Institut Seni Indonesia Surakarta

Institut Seni Indonesia Surakarta
Not a member yet
    7065 research outputs found

    Ease of Navigation of Uniqlo.com as a Key Consumer Behavior in Purchasing Clothing Online

    Get PDF
    Penelitian ini membahas kemudahan navigasi di situs web Uniqlo.com sebagai faktor kunci dalam perilaku konsumen saat melakukan pembelian pakaian secara online. Dengan meningkatnya penggunaan internet di Indonesia, Uniqlo berupaya memanfaatkan platform digital untuk menarik pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang mencakup analisis terhadap desain antarmuka, fitur pencarian, dan proses pembayaran di situs web. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain yang intuitif dan kategori produk yang jelas meningkatkan pengalaman pengguna, sehingga mendorong kepuasan dan loyalitas konsumen. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya optimasi website dalam strategi pemasaran onlin

    Perancangan Website E-Commerce Untuk Meningkatkan Efektivitas Promosi dan Penjualan Online Studi Kasus : PT. ABC

    Get PDF
    Perkembangan teknologi informasi saat ini telah mengubah pandangan bisnis secara signifikan, terutama dalam sebuah e-commerce. PT. ABC merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam industri penjualan makanan seperti sebuah kedai, sehingga diperlukan meningkatkan efektivitas promosi dan penjualan online melalui perancangan ulang website e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah website ecommerce yang memadukan elemen desain yang menarik, fungsionalitas, serta strategi promosi yang efektif guna meningkatkan branding dan pemasaran PT. ABC. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup survei, wawancara, dan analisis kompetitor untuk memahami kebutuhan pengguna dan tren industri saat ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas promosi dan penjualan online memerlukan integrasi strategis antara tiga elemen utama, yaitu desain yang menarik dan responsif, fungsionalitas yang intuitif dan user friendly, serta strategi promosi yang tepat sasaran dan efektif. Berdasarkan hasil penelitian, sebuah rancangan website e-commerce, yang menggabungkan beberapa elemen, dengan fokus pada user experience yang menarik dan proses pembelian yang mudah. Penerapan rancangan ini ke depannya dapat meningkatkan visibilitas branding, mengoptimalkan pengalaman pengguna, dan meningkatkan penjualan secara signifikan bagi PT. ABC

    BUNGA CEMPAKA SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN MOTIF BATIK TULIS PADA BUSANA KEBAYA MODERN

    Get PDF
    Tugas akhir karya ini berjudul “ Bunga Cempaka Sebagai Sumber Ide Penciptaan Motif Batik Tulis Pada Busana Kebaya Modern”. Cempaka wangi merupakan tumbuhan yang berasal dari Asia Tenggara dan Benua India. Cempaka wangi tanaman yang tumbuh di daerah tropis dan subtropic. Bentuk visual Cempaka Wangi sebagai sumber ide penciptaan motif batik yang di terapkan dalam busana kebaya modern. Penciptaan Tugas Akhir Karya ini memiliki tujuan untuk (1) menciptakan motif batik tulis dari sumber ide cempaka wangi (2) menciptakan desain busana kebaya modern dengan kombinasi motif batik dari pengembangan sumber ide cempaka wangi (3) menghasilkan desain busana kebaya modern dengan kombinasi batik pengembangan motif sumber ide cempaka wangi. Teknik penciptaan karya ini menggunakan Teknik batik tulis dan Teknik tutup celup dengan pewarna naptol. Metode yang digunakan dalam penciptaan tugas akhir karya ini adalah eksplorasi dari sumber ide motif dan busana, perancangan desain motif batik dan busana berdasarkan hasil eksplorasi serta perwujudan karya busana kebaya modern dengan motif batik cempaka wangi. Karya ini disajikan dengan stilasi dari motif Bunga cempaka wangi yang mengedepankan inovasi warna dan bentuk untuk menciptakan karya busana yang bernilai estetika. Hasil yang dicapai dalam penciptaan karya tugas akhir ini adalah terciptanya empat busana kebaya modern dengan motif dari sumber ide cempaka wangi, katalog karya, serta artikel (jurnal ilmiah). Penciptaan karya menghasilkan empat motif batik berjudul : Kumanthilkantil, Cempaka Wangi, Sekar Ardhani, Arum Sigrak. serta menghasilkan empat busana kebaya modern dengan judul : Ardiningrum, Malini, Prapanna, Danastr

    GAYA DESAIN KEMASAN ROKOK “DJI SAM SOE” EDISI 1913 – 2014 SEBAGAI PENUNJANG MEDIA PROMOSI

    Get PDF
    Perkembangan industri rokok di Indonesia banyak dijumpai. Rokok sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat, walaupun dari segi kesehatan merokok dapat merugikan Kesehatan. Salah satunya yaitu produk rokok “DJI SAM SOE” Produk ini merupakan produk pertama yang dihasilkan oleh PT. HM Sampoerna. Perubahan desain bila dilihat dengan kacamata desain terjadi perubahan yang sangat signifikan. Berawal dari dikeluarkannya desain kemasan rokok dji sam soe pada masa tahun 1913, dapat dikatakan bahwa dengan gaya desain pada masa tersebut begitu berbeda dengan keempat edisi kemasan rokok sampai masa tahun 2014. Ada beberapa perubahan dalam hal elemen visual, yaitu dalam segi warna, layout, beserta tipografi dalam setiap desain kemasannya. Tujuan penelitian ini Mendeskrpisikan konsep gaya berupa elemen visual seperti warna, tipografi, dan layout pada desain kemasan dan menemukan perbandingan unsur visual yang terdapat pada kemasan rokok dari edisi 1913 sampai 2014 menemukan kebenaran bahwa adanya perubahan pada desain kemasan rokok tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengamati perubahan desain kemasan rokok Dji Sam Soe pada edisi 1913 sampai 2014. Teori yang digunakan adalah teori Robin Landa dan tehnik analisis Miles Huberman. Proses pengolahan data dilakukan dengan melalui reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya perbedaan pada setiap edisi kemasan rokok Dji Sam Soe pada segi warna , layout dan tipografi dan perbedaan konsep gaya desain pada edisi 1913 sampai 2014. Kata kunci :, Desain Kemasan, Gaya desain, Rokok Dji Sam So

    INTERPRETASI AGUSTIN PADA TOKOH SRIKANDI DALAM TARI SRIKANDI CAKIL SUSUNAN DIDIK BAMBANG WAHYUDI

    Get PDF
    Tokoh Srikandi dalam tari Srikandi Cakil susunan Didik Bambang Wahyudi merupakan gambaran perempuan Jawa yang memiliki sifat kemayu, kenes, sekaligus memiliki karakter maskulin yang cekatan, cerdik juga memiliki rasa percaya diri yang tinggi sehingga mampu mengalahkan lawan sekalipun laki-laki. Srikandi juga digambarkan sebagai sosok yang teguh pendiri dan tidak goyah atas keputusannya. Berdasarkan hal tersebut Agustin tertarik untuk menginterpretasi tokoh Srikandi dalam tari Srikandi Cakil susunan Didik Bambang Wahyudi menjadi sebuah karya tari. Fokus penelitian adalah bagaimana bentuk Interpretasi serta bagaimana proses Interpretasi Agustin pada tokoh Srikandi dalam tari Srikandi Cakil susunan Didik Bambang Wahyudi. Pembahasan bentuk tari hasil Interpretasi menggunakan konsep bentuk dari Katarina Indah Sulastuti yang menyatakan bahwa, Bentuk terkait dengan komposisi tari atau koreografi yang meliputi unsur-unsur yang saling berkaitan antara lain gerak, rias-busana, musik tari, pola lantai, desain dramatik, properti, tempat pertunjukan. Pembahasan persoalan proses interpetasi digunakan teori dari Bahari yang menyatakan bahwa, Interpretasi adalah menafsirkan hal-hal yang terdapat di balik sebuah karya/teks, dan menafsirkan makna, pesan, atau nilai yang dikandungnya. Penafsiran merupakan salah satu cara untuk menjernihkan pesan, makna, dan nilai yang dikandung dalam sebuah karya/teks, dengan cara mengungkapkan setiap detail proses interpretasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode Practice Based Research. Pengumpulan data dilakukan melalui Participation Observation, Wawancara, Studi pustaka dan Studi dokumen. Dengan penyajian data hasil analisis bersifat Diskriptif Interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk tari hasil interpretasi Agustin pada tokoh Srikandi dalam tari Srikandi Cakil, secara struktur tetap berpijak pada kaidah tari tradisi gaya Surakarta. Secara bentuk interpretasi dilakukan dengan pengembangan pada unsur-unsur gerak, musik, pola lantai, dan desain dramatik. Interpretasi dilakukan pada bagian gerak perang tangkepan, gerak saat antawecana, dan gerak perangan sebagai isen-isen pada bagian tembang, Interpretasi musik dilakukan dengan adanya penyisipan antawecana, penambahan tembang/palaran, dan penambahan pocapan di akhir struktur beksan. Interpretasi juga dilakukan pola lantai dengan penambahan pola garis lengkung. Hasil analisis proses vi interpretasi melalui tahap persiapan, eksplorasi, penyesuaian penari, perwujudan karya, proses latihan, evaluasi, dan presentasi karya. Kunci : Tari Srikandi Cakil, Bentuk, Interpretasi

    PERKEMBANGAN TARI JARANAN PADA BARONGAN RISANG GUNTUR SETO DI KABUPATEN BLORA

    Get PDF
    Penelitian dengan judul “Perkembangan Tari Jaranan pada Barongan Risang Guntur Seto di Kabupaten Blora” ini membahas dua pokok rumusan masalah dalam penelitian, yang pertama bagaimana bentuk Tari Jaranan pada Barongan Risang Guntur Seto lalu yang kedua bagaimana perkembangan Tari Jaranan pada Barongan Risang Guntur Seto. Dua rumusan masalah dikaji menggunakan landasan teori bentuk pendapat Slamed MD dan perkembangan pendapat Edy Sedyawati. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan tahap pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi Pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tari Jaranan Risang Guntur Seto merupakan tarian kelompok yang ditarikan oleh 11 penari perempuan. Elemen-elemen pembentuk tari terdiri dari gerak, penari, musik, tata rias, tata busana, formasi, tempat pertunjukan dan pendukung lainnya berupa properti. Perkembangan kualitas terjadi elemen pada garap gerak yang awalnya menggunakan 10 ragam gerak bertambah 57 ragam gerak, penari dari tiga penari berubah hingga sebelas penari, musik tari awalnya menggunakan beberapa instrumen gamelan Jawa bertambah musik modern, tata rias cantik, tata busana sederhana menjadi lebih banyak ornamen yang digunakan, pola lantai awalnya 5 pola bertambah menjadi 13 pola. Perkembangan kuantitas melakukan pementasan diberbagai Solo, Yogyakarta, Semarang, Jakarta, Madura dan Magelang, bahkan pementasan yang bertaraf International. Kata kunci : Tari Jaranan, bentuk, perkembangan, Barongan

    FUNGSI DAN MAKNA TARI DONGKREK DI DESA GENDOMAN KABUPATEN MADIUN

    Get PDF
    Tari Dongkrek Krido Sakti merupakan jenis pertunjukan yang berasal dari Desa Gendoman Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun. Sejarah tari Dongkrek bermula pada tahun 1866 ketika Desa Mejayan diserang suatu wabah yang oleh masyarakat disebut dengan pageblug. Untuk menangkal terjadinya pageblug masyarakat percaya bahwa mengadakan atau mementaskan tari Dongkrek akan terhindar dari hal-hal yang membuat wabah. Penelitian ini menggunakan landasan teori bentuk oleh Sri Rochana Widyastutieningrum, teori fungsi oleh Anthony Shay, dan juga teori makna oleh L.A White. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis berdasarkan data lapangan, dan Teknik yang digunakan ada tiga yaitu observasi, awancara, dan studi Pustaka.Tari Dongkrek Krido Sakti dalam sajiannya memiliki tiga struktur penyajian. Pertama adalah bagian pembuka, kedua adalah bagian saat inti pertunjukan, dan ketiga adalah penutup pertunjukan. Tari Dongkrek Krido Sakti menggunakan topeng sebagai media ungkap atau ekspresinya. Kostum atau busana yang digunakan oleh genderuwo menggunakan pakaian serba hitam dan diberi bulu-buluan, kostum yang digunakan oleh kakek palang menggunakan baju lurik dan juga jarik, serta menggunakan teken sebagai propertinya, kostum yang digunakan roro ayu dan roro perot menggunakan kebaya dan juga jarik. Sentuhan-sentuhan perpaduan warna pada kostum diracik sedemikian rupa guna menambah kesan karakter dari setiap peran. Tari Dongkrek Krido Sakti digelar bersamaan dengan syarat lain yang disediakan untuk mensukseskan pementasannya, salah satunya adalah sesaji. Sesaji adalah media dalam menyampaikan permohonan yang terdiri dari bahan-bahan yang sudah dipilih dan memiliki makna. Perlengkapan sesaji yang dipakai merupakan kebutuhan pokok masyarakat dan memiliki banyak manfaat. Sesaji memiliki makna dan pesan-pesan yang baik dan masih relevan dalam kehidupan masyarakat. Beberapa di antaranya sesaji yang disuguhkan adalah hasil bercocok tanam berupa bahan mentah, bahan matang dan beberapa hasil masak dari bahan ternak. Kata Kunci : Karakter, Fungsi, Makn

    PENCIPTAAN BUKU KOMIK SEBAGAI MEDIA PANDUAN MEMBUAT DESAIN KARAKTER

    Get PDF
    Penelitian ini memulai sebuah eksplorasi visual yang menggabungkan kreativitas dan teknologi dalam seni pembuatan karakter game. Sebuah komik edukatif dibuat sebagai panduan dinamis, mengajak para penggemar video game untuk merenungkan secara mendalam proses penciptaan karakter melalui medium seni sekuensial atau komik. Fokus utama adalah pada desain instruksional yang ditargetkan pada pembuatan karakter game khususnya untuk anak Generasi Z. Pendekatan ini menggunakan komik sebagai sarana edukatif untuk mengajarkan keterampilan desain karakter yang diperlukan dalam pengembangan game. Hasil survei terhadap peserta dari CODY'S APP ACADEMY (CAA) menunjukkan bahwa hampir 90% dari mereka menghadapi kesulitan dalam menciptakan karakter permainan dan lebih memilih untuk mengandalkan karakter yang sudah tersedia di Internet. CAA telah merespons dengan melatih siswanya untuk mandiri dalam membuat karakter melalui penerbitan panduan berjudul "Ayo Membuat Desain Karakter". Metodologi penelitian melibatkan pengumpulan data dan pengujian terhadap siswa CAA. Komik, sebagai medium hiburan dan edukasi, ditemukan memberikan informasi dengan cara yang efektif. Temuan dari penelitian ini menegaskan bahwa komik dapat berperan sebagai media pendidikan yang efektif melalui penggunaan gambar dan cerita. Serial komik ini telah berhasil memberikan pelatihan kepada anak-anak atau pembaca dalam menguasai seni menciptakan karakter. Dengan hampir 75% anak-anak yang memahami dan dapat menggambar karakter versi mereka sendiri, komik edukatif ini terbukti melampaui tutorial tradisional. Dengan memberikan perjalanan yang dinamis dan visual yang mendalam ke dalam inti penciptaan karakter permainan, komik ini mengundang para kreator pemula untuk menggali kekuatan penyampaian cerita melalui medium visual. Dengan demikian, komik ini diharapkan dapat membantu menumbuhkan gelombang baru pengembang game yang tidak hanya kompeten secara teknis tetapi juga memiliki bakat seni

    INTERPRETASI CERITA SENITI DI KABUPATEN JOMBANG SEBAGAI SUMBER PENCIPTAAN KOMPOSISI MUSIK “METHIK"

    No full text
    Skripsi ini berisi tentang kajian musikalitas komposisi musik baru yang berjudul “Methik”, karya ini bertolak dari cerita mengenai kesenian Seniti yang digelar saat aktivitas methik di Desa Plandaan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang yang kemudian dinterpretasikan dalam karya komposisi musik baru. Karya komposisi musik “Methik” berorientasi untuk menafsirkan suasana melalui cerita kesenian Seniti yang digelar dalam aktivitas methik. Karya komposisi musik “Methik” menggunakan pendekatan kreatifitas interpretasi dengan menggunakan metode penciptaan yang diungkapkan oleh Pande Made Sukerta meliputi; eksplorsi dan pembentukan karya yang dikombinasi dengan metode penciptaan oleh I Wayan Setem sehingga menghasilkan tahapan eksplorasi, improvisasi, pembentukan karya, dan evaluasi serta diakhiri dengan presentasi bentuk. Penciptaan Karya komposisi musik “Methik” juga menggunakan landasan konsep yaitu: interpretasi, suasana musikal (intuisi), dan analogi musikal (sistem simbol, idiom musikal, dan garap). Kata kunci : Methik, cerita Seniti, interpretasi

    GUNA DAN FUNGSI GENTA DI KLENTHENG PORWODININGRATAN

    Get PDF
    Skripsi berjudul Guna dan Fungsi Genta di Klenteng Porwodiningratan memfokuskan beberapa faktor ketertarikan penulis dalam melihat peribadataan yang diterapkan oleh konsep agama konghucu yang mungkin hampir berbeda dengan konsep peribadatan pada umumnya. Ketertarikan penulis muncul dalam melihat proses peribadataan Agung di Klenteng Purwodiningratan. Pada prosesi peribadataan tersebut Guna dan Fungsi Genta berperan penting sebagai jalanya peribadataan, tanpa adanya genta mungkin peribadataan tidak berjalan lancar, hal itu disebabkan Genta sebagai sebuah symbol digunakan dan difungsikan untuk pergantian prosesi peribadataan agama konghucu, Selain sebagai symbol guna dan fungsi Genta juga mempunyai makna-makna yang terkandung dari firman-firman Tuhan yang dipercayai umat konghucu yang ada dalam kitab she shu. Ketertarikan penulis selain genta sebagai tanda , nilai-nilai kebijaksanaan , Kebajikan melalui konteks pendidikan yang ditanamkan juga bertujuan sebagai pandangan kepada khalayak untuk melihat bahwa toleransi beragama cukup penting dalam menghargai sesama penganut kepercayaan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fenomena guna dan fungsi genta dapat dikaji lebih dalam melalui permasalahan yang muncul seperti prosesi peribadataan, sebuah symbol yang melekat pada agama konghucu yang dalam maknanya berisi nilai-nilai kebaikan , sebuah symbol identitas agama konghucu. Selain itu guna dan fungsi genta dalam perayaan hari-hari besar agama konghucu yaitu genta sebagai asesoris yang dapat dikenalkan dimasyarakat umum melalui bend-benda asessoris di Indonesia. Kata Kunci : Genta, Guna dan Fungsi, Peribadataan Agama Konghuc

    4,416

    full texts

    7,065

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Seni Indonesia Surakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇