Warmadewa University

Universitas Warmadewa
Not a member yet
    2000 research outputs found

    RANCANGAN TEKNOLOGI HASIL PENGOLAHAN DAN PEMANFAATKAN LIMBAH SEBAGAI BAHAN BAKU PUPUK

    Get PDF
    Rancangan teknologi ini dibuat, dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dikalangan industry dan prumahan yang peduli terhadap lingkungan khususnya pencemaran, disamping itu adanya peraturan pemerintah yang menyatakan sebelum membuang limbah atau memnfaatkan limbah harus diproses terlebih dahulu dengan berbagai perlakuan teknologi. Teknolgi ini belum dipatenkan karena masih dalam proses pengujian dengan beberapa komoditas tanaman. Akan tetapi bahan baku pupuk hasil proses teknologi sudah diterapkan di masyrasyarakat kelompok tani binaan. Beberapa tahapan proses perlakuan yang diberikan pada teknologi yaitu tahap dekomposisi, tahap fermentasi dan tahap mineralisasi. Dengan perlakuan fisik ,kimia dan biologi dengan pengaturan oksigen , pH, F/M ratio dan pengaturan aliran bahan baku limbah. Prinsip yang digunakan dalam teknologi ini yaitu menggunakan prinsip biologi sistem yang aman efisien dan ramah lingkungan, yaitu mengkondisikan lingkungan dimana mikrooganisme mampu melakukan bioaktifitas dan hiodegradasi unsur-unsur pencemar. . Untuk itu diperlukan pengkajian yang terus menerus hasil teknologi pengolahan limbah secara biologi dengan mencoba beberapa perlakuan biologi seperti : perlakuan pH, perlakuan suhu, Pemberian Makanan, pemberian oksigen, mengatur waktu tinggal limbah, mengatur resirkulasi limbah, sehingga nantinya menemukan hasil kualitas limbah sesuai dengan tujuan penanganan dan standar baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah. Rancangan teknologi ini sudah dipergunakan dibeberapa Perusahan Swasta, Lembaga Swadaya masyarakat,dan Desa Binaan yang mendapatkan rekomendasi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Warmadewa

    KONSTRUKSI NILAI KEARIFAN LOKAL PERJALANAN DANG HYANG NIRARTHA DI KELURAHAN TUBAN DAN KOTA DENPASAR

    Get PDF
    Dang Hyang Nirartha as reformer of Hindu in Bali has been described a lot on text. However, archaeological heritage and the value of local wishdom related his peregrinationat Tuban village and Denpasar city are not revealed yet. The purpose of this research is to construct history of peregrination of Dang Hyang Nirartha at Tuban village and Denpasar city related with ancient relics and the value of local wishdom reflected. Specifically, this research is to solve the problems of the research. They are (1) to identify and inventory temples related with peregrinations of Dang Hyang Nirartha at Tuban village and Denpasar City, (2) to describe the forms of culturing heritage in the temples, (3) to construct the value of local wishdom from the peregrinations of Dang Hyang Nirartha at Tuban village and Denpasar City. To reach the target, four theories eclectically used namely cultural adaptation theory, cultural respon, layered cultural, and theory of hermeneutics. This research is designed based on qualitative method and cultural studies approach. The data collection was conducted by observation technique, interview, documentation, and it was analyzed inductively by descriptive qualitative model of analysis. The result of the research shows there are nine temples identified related with peregrination of Dang Hyang Nirartha at Tuban village and Denpasar City. Archeological heritages related with peregrination of the Wiku are in the form of monument, teknofak, and ekofak. The kinds of local wishdom value reflected from the archeological heritages are the value of technology, esthetic, religious, solidarity, economy, environmental concervation, education, and ethic moral

    KONTRIBUSI NEKARA “BULAN PEJENG” DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA INTERNATIONAL

    Get PDF
    Desa Pejeng berada di antara daerah aliran sungai (DAS) Pakerisan dan Petanu merupakan salah satu desa di Bali yang terbanyak menyimpan warisan budaya. Keberadaannya menyebar di semua dusun dan tersimpan dalam tempat suci yang jumlahnya tidak kurang dari 60 an tempat suci. Berdasarkan fakta sejarah dan warisan budaya yang ada, betapa strategisnya kedudukan Desa Pejeng baik di zaman prasejarah (perunggu) maupun di zaman Bali Kuna (778 M-1343 M). Hal itu semua menandakan bahwa Desa Pejeng pada jaman dahulu merupakan pusat aktivitas agama dan budaya. Zaman pra sejarah (perunggu) merupakan awal peradaban Bali. Nekara “Bulan Pejeng” merupakan salah satu hasil karya terpenting pada zaman tersebut dan usianya lebih dari 2000 tahun. Selain keunikan bentuk dan hiasannya, juga merupakan nekara terbesar di Asia Tenggara, bahkan di dunia. Bertolak dari berbagai keunikan yang dimilikinya, mendorong penulis untuk menjadikan nekara sebagai pokok pembahasan dalam seminar internasional yang akan diselenggarakan pada September mendatang. Berbicara tentang pariwisata, pada dasarnya perbedaan dan keunikan itulah yang menjadi motivasi utama bagi wisatawan untuk melakukan perjalanan. Tanpa adanya perbedaan itu, tidak mungkin ada kepariwisataan. Dengan demikian perbedaan menjadi sangat hakiki dalam kepariwisataan bahkan menjadi jiwa kepariwisataan. Oleh karena itu, kepariwisataan menjunjung perbedaan, kebhinnekaan, sehingga kepariwisataan mempunyai fungsi untuk menjaga perbedaan dan keunikan sumber daya alam maupun sosial budaya. Ketika berbicara keunikan, ternyata semuanya itu ada pada nekara “Bulan Pejeng”. Karena keunikan yang dimiliki, cukup banyak dapat menarik kunjungan wisatawan asing. Untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke Pura Penataran Sasih, peran pemerintah (Pemerintah Kabupaten Gianyar) sangat dibutuhkan secara bahu-membahu memromosikan nekara “Bulan Pejeng” ke berbagai negara agar lebih cepat menggelobal. Bilamana Pemerintah Kabupaten Gianyar serius melakukan hal tersebut, diyakini bahwa kunjungan wisatawan asing menjadi semakin meningkat. Dengan demikian, kontribusi yang diberikan “Bulan Pejeng” terhadap pengembangan pariwisata internasional semakin meluas dan sekaligu

    Teknologi Pemindangan Ikan Tongkol

    Get PDF
    Teknologi Pemindangan Ikan Tongkol ini disusun dengan maksud untuk membantu para pengolah pindang ikan tongkol, para mahasiswa, para pembaca untuk memahami dan menerapkan teknologi pemindangan ikan tongkol yang baik dan bermutu. Adanya buku ini diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang teknologi pemindangan ikan tongkol yang tepat

    The Easiness and Side Effect Using New Inserter (R_inserter) for Insertion of CuT-380A IUD During Postpartum Periods

    Get PDF
    Background of this study is the fact that the rate of IUD use in Indonesia is relatively low at 7.2% among all contraceptive users. The standard insertion of IUD should be a no touch and withdrawal technique. With the conventional inserter this IUD is not able to use during postpartum period. The new inserter should be devised. Objective of the study was to find out whether the new R_inserter could be used to insert IUD during postpartum period in no touch and withdrawal technique easily and to find out side effects and complication that might occur. Design for this study was phase II clinical trial, post test observation. During 9 months period of study has recruited as many as 142 clients who meet the eligibility criteria. Mean duration of insertions was 3,89 ±2,08 minutes, with the minimum 2 minutes and the maximum 10 minutes. No difficulties were perceived by insertors. Cumulative expulsion rates were 9.9% and 10.6% for 3 and 6 months respectively. Continuation rates were 89.4% and 86.6% for 3 and 6 months respectively. No perforations, no pregnancy was found during this study. The conclusion is the new R_inserter could be used easily for CuT insersions. The highest incidence rates are expulsion occured in the first month after insersions

    KONSEP TUMPANG SARI PADA ARSITEKTUR MAKAM DI KAMPUNG KLITREN LOR, KECAMATAN GONDOKUSUMAN, YOGYAKARTA

    Get PDF
    Kampung Klitren Lor merupakan salah satu kampung yang memiliki tingkat kepadatan penduduk dan heterogenitas yang tinggi. Heterogenitas masyarakatnya terlihat dari beragamnya suku dan agama yang tinggal di wilayah tersebut, baik penduduk asli maupun penduduk pendatang. Hal ini menyebabkan keruangan akan tempat bermukim menjadi hal yang sangat penting di kampung tersebut. Tidak terdapat batas yang jelas antara pekarangan rumah yang satu dengan pekarangan rumah yang lainnya, karena setiap ruang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat baik sebagai tempat bermukim maupun tempat mencari nafkah. Semakin bertambahnya jumlah penduduk yang tinggal di tempat tersebut memerlukan lahan bermukim yang memadai untuk mewadahinya. Sedangkan tidak hanya ruang untuk orang yang hidup yang diperlukan di tempat tersebut namun juga orang yang telah meninggal pun memerlukan ruang. Hal yang menarik adalah ruang untuk pemakaman tidak mengalami penambahan namun orang-orang yang meninggal yang dimakamkan di tempat tersebut semakin meningkat jumlahnya. Di tambah lagi masyarakat yang dimakam di tempat tersebut tidak hanya masyarakat yang tinggal di Klitren Lor namun masyarakat di luar kampung tersebut yang memiliki ikatan keturunan dan masa lalu dengan kampung tersebut. Fenomena lain yang terjadi adalah lahan pemakaman dijadikan tempat untuk beraktivitas oleh masyarakat yang tinggal di sekitar makam tersebut. Lahan pemakaman dijadikan sebagai lahan belakang rumah mereka, karena tidak terdapat ruang yang mewadahi aktivitas tersebut. Keterbatasan akan lahan pemakaman di Kampung Klitren Lor disiasati oleh masyarakat setempat dengan melakukan penguburan dengan sistem tumpang sari pada kuburan atau makam yang memiliki ikatan keluarga dengan orang yang meninggal. Penelitian ini menggunakan paradigma fenomenologi dan metode analisis naturalistik kualitatif yaitu jenis penelitian kualitatatif empirik yang mengkaji konsep keruangan berdasarkan informasi-informasi yang menjadi fenomena-fenomena menarik di lapangan

    Implementation of User Anthropometry Bale “Sakenem” Buildings based on Height Bataran and Height Bale-bale in Singapadu Tengah Village, Gianyar

    Get PDF
    —Bale Sakenem Building is one of the buildings that were in the order of Traditional Bali House. This study identified Bale Sakenem building located in the Central Singapadu Village and that is observational research by using cross sectional design. This research was done by means of retrospective observational that is considered the factor that can affect Bale Sakenem Building Anthropometry. From the data analyze of research identification, 30% height bataran not in accordance with the average size of an ideal height bataran and 20% height bale-bale also not in accordance with the average of the ideal height bale-bale in Bale Sakenem building in the Central Singapadu Gianyar have not yet undertaken anthropometry users and more dominant to follow measurements that based on the size of Undagi, as a consequence there was uncomfortableness. Height bataran and height bale-bale is based on the tolerance of anthropometry using the 95 percentile and 5 percentile for tolerance limi

    KAJIAN MENGENAI SUSUT BERAT DAN KARAKTERISTIK KENTANG YANG DISIMPAN PADA SUHU RENDAH

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa pada bulan Desember 2015 sampai Maret 2016. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk menganalisa dan menjabarkan perubahan susut berat dan karakteristik kentang yang disimpan pada suhu rendah. Penelitian menggunakan Rancang Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor I : suhu penyimpanan yang terdiri dari tiga level yaitu 8 ± 2°C (coolbox), 12 ± 2°C (refrigerator), dan -3 ± 2°C (freezer) dan faktor II : lama penyimpanan (4, 8, dan 12 hari). Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak dua kali sehingga diperoleh 18 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi/interaksi antara perlakuan suhu dan lama penyimpanan menunjukan pengaruh yang berbeda tidak nyata (P>0,05). Perlakuan suhu penyimpanan memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) pada kadar air, vitamin C, dan kadar pati kentanag, tetapi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap susut bobot kentang. Lama penyimpanan memberikan pengaruh tidak nyata pada kadar air kentang. Rata-rata susut bobot berkisar antara 0,4469% - 1,0703%, kadar air berkisar antara 81,2770% - 85,3442%, vitamin C (2,7233% - 3,0545%) dan kadar air pati berkisat antara 6,3004% - 8,4908%. Penyusutan berat kentang tertinggi terdapat pada penyimpanan pada suhu -3 ±2°C (freezer). Penyimpanan kentang yang paling efektif untuk mempertahankan berat dan karakteristik kentang yaitu pada suhu 12 ±2°C (refrigerator) dengan lama penyimpanan empat hari. Perlakuan suhu penyimpanan tidak terlalu memberikan pengaruh terhadap kadar pati kentang, tetapi perakuan lama penyimpanan menurunkan kadar pati seiring dengan semakin lamanya penyimpanan

    The Impact of General Agreement on Trade in Services For The Operation Of Foreign Banks In Indonesia

    Get PDF
    In Uruguay Round 1994, all participants committed to establish a multilateral framework of principles and rules for trade in services which was assumed as the proliferation of liberalization. It was comprehensively accepted as General Agreement on Trade in Services (GATS) that became inseparable part of World Trade Organization (WTO). They had hoped if GATS that entered into force in January 1, 1995, could remove any restrictions and internal governmental regulations in the area of services whose impact eventually emerged trade harassment. According to GATS, its substantial coverage encompassing bank as a legally binded sector in liberalization of trade in services. Indonesia agreed unanimously to be bound by GATS through promulgating Act 7 of 1994. Hence, the sui generis (specific) regulation of bank sector was revised which gradually allowed the operation of foreign banks in Indonesia. This paper attempts to identify and analyze meticulously what sort of impact arise from liberalization of bank service based on four modes of supplying services under article 1 of GATS encompassing cross-border supply, consumption abroad, commercial presence, and natural persons presence. In order to yield clear and objective explanation, its impact will be divided into positive impact and negative impact which significantly influenced the economic development in Indonesia

    HUKUM OUTSOURCING: Konsep Alih Daya, Bentuk Perlindungan, dan Kepastian Hukum

    Get PDF
    Penjelasan dalam buku ini merupakan pengkajian secara normatif dan mendalam mengenai perlindungan hukum pekerja outsourcing ditinjau dari prinsip keadilan, kepastian hukum, dan Hak Asasi Manusia (HAM). Perlindungan hukum pekerja outsourcing dari segi prinsip keadilan menelaah mengenai 1) prinsip keadilan dalam perjanjian dan hubungan kerja, 2) prinsip keadilan (kesetaraan) dalam pengaturan upah dan kesejahteraan pekerja outsourcing. Dalam mengkaji perlindungan hukum pekerja outsourcing ditinjau dari prinsip kepastian hukum diungkapkan tentang 1) Kepastian hukum dalam perlindungan preventif pekerja outsourcing, yang meliputi telaahan (a) kepastian hubungan kerja; (b) kepastian jenis pekerjaan pekerja outsourcing; dan (c) kepastian hukum bentuk badan hukum perusahaan outsourcing. Sedangkan pembahasan perlindungan hukum pekerja outsourcing ditinjau dari prinsip HAM, menekankan telaahan pada: hak atas pekerja, imbalan dan perlakuan yang adil dan layak; 2) hak atas jaminan sosial (Jamsostek); 3) hak berserikat pekerja outsourcing dan keterwakilannya dalam melakukan perundingan dengan pengusaha. Dari beberapa kasus yang terjadi, perlindungan hukum pada pekerja outsourcing masih belum mencerminkan prinsip keadilan, karena nampaknya hukum yang melindungi para pekerja outsourcing belum memadai dan butuh dikaji ulang. Maka rekomendasi terhadap UU No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dan UU No. 3 Tahun 1992 tentang jaminan sosial tenaga kerja agar pekerja outsourcing menjadi lebih eksis dan konstitusional sangat perlu untuk dipertimbangkan

    1,934

    full texts

    2,000

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Warmadewa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇