7065 research outputs found
Sort by
IDENTIFIKASI GAYA KOLONIAL BELANDA YANG BERKEMBANG DI SURABAYA TAHUN 1898-1918 PADA DESAIN INTERIOR MUSEUM BUMI MANUSIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengidentifikasi kesesuaian karakteristik gaya kolonial Belanda yang diterapkan pada interior Museum Bumi
Manusia dengan gaya kolonial yang berkembang pada masa itu. Penelitian ini menggunakan studi referensi untuk mendapatkan data literatur mengenai elemen interior dan perkembangan gaya kolonial Belanda menurut ahli. Skripsi Identifikasi Gaya Kolonial Belanda Pada Desain Interior Museum Bumi Manusia menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang melibatkan teknik pengumpulan data observasi dan dokumen. Kemudian setelah didapatkan
data terkait, peneliti mengidentifikasi kesesuaian gaya kolonial Belanda pada desain interior Museum Bumi Manusia dan diperoleh hasil bahwa Museum Bumi Manusia sudah cukup menerapkan gaya kolonial Belanda yang berkembang di
Surabaya ke dalam desain interiornya. Namun ketidaksesuaian terdapat pada karakteristik di beberapa elemen seperti dinding yang tidak menebal, material lantai, penggunaan furnitur, pemilihan dekorasi, dll. Hal ini dikhawatirkan membentuk kekeliruan perspektif pengunjung museum terhadap sejarah gaya kolonial Belanda yang berkembang pada masa itu.
kata kunci: gaya kolonial Belanda, desain interior, Museum Bumi Manusia
Limbah dan Berkah APK
Pemilu 2024 di Indonesia menjadi ajang pemilihan serentak pertama kali, yang mencakup pemilihan anggota DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPD, serta Presiden dan Wakil Presiden. Kampanye dalam pemilu menjadi momen penting yang disertai dengan peningkatan dramatis suhu politik dan intensifikasi gesekan antara elit politik serta warga. Alat Peraga Kampanye (APK) tersebar luas di berbagai ruang publik, meramaikan suasana dengan berbagai jenis dan bentuk. Meskipun APK telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kampanye, efektivitasnya dalam menyampaikan pesan persuasif terutama kepada generasi milenial menjadi sorotan. Di sisi lain, APK menimbulkan masalah lingkungan akibat bahan dasar plastiknya yang sulit terurai, menyumbang limbah yang tidak ramah lingkungan. Artikel ini menyoroti jumlah APK yang fantastis yang dihasilkan selama pemilu dan menekankan perlunya tindakan terstruktur untuk mengurangi dampak negatifnya. Daur ulang limbah APK menjadi fokus solusi yang berpotensi memberikan dampak positif bagi lingkungan. Dengan memanfaatkan kreativitas dan keterampilan masyarakat, limbah APK dapat diubah menjadi berbagai produk ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi. Penekanan pada perubahan filosofis dan praktik dalam mengelola limbah APK menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan lingkungan
GUMUK PASIR PARANGTRITIS SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN MOTIF BATIK UNTUK BUSANA READY TO WEAR
Tugas akhir karya batik motif Gumuk Pasir Parangtritis pada busana Ready to Wear, merupakan sebuah karya yang terinspirasi dari proses terbentuknya Gumuk Pasir Parangtritis. Tipe dari Gumuk Pasir Parangtritis ini memiliki tipe Barchan yang jarang ditemukan di Indonesia dan hanya ada di beberapa Asia Tenggara. Tujuan dari tugas akhir karya ini adalah menciptakan Gumuk Pasir Parangtritis dan di aplikasikan ke dalam busana Ready to Wear yang mudah dan bisa digunakan oleh berbagai porsi tubuh wanita dewasa. Bentuk motif dari masing-masing karya menceritakan tentang keseluruhan komponen terbentuknya Gumuk Pasir Parangtritis. Informasi data didapat dari studi pustaka. Penciptaan Tugas Akhir karya ini menggunakan metode Guntur yang terbagi menjadi empat metode, yaitu Eksplorasi, Inkubasi, Konseptualisasi dan Materialisasi. Ide gagasan sudah terpenuhi dengan terciptanya karya seni baru dari Tugas Akhir berjumlah 4 busana Ready to Wear yang memiliki judul Aruna, Ehan, Sahasya, dan Balamani. Motif batik Gumuk Pasir merupakan bentuk visual yang masing-masing motifnya mengambarkan inti keseluruhan terjadi gumuk pasir, keterlibatan aliran air Pantai Parangtritis dan Sungai Opak, kekuatan angin, dan bentuk bukit pasir yang menyerupai bulan sabit (tipe Barchan). Penciptaan Tugas Akhir karya ini menggunakan pewarnaan remasol dengan warna-warna earth tone yaitu abu-abu, biru tua, biru muda, dan hitam. Busana ready to wear ini menggunakan bahan dasar kain cotton silk sutera, dengan busana yang dapat dipakai dengan berbagai style/gaya di setiap kegiatan dalam satu pakaian dan ditunjukan untuk wanita dewasa berusia 20-40 tahun.
Kata Kunci: Gumuk Pasir Parangtritis, Barchan, Batik Tulis, Ready to Wear
TYPE SHOT DALAM MENDUKUNG ADEGAN DRAMATIK SUSPENSE PADA FILM KKN DI DESA PENARI
Film KKN Di Desa Penari menarik perhatian dengan pencapaian film ditonton terbanyak di Indonesia. Film agar menarik penonton memerlukan penceritaan dan teknis visual yang tidak membosankan, penelitian ini membahas tentang type shot dalam mendukung unsur dramatik suspense pada film KKN Di Desa Penari. Film KKN Di Desa Penari banyak mengandung Unsur Dramatik Suspense yang tentunya bisa membuat penonton ikut terbawa suasana dalam film. Untuk mendukung penyampaian cerita, penggunaan type shot juga berperan cukup penting untuk menyampaikan maksud dari gambar yang disajikan, selain hal itu penggunaan type shot juga membuat penonton tidak bosan dengan tampilan gambar yang bervariasi. Rumusan masalah penelitian ini difokuskan pada bagaimana fungsi type shot dalam mendukung unsur dramatik suspense pada Film KKN Di Desa Penari. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Proses penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa type shot medium lebih dominan digunakan dalam mendukung adegan dramatik suspense pada Film KKN Di Desa Penari, karena dengan medium shot bisa menunjukkan konflik dari lebih dekat dengan tetap menunjukkan lingkungan di sekitar
PENERIMAAN SISWA SMA NEGERI 4 SURAKARTA TERHADAP PROGRAM ADU CERDAS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya program acara televisi pendidikan yang melibatkan siswa sekolah dalam perlombaan berupa cerdas cermat. Fokus pembahasan ini adalah untuk mengetahui penerimaan siswa SMA Negeri 4 Surakarta terhadap program Adu Cerdas di Garuda TV dalam meningkatkan motivasi belajar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah audiens, dan reception analysis yang dikemukakan oleh Start Hall. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui focused group discussion (FGD), wawancara, kuesioner, dan studi pustaka. Data utama dihasilkan dari ucapan informan, sedangkan data sekunder dari video tayangan program dan jurnal dan artikel terkait. Pada pelaksanaan FGD, peserta diskusi menyampaikan pendapat melalui perspektif sebagai peserta kegiatan dan sebagai khalayak yang menonton tayangan Adu Cerdas. Hasil dari FGD diolah dengan menggunakan teori encoding/decoding untuk mendapatkan pendapat dari siswa yang kemudian dikelompokkan dalam tiga kategori penerimaan. Pendapat siswa dikelompokkan sesuai dengan kategori Stuart Hall yaitu, dominant-hegemonic position, negotiated position dan oppositional position. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa SMA Negeri 4 Surakarta mampu menerima program acara Adu Cerdas dalam meningkatkan motivasi belajar. Hal ini berdasarkan analisis penerimaan siswa yang mayoritas berada pada dominant-hegemonic position terhadap beberapa topik yaitu, pengemasan program, soal, host, dan keseluruhan program acara Adu Cerda
ALIH KODE SEBAGAI PENGUAT KOMEDI DALAM DIALOG ANTAR TOKOH PADA STRUKTUR NARATIF FILM SRIMULAT: HIL YANG MUSTAHAL
Film Srimulat: Hil Yang Mustahal merupakan film komedi biopik yang menceritakan tentang perjalanan anggota grup lawak srimulat yang memulai karirnya di Ibu Kota. Film ini berkisah tokoh Gepeng yang menjadi anggota baru grup Srimulat yang sedang jatuh hati dengan anak pemilik kontrakan yang bernama Royani. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan alih kode dalam dialog yang diucapkan para tokoh sebagai pembentuk komedi dalam sebuah film. Penggunaan dialog film ini menggunakan 3 bahasa yaitu bahasa Jawa, Indonesia, dan Betawi sehingga terjadilah sebuah peralihan bahasa atau dikenal sebagai alih kode. Penggunaan alih kode pada penelitian ini diterapkan sebagai elemen pembentuk komedi yang memicu tawa dan kelucuan kepada penonton. Alih kode yang diteliti menggunakan pikiran dari Ronald Wardhaugh dimana alih kode terjadi karena 2 hal: Situasi dan metaphoris. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan data dari original film yang diakses melalui Amazon Prime Video Mobile. Setelah data terkumpul peneliti menonton film dan mencatat scene dan time code di setiap dialog yang mengandung alih kode, konsep film komedi, dan menggunakan pendekatan struktur naratif film. Hasil penelian ini bahwa alih kode bisa digunakan untuk menciptakan sebuah komedi film. Selain itu, pentingnya penellitian ini adalah alih kode bisa dijadikan sebagai elemen dari pembentukan sebuah film.
Kata kunci: Alih kode, komedi, dialog, struktur naratif , Film Srimulat: Hil Yang Mustahal
AKTIVITAS PESELANCAR LOKAL DI DESA JELENGA SEBAGAI IDE PENCIPTAAN FOTOGRAFI ESAI
iv
AKTIVITAS PESELANCAR LOKAL DI DESA JELENGA
SEBAGAI IDE PENCIPTAAN FOTOGRAFI ESAI
Oleh : M. Maezhul Karnain
ABSTRAK
Sumbawa Barat merupakan salah satu Kabupaten di provinsi NTB yang memiliki
karakteristik pantai dengan keindahan serta memungkinkan untuk digunakan sebagai
olahraga selancar (surfing). Potensi bahari kabupaten Sumbawa Barat tersebut juga
dimanfaatkan oleh warga lokal yang tertarik dengan olahraga selancar. Disamping itu,
daerah ini juga menyimpan potensi bakat dari para generasi mudanya dalam olahraga
tersebut. Berawal dari hal tersebut muncul ketertarikan untuk memvisualisasikan peselancar
lokal di Desa Jelenga sebagai ide penciptaan fotografi esai untuk menambah pengetahuan
mengenai aktivitas peselancar lokal serta mengembangkan olahraga selancar di Kabupaten
Sumbawa Barat
Pemanfaatan fotografi esai pada karya Tugas Akhir ini adalah sebagai media yang
diharapkan mampu memvisualisasikan aktivitas peselancar lokal dengan bentuk penyajian
berupa alur cerita naratif dengan visual foto hitam putih. Penciptaan tugas akhir karya ini,
sebagai penciptaan foto esai dengan objek peselancar lokal di Desa Jelenga, untuk upaya
membantu pengembangan sektor wisata bahari serta membantu mengetahui informasi dari
aktivitas peselancar lokal di Desa Jelenga.
Hasil dari penciptaan karya ini menyajikan foto tentang aktivitas peselancar lokal di
Desa Jelenga yang digunakan sebagai ide penciptaan fotografi esai. Menampilkan aktivitas
mulai dari sebelum berselancar, aktivitas di area titik poin selancar dan aktivitas setelah
berselancar yang disusun dengan alur naratif agar dapat mengetahui proses kegiatan yang
biasa dilakukan secara berurutan oleh peselancar lokal di Desa Jelenga, serta untuk
menambah pengetahuan masyarakat luas. Khususnya generasi muda Kabupaten Sumbawa
Barat yang tertarik dengan olahraga selancar
PERAN KURATOR DALAM PAMERAN FOTO JAKARTA INTERNATIONAL PHOTO FESTIVAL 2022
Penelitian ini terfokus pada peran kurator pameran foto dengan mengambil studi kasus pada Peran Kurator Dalam Pameran Foto Jakarta International Photo Festival 2022. Sejauh apa keterlibatan seorang kurator dalam menyukseskan acara JIPFest 2022, lalu peran apa sajayang dilakukan dalam proses kuratorial sebuah festival dan bagaimana para kurator membentuk sebuah wacana yang dicanangkan kepada para audiens atau penikmat. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yang terfokus pada wawancara tidak terstruktur dengan mengguakan triangulasi data sumber. Dalam penelitian ini penulis mengambil JIPFest 2022 sebagai subjek penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah kurator berperan sebagai produsen wacana pengetahuan, yang mampu mendorong para fotografer agar gagasan dan karya-karyanya memiliki kekuatan menginspirasi masyarakat luas. Keterlibatan para kurator dalam pameran foto JIPFest 2022 telah melalui tahapan area “hulu” yaitu melakukan pengamatan secara mendalam medan atau arena pemikiran untuk merumuskan tema menjadi sub-sub tema, lalu para kurator melakukan pembacaan dan pemaknaan karya karya yang masuk dan memilah karya untuk dapat di presentasikan, membuat perancangan, dan area “hilir” yaitu melakukan presentasi (pameran) dan promosi hingga mediasi kepada masyarakat dengan berbagai cara yaitu melakukan dengan liputan media melalui konferensi pers dan curatorial tour. dengan itu secara tidak langsung kurator telah membentuk wacana dalam pameran foto JIPFest 2022.
Kata kunci: Peran Kurator, Kurator, Kuratorial, Festival Foto, Jakarta International PhotoFestiva
STRATEGI HUMOR DALAM MENINGKATKAN ENGAGEMENT RATE INSTAGRAM LINGKARAN.CO TAHUN 2023
Instagram merupakan platform media sosial populer yang memungkinkan pengguna untuk berbagi konten visual secara kreatif. Instagram sering dimanfaatkan berbagai perusahaan untuk berkomunikasi, salah satunya yaitu Lingkaran.co. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi humor yang
digunakan pada Instagram Linkaran.co tahun 2023. Metode pengumpulan data yang diterapkan pada penelitian kualitatif deskriptif ini adalah observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Kemudian, data tersebut di seleksi untuk diambil
sampel setiap bulannya di tahun 2023 berdasarkan Engagement Rate tertinggi.
Adapun untuk menemukan strategi humor pada Instagram Lingkaran.co, peneliti menggunakan teori humor Arthur Asa Berger. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi humor dengan kategori Language (Bahasa) lebih mendominasi
dibandingkan dengan kategori Logic (logika), Identity (Identitas), dan Action (Gerakan). Humor dalam kategori bahasa ini lebih banyak digunakan untuk menyampaikan sindirian terhadap suatu situasi yang relevan dialami followers.
Dalam penerapan humor pada sebuah konten, visual menjadi hal yang penting untuk dikombinasikan agar mendapati interaksi yang tinggi.
Kata Kunci : Humor, Instagram, Engagement Rat
REPRESENTASI NILAI MORAL PELAJAR PANCASILA PADA KARAKTER FILM ANIMASI INDONESIA
Tingginya angka tayangan film animasi luar negeri dengan persentase 80,4% dan film animasi lokal 19,6%, memungkinkan generasi muda mendapat pengaruh buruk karena lebih mengenal budaya asing dibanding budaya dalam negeri. Pemahaman nilai moral yang dikeluarkan oleh Kementerian pendidikan dan kebudayaan kebijakan merdeka belajar upaya penguatan karakter dengan pelajar Pancasila yang terdapat No 009/H/KR/2022 yaitu dimensi berakhlak mulia, dimensi berkebinekaan global, dimensi mandiri, dimensi gotong royong, dimensi bernalar kritis, dan dimensi ekreatif menjadi penting untuk membentuk karakter yang bernilai moral. Dimensi ini menjadi panduan untuk merepresentasikan karakter animasi dalam film animasi Indonesia dengan rumusan masalah yaitu: (1) Bagaimana struktur cerita film animasi Indonesia? (2) Bagaimana tanda dan makna karakter film animasi Indonesia dari nilai moral pelajar Pancasila? (3)Bagaimana pola nilai moral pelajar Pancasila pada karakter film animasi Indonesia? Jenis penelitian yang dipakai ialah kualitatif pendekatan semiotika, teknik pengumpulan data menggunakan pengambilan sampel atau purposive sampling dengan metode dokumentasi, dan studi pustaka. Tahapan Semiotika yaitu: (a) definisikan objek analisis (b) mengumpulkan teks (c) jelaskan teks (d) tafsiran teks (e) jelaskan kode-kode kultural (f) buat generalisasi (g) buat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Film animasi Indonesia menampilkan peran penting pada karakter yang membawa dinamika konflik dan teladan pada cerita (2) Karakter berperan penting sebagai contoh positif dalam mewakili nilai moral pelajar Pancasila dan tidak bernilai moral pelajar Pancasila (3) Representasi nilai pelajar Pancasila pada karakter animasi Indonesia lebih menampilkan akhlak mulia dan tidak berakhlak mulia