Institut Seni Indonesia Surakarta

Institut Seni Indonesia Surakarta
Not a member yet
    7065 research outputs found

    AJARAN KEHIDUPAN DI PESANTREN SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS

    Get PDF
    Laporan Tugas Akhir yang berjudul: Ajaran Kehidupan di Pesantren Sebagai Sumber Ide Dalam Penciptaan Karya Seni Lukis ini, merupakan bagian dari pengalaman kehidupan penulis yang menimba ilmu di pondok pesantren. Menjadi seorang santri adalah sebuah pilihan penulis dan sebagian pemuda dengan berbagai latar belakangnya. Selama menjadi seorang santri, penulis mengalami sendiri dan sering mendengar ajaran- ajaran kehidupan yang diberikan oleh kyai kepada santri serta berbagai keluh kesah serta suka duka para santri. Ajaran- ajaran tersebut memberikan banyak inspirasi dalam kehidupan. Penciptaan karya tugas akhir ini menggunakan tahapan-tahapan berdasarkan landasan teori L.H Chapman tentang proses penciptaan karya, yang menyebutkan tiga tahapan penciptaan karya yaitu, 1). Upaya menemukan gagasan (inception of an idea), 2). Menyempurnakan, mengembangkan dan memantapkan gagasan awal (elaboration and refinement), 3). Visual dalam ke medium (tension in a medium). Teknik yang digunakan dalam mewujudkan karya pada penciptaan karya ini adalah dengan teknik sapuan dan transparan Berdasarkan konsep non visual kemudian diolah dengan cara dibuat sesuai proporsi figur manusia pada objek realistik namun tidak mencapai detail yang akurat seperti pada karya realis dan menggunakan goresan- goresan tebal. Hasil tugas akhir bercorak impressionis berbentuk objek realistik. Dari penyusunan unsur visual dan komposisi unsur visual dihasilkan delapan buah karya yang berjudul: Terbangan, Join, Hafalan, Ngalap Barokah, Tawadhu’, Kebersamaan Para Santri, Kemandirian, Disipli

    LEDHUG : KONSTRUKSI IDENTITAS MELALUI KESENIAN DALAM TRADISI SURO DI KABUPATEN MAGETAN

    Get PDF
    Penelitian yang berjudul "Ledhug: Konstruksi Identitas Melalui Kesenian dalam Tradisi Suro di Kabupaten Magetan" bertujuan untuk mengungkap proses pembentukan, dan hasil konstruksi identitas daerah melalui kesenian ledhug. Latar belakang penelitian ini adalah fenomena pembentukan sebuah kesenian yang menjadi identitas, yang diprakarsai oleh pemerintah Kabupaten dan tokoh masyarakat setempat, serta diakui sebagai identitas kesenian Magetan. Berdasarkan atas fakta tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap : 1) Bagaimana proses pembentukan kesenian ledhug ? 2) Bagaimana konstruksi identitas kesenian ledhug di Magetan? 3) Bagaimana hasil konstruksi identitas kesenian ledhug?. Teori/konsep Richard Jenkins tentang identitas, yang menekankan proses identifikasi diri dan orang lain serta makna yang terkait dengan interaksi, menjadi dasar dalam penelitian ini. Metode penelitian kualitatif digunakan melalui proses pengamatan, studi pustaka, wawancara, analisis data, dan penulisan laporan sebagai acuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi yang beragam antar kelompok etnis di Kabupaten Magetan berperan penting dalam proses pembentukan identitas lokal, yang pada akhirnya meningkatkan tingkat toleransi di masyarakat. Hal tersebut mendorong pemerintah daerah Kabupaten Magetan untuk mengambil tindakan dalam membangun identitas baru yang mencerminkan jati diri masyarakat Magetan. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah daerah dengan mempromosikan kesenian ledhug sebagai simbol yang mewakili identitas daerah. Kata kunci : Kesenian ledhug, Konstruksi Identitas, Kabupaten Magetan

    MERAWAT IDENTITAS ADAT BATAK DI SOLO RAYA MELALUI MUSIK (STUDI KASUS: KELOMPOK MUSIK CV. BINTANG GRUP di SRAGEN)

    Get PDF
    Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang perawatan identitas musik Batak yang dilakukan oleh CV. Bintang Grup sebagai grup yang merawat identitas tersebut di perantauan. Penelitian ini menjelaskan tentang (1) bagaimana kehidupan masyarakat Batak diperantauan tentang kehidupan budaya mereka, (2) bagaimana cara CV. Bintang Grup yang dibentuk oleh Lusper Sinurat merawat identitas adat melalui musik di daerah perantauan, dan (3) menganalisis permainan musik CV. Bintang Grup dalam upacara adat di daerah perantauan. Untuk mendeskripsikan, serta menjawab tentang persoalan yang di atas, maka penulis mengumpulkan data-data dari beberapa sumber, yaitu observasi, wawancara, studi Pustaka, dan sumber lainnya. Penelitian ini bersifat kualitatif. Penulis menggunakan beberapa teori yang menjadi landasan berfikir dalam pengerjaan skripsi ini. Diaspora adalah sebuah migrasi atau perpindahan penduduk dari sebuah daerah ke daerah yang lain, yang di mana masyarakat Batak di Solo adalah pelaku diaspora tersebut. Teori kedua adalah identitas budaya yang dikemukakan oleh Collier, yaitu identitas budaya terdiri dari simbol dan makna yang sudah ada dan menjadi tuntunan hidup yang merupakan hasil dari sebuah kesepakatan bersama. Teori ketiga adalah fungsi musik menurut Ali yang menjelaskan bahwa fungsi musik terbagi menjadi sarana upacara, hiburan, ekspresi diri, ekonomi, komunikasi, dan pengiring tari. Teori keempat adalah penyajian musik yang dikemukakan oleh Richard Schechner yang berpendapat jika ingin mengetahui bentuk musik harus berdasarkan empat perspektif, yaitu struktur, fungsi, proses dan pengalaman. Penelitian ini akan berfokus kepada bagaimana perjalanan budaya masyarakat Batak di Solo dan bagaimana mereka merawat identitas mereka sebagai orang Batak. Lusper sebagai pendiri CV. Bintang Grup sudah melakukan beberapa cara untuk merawat identitas Batak di Solo Raya. Kesimpulan dari tulisan ini adalah CV. Bintang Grup berhasil merawat identitas adat Batak melalui musik, yang kemudian melalui musik identitas Batak yang lain tetap terjaga. Kata Kunci: Diaspora, Perawatan, CV. Bintang Grup, Analisi

    TOKOH IKONIK (DALAM KARYA PHOTOLITHOGRAPHY)

    Get PDF
    Penciptaan karya Tugas Akhir berjudul “Tokoh Ikonik (Dalam Karya Photolithography)” dilatar belakangi oleh kekaguman penulis pada tokoh-tokoh ikonik yang mempengaruhi proses kehidupan dan kekaryaan penulis, penulis ingin membagikan perihal keikonikan dari 7 tokoh yang diangkat pada karya Tugas Akhir ini ke dalam karya Photolithography. Penciptaan karya seni cetak grafis pada Tugas Akhir ini bertujuan untuk menciptakan karya dengan Teknik Photolithography Print dengan menjadikan tokoh ikonik yang dipilih oleh penulis sebagai sumber inspirasi. Penciptaan karya seni cetak grafis ini menggunakan metode yang dikemukakan oleh L.H. Chapman, meliputi tiga tahapan yaitu : upaya menemukan gagasan awal, mengembangkan, menyempurnakan dan memantapkan gagasan awal, dan visualisasi dalam medium. Dalam karya Photolithography yang dihadirkan menawarkan visual dengan menggunakan citraan fotografis yang dikombinasikan dengan Drawing krayon. serta metode penciptaan pada karya- karya tugas akhir ini menggunakan metode Apropriasi. Adapun harapan pada penciptaan karya Tugas Akhir ini bisa berguna bagi pribadi, lembaga pendidikan dibidang seni khususnya Institut Seni Indonesia Surakarta, dan bagi Masyarakat

    Pembangunan Smart City

    Get PDF
    Dokumen sertifikat HAKI dari buku dengan judul Pembangunan Smart Cit

    PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DI BIDANG SENI

    Get PDF
    Dokumen Sertifikat HAKI dari buku berjudul PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DI BIDANG SEN

    FILM DOKUMENTER “NIKE” MEMAKNAI NYADRAN LEPEN

    Get PDF
    NIKE: Memaknai Nyadran Lepen. Nike adalah anak berusia 9 tahun yang akan tampil menari dalam upacara adat Merti Dusun Nyadran Lepen dusun Lamuk Gunung, desa Legoksari, kecamatan Tlogomulyo, Temanggung, Jawa Tengah. Dinamika Nike mempersiapkan penampilannya membuat ia harus membagi waktu dengan baik. Karya berupa film dokumenter berjudul NIKE: Memaknai Nyadran Lepen, difokuskan pada gaya dokumenter observasional. Proses pengambilan gambar yang dilakukan oleh pengkarya sama sekali tidak mempengaruhi subjek, sehingga adegan yang muncul adalah peristiwa nyata yang benarbenar terjadi. Film dokumenter ini berdurasi 20 menit, yang terbagi menjadi 3 babak yaitu pengenalan, pengembangan, dan penyelesaian. Penciptaan karya ini mengacu pada Standard Operational Procedure (SOP) produksi film yang terbagi atas Pra Produksi, Produksi, dan Pasca Produksi

    KAMPANYE INSTAGRAM UNTUK PROMOSI DAN EDUKASI HIDUP SEHAT DI LIFIT WEIGHT TRAINING SEBAGAI TEMPAT KEBUGARAN TUBUH KHUSUS WANITA

    Get PDF
    ABSTRAK Tempat Kebugaran tubuh merupakan suatu tempat melakukan aktivitas olah tubuh seperti olahraga yang bertujuan untuk mencapai kebugaran dan kesehatan. Aktivitas ini bisa dilakukan di Gym Center, Fitness Center, dan Gelanggang Olahraga. Namun, masih terdapat hambatan kaum perempuan dalam menjaga kebugaran tubuh, seperti dalam hal privasi, penampilan, hingga isu kesehatan lainnya. Penulis membuat perancangan karya ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di sekitar tempat kebugaran tubuh melalui kampanye sebagai kegiatan promosi dan edukasi kesehatan khususnya bagi wanita. Kampanye salah satu rangkaian promosi efektif untuk menciptakan dampak spesifik bagi banyak orang dan berlangsung dalam jangka waktu tertentu. Teori yang berkaitan dalam perancangan ini yaitu kampanye, media, desain komunikasi visual, copywriting promosi, dan edukasi. Metode yang digunakan yaitu Design Thinking dengan penyampaian promosi melalui media sosial instagram dan mengedukasi kepada masyarakat mengenai kebugaran. Perancangan karya ini menjadi penting agar terciptanya kampanye tempat kebugaran tubuh khusus wanita untuk menjaga hidup tetap sehat

    SUNDARI: AGAINST BODY SHAMING

    Get PDF
    Gagasan utama karya “Sundari: Against Body Shaming” adalah mengangkat masalah body shaming dan menekankan betapa pentingnya untuk menerima serta menghargai keberagaman tubuh. Perjalan emosional seseorang penari bertubuh gemuk yang mengalami kritik pada bagian tubuh menjadi pusat karya ini. Karya ini menggambarkan transformasi perasaan rendah diri menuju kepercayaan dan kebebasan diri melalui gerak tari yang ekspresif. Secara konseptual, untuk menyampaikan pesan utama karya ini melibatkan penelitian mendalam tentang gerak, emosi, dan simbolisme. Gerakan tari yang tajam dan cepat menunjukkan ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh kritikan, sementara Gerakan yang lembut dan tenang menunjukkan perjalanan menuju penerimaan diri. Selain itu, penggunaan pencahayaan, busana, dan musik dimaksud untuk memberikan efek visual yang kuat dan mendukung karya ini. Gagasan ini merujuk pada pengalaman ketubuhan penari bertubuh gemuk. Gagasan tersebut kemudian dituangkan menjadi sebuah karya tari dengan menggunakan metode pendekatan logika oleh Immanuel Kant. Pendekatan logika harus memahami diri sendiri tentu tidak terlepas dari pikiran dan empiris yang dilalui dalam membentuk sebuah pola kehidupan. Hasilnya ditemukan bahwa citra tubuh dan dukungan sosial memengaruhi kepercayaan diri seseorang. Karya ini berfungsi sebagai alat edukasi sosial selain sebagai ekspresi seni, “Sundari: Against Body Shaming” mengajak penonton untuk merenungkan pentingnya cinta diri menghadapi tekanan sosial dengan mengeksplorasi masalah seputar standar kecantikan yang ketat dan efek negative body shaming. Karya ini merupakan wujud kreativitas seorang pelaku seni dalam ke khawatirannya dan menekankan bahwa keberanian untuk mencintai diri sendiri adalah kecantikan sejati dan bahwa setiap tubuh layak dihargai

    DIFUSI IDEOLOGI BAUHAUS DALAM REFORMULASI NEW TYPOGRAPHY PADA PRODUK GRAFIS GARUDA INDONESIAN AIRWAYS TAHUN 1969-1985

    Get PDF
    Kampanye periklanan dengan elemen universal merupakan aspek krusial dalam strategi bisnis untuk menjangkau audiens yang beragam secara budaya dan bahasa. Pasca Perang Dunia II, kapitalisme demokratis mengakselerasi perdagangan lintas negara, menuntut iklan untuk berperan dalam promosi global. Hal ini ikut memengaruhi tipografi dan desain grafis yang mengalami evolusi menjadi gaya internasional, dimana bertujuan untuk menyampaikan informasi yang netral, sehingga meningkatkan popularitas periklanan perusahaan secara global. Hal ini terjadi saat otomatisasi dan inovasi teknologi pada era 1970-an menandai puncak revolusi industri ketiga, salah satunya memberikan dampak signifikan pada industri penerbangan. Garuda Indonesian Airways, sebagai salah satu maskapai terkemuka Indonesia, melaksanakan reformasi identitas visualnya untuk memperkuat posisi di pasar internasional. Peluncuran Orange Logotype pada tahun 1969 mencerminkan modernisasi maskapai. Penelitian ini mengeksplorasi dan menelusuri reformulasi tipografi dalam bentuk visual estetika, serta interpretasi komunikasi, dan penerapannya dalam konteks dimensi masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan manifesto Bauhaus “New Typography” oleh Jan Tschichold dan metode analisis wacana kritis, hasil penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai peran ideologi Bauhaus dalam pembentukkan ideologi tipografi, serta penggambaran strategi visual Garuda dalam menyetarakan diri dengan maskapai internasional lainnya melalui pendekatan penerapan tipografi pada produk grafisnya. Analisis ini mengungkapkan pentingnya pendekatan aspek komunikasi visual yang mendalam dan strategis

    4,416

    full texts

    7,065

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Seni Indonesia Surakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇