2000 research outputs found
Sort by
Pemetaan Ancaman Gerakan Tanah berdasarkan Indeks Stabilitas pada ekstensi SINMAP di Kabupaten Bangli, Bali
Pemetaan ancaman gerakan tanah dengan menggunakan indeks stabilitas tanah pada ekstensi SINMAP (Soil Stability Index Mapping), menggunakan parameter tanah berupa nilai kohesi (c), sudut gesek internal tanah () dan nilai konduktifitas hidrolik tanah (ks) tersebut untuk prediksi gerakan tanah berdasarkan nilai keamanan (FS). Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Bangli. Data terdiri dari: (1) ASTER DEM; (2) sifat-sifat fisik tanah; (3) curah hujan; dan (4) titik longsor hasil survei GPS. SINMAP menghitung indeks stabilitas tanah atau angka keamanan dengan asumsi bahwa proses longsor merupakan hasil kombinasi dari: sifat-sifat fisik tanah wilayah, kemiringan lereng, tata guna lahan dan curah hujan. Interaksi antara ke empat faktor tersebut diintegrasikan di dalam SINMAP dan diklasifikasikan dalam suatu nilai indeks stabilitas tanah. Hasil studi menunjukkan 74% dari wilayah Kabupaten Bangli berada pada zona stabil, 5% berada pada zona agak stabil, 6% berada pada zona kurang stabil, 4% berada pada zona batas bawah longsor, 3% berada pada zona batas atas longsor dan 8% untuk wilayah terjadi longsor. Sebagian besar wilayah dalam zona batas bawah dan batas atas longsor, sedangkan potensi zona longsor terbanyak terjadi di Kecamatan Kintamani yaitu sekitar kaldera Gunung Batur dan lereng Gunung Abang dengan jumlah titik longsor 208 titik dan sebagian kecil berada sisi barat utara Kabupaten Bangli
PAKET TEKNOLOGI TEPAT GUNA PEMINDANGAN IKAN TONGKOL
Paket Aplikasi Teknik Penanganan Ikan Tongkol Segar ini disusun dengan maksud untuk membantu mengarahkan para nelayan, pedagang ikan, pengolah ikan, para mahasiswa, para pembaca untuk memahami tentang penanganan ikan segar dengan penggunaan bahan pengawet yang boleh digunakan, jenis ikan, selama transportasi, lama penyimpanan dan segala aspeknya. Adanya paket ini diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang paket yang tepat untuk penanganan ikan segar dan permasalahannya
PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG UNTUK HOTEL GRAND BALI MATAHARI
Dalam perencanaan suatu struktur, pembebanan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena dalam perencanaan dimensi tiap – tiap struktur tergantung pada beberapa hal antara lain : panjang bentang, besarnya beban pada suatu bangunan dan fungsi bangunan tersebut. Dalam perencanaan ini pembebanan diperlakukan dengan cara konvensional, artinya bahwa beban yang ada pada struktur tersebut dilimpahkan pada struktur lain yang lebih kokoh, misalnya beban pelat yang dilimpahkan ke balok yang diteruskan ke kolom dan dari kolom diteruskan pada pondasi.
Perencanaan struktur tugas akhir ini direncanakan sesuai dengan SNI 03-2847-2002 Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK UREA, BIOURINE DAN KOMBINASINYA TERHADAP TINGKAT PRODUKTIFITAS RUMPUT GAJAH KATE (Pennisetum purpureum CV. Mott) PADA SETIAP UMUR PEMOTONGAN
Dalam dunia peternakan, pakan ternak merupakan faktor yang sangat menentukan berhasil tidaknya suatu usaha peternakan. Hal ini di karenakan 60 – 80 % biaya produksi di dalam usaha peternakan tertanam pada sektor makanan (Nitis, 1980). Mengingat pentingnya hijaun makanan ternak bagi ternak, maka peningkatan mutu dan produksi hijauan perlu ditingkatkan. Untuk mencapai hal tersebut telah dikembangkan beberapa jenis hijauan makanan ternak yang mengalami pengujian dan berkualitas serta produksi tinggi dari luar negeri ke pulau Bali, salah satunya jenis rumput Gajah Kate (Pennisetum purpureum CV. Mott).
Peneltian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 3 kelompok dan 9 perlakuan. Perlakuan yang diberikan adalah pupuk urea, Biourine dan Kombinasinya yang dilakukan di Stasiun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa mulai dari tanggal 10 Maret 2015 sampai dengan tanggal 7 Agustus 2015. Variabel yang di amati adalah : berat segar, berat segar daun, berat segar batang, berat kering daun, dan berat kering batang pada umur pemotongan pertama, kedua dan ketiga.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan dengan menggunakan pupuk urea, Biourine dan kombinasinya berpengaruh tidak nyata (P>0,01) terhadap semua variabel produksi rumput Gaja Kate pada semua umur pemotongan.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan pupuk urea, biourin dan kombinasinya berbeda tidak nyata pada semua variabel yang diamati pada semua tingkat umur pemotongan
SUMBER DAYA MANUSIA BERMARTABAT: DARI TEKNOKRATIK KE KARAKTER
Orthodoxy is the present state that we must prepare to face the challenges of the age symbolized by the new mysticism, the number "2020". Economic challenges most noticeable each country according to proponents of technocratic is to increase the added value potential (which can be donated by citizens respectively) to the global economy, by improving skills and their abilities and improving infrastructure facilities that can link the skills and expertise it with (the needs of ) the world market. The main component in this effort is to increase the ability to produce goods and services that are solid knowledge and information. In other words, the mastery of science and information technology (IT) is a necessity. Proponents of humanist-spiritualist want to equip it with the formation of good character in the process of human resource development. This strategy wants more "humanizing" human development by making themselves as the center (not industrial), with its main source of creativity and personal commitment (not capital)
Role Playing Increases Student's Scores of Final Examination in the Block Medical Professionalism
Medical professionalism education is one of very important curriculum components in medical education. Development and improvement of the module of the Block Medical Professionalism are the bridge to yielding a good, capable and professional medical doctor. The development of the module can be conducted in various ways, one of which is by applying the method of role playing. Role playing method applied at Block Medical Professionalism of 2012 was compared to Block Medical Professionalism of 201in which role playing was not applied This research aimed to assess if there was increase of the result score of the students’ final test, total number of passing students, and students’ self motivation to study individually. The study results showed a higher number of passing students in medical professionalism block of 2012 as compared to medical professionalism block of 2011 (83.7% vs 32.2%). There was a significant correlation between role playing and the mean score of the students’ final test (p<0.05) and with the number of passing students (p<0.05). Most student felt more motivated to learn medical professionalism (94.55%). Application of role playing method can improve the final test score, total number of passing students, and students’ self motivation to study medical professionalism of 2012
Perubahan Garis Pantai dengan Citra Satelit di Kabupaten Gianyar
Perkembangan teknologi yang cukup cepat membuat arah studi monitoring dan analisa perubahan garis pantai lebih banyak menggunakan citra satelit penginderaan jauh. Pemanfaatan citra satelit dalam monitoring dan analisa perubahan garis pantai sudah banyak dilakukan, antara lain: Landsat, Quickbird, Allos dan IKONOS. Pada penelitian ini dilakukan analisa terhadap perubahan garis pantai dan laju erosi dengan dengan membandingkan 2 (dua) buah citra satelit yaitu data citra satelit SPOT 5 pada tahun 2009 memiliki resolusi spasial 10 m (multispectral) dan SPOT 6/SPOT 7 pada tahun 2015 yang memiliki resolusi hingga 1.5 m yang nantinya akan dilakukan koreksi dengan hasil pengamatan lapangan untuk kawasan pantai di Kabupaten Gianyar. Penelitian ini memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat sebagai data dasar (data base) dalam pengambilan keputusan untuk penanganan kawasan pantai. Hasil analisa menunjukan bahwa rata-rata perubahan garis pantai yang terjadi di Kabupaten Gianyar berdasarkan citra satelit SPOT tahun 2009 dan 2015 adalah sebesar 22.441 m. Rata-rata laju erosi pantai yang terjadi di Kabupaten Gianyar berdasarkan citra satelit SPOT tahun 2009 dan 2015 adalah sebesar 3.202 m/tahun
KEDAULATAN RAKYAT DI DALAM UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945
Kedaulatan dalam bahasa latinnya disebut supremus, dalam bahasa Inggrisnya disebut sovereignty yang berarti tertinggi. Kedaulatan dalam bahasa Arab daulah, daulat yang artinya kekuasaan. Kedaulatan dari berbagai bahasa itu dapat diartikan sebagai wewenang satu kesatuan politik. Jadi, kedaulatan adalah sebagai kekuasaan yang tertinggi dalam suatu negara atau kesatuan yang tidak terletak di bawah kekuasaan lain. Dengan demikian, pengertian kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi dalam suatu negara
KONSEP PERENCANAAN BANGUNAN JETTY UNTUK PENATAAN KAWASAN MUARA SUNGAI DAN PANTAI BERBASIS LINGKUNGAN
Muara sungai memiliki arti lebih luas dan terdiri dari mulut sungai (river mouth) dan estuari (estuary). Mulut sungai adalah bagian paling akhir dari hilir sungai, di mana secara fisik sungai bertemu dengan laut. Estuari adalah bagian dari sungai yang masih dipengaruhi oleh gaya-gaya pasang surut (pasut). Estuari merupakan kawasan di sekitar mulut sungai di mana air tawar dan air asin bertemu dan bercampur sehingga membentuk sebuah lingkungan dinamis, menerima pasokan air tawar dari sungai, dan air asin dari laut. Jetty adalah bangunan tegak lurus pantai yang diletakan di kedua sisi muara sungai yang berfungsi untuk mengurangi pendangkalan alur oleh sedimen pantai, dan digunakan untuk menghalangi aliran air dari sungai yang berbelok dan membuat terjadinya erosi pada pantai. Bangunan pengaman pantai digunakan untuk melindungi pantai dari kerusakan karena serangan gelombang dan arus. Konsep perencanaan bangunan jetty di muara sungai ditinjau dari sosial budaya, lingkungan dan ekonomi. Cara penataan kawasan muara sungai dan pantai adalah dengan menanami dengan tanaman penutup pada bukit-bukit yang gundul. Pada tebing-lebing yang miring atau curam ditanami dengan tanam-tanaman keras. Menghutankan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan tanam-tanaman keras. Pengolahan lahan pertanian di lereng-lereng gunung dan daerah-daerah miring dilakukan secara sengkedan, Menghutankan daerah pantai dengan tanaman bakau atau api-api. Dan membangun bangunanbangunan pemecah ombak pada pantai-pantai yang bertebing curam. Kontsruksi penataan muara sungai dengan bangunan jetty dan untuk pengamanan kawasan pantai dari erosi adalah dengan revetment atau sand nourishment
KONSERVASI BANGUNAN BERSEJARAH : Studi Kasus Bangunan Peribadatan di Pulau Bali
Pemerintah Indonesia sebenarnya sangat peduli dengan bidang pelestarian. Indonesia juga tidak dapat menghindari proses globalisasi. Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah bagaimanakah mengadakan perubahan menuju masyarakat baru, tetapi tidak tercerabut dari akar sejarah dan tradisi ?. Diperlukan cara untuk mengelola perubahan melalui konservasi menuju masyarakat baru, tetapi tidak tercerabut dari akar sejarah dan tradisi. Konservasi dapat meliputi seluruh kegiatan pemeliharan sesuai dengan situasi dan kondisi setempat. Konservasi dapat dilakukan melalui pendekatan “continuity and change” serta jaminan ekonomi. Berdasarkan perjalanan sejarah leluhur orang Bali dan konsep Tri Hita Karana (Parhyangan / Spiritual – Pawongan / Sosial – Palemahan / Lingkungan) banyak dalam areal pura-pura besar di Bali dan pada tempat-tempat umum lainnya dibangun bangunan peribadatan untuk umat beragama Budha dan agama lainnya menggunakan langgam arsitektur yang selaras dengan arsitektur Bali pada umumnya. Pengalaman konservasi pada konteks tertentu dari aspek sosial budaya di Bali dapat dilepaskan (detachable), yang kemudian diharapkan dapat dipakai pada konteks lain di Medan dengan beberapa penyesuaian sesuai kondisi setempat