Warmadewa University

Universitas Warmadewa
Not a member yet
    2000 research outputs found

    STUDI KARAKTERISTIK DAERAH RAWAN KECELAKAAN PADA JALAN ANTAR KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA ‐ SUMBA BARAT

    Get PDF
    Road between Southwest Sumba‐Sumba Southwestern is a country road that connects the two districts. In these road accidents often occur somewhat in 2006‐2010, there were 435 incidents. Accidents often occur due to the human factor, ie the driver as the road users. The effort ‐ an effort to reduce accidents should be tailored to the characteristics of the accident. The initial steps are the secondary data search in West Sumba District Department of Transportation in the form of accident data from 2006 ‐2010, which occurred on the road between Southwest Sumba‐West Sumba. The primary data obtained by field surveys to determine the critical points of the segment crash identified as accident prone areas, the data is then analyzed to find the number of accidents to calculate accident‐prone areas with methods CUSUM (Cumulative Summary). From the analysis of accident‐prone areas obtained accident‐prone areas (black spots) on the first stationing more details on the 4‐5 kilometer CUSUM value is the highest value of all values in each CUSUM stationing or kilometers, cumulative summary value is 52.50

    EFFECT OF FERTILIZER MATERIALS DERIVED FROM HOSPITAL WASTEWATER TREATED WITH BIODETOX TECHNOLOGY ON THE GROWTH AND YIELD OF CHINESE CABBAGE (Brassica juncea L.)

    Get PDF
    The objective of the research was to analyze the wastewater of Sanglah General Hospital Centre (RSUP Sanglah), Denpasar Bali Indonesia using Biodetox technology and to study the responses of Chinese cabbage (Brassica juncea L.) to the product. The research was conducted from 15 May 2009 to 15 June 2012. Results of the research indicated that the technology using 7.2 hours day-1 aeration could reduce Biological Oxygen Demand (BOD) level to 88%, but increased the Food/Microorganism (F/M) ratio to 13.94 g/BOD/day/g/Mixed Liquid Suspended Solids (MLSS), shortened sludge age to 22.71 hours, lowered sludge recirculation to 23.25%, decreased pollutant levels to 0.6% MLSS and 78% TSS. Those results had met the quality standard for wastewater processing technology and for irrigation water respectively of Department of Health (Permenkes RI No. 416/MENKES/PER/IX/1990) and Department of Environment (Kepmen KLH No.02/MENKLH/I/1988) of Republic Indonesia. The characteristics of the wastewater (containing 1.97% N, 0.78% P, 0.33% S, 0.48% K, 0.19% Mg, 0.96 mg l-1 Fe, 0.08 mg l-1 Al, 0.11 mg l-1 Mn, 0.19 mg l-1 Mg and 0.22 mg l-1 Mo), had also met the quality standard for fertilizer materials (Hammer, 2001). The products of the technology have been proven to be safely used as fertilizer materials as indicated by no heavy metals contained and significantly 19.9% and 17.3% higher leaf and plant total fresh weights of Chinese cabbage, respectively compared to commercial Biosugih and Hyponex fertilizers at the rate of 15 g product pot-1

    Menguak Nilai Kearifan Lokal Bunga Pucuk Bang dan Buah Manggis

    Get PDF
    Bali kaya dengan nilai-nilai kearifan lokal, dan tidak hanya berwujud hasil karya budaya, namun juga dari unsur-unsur alam dan lingkungan. Bunga Pucuk Bang dan Buah manggis merupakan dua jenis tumbuhan yang sarat dengan nilai-nilai filosofis dan telah menjadi bagian dari kearifan lokal Bali. Dikatakan demikian, sebab masing-masing dari pohon tersebut memiliki nilai filosofis yang sangat dalam dalam kontek dunia pengobatan. Pucuk Bang, daunnya dapat dijadikan sirup (loloh) untuk membantu memperlancar proses kelahiran anak dari seorang ibu, dan bunganya dapat dijadikan obat antiseptic untuk luka berdarah karena jatuh dan/ atau kena senjata tajam. Namun Buah Manggis, memiliki nilai filosofis tentang kejujuran. Artinya, berapa isi di dalamnya akan dapat diketahui dari bilahan kembang pada ujung buahnya, dan buah yang tebal dapat melindungi isinya agar tidak mudah busuk. Sifat seperti itu tepat untuk dijadikan cermin dalam mengarungi samudra kehidupan. Kemudian kulitnya dengan dikeringkan terlebih dahulu, kemudian direbus dijadikan sirup untuk obat kanker payudara. Di samping itu juga baik untuk kesehatan dan kecantikan. Karena keberadaan seperti itu, Gianyar sebagai salah satu daerah gudangnya seni budaya menjadikan Bunga Pucuk Bang sebagai Mascot Kabupaten Gianyar dan Kulit Manggis dengan warna merah hati dijadikan identitas warna Kabupaten Gianyar

    PERKEMBANGAN KUALITAS SUBSTANSI TEORI HUKUM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBINAAN HUKUM NASIONAL

    Get PDF
    Tulisan ini berjudul Perkembangan Kualitas Substansi Teori Hukum dan Implikasikan Terhadap Pembinaan Hukum Nasional, dengan pokok masalah yang dikaji yaitu ; titik sentral kualitas substansi teori hukum pada setiap pase perkembangan, dan teori hukum yang berpengaruh dan cocok diimplementasikan dalam pembinaan hukum nasional. Teori-teori hukum yang bermunculan dengan latar belakang sesuai perkembangannya menunjukkan bahwa kualitas substansi yang menjadi titik sentral teori hukum pada tiap pase perkembangannya pada dasarnya berporos pada satu hal, yaitu ”hubungan manusia dan hukum”. Artinya semakin landasan suatu teori bergeser ke faktor ”peraturan”, maka teori hukum menanggapi hukum sebagai unit tertutup yang formal legalistik. Sebaliknya, semakin bergeser ke faktor ”manusia”, maka semakin teori hukum itu terbuka dan menyentuh mosaik sosial kemanusiaan. Dalam pembinaan hukum nasional hingga abad ke 20 telah banyak mengadopsi (mengapresiasi) teori-teori hukum yang berkembang sesuai zamannya seiring dengan perkembangan masyarakat Indonesia dengan suatu penyesuaian berdasarkan kondisi, kultur, dan kebutuhan mengatur kehidupan bermasyarakat sesuai dengan jiwa bangsa (rakyat) yaitu Pancasila. Teori hukum yang perlu dikembangkan ke depan agar sesuai dengan Pancasila sebagai cita hukum. Indonesia adalah teori hukum responsif, yaitu hukum yang dipengaruhi oleh konfigurasi politik demokrasi atau hukum progresif, yakni hukum itu untuk manusia, atau melayani manusia

    Buku_BIOKIMIA HASIL PERAIRAN

    Get PDF
    ilmu biokimia adalah untuk pengenalan dan memahamkan tentang biokimia hasil perairan (ikan) yaitu tentang istilah dan struktur kimia seperti air, protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, non protein nitrogen (NPN) dan permasalahannya, reaksi-reaksi kimia seperti ektraksi, serta jalur metabolisme. Ikan dan hasil perairan lainnya memiliki komposisi kimia terdiri dari komponen mayor dan minor, dimana komponen mayor, merupakan komponen yang terdapat dalam jumlah besar pada tubuh ikan yaitu air, protein, dan lemak, sedangkan komponen minor, merupakan komponen yang terdapat dalam jumlah kecil pada tubuh ikan seperti vitamin, mineral, karbohidrat dan NPN. Komposisi komponen mayor dan minor berjumlah 100 %, dimana komponen mayor terdiri dari air berkisar sebesar 70 – 80 %, protein berkisar 14 – 20 %, dan lemak berkisar antara 2 – 12 %, sedangkan komponen minor ialah karbohidrat dalam bentuk glikogen sebanyak 0,6 %, vitamin yaitu vitamin yang tidak larut dalam air seperti A D E K, mineral terutama kadar iodium dan senyawa Non Protein Nitrogen (NPN) seperti trimethilamin, asam-asam amino bebas dan senyawa-senyawa yang mengandung N lainnya. Komponen-komponen di atas sangat bervariasi jumlahnya tergantung dari 2 faktor yaitu faktor intrinsik seperti spesies dan keanekaragaman ikan, umur atau ukuran ikan, jenis kelamin. Faktor ektrinsik seperti habitat atau tempat hidup, musim penangkapan, aktivitas ikan

    RELASI KUASA PENGUATAN DEMOKRASI LOKAL DI BALI

    Get PDF
    Sejak reformasi, banyak hal yang berubah dalam bidang politik, tidak saja format politik, tetapi juga perilaku politik. Penyerahan demikrasi pada rakyat dalam format politik desentralisasi yang dilanjutkan dengan pemilihan umum daerah, kekuasaan lokal, tokoh lokal yang membangun karismanya melalui landasan budaya feodal mendapatkan ruang politik kontemporer yang berbeda dari masa sebelumnya

    BISNIS KERAJINAN DILANDASI MODAL SOSIAL

    Get PDF
    Buku berjudul “Bisnis Kerajinan Dilandasi Modal Sosial” sangat patut menjadi referensi otentik dalam bidang ekonomi khususnya Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan. Landasan saya menelurkan buku ini dimulai dari rasa prihatin terhadap bisnis kerajinan (usaha kecil) yang terpinggirkan dengan berbagai macam persoalan klasik. Persoalan klasik yang dimaksud adalah segala hal yang dapat menghambat berkembangnya bisnis kerajinan tersebut. Padahal Bali dikenal dengan kerajin- an tradisional yang telah mendunia. Bisa saja beberapa tahun mendatang bisnis kerajinan adalah suatu peninggalan semata tanpa ada yang mau berusaha secara nyata untuk memberikan penyelesaian yang tepat. Bisnis kerajinan ini ibarat “Idem velle atque idem nolle” yang berarti mengingini dan menolak hal yang sama. Di satu sisi, masyarakat masih mengingin- kan untuk tetap berkembang namun di sisi lainnya timbul kontra yang dilandasi vested interest. Oleh karena itu sebagai akademisi, saya berharap buku ini menjadi jalan pembuka bagi penyelamat bisnis kerajinan di Bali. Penulis menyajikan secara terperinci permasalahan perekonomian yang terjadi di Kabupaten Gianyar dan disertai berbagai opsi jalan keluar tepat (dapat dipertanggungjawabkan). Buku ini bermanfat bagi pengambil kebijakan, pelaku usaha kecil kerajinan bahkan mampu meningkatkan perkembangan “ontwikkeling” dalam ilmu ekonomi sehingga kaum akademisi lebih terobsesi untuk mengembangkan keilmuannya

    Penerapan Higiene Sanitasi pada Industri Air Minum Dalam Kemasan

    Get PDF
    Air minum dalam kemasan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang penting. Semakin maju suatu bangsa, tuntutan dan perhatian terhadap kualitas air minum yang akan dikonsumsi semakin besar, dengan demikian dalam proses pengolahan air minum dalam kemasan (AMDK) diproses secara higienes dan saniter agar tidak merugikan kesehatan masyarakat. Sanitasi dalam pengolahan AMDK meliputi kegiatan yang ditujukan pada semua tingkatan, mulai dari penanganan air, proses pengolahan, pengemasan, penyimpanan dan pendistribusian sampai ke konsumen. Secara luas sanitasi merupakan penerapan dari prinsip-prinsip yang akan membantu memperbaiki, mempertahankan, atau mengembalikan kesehatan yang baik pada manusia. Penerapan Higiene sanitasi pada industri air minum dalam kemasan bertujuan untuk mengusahakan cara hidup sehat, dengan mengkonsumsi air minum dalam kemasan yang terjamin mutu dan keamanannya sehingga kita terhindar dari produk pangan yang dapat merugikan kesehatan tubuh, melindungi konsumen / masyarakat dengan cara mengurangi atau menghilangkan bahaya mikroba patogen pada pangan khususnya pada AMDK, mencegah pencemaran yang mungkin dibawa oleh pengolah pangan pada saat melakukan proses produksi AMDK, dan mencegah penyebaran penyakit dari karyawan ke konsumen melalui pangan yang diproduksi serta dapat melindungi kesehatan karyawan / pekerja. Penerapan higiene dan sanitasi pada pengolahan AMDK melibatkan pengendalian yang terpadu mulai dari keadaan lingkungan luar pabrik, dalam pabrik, keadaan selama proses pengolahan, penyimpanan produk, pendistribusian dan konsumsi produk

    Penerapan Higiene Saniasi pada Industri Air Minum Dalam Kemasan

    Get PDF
    Higiene dan snitasi mempunya tujuan yang sama yaitu mengusahakan cara hidup sehat sehingga terhindar dari penyakit. Usaha sanitasi lebih mengutamakan pada faktor-faktor lingkungan hidup manusia, sedangkan hygiene menitik beratkan pada usaha-usaha kebersihan individu. Higiene sanitasi merupakan hal yang sangat penting dalam proses pengolahan agar dapat dihasilkan produk AMDK yang aman dan bermutu

    1,934

    full texts

    2,000

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Warmadewa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇