2000 research outputs found
Sort by
Karakteristik Manggulu Pisang Kepok Khas Sumba Timur
Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik yang baik pada manggulu pisang kepok khas Sumba Timur ditinjau dari jumlah penambahan kacang tanah yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2011 sampai Pebruari 2012 di Laboratorium Kimia Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa dan Laboratorium Analisis Pangan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor sederhana dengan 5 perlakuan dan tiga kali ulangan, yang terdiri dari penambahan 10% kacang tanah, penambahan 20% kacang tanah, penambahan 30% kacang tanah, penambahan 40% kacang tanah, penambahan 50% kacang tanah. Pengamatan dilakukan secara obyektif dan subyektif. Obyektif mencakup : Kadar Air, Kadar Protein, Kadar Lemak, Abu, Karbohidrat dan Derajat Keasaman (pH). Sedangkan pengamatan secara Subyektif mencakup warna, aroma, tekstur, rasa dan penerimaan keseluruhan. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa perlakuan penambahan kacang tanah terbaik adalah 30% dengan Kadar Air 17.56%, Kadar Protein 8.03%, Kadar Karbohidrat 62.64 % , kadar Lemak 9.44%, kadar Abu 2.29% dan Derajat Keasaman (pH) 5.21, dan secara organoleptik (warna, aroma, rasa, tekstur, dan penerimaan keseluruhan) diterima oleh panelis
PENGARUH SIMPANAN DANA MASYARAKAT TERHADAP JUMLAH KREDIT INVESTASI PADA PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) BALI CABANG UBUD
Penelitian ini berjudul Pengaruh Simpanan Dana Masyarakat Terhadap Jumlah Kredit Investasi Pada PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Ubud. Perumusan masalahnya adalah : Bagaimana pengaruh jumlah giro, tabungan, dan deposito terhadap jumlah kredit investasi yang disalurkan pada PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Ubud dari Januari 2005 sampai dengan Oktober 2010?. Tujuan dari penelitian ini adalah : Untuk menganalisis apakah ada pengaruh jumlah giro, tabungan, dan deposito terhadap jumlah kredit investasi yang disalurkan pada PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Ubud dari Januari 2005 sampai dengan Oktober 2010. Untuk menjawab permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini, alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, koefisien determinasi (R2), dan uji t (t-test). Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah : menunjukkan bahwa jumlah giro dan deposito berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap jumlah kredit investasi, sedangkan jumlah tabungan menunjukan pengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah kredit investasi.Dari uji t diperoleh th1 = 3,078 lebih besar dari ttabel = 2,093 maka Ho ditolak dan H1 diterima,ini berarti jumlah giro berpengaruh nyata (signifikan) terhadap jumlah kredit investasi. th2= 3,896 lebih besar dari ttabel = 2,093 maka Ho ditolak dan H1 diterima, ini berarti jumlah tabungan berpengaruh nyata (signifikan) terhadap jumlah kredit investasi. th3= 2,884 lebih besar dari ttabel= 2,093 maka Ho ditolak dan H1 diterima, ini berarti jumlah deposito berpengaruh nyata (signifikan) terhadap jumlah kredit investasi. Jika dilihat dari jumlahnya maka yang paling besar pengaruhnya terhadap jumlah kredit investasi adalah tabungan
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENCEMARAN DAN PERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP
Penegakan hukum terhadap pencemaran dan perusakan lingkungan dapat dilakukan dengan menerapkan sanksi hukum secara efektif, konsekuen, dan konsisten, baik sanksi hukum administrasi, sanksi hukum perdata, dan sanksi hukum pidana bagi pencemar dan atau perusak lingkungan hidup. Sanksi hukum administrasi dapat berupa : teguran, paksaan pemerintah, pembekuan ijin lingkungan, dan pencabutan ijin usaha. Sanksi hukum perdata dapat dikenakan berupa : ganti rugi, tindakan pemulihan, tindakan yang menjamin tidak terulangnya pencemaran/kerusakan, dan tindakan mencegah dampak negatif terhadap lingkungan hidup, sedangkan sanksi hukum pidana dapat dikenakan berupa pidana penjara, pidana denda dan pidana tambahan atau tindakan tata tertib, yang dapat dikenakan secara komulatif dengan hukuman minimum dan maksimum, perluasan alat bukti baik terhadap orang perseorangan maupun korporasi-korporasi yang melakukan tindak pidana lingkungan hidup
CHARACTERISTIC OF RAINFALL PATTERN BEFORE FLOOD OCCUR IN INDONESIA BASED ON RAINFALL DATA FROM GSMaP
Floods are natural disasters that took place almost all over the world including Indonesia. Indonesia is very vulnerable to disasters because has characteristic a huge amount of rainfall throughout the year. Flood disaster is one of the disasters that often occur in Indonesia. GSMaP is one kind product of satellite precipitation ha!,; one hour temporal resolution, o.1xo.1 degree horizontal resolution, world-wide coverage and operated by JAXA. In this study were investigate the characteristic of rainfall pattern before floods occur by processing hourly GSMaP MVK at each location large flood events occur in Indonesia on 2006-2010. The large flood events data collected from Dartmouth Flood Observatory (2006-2010) and Ministry of Public Works of the Republic of Indonesia (2006-2010). Based on the processing result, generally Indonesia has two characteristic of rainfall patterns before floods occur namely: short term rainfall period and long term rainfall period. Based on the compilation and classification of 69 locations large flood events in Indonesia, from three rainfall pattern before flood occur it obtained 42 locations or 60.87% in the category short term rainfall period, 27 locations or 39.13% in the category long term rainfall period
MIMPI MENJADI LUMBUNG PANGAN DUNIA
Indonesia akan dapat mewujudkan
mimpinya sebagai lumbung pangan dunia,
bila kita bisa mengelola potensi sumber daya
pertaniannya dengan baik sehingga produksi
pangan meningkat terus. Peningkatan pangan
bisa dilakukan dengan cepat manakala bangsa
ini mau bekerja keras dan mau mengubah
orientasi kebijakan pembangunan ekonomi
ke industri yang berbasis pertanian. Selama
kita membangun pertanian dengan wacana,
keinginan Indonesia menjadi lumbung pangan
dunia tinggal mimpi dan isapan jempol
belaka
POLITIK HUKUM PEMILIKAN RUMAH SUSUN DI INDONESIA
Tulisan ini berjudul Politik Hukum Pemilikan Rumah Susun di Indonesia, dengan issu pokok yang dibahas yaitu latar belakang timbulnya kebijaksanaan pemilikan rumah susun dan wujud politik hukum pemilikan rumah susun dalam rangka kepastian hak dan kepastian hukum. Latar belakang timbulnya kebijaksanaan pemilikan rumah susun adalah dalam rangka : 1) mewujudkan kesejahteraan umum terutama pemenuhan kebutuhan pokok akan perumahan didaerahdaerah yang berpenduduk padat tetapi tersedianya tanah sangat terbatas; 2) mewujudkan pemukiman yang lengkap, seimbang, dan serasi dengan lingkungan sesuai tata wilayah. Wujud politik hukum yang diimplementasikan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1985 tentang Rumah Susun yaitu adanya pengakuan hak kebendaan baru dalam bentuk Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun yang dilandasi prinsip perlekatan vertikal disamping prinsip pemisahan horizontal yang utama, prinsip seimbang, selaras dengan lingkungan, prinsip global yang tidak diskriminatif, dan prinsip perlindungan dan kepastian hukum
BAGAIMANA MENJADIKAN MENULIS ITU MENYENANGKAN?
Menulis memang merupakan kegiatan
yang sering dirasakan sulit oleh kebanyakan
orang. Namun, jika kita mengetahu tata cara
menulis, termasuk langkah-langkah yang
harus dilakukan pada saat menulis dan diikuti
oleh banyaknya latihan, maka menulis tidak
lagi menjadi kegiatan yang menakutkan,
tetapi sebaliknya, menulis akan menjadi suatu
kegiatan yang sangat menyenangkan. Dengan
menulis kita bisa menyampaikan banyak hal
kepada orang lain atau masyarakat luaskarena
kita dapat memberitahu mereka tentang
berbagai hal, baik yang menyenangkan
maupun yang menyedihkan/menjijikkan yang
terjadi di sekeliling kita atau pada diri kita
sendiri.
Belajar menulis tidak perlu ditunda-
tunda lagi. Mulailah menulis sekarang
juga tentang berbagai hal yang ingin anda
sampaiakan kepada orang lain. Dengan
banyak berlatih menulis, hasil tulisan anda
akan semakin baik sehingga kegiatan menulis
itu akan menjadi sangat menyenangkan
CLEAN AND GREEN TO BALI ORGANIC
Sistem pengembangan pertanian
organik Bali seperti memiliki hubungan antar
elemen yang relatif kompleks dan saling
ketergantungan dalam pengelolaannya.
Keberhasilan pengembangan sektor pertanian
ini sangat tergantung kepada produksi
dari masing-masing komoditas pertanian,
dimana dalam sistem produksinya memiliki
ketergantungan pada lingkungan tumbuhnya
untuk menghasilkan produk yang berkualitas
seperti keadaan cuaca atau iklim, adanya
serangan hama dan penyakit, persaingan
harga, dan adanya krisis keuangan dunia.
Keadaan tersebut perlu diperhatikan karena
sangat mempengaruhi ketersediaan produsi
dari segi jumlah, kualitas dan kontinyuitas
DOKUMEN PENGADAAN/PELELANGAN PADA INDUSTRI KONSTRUKSI
Bidding in construction project need to define bidding
system before bidding must do. That is about contractor
selection method, document bidding sending method,
evaluate document bidding method, define contract
type
Some reference present, method selection of
contractors is Free Bidding, but in some condition for
efficiency, can do Limitation Bidding, direct bidding
or direct define.
Sending and receive Document bidding method, that
are one amplop, two amplop and two phase method
Mehod of evaluate document bidding are do with
3 (three) phase, that are evaluate of document
administration for the first, evaluate of document
technic, and price evaluate at the end
To define type of contract, that are two option that
are lumpsump contract and Unit Price, where must be
considered with site location or owner condition
STUDI PERUBAHAN PERMUKIMAN DESA SUKAWANA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELESTARIAN DESA KUNO DI BALI
Sukawana village is one of the ancient villages located around the mountains in central Bali, including the District of Kintamani Bangli Regency, Bali. In line with the modernization, the issue is whether it has the unique values that can be maintained and developed to accommodate the present? Related to research methods, research paradigm used is phenomenology. The research process consists of three stages. Results obtained in the form of the local theory of traditional values Sukawana village home stay longer then a dialogue with residence in the garden (garden house) village Sukawana and relevant theory. Concept of conservation outcomes Sukawana rural settlement divided into two physical concepts and non-physical concepts. Physical concept that changes in the use of roofing materials, wall construction, and the establishment of the phenomenon of house building live in the middle of the plantation and modern as permanent residences in the city that do not tend to use patterns in the village hall as the parent. Essence mandala under one roof still remains but has been adapted to current conditions. Factors that cause a change in the mindset and behavior changes that lead to modern life. Non-physical concepts include aspects of spiritual beliefs and cultural activities together or social activities. Their belief that living symbolized by the tree of life on Sanggah Pakurenan, while the dead symbolized with building materials or trees that have been felled on Sanggah Paibon