauh berbeda dengan solusi optimal menggunakan metode Modified Distribution (MODI). Kata kunci : Masalah Transportasi, Solusi Fisibel Awal, PAM, PHM, PGM, PQM, MODI, dan Solusi Optima

    STUDI KELELAHAN KERJA SUBYEKTIF PADA PEKERA SEKTOR INFORMAL : KAJIAN PUSTAKA

    Get PDF
    Abstrak: Kelelahan adalah mekanisme perlindungan yang dikeluarkan oleh tubuh seseorang untuk menghindari kerusakan lebih lanjut sehingga setelah istirahat seseorang akan mengalami pemulihan. Kelelahan dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk berpikir jernih dan merespons dengan tepat dan berhubungan dengan cedera yang dapat terjadi di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan antara beban kerja fisik, status gizi, dan status hidrasi dengan kelelahan pada pekerja sektor informal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dilakukan secara online melalui beberapa situs web atau situs internet tepercaya seperti Sciendirect, JSTOR, ProQuest, Cambridge Core, Scopus, dan Google Schoolar. Penelitian ini dilakukan pada 20 artikel yang terdiri dari 15 artikel nasional dan 5 artikel internasional. Artikel dianalisis dengan ekstraksi data dan diproses melalui tahapan dalam bentuk mengatur, mensintesis, mengidentifikasi, merumuskan. Hasil penelitian terhadap 20 artikel menunjukkan ada hubungan antara beban kerja fisik dengan kelelahan pada semua artikel, lima dari delapan artikel tidak memiliki hubungan antara status gizi dengan kelelahan, empat dari lima artikel memiliki hubungan antara status hidrasi dengan kelelahan kerja pada pekerja di sektor informal Kata Kunci : Kelelahan Kerja, Beban Kerja Fisik, Status Gizi, Status Hidrasi, Pekerja Sektor Informa

    PERILAKU SEHAT DAN PEMILIHAN PERTOLONGAN PERSALINAN PADA IBU HAMIL PENGGUNA BPJS KESEHATAN (Studi Kasus di Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo

    Get PDF
    Tingginya AKI dan AKB di Indonesia salah satunya dikarenakan masih banyaknya persalinan dengan dukun, hal ini membuat pemerintah gencar dalam menekankan peraturan untuk bersalin di fasilitas kesehatan. Di sisi lain, juga karena adanya ibu hamil yang tidak menerapkan perilaku sehat karena berbagai alasan, untuk itu perlu adanya faktor-faktor yang mendorong perubahan perilaku sehat pada ibu hamil. Salah satu faktor yang dapat menjadi pendorong yaitu adanya program BPJS Kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan perilaku sehat dan pemilihan pertolongan persalinan pada ibu hamil sebagai pengguna BPJS Kesehatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Health Belief Model (faktor yang mempengaruhi perubahan perilaku) dan perilaku kesehatan menurut Notoatmodjo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode observasi partisipasi dan data yang diperoleh merupakan hasil wawancara mendalam serta hasil studi literatur. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan pada perilaku sehat ibu hamil serta dalam pemilihan pertolongan persalinan di daerah Kecamatan Gebang. Jauh sebelum BPJS Kesehatan diimplementasikan banyak ibu hamil di Kecamatan Gebang yang jarang memerikasakan kehamilannya serta masih memilih dukun sebagai tenaga penolong persalinan. Seiring berkembangnya zaman, perubahan mulai terjadi antara lain karena adanya kemudahan dalam mengakses fasilitas kesehatan dengan menggunakan BPJS Kesehatan. Perubahan yang terjadi juga dipengaruhi oleh adanya peraturan menteri kesehatan untuk bersalin di fasilitas kesehatan yang ada serta berkurangnya jumlah dukun sebagai tenaga penolong persalinan. The high MMR and IMR in Indonesia, is one of them because there are still many births with shaman, this makes the government aggressively emphasizing the rules for giving birth in health facilities. On the other hand, also because there are pregnant women who do not adopt healthy behaviors for various reasons, for this reason there needs to be factors that encourage changes in healthy behavior in pregnant women. One factor that can be a driver is the existence of the Health BPJS program. The purpose of this study was to determine how the application of healthy behavior and the choice of delivery assistance for pregnant women as users of BPJS Health. The theory used in this research is the theory of Health Belief Model (factors that influence behavior change) and health behavior according to Notoatmodjo. This research is a qualitative research with participatory observation method and the data obtained is the result of in-depth interviews and literature study results. Based on the research that has been done, it can be concluded that there are changes in the healthy behavior of pregnant women as well as in the selection of delivery assistance in the Gebang District area. Long before BPJS Health was implemented, many pregnant women in Gebang District rarely examined their pregnancies and still chose a shaman as labor assistants. As the times evolved, changes began to occur among others due to the ease of accessing health facilities using BPJS Health. Changes that occur are also influenced by the regulation of the minister of health to give birth at existing health facilities and the reduction in the number of traditional birth attendants as birth attendants

    Simbol dan Makna dalam Novel Narcissu 「ナルキッソス」Karya Kataoka Tomo

    Get PDF
    ABSTRACT Afrahana, Rizky, 2020. “Symbol and Meaning in Kataoka Tomo’s Novel Narcissu「ナルキソッス」.” A thesis of Japanese Departement, Diponegoro University. Advisor: Budi Mulyadi, S.Pd, M.Hum. The purpose of this thesis is to find icons, indexes and symbols in Narcissu novel. This research attempts to explain the meaning of icons, indexes and symbols found in the Narcissu novel. The method used in this research is descriptive qualitative, which is then followed by Narcissu's semiotic analysis. The results of this study indicate that there are two icons namely topological icons in the form of a cover image of Narcissu novel and a diagrammatic icon in the form of a relationship between the two main characters. Three indexes are the winter index, the desperation index and the anxiety index. Five symbols are two traditional symbols: sea and bridge, and four personal symbols: Atou Yuu, Narcissu, white bracelet and hospital. The sea is a symbol of end. The bridge is a symbol of link. Atou Yuu is a symbol of wish-fulfiller. Narcissu is a symbol of freedom. White bracelet is a symbol of death. The hospital is a symbol of exile. Keywords: Narcissu, symbol, meaning

    HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN STATUS ANEMIA DENGAN DISMENOREA PRIMER PADA SISWI KELAS XII DI SMAN 1 NGANJUK

    Get PDF
    Dismenorea primer banyak ditemui pada wanita usia sekitar 17-24 tahun dan masih menjadi permasalahan yang dikeluhkan bagi remaja putri karena dapat menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari dan tertinggalnya mata pelajaran. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan tingkat stres, status anemia dengan dismenorea primer pada siswi kelas XII di SMAN 1 Nganjuk. Penelitian dengan desain cross sectional dilakukan kepada 74 siswi dengan metode proportional stratified random sampling dari 213 siswi kelas XII SMAN 1 Nganjuk. Variabel bebas yang diteliti adalah tingkat stres dan status anemia, sedangkan variabel terikat adalah dismenorea primer. Data karakteristik seperti usia menarche, lama menstruasi, riwayat keluarga, dan kebiasaan sarapan diperoleh dengan wawancara terstruktur. Profil status gizi seperti IMT/U, kecukupan kalsium, magnesium, Fe dan vitamin E dan status anemia berturut-turut diperiksa dengan pengukuran antropometri, formulir semi-FFQ dan food picture, pengukuran kadar hemoglobin menggunakan Hemochroma. Penentuan tingkat aktivitas fisik, tingkat stres dan persepsi dismenorea primer berturut-turut dilakukan dengan kuesioner IPAQ, DASS 42, dan MSQ. Uji bivariat dianalisis menggunakan Chi Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Sebanyak 34% remaja putri mengalami dismenorea primer, anemia 71,6% dan yang mengalami stres 56,8%. Terdapat hubungan antara tingkat stres (p=0,002;C=0,339) dan status anemia (p=0,001;C=0,552) dengan dismenorea primer. Lama menstruasi (p=0,008;C=0,293), riwayat keluarga (p=0,010;C=0,287), tingkat kecukupan kalsium (p=0,001; C=0,640), tingkat kecukupan Fe (p=0,009;C=0,639) serta tingkat kecukupan vitamin E (p=0,001;C=0,596) juga berhubungan dengan dismenorea primer. Dismenorea primer remaja putri berhubungan dengan tingkat stres dan status anemia. Namun demikian, dismenorea primer juga dipengaruhi oleh lama menstruasi, riwayat keluarga, tingkat kecukupan kalsium, Fe dan vitamin E. Kata kunci: tingkat stres, status anemia, dismenorea primer, siswi SMA, Nganju

    NILAI-NILAI DAN MAKNA SIMBOLIK TRADISI SEDEKAH LAUT DI DESA TRATEBANG KECAMATAN WONOKERTO KABUPATEN PEKALONGAN

    Get PDF
    Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu wilayah pesisir di pulau Jawa yang masih kental dengan tradisi sedekah laut. Tradisi yang diselenggarakan setiap bulan Suro (Penanggalan Jawa) ini merupakan bentuk dari ungkapan rasa syukur serta permohonan agar senantiasa diberikan keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai, dan makna simbolik yang terdapat pada serangkaian prosesi sedekah laut yang hidup dalam lingkungan masyarakat desa Tratebang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis data deskriptif. Pada penulisan penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan menerapkan metode field research (penelitian lapangan), wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara (guide interview), observasi serta dokumentasi. Sumber data diambil dari para informan yang terlibat & memahami tentang latar belakang dan situasi tradisi sedekah laut tersebut, yaitu masyarakat, para tokoh masyarakat serta bukubuku yang menunjang dalam penelitian tersebut. Sedangkan metode analisis data dengan menggunakan metode kualitatif dan fenomenologi. Adapun hasil-hasil temuan dalam penelitian ini antara lain, sepanjang sejarah munculnya sedakah laut di Desa Tratebang mempunyai peran yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat setempat hingga saat ini dan masih terlaksana dengan baik. Adapun prosesi sedekah laut, meliputi serangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama setahun sekali, yaitu pada bulan Syuro. Serangkaian prosesi Sedekah Laut ini juga dinilai dapat membawa kebaikan bersama untuk masyarakat nelayan Desa Tratebang sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME atas rezeki yang telah diberikan, pengharapan manusia agar mendapatkan kehidupan yang selamat di dunia, serta perubahan cara pandang masyarakat terhadap sedekah laut ke arah pemikiran yang lebih realistis dan fungsional. Merujuk dari pembahasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa sedekah laut merupakan kearifan lokal yang menggambarkan kehidupan masyarakat Tretabang. Sedekah laut dalam penyelenggaraannya memiliki 4 fungsi utama yaitu fungsi pelestarian budaya, hiburan, komunikasi, serta fungsi Pendidikan. Adapun unsur nilai-nilai yang terkandung didalam sedekah laut meliputi nilai spiritual, ekonomis, kebersamaan, gotong royong, serta politis. Selain fungsi dan dan unsur nilai, beraneka macam sesaji yang terdapat pada sedekah laut memiliki simbolisasi atau makna simbolik yang dijadikan sebagai pedoman hidup. Salah satunya adalah kepala kerbau yang merupakan ciri khas dari sedekah laut. Kepala kerbau merupakan simbol penolakan terhadap sifat kebinatangan, dalam konteks ini manusia diharapkan agar dapat hidup sesuai dengan fitrahnya dan menjadi manusia yang beradab dengan pedoman nilai-nilai agama yang terkait. Tratebang Village, Wonokerto Subdistrict, Pekalongan Regency is one of the coastal areas on the island of Java that is still thick with the tradition of Sea Alms. This tradition, which is held every month of the Syuro (Javanese calendar), is a form of expression of gratitude and a request to always be given salvation. This study aims to describe the functions, values, and symbolic meanings contained in a series of Sea Alms processions that live in the Tratebang village community environment. This research is a qualitative research with descriptive data type. In writing this research, data collection was done by applying the field research method (field research), interviews using the interview guide (interview guide), observation and documentation. Data sources were taken from informants who were involved & understood about the background and situation of the sea alms tradition, namely the community, community leaders and books that support the research. While the method of data analysis using qualitative and phenomenological methods. As for the findings in this study, among others, throughout the history of the emergence of the sea in the village of Tratebang has a very important role for the lives of local communities to date and is still well implemented. The alms sea procession includes a series of activities carried out once a year, namely in the month of Syuro. A series of Sea Alms processions was also considered to be able to bring a common good to the Tratebang village fishing community as an expression of gratitude to God for the provision that has been given, human hope for a safe life in the world, as well as a change in the way of society's view towards the Alms giving of the Sea towards thinking which is more realistic and functional. Referring to the discussion, it can be concluded that Sea Alms is a local wisdom that describes the life of the Tratebang community. Alms sea in its operation has 4 main functions, namely the function of cultural preservation, entertainment, communication, and education. The elements of values contained in alms include spiritual, economic, togetherness, mutual cooperation, and political values. In addition to the functions and elements of value, the various kinds of offerings found in Almsgiving have symbolic or symbolic meanings that serve as a way of life. One of them is the buffalo head which is the hallmark of Sea Alms. The buffalo head is a symbol of rejection of the animalistic nature, in this context humans are expected to be able to live in accordance with their nature and become civilized humans with the guidelines of related religious values

    65,209

    full texts

    71,404

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Diponegoro University Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇