Institut Seni Indonesia Surakarta

Institut Seni Indonesia Surakarta
Not a member yet
    7065 research outputs found

    TRANSFORMASI LAGU SRAGENAN MENJADI GARAP JANDHUT STUDI KASUS: LAGU GELA DAN WISA TRESNA CAMPURSARI ‘’NEW PUTRA ANDESKA’’ DESA GENENGAN, KECAMATAN PLUPUH, KABUPATEN SRAGEN

    Get PDF
    Hari Susanto, “Tranformasi Lagu Sragenan ke dalam Garap Jandhut studi kasus New Putra Andheska”. Skripsi S-1, Jurusan Etnomusikologi, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Surakarta. Penelitian ini muncul karena dualisme sudut pandang, Sragenan dan Jandhut, khususnya dalam sebuah pertunjukan campursari. Persoalan yang ingin di jelaskan dalam teks ini adalah, (1) Bagaimanakah bentuk tranformasi musikal “New Putra Andeska” dari gara Lagu Sragenan menjadi Jandhut. (2) Bagaimana metode garap musiknya. (3) mengapa dapat terjadi tranformasi, apa penyebab awal mulanya. Untuk menjawab permasalahan tersebut disesuaikan pendekatan kualitatif dengan mengadopsi teori tranformasi atau perubahan Antoniades (1990) bahwa transformasi adalah sebuah proses perubahan bentuk dengan jalan mana bentuk tersebut mencapai tingkat akhir dengan memberikan reaksi terhadap keberagaman dinamika luar maupun di dalamnya. Hasil analisa ditemukan bahwa transformasi yang dilakukan kelompok Campursari “New Putra Andheska” merupakan sebuah trend gaya baru dalam upaya pelestarian Seni Musik Campursari Sragenan dalam kehidupan budaya Jawa. upaya tranformasi tersebut didukung oleh beberapa faktor, baik secara internal dari anggota maupun eksternal dari masyarakat. Faktor internal memuat berbagai penyebab terjadinya tranformasi, terkait dengan pengalaman estetis dari para anggota itu sendiri. Kemudian faktor eksternal lebih ditunjukan oleh sikap masyarakat pendukung yang menginginkan perubahan, karena ada selera masyarakat yang cukup dinamis. Implikasi sajian musik jandhut kelompok Campursari “New Putra Andheska” ini menyesuaikan perkembangan zaman, khususnya pada musik campursari sragenan yang cukup elastis dengan tetap mempertahankan kebudayaan Indonesia

    Seni, Mimpi, dan Disabilitas

    No full text
    Kisah sukses Putri Ariani sebagai juara keempat America's Got Talent (AGT) 2023 membuktikan bahwa disabilitas fisik bukan penghalang untuk mencapai impian. Melalui seni, Putri tidak hanya menginspirasi individu disabilitas, tetapi juga mengajarkan pentingnya inklusi sosial dan dukungan keluarga. Kisahnya mengungkapkan bahwa seni adalah sarana efektif untuk membuka potensi anak-anak disabilitas, menghilangkan stereotip, dan menciptakan masyarakat yang inklusif. Keberhasilannya mengingatkan kita akan pentingnya memandang setiap individu sebagai individu dan memberikan kesempatan setara. Putri Ariani adalah simbol harapan dan bukti bahwa tekad dan kerja keras dapat mengatasi segala rintangan

    IMAJINASI TEKNOLOGI MANUSIA PRASEJARAH SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA TETRA PAK PRINT COLLAGRAPH

    Get PDF
    Penciptaan karya Tugas Akhir berjudul “Imajinasi Teknologi Manusia Prasejarah Sebagai Ide Penciptaan Karya Tetra Pak Print Collagraph” dilatarbelakangi dari kekaguman terhadap kreatifitas manusia zaman prasejarah dalam membuat barang-barang dengan didasari dari keresahan melihat banyaknya barang yang telah diciptakan manusia pada zaman ini. Berdasarkan sumber inspirasi tersebut maka diciptakan karya untuk mengekspresikan sketsa cerita penemuan awal barang-barang dari imajinasi penulis. Proses penciptaan Karya Tugas Akhir ini menggunakan metode L.H Chapman, meliputi: upaya menemukan gagasan, menyempurnakan, mengembangkan dan memantapkan gagasan awal, serta visualisasi. Penciptaan karya seni grafis ini menggunakan landasan penulisan yang dikemukakan oleh Benedetto Croce mengenai kesinambungan imajinasi dan seni serta landasan visual yang dikemukakan Oho Garha. Tujuan penciptaan karya seni grafis ini adalah untuk mendeskripsikan konsep, proses penciptaan karya dan deskripsi hasil karya seni grafis. Menampilkan figur utama manusia purba, warna-warna cerah earth tone, hijau, biru, merah, orange dan coklat, menggunakan tehnik campuran dari tehnik eksplorasi cetak dalam, tetra pak print dan tehnik dasar seni grafis cetak tinggi, collagraph. Proses visualisasi karya melalui beberapa tahap, mulai dari memindahkan sketsa ke media karton tetra pak dan bahan-bahan collagraph hingga finishing. Karya Tugas Akhir mempresentasikan 10 karya seni grafis. Kata Kunci : Imajinasi, Prasejarah, Teknologi, Tetra Pak Print, Collagraph, Seni Grafis

    STUDI INTERIOR DAN SISTEM DISPLAY MUSEUM MANUSIA PURBA SANGIRAN KLASTER BUKURAN DI SRAGEN

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul Studi Interior dan Sistem Display pada Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Bukuran di Sragen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui desain interior dan sistem display pada Museum Manusia Purba Klaster Bukuran. Peneliti megggunakan metode kualitatif yaitu metode yang mengumpulkan data secara langsung dan data yang ditangkap benar-benar berdasarkan perspektif para subyek yng diteliti. Sumber yang digunakan berupa artefak, informan, dan literatur. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa interior dalam Museum Manusia Purba Klaster Bukuran ini memenuhi standard perancangan museum yang telah ditentukan. Terlihat pada elemen pembentung ruang yang dibuat polos agar pengunjung fokus terhadap koleksi yang di display. Selain interior yang sudah memenuhi standar, pada sistem display dalam juga sudah memenuhi standar display yang baik pada prinsip-prinsip tata pameran dan memperhatikan persyaratan teknis dalam penataan koleksi museum. Terlihat pada ruang diorama yang memberi suasana pada ruang pamer selain itu juga penambahan media interaktif yang membuat pengunjung dapat langsung berinteraksi dengan adanya media interaktif tersebut. Kata Kunci : Museum, Sangiran Klaster Bukuran, Desain Interior, Sistem Display

    ELEMEN PROPERTI SEBAGAI PENGUAT SETTING WAKTU TAHUN 1995 PADA FILM “BEBAS”

    Get PDF
    ELEMEN PROPERTI SEBAGAI PENGUAT SETTING WAKTU TAHUN 1995 PADA FILM “BEBAS” ( Anastasya Luh, 2022, dan Halaman ) Laporan Tugas Akhir Skripsi S-1 Program Studi Film dan Televisi, Jurusan Seni Media Rekam, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Skripsi ini mengkaji film Bebas. Penelitian ini merupakan suatu usaha untuk mengetahui elemen properti sebagai penguat setting waktu tahun 1995 dalam film Bebas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Pemilihan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik pursosive sampling. Pengumpulan data yang dilakukan untuk penelitian ini melalui observasi dan wawancara, sedangkan untuk analisis data menggunakan metode analisis interaktif model Miles dan Huberman dengan menggunakan tiga tahap dalam menganalisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Berdasarkan analisis tersebut dapat diketahui bahwa properti menjadi elemen penting sebagai penguat setting waktu tahun 1995 pada film Bebas. Terdapat delapan lokasi set yaitu, sekolah, rumah Vina, rumah Gina, rumah Jessica, rumah Suci, soda pub, plaza atom, dan jalanan. Dalam set tersebut terdapat properti yang menjadi penguat setting waktu tahun 1995, yaitu mobil Peugeot 405, mobil Peugeot 605, mobil Toyota Corolla E 70, sepeda motor Honda CG 125, sepeda motor Honda Super Cub 700, televisi tabung, telepon rumah kabel tahun 1980. Kata Kunci: Properti, Setting Waktu tahun 1995, Film Bebas

    MANGROVE SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN MOTIF BATIK PADA BUSANA CASUAL

    Get PDF
    Tugas Akhir Kekaryaan ini mengangkat tema “Mangrove Sebagai Sumber Ide Penciptaan Motif Batik Pada Busana Casual”. Tujuan dari tugas akhir kekaryaan ini adalah menciptakan motif batik dengan sumber ide mangrove untuk busana casual. Pengambilan tema mangrove dalam desain motif batik karena banyak kerusakan mangrove yang terjadi. Pentingnya melestarikan mangrove sehingga muncul rasa menghargai dan merawat mangrove dalam berbagai bentuk usaha. Informasi data didapatkan dari studi pustaka. Penciptaan karya batik tulis menggunakan metode pencipta seni yaitu pengumpulan data, perancangan dan perwujudan. Warna batik yang dijadikan acuan dalam penciptaan karya tugas akhir ini adalah warna hitam, merah dan hijau. Hasil yang didapat adalah terciptanya 4 karya motif batik dengan sumber ide mangrove untuk busana casual wanita yaitu menggunakan teknik tutup celup dan pembuatan katalog karya. Masing – masing diberi judul sesuai dengan karakter dan penampilannya, yakni karya 1 dengan judul PULCHRA, karya 2 dengan judul MULIEBRIS, karya 3 dengan judul PARUMDICI, karya 4 dengan judul FORTIS. Perancangan ini menghasilkan inovasi yaitu dengan bentuk usaha melestarikan ekosistem mangrove dalam bentuk seni tradisi batik dalam bidang fashion. Kata kunci : Tumbuhan Mangrove, Batik Tulis, Busana Casual

    TANAMAN PALA SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN MOTIF BATIK PADA KAIN JARIK SEBAGAI PELENGKAP BUSANA KEBAYA MODERN

    Get PDF
    Penciptaan karya Tugas Akhir dengan judul “Tanaman Pala Sebagai Sumber Ide Penciptaan Motif Batik Pada Kain Jarik Sebagai Pelengkap Busana Kebaya Modern”. Tugas akhir karya seni ini bertujuan untuk mendeskripsikan gagasan dan menciptakan busana kebaya modern, dengan menerapkan motif tanaman pala sebagai ide dasar penciptaan motif batik dalam karya yang diwujudkan berupa kain jarik sebagai pelengkap busana kebaya modern, yang menekankan kenyamanan tanpa melupakan trend mode busana saat ini. Sumber ide utama yang menjadi dasar penciptaan karya ini adalah proses pertumbuhan tanaman pala. Proses pertumbuhan tanaman pala tersebut menimbulkan gagasan untuk dikembangkan lebih lanjut dalam menciptakan motif batik. Proses dalam pembuatan karya dimulai dari mengamati bentuk-bentuk tanaman pala melalui buku, jurnal, maupun dari media online lainnya yang kemudian dituangkan dalam desain alternatif, kemudian dipilih menjadi motif batik yang akan diterapkan pada kain jarik. Proses pembuatan karya di awali dengan membuat desain alternatif, desain terpilih, persiapan alat dan bahan, memindahakan motif kekain, mencanting, pewarnaan colet, fiksasi, nemboki, pewarnaan kedua, fiksasi, ngelorod, membuat pola busana, memotong, menjahit, finishing. Teknik yang digunakan dalam proses ini adalah teknik batik tulis dengan proses pewarnaan colet tutup celup. Pemilihan warna yang digunakan pada pembuatan batik kain jarik menggunakan warna merah, hijau, kuning, orange, coklat, hitam, warna-warna tersebut diperoleh dari pewarna batik remasol. hasil karya yang berjumlah 4 busana kebaya modern dengan judul : Jarembah Amala, Palawa Anindhita, Pukau Renjana, Bernas Nuraga. Masing-masing karya diberi judul sesuai dengan karakter. Kata kunci : Tanaman Pala, Kain Jarik, Kebaya Moder

    BIOINDIKATOR PENCEMARAN LINGKUNGAN SEBAGAI IDE PENCIPTAAN MOTIF BATIK PADA BUSANA CASUAL

    Get PDF
    Tugas akhir batik motif bioindikator pencemaran lingkungan pada busana casual, merupakan sebuah karya yang diwujudkan dalam 2 busana laki-laki dan 3 busana perempuan. Bioindikator merupakan kelompok organisme yang saling berhubungan, dimana keberadaan atau perilakunya sangat berhubungan dengan kondisi lingkungan tertentu. Tujuan dari tugas akhir kekaryaan ini yaitu menciptakan motif batik pada busana classy casual. Penciptaan karya motif batik bioindikator pencemaran dilakukan dengan cara batik tulis menggunakan teknik tutup celup dengan bahan pewarna alam indigofera dan jolawe. Dimulai dari proses desain, pola, nyorek, membatik, mewarna, melorod, menjahit hingga proses finishing. Judul karya ini yaitu Amerta Nawasena yang mempunyai arti air kehidupan untuk masa depan yang cerah. Yang diberi judul sesuai dengan filosofi makna yang tekandung pada setiap motif yakni karya 1 dengan judul Ilung-Ilung karya 2 dengan judul Papatong karya 3 dengan judul Sendocong karya 4 dengan judul Anura dan karya 5 dengan judul Abhipraya. Perancangan ini menghasilkan karya busana dengan motif batik bioindikator pencemaran. Dengan adanya karya yang tercipta dapat menjadi pelajaran betapa pentingnya kesadaran terhadap lingkungan dan lebih peduli pada hal hal kecil yang berdampak besar seperti pencemaran dengan tidak menambah kerusakan pada alam. Kata kunci : bioindicator, pencemaran lingkungan, batik, dan busana classy casua

    MOTIF BATIK BERBASIS RELIEF GOA SELOMANGLENG UNTUK BUSANA KEBAYA MODERN

    Get PDF
    Goa Selomangleng Kediri merupakan salah satu peninggalan kerajaan Kediri yang dipercaya oleh masyarakat sekitar pernah digunakan sebagai tempat bertapa Dewi Kilisuci yang merupakan putri mahkota Shri Airlangga. Obyek wisata Goa Selomangleng memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi obyek wisata unggulan, karena tempat ini memiliki relief yang unik dengan makna yang tersirat. Sumber inspirasi dari karya tugas akhir ini berawal dari ketertarikan mengenai relief Goa Selomangleng. Beberapa relief pada Goa Selomangleng membawa jiwa pengkarya untuk lebih lanjut mengeksplorasi ke dalam bentuk motif batik dengan tujuan sebagai salah satu cara untuk memperkenalkan Goa Selomangleng kepada masyarakat luas, khusus nya masyarakat Kediri. Batik tulis bermotif relief Goa Selomangleng di aplikasikan pada busana kebaya modern wanita dengan kenyamanan dan mencerminkan gaya hidup wanita Indonesia tanpa melupakan trend busana saat ini. Informasi data di dapat melalui wawancara dan studi pustaka.penciptaan karya batik tulis menggunakan metode penciptaan seni yaitu eksplorasi, perancangan dan perwujudan. Setelah melalui tahap ini pengkarya melanjutkan ke tahap perwujudan karya. Tahap perwujudan merupakan proses untuk menvisualisasikan desain ke dalam bentuk karya nyata. Teknik yang digunakan dalam penciptaan karya adalah batik tulis dengan menggunakan kain jenis katun primisima. Tehnik pewarnaan yang digunakan dengan cara di colet. Pemilihan warna yang akan digunakan pada pembuatan batik busana kebaya wanita dengan warna remasol dengan tone warna coklat, biru, merah, hita. Hasil karya busana kebaya modern berjumlah 4 buah. Karya batik diberi judul Andap Geni, Sraddha, Anala, dan Kala. Lalu karya busana yang diberi judul Agnia Mega Aruna, HarsaPadma, Arana Upeksha, dan kala. Kata kunci: Goa selomangleng, batik, kebaya modern, relief

    KELAPA SAWIT SEBAGAI SUMBER IDE MOTIF BATIK PADA ROK SPAN DIPADUKAN DENGAN BUSANA KEBAYA MODEREN

    Get PDF
    Ainun Siti Sholihah, NIM : 17154117 “KELAPA SAWIT SEBAGAI SUMBER IDE MOTIF BATIK PADA ROK SPAN DIPADUKAN DENGAN BUSANA KEBAYA MODEREN” Deskripsi Tugas Akhir Karya. Program Studi D4 Desain Mode Batik, Jurusan Kriya, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta. Kelapa Sawit adalah tanaman yang berasal dari Afrika dan memiliki tiga spesies yaitu dura, tenera, dan pisifera.Tanaman Kelapa Sawit memiliki batang yang berteksture kasar, bentuk buah yang unik, warna buah yang memiliki gradasi, dan daun yang panjang dan lebar. Keunikan visual Kelapa Sawit tersebut menjadikan penulis tertarik untuk memvisualisasikan Kelapa Sawit dalam rok span kebaya moderen dengan sentuhan batik. Pada proses pembuatan desain motif batik Kelapa Sawit diawali dengan pengamatan pada Kelapa Sawit dari pohon, batang, biji, daun, bunga, bonggol, pelepah, dan buah. Pembuatan sketsa busana kebaya moderen dengan mencari referensi bentuk busana kebaya moderen di internet dan buku. Kemudian sketsa alternatif yang telah dibuat, dipilih dan disempurnakan sesuai dengan ide kreatif dari penulis. Pembuatan karya busana kebaya moderen dengan motif batik Kelapa Sawit pada Tugas Akhir ini meliputi tiga tahap enam langkah pengerjaan. Ketiga tahap tersebut, yaitu eksplorasi, tahap perancangan, dan tahap perwujudan. Proses dan hasil pembuatan karya Tugas Akhir ini mempunyai tiga pencapaian, yang pertama adalah dapat menciptakan motif batik dengan sumber ide Kelapa Sawit. Pencapaian yang kedua adalah dapat merancang busana kebaya moderen dengan aplikasi motif batik Kelapa Sawit pada setelan busana. Pencapaian yang ketiga adalah dapat mewujudkan karya desain busana kebaya moderen dengan aplikasi motif batik Kelapa Sawit pada setelan busana. Hasil dari karya busana kebaya moderen ini berupa 5 (lima) dengan motif batik Kelapa Sawit pada setelannya dengan judul De Dura Gades Sumehko, De Nera Gades Manesko, Si Fera De Laiya, Muaro Gades Parkaso, dan Gades Maggah Mendayu. Kata kunci : Kebaya Moderen, Kelapa Sawit, Batik, Motif Batik

    4,416

    full texts

    7,065

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Seni Indonesia Surakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇