3183 research outputs found
Sort by
PENGARUH PERAN ORANG TUA TERHADAP KECERDASAN SOSIAL SISWA KELAS XI MADRASAH ALIYAH DARUL FAIZIN MOJOWARNO JOMBANG
Orang tua berperan penting dalam berkomunikasi dengan lingkungan sosialnya. Karena
itu peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian ini, adapun tujuan adalah untuk
mengetahui pengaruh peran orang tua terhadap kecerdasan sosial siswa kelas XI MA
Darul Faizin Mojowarno Jombang, adapun pendekatan yang digunakan yaitu
pendekatan kuantitatif. untuk memperoleh data X dan Y, Pengumpulan data
menggunakan metode observasi, angket sebagai instrumen dan dianalisis dengan teknik
analisis korelasi Regresi Linier Sederhana. Hasil ini menunjukkan bahwa: 1) hasil peran
orang tua siswa dalam pembentukan kecerdasan sosial siswa 74% tergolong kategori
cukup baik. 2) hasil kecerdasan sosial siswa 82% tergolong kategori baik.. 3) pengaruh
peran orang tua terhadap kecerdasan sosial siswa kelas XI Madrasah Aliyah Darul faizin
Mojowarno, hal ini dibuktikan dengan analisis nilai signifikan dari tabel coefficient
diatas, 0,00 < 0,05 (0,00 lebih kecil dari 0,05) dengan diperoleh hasil t , diketahui nilai
thitung sebesar 4.525 > ttabel sebesar 3.841 (4.525 lebih besar dari 3.841). sehingga dapat
diketahui bahwa Ha di terima dan Ho di tolak.
Kata kunci: peran orang tua, kecerdasan sosia
PENCEGAHAN TB PARU DENGAN BATUK EFEKTIF DAN ETIKA BATUK
Kasus tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan mycobacterium tuberculosis dan menjadi permasalahan yang serius di Indonesia. Penderita tuberkulosis paru menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk droplet (percikan dahak). Droplet yang mengandung kuman dapat bertahan di udara pada suhu kamar selama beberapa jam. Infeksi terjadi apabila seseorang menghirup udara yang mengandung percikan dahak infeksius tersebut. Puskesmas Cukir Jombang merupakan wilayah puskesmas yang angka kejadian TB paru terbanyak di kabupaten Jombang dan suatu tempat yang padat penduduk terdapat perumahan warga yang berdempetan dan kurangnya ventilasi sehingga resiko penyebaran bakteri tuberkulosis yang tinggi. Sehingga pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyebaran tuberkulosis paru dengan batuk efektik, merubah perilaku hidup sehat dan bersih agar terhindar dari penyakit Tuberkulosis. Metode dalam pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan dan demostrasi dengan media leaflet dan video. Pengabdian masyarakat ini dilakukan selama 1 bulan (Januari 2022). Kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan peningkatan pengetahuan warga sebelum dilakukan kegiatan hasil pre test responden berpengetahuan baik sebanyak 10 responden (21,7%) dan setelah diberikan penyuluhan dan demonstrasi responden berpengetahuan baik menjadi 31 responden (67,4%). Dengan adanya program pengabdian masyarakat ini, masyarakat dapat menerapkan batuk efektif dan etika batuk dalam mencegah penyebaran Tuberkulosis paru secara mandiri dan mempertahankannya untuk hidup lebih bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit menular lainnya
PENINGKATAN KUWALITAS KESEHATAN ANAK DENGAN SKREENING TUMBUH KEMBANG DAN PROMOSI KESEHATAN ( TK AL ISLAMIYAH JOGOROTO JOMBANG)
Children's health is the nation's future asset. The period of child growth has started from the first year of life, especially the period since the fetus is in the womb. Good and sufficient nutrition, good health status, proper parenting, and proper stimulation during this period will help children grow healthy and be able to achieve their optimal abilities. Appropriate stimulation will stimulate the toddler's brain so that the development of movement, speech and language abilities, socialization and independence in toddlers takes place optimally according to the child's age. Structured growth and development screening is an effort to detect early deviations in growth and development in children, so that appropriate treatment can be carried out immediately. Family knowledge, especially mothers in supporting good parenting efforts for children, especially toddlers, greatly supports the success of growth and development in children.Community service activities include; growth and development screening and parenting on growth and development in preschool-aged children. This activity involved 32 children in PAUD and TK Al Islamiyah, and 32 parents (mothers or caregivers) to participate in parenting activities. Growth and development screening uses the KPSP assessment format (Kemenkes RI). Meanwhile, for parenting, the SAP of Health Education and questionnaires were used to assess knowledge before and after receiving parenting. The results of health screening showed that 44% of children had growth and development status in the inappropriate/deviant category, and 34% had poor nutritional status. Mother's knowledge about the growth and development of preschool children increased significantly after getting parenting.Factors causing growth and development status in the inappropriate/deviant category are; nutritional status of children, parental knowledge and lack of parental stimulation of child development tasks. Early detection is expected to be able to become an evaluation so that stimulation of growth and development can be carried out optimally
HUBUNGAN KONSUMSI MIE INSTAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS REMAJA SMA DARUL ULUM 1 UNGGULAN BPP-TEKNOLOGI PETERONGAN JOMBANG
Pendahuluan: Remaja saat ini sering mengkonsumsi makanan dengangizi yang
tidak seimbang, terbiasa untuk tidak sarapan pagi sebelum berangkat kesekolah,
sering jajan diluar rumah, kurang mengkonsumsi buah dan sayur. Selain itu
makanan yang sering dikonsumsi remaja makanan instan atau siap saji yang saat
ini menjadi pilihan makanan pengganti nasi salah satunya mie instan yang dikemas
dengan besar kalori serta miskin zat gizi berarti yang lain semacam vit, mineral,
serta serat dimana tidak buat kesehatan. Sebagian isi utamanya merupakan
karbohidrat, protein tepung serta lemak( baik dari mie itu sendiri ataupun minyak
sayur dalam sachet). Akibat yang terjalin bila mie instan selalu dikomsumsi dalam
tiap hari ialah Menghambat Penyerapan Nutrisi, Menimbulkan Kanker,
Menimbulkan Keguguran, Mengacaukan metabolisme tubuh, Bahaya Propylene
glycol, Bahaya untuk pencernaan, serta Obesitas ataupun Kegemukan. Obesitas
ialah perubahan gaya hidup dan pola makan yang dimana komposisi yang
mengandung tinggi kalori, lemak, karbohidrat, kolesterol serta natrium, namun
rendah serat seperti fast food (fried chiken, hamburger) dapat menimbulkan
ketidakseimbangan asupan gizi dan merupakan salah satu faktor risiko terhadap
munculnya obesitas pada remaja. Tujuan penelitian : Untuk menganalisis antara
hubungan konsusmsi mie instan dengan kejadian obesitas remaja.
Metode: Desain penelitian ini adalah korelasi, Populasi dalam penelitian ini remaja
SMA kelas 10 dan 11 sebanyak 413 dengan menggunakan teknik Simple random
sampling di dapatkan jumlah sampel 81 remaja. Alat ukur yang digunakan
kuesioner diberikan waktu untuk mengisis 15-30 menit. di uji menggunakan uji
statistic sperman rho dengan taraf signifikasi 12% (α=0,101).
Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada Hubungan konsumsi mie
instan dengan kejadian obesitas dapat diketahui dari uji sperman didapatkan nilai
p(0,101). Dari hasil tersebut bahwa p-value (0,101) >0,05 ini menunjukan bahwa
tidak ada hubungan yang signifikan konsumsi mie instan dengan kejadian obesitas
pada remaja di SMA Darul Ulum 1 Unggulan BPP-Teknologi Peterongan
Jombang.
Kesimpulan : Berdasarkan pembahasan diatas bahwa tidak ada hubungan
konsumsi mie instan dengan kejadian obesitas dikarenakan obesitas bukan pemicu
karna konsumsi mie instan saja tetapi Faktor genetik, Faktor lingkungan, Faktor
Psikososial, Faktor kesehatan, Faktor pertumbuhan, serta Kegiatan fisik.
Kata kunci : Mie Instan, Obesita
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENCARIAN TUTOR PRIVAT BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN FRAMEWORK 7
Sistem Informasi Pencarian Tutor Privat Berbasis
Android Menggunakan Framework 7 merupakan sebuah
sistem aplikasi yang dirancang untuk mempermudah
dalam pencarian tutor yang dilakukan oleh murid atau wali
murid untuk mendapatkan tutor yang sesuai dengan
kebutuhannya, serta mempermudah tutor atau lembaga
bimbingan untuk mempromosikan lembaga bimbingan
belajar melalui sistem. Dengan dibuatnya sistem ini, di
harapkan dapat mempermudah murid mendapatkan tutor
dengan cepat dan sesuai dengan yang diinginkan. Wali
murid dapat memantau kegiatan belajar murid melalui
laporan harian yang telah dilaporkan oleh tutor. Kepala
lembaga bimbingan belajar juga dapat mendaftarkan
lembaga, tutor, program bimbingan belajar kedalam
sistem. Tutor dapat menerima atau menolak calon murid
yang mendaftar program bimbingannya. Admin sistem
dapat mengkonfirmasi lembaga bimbingan belajar yang
mendaftar pada sistem. Sistem ini dirancang berbasis
Android yang dirancang menggunakan UML dan
dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan
database SQL. Sistem ini memiliki fitur seperti notifikasi
pada pendaftaran dan penerimaan murid. Fitur
pembayaran menggunakan cetak foto bukti pembayaran.
Fitur laporan hasil belajar. Fitur Feedback sebagai media
promosi sistem. Metode yang digunakan dalam
perancangan sistem ini adalah metode Fountain dan
observasi dalam pengumpulan data.
Kata Kunci: murid, tutor, lembaga bimbingan belajar,
pencarian
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI UANG SAKU SANTRI DI ASRAMA IBNU SINA PONPES INDUK DARUL ULUM BERBASIS WEB
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan
islam tertua di Indonesia, seiring dengan pesatnya
perkembangan teknologi informasi yang sudah merambah ke
semua bidang. Pondok pesantren Darul Ulum dalam
pelayanannya terutama di bidang adminitrasi uang saku masih
menggunakan cara manual dimana santri akan datang ke
ruang administrasi dengan membawa kartu bukti uang saku
yang kemudian akan dilayani oleh pembina. Beberapa hal
diatas bisa menimbulkan masalah seperti data-data penting
hilang, rentannya manipulasi dan kesalahan data lainnya.
Selain itu sering juga terjadi kesalahpahaman antara pembina
dan wali santri dalam penyampaian data uang saku. Untuk
mengatasi masalah diatas maka diperlukan sebuah sistem
administrasi santri yang dapat mengelola uang saku, pelaporan
serta penyebaran informasi terkait uang saku. Penulis
merancang dan membangun sistem informasi administrasi
uang saku yang terintegrasi payment gateway berbasis web ini
menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman dan MySQL
sebagai database. Sistem ini memiliki beberapa fitur antara lain
adalah : fitur informasi data santri, fitur penitipan (transfer uang
saku), fitur histori uang saku santri, fitur pengambilan uang saku
santri, dan fitur tabungan santri. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode waterfall. Hasil penelitian
menunjukan sistem dapat melayani proses uang saku santri
dan dapat membantu pihak yayasan lebih tepatnya pembina
asrama dalam mengelola dan menyebarkan informasi terkait
uang saku santri.
Kata Kunci: Uang Saku, Pondok Pesantren, Santri,
Walisantri, Waterfall
PENGARUH RELAKSASI OTOT PROGRESIF (PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION) TERHADAP TINGKAT STRES SAAT MENGHADAPI UJIAN PADA SANTRIWATI KELAS 1 DINIYAH ASRAMA X HURUN INN
Latar Belakang: Pondok pesantren merupakan salah satu wujud pendidikan
berbasis agama dengan menjalankan 2 sistem kurikulum pendidikan yang berbeda
dari kurikulum sekolah umum dan kurikulum pesantren hal ini tentu akan menjadi
stresor tersendiri bagi santri putri. Santri putri yang mengalami stres gejalagejalanya akan terlihat baik secara fisik maupun psikologis. Relaksasi otot
progresif (progressive muscle relaxation) menjadi salah satu metode yang
mengajarkan bagaimana mengendalikan factor-faktor penyebab stres dengan
relaksasi otot rangka secara simultan. Tujuan penelitian: untuk mengetahui
pengaruh relaksasi otot progresif (progressive muscle relaxation) terhadap tingkat
stres saat menghadapi ujian pada santriwati.
Metode: Desain penelitian menggunakan Pra Eksperimental One Group PretestPosttest Design teknik Simple Random Sampling. Populasinya yaitu 45 santriwati
dengan jumlah sampel 31 responden. Dengan pemberian perlakuan relaksasi otot
progresif (progressive muscle relaxation) selama 20-30 menit. Yang mana tingkat
stres responden akan diukur menggunakan kuesioner DASS 42 setelah 2x
perlakuan. Analisa data yang digunakan uji paired sampel t test dengan tingkat
kemaknaan p 0,05.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat stres pada santriwati sebelum
perlakuan sebagian besar berada dalam tingkat stres dan sebagian kecil dalam
tingkat stres normal. Setelah perlakuan sebagian besar berada dalam tingkat stres
normal dan sebagian kecil berada dalam tingkat stres ringan. Hasil analisa dengan
tingkat kemaknaan α = 0,05 didapatkan bahwa ρ < α atau 0,000 < 0,05 artinya ada
pengaruh relaksasi otot progresif (progressive muscle relaxation) terhadap
penurunan tingkat stres. Pembahasan: Penurunan tingkat stres sangat
dipengaruhi oleh kerutinan responden dalam melakukan relaksasi otot progresif,
yang mana jika dilakukan rutin 2 kali dalam satu minggu 3 akan terjadi penurunan
tingkat stres yang dialami.
Kata kunci : stres, relaksasi otot progresif (progressive muscle relaxation),
santriwati
FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPARAHAN PADA PASIEN COVID-19 DI RSUD KABUPATEN JOMBANG
Pasien Covid-19 dengan risiko keparahan tinggi bahkan kematian
memiliki beberapa ciri, diantaranya, faktor usia, jenis kelamin, dan memiliki
masalah kesehatan seperti penyakit kardiovaskular, hipertensi, penyakit paru, dan
diabetes melitus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara faktor
risiko usia, jenis kelamin, dan penyakit komorbid dengan tingkat keparahan pada
pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Jombang. Penelitian dilakukan secara
observasional dengan rancangan cross sectional, populasi sebanyak 1.708 rekam
medis pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di RSUD Kabupaten Jombang pada
Januari-Desember 2021, jumlah sampel 175 rekam medis yang memenuhi kriteria
inklusi dan ekslusi dengan random sampling. Variabel independent meliputi usia,
jenis kelamin, dan penyakit komorbid. Variabel dependent tingkat keparahan
Covid-19. Instrumen menggunakan observasi rekam medis pasien, data dianalisis
menggunakan uji chi-square dengan nilai signifikansi (ρ<0,05). Hasil penelitian
ini faktor risiko yang memiliki hubungan dengan tingkat keparahan pada pasien
Covid-19 adalah usia (ρ=0.000; OR=5,4; 95%CI=2,7-10,8), penyakit komorbid
(ρ=0.000; OR=6,4; 95%CI=3.2-12.6). Dan faktor risiko yang tidak memiliki
hubungan dengan tingkat keparahan pada pasien Covid-19 adalah jenis kelamin
(ρ=0.814; OR=1,1; 95% CI=0,6-2). Adapun faktor risiko paling dominan
berhubungan dengan tingkat keparahan adalah usia dengan odds ratio sebesar
0,324. Pada usia yang lebih tua akan rentan mengalami keparahan karena
menurunnya sistem imun dan fungsi organ, begitupun dengan adanya penyakit
komorbid akan memiliki hasil kesehatan yang lebih buruk. Perhatian lebih pada
kelompok berisiko dalam upaya mempertahankan respon imun yang bermanfaat
untuk melawan SARS-CoV-2 dan mengurangi peradangan yang mengarah pada
gejala klinis yang parah dan hasil yang buruk. Dan pada pasien dengan penyakit
komorbid untuk menyesuaikan pengobatan dan penilaian prognosisnya.
Kata kunci : Covid-19, faktor risiko, tingkat keparaha
STUDI KASUS KETERPAPARAN PORNOGRAFI, KECENDERUNGAN ORIENTASI SEKSUAL DAN PERAN TEMAN SEBAYA DI POSYANDU REMAJA DESA NGELELE
Pornografi berasal Iranian language Indonesian Yunani,yaitu
pornographos rule terdiri dari dua personalised organization porne (=a whore)
berarti prostitusi, pelacuran dan graphein (= to compose, drawing) berarti menulis
atau menggambar. Secara harfiah dapat diartikan sebagai tulisan atau gambar
tentang pelacur (terkadang juga disingkat menjadi "pornography," atau "porno").
masalah pornografi, berarti kita harus menyiapkan diri untuk mengetahui mulai dari
efek kecanduan sampai efek pelampiasan hasrat seksual yang diakibatkan materi
pornografis. Pornografi sendiri tidak bisa kita lepaskan dari masalah perilaku
seksual sampai kejahatan seksual. Pornografi adalah segala bentuk produk media
yang bernuansa seksual atau rule mengeksploitasikan perilaku seksual manusia.
Desain penelitian menggunakan deskriptif pendekatan studi kasus, Jumlah populasi
pada penelitian ini adalah 58 responden, Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50
responden, pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling
dengan kriteria penelitian.
Hasil penelitian didapatkan sebagian remaja mengalami keterpaparan pronografi
sebanyak 22 remaja (44%), sebagian kecil remaja memiliki pengetahuan cukup
tentang keterpaparan Pornografi sebanyak 19 (38%), dan sebagian kecil remaja
memeliki keterpaparan yang lemah yaitu 1 remaja (2%) menunjukan yang memiliki
memiliki kecenderungan orientasi seksual pada remaja di posyandu remaja desa
ngelele tidak ada karena di peroleh data sebanyak 36 remaja (72%) Lemah terhadap
kecenderungan orientasi seksual, dan sebanyak 14 (28%) remaja memiliki data
cukup untuk kecenderungan orientasi seksual. Peran teman sebaya menunjukan
bahwa peran teman sebaya di desa Nglele Sumobito Jombang diperoleh hasil bahwa
peran teman sebaya dalam keterpaparan pornografi kuat 32 (64%) dan yang
memiliki perolehan cukup sebanyak 9 (18 %), dan lemah sebanyak 3 (6%).
Kata kunci : Keterpaparan Pornografi, Orientasi Seksual, Peran Teman Sebay