3183 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN LKS DIGITAL BERBASIS ETNOMATEMATIKA GAMELAN JAWA GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA KELAS 8
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan suatu produk yaitu lembar kerja siswa digital berbasis etnomatematika gamelan Jawa dalam versi android dan komputer yang bisa digunakan untuk proses belajar pada materi baris dan deret aritmetika serta meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa. Prosedur dan penelitian yang digunakan dalam pengembangan ini ialah ADDIE yang dikembangkan oleh Dick dan Carry. Model pengembangan ini terdiri dari 5 langkah yakni, 1) analisis (analyze), 2) perancangan (design), 3) pengembangan (development), 4) implementasi (implementation), dan 5) evaluasi (evaluation) (Cahyadi, 2019: 36).
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar validasi LKS digital GAMBATE, penyebaran angket kepraktisan kepada siswa dan guru kelas VIII di Mts Plus Darul Ulum, dan pemberin pretes sebelum penggunaan LKS digital GAMBATE serta pemberian soal postes setelah menggunkana LKS digital GAMBATE. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKS digital berbasis etnomatematika praktis dengan presentase kepraktisan 88,6 % dan cukup valid dengan presentase kevalidan 70,2%. LKS digital berbasis etnomatematika gamelan Jawa ini masih rendah tingkat kefektifannya dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa. Hal ini dibuktikan dari hasil N-gain skor yang menunjukkan kriteria bahwa LKS digital berbasis gamelan Jawa ini < 30%.
Kata Kunci : LKS digital, Etnomatematika, Literasi matematika, Barisan Aritmetika dan Gamelan Jawa
ASUHAN KEBIDANAN MULAI KEHAMILAN TM.III SAMPAI DENGAN NIFAS DAN KB PADA NY. “K” DI TPMB SITI ROFIA’TUN, S.ST., DESA SAMBIREJO KECAMATAN JOGOROTO KABUPATEN JOMBANG
Proses kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir
merupakan proses fisiologis yang dilewati oleh semua
ibu hamil, namun tetap harus diwaspadai apabila terjadi hal-hal yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan
bayi, terutama pada ibu yang tidak mendapatkan asuhan
yang dimulai dari kehamilan, melahirkan, nifas neonatus dan pemasangan alat kontrasepsi dari tenaga
kesehatan. Sehingga Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih tinggi.
Tujuan dari laporan tugas akhir ini ialah memberikan asuhan kebidanan secara Continuity Of
Care pada ibuhamil, bersalin, masa nifas, Neonatus dan keluarga berencana dengan mengunakan manajemen
kebidanan Continuity Of Care yang dilakukan oleh penulis dimulai dari masa ibu hamil Trimester
III, bersalin, masa nifas, bayi baru lahir dan kelurga berencana yang berkelanjutan menggunakan standar
asuhan kebidanan dan soap.
Metode yang digunakan adalah Continuity Of Care yaitu asuhan kebidanan yang dimulai dari masa
kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, dan keluarga berencana. Asuhan diberikan di TPMB Siti Rofi’atun
yang dimulai dari tanggal 30 Maret 2022 sampai 11Juni 20 22. Kunjungan asuhan kebidanan
dilakukan di rumah ibu dan di TPMB dengan kunjungan hamil sebanyak 3 kali, bersalin 1
kali, nifas 3 kali, neonatus 2 kali dan KB 2 kali.
Dari Asuhan Kebidanan (Continuity Of Care) yang telah dilakukan didapatkan hasil pada saat kehamilan ibu
tidak ada komplikasi apapun, pada saat persalinan ibu dirujuk di RS. Pelengkap Jombang atas indikasi
LTP dan oligohidramnion kala I sampai dengan kala IV fisiologis dan selama masa nifas ibu fisiologis, neona
tus tidak ada komplikasi apapun dan pada saat KB ibu belum ingin menggunakan alat kontrasepsi dalam
waktu dekat. Setelah melakukan asuhan Continuity Of
Care maka dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan mulai kehamilan Trimester
III sampai dengan nifas dan KB fisiologis dan tidak ada kesenjangan antara teori dan tinjuan kasus.
Kata kunci: Continuity Of Care, Kehamilan, Persalinan, Nifas, Neonatus, Keluarga Berencan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU BULLYING REMAJA DI ASRAMA AR-ROMEL PONDOK PESANTREN DARUL ‘ULUM JOMBANG
Pendidikan pesantren saat ini banyak dipilih orang tua sebagai tempat
pendidikan anaknya. Namun sayangnya, perilaku bullying juga banyak terjadi
di dalam lingkungan pesantren, penyebab masalah ini sering kali terjadi karena
merasa paling berkuasa, memiliki kelompok/geng, merasa menjadi senior di
pesantren, dan kurangnya perhatian dari pembina atau pengasuh santri. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku
bullying remaja di asrama Ar-romel Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Jombang.
Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan menggunakan
teknik sampling simple random sampling. Responden terdiri dari 98 santri dari
130 populasi. Metode pengambilan data dilakukan dengan menggunakan
kuisioner, Analisis uji yang digunakan adalah Uji Spearman. Hasil penelitian
menunjukkan tingkat pengetahuan bullying kategori baik 60 responden (61%),
dan perilaku bullying kategori tidak melakukan 62 responden (63%),
melakukan 36 responden (37%). Hasil penelitian didapatkan P value = 0,000
<α 0,05 yang artinya terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku
bullying remaja di asrama Ar-romel Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Jombang,
nilai korelasi 0,867 yang berarti sangat kuat. Pengetahuan secara signifikan
dapat meningkatkan pemahaman tentang perilaku bullying, jika pengetahuan
tentang bullying baik maka akan mempengaruhi perilaku remaja untuk tidak
melakukan bullying
Kata kunci: Bullying, Pengetahuan dengan Perilaku bullying, Remaj
HUBUNGAN INDEKS MASA TUBUH DENGAN CITRA TUBUH DI MAN 2 REJOSO JOMBANG
Citra tubuh adalah evaluasi terhadap ukuran tubuh, berat tubuh ataupun aspek
tubuh lainnya yang mengarah pada penampilan fisik seseorang. Indeks masa
tubuh adalah hasil peningkatan atau penurunan semua jaringan yang ada pada
tubuh antara lain, tulang, otot, lemak, cairan tubuh dll. Indeks masa tubuh
mnggambarkan jumlah dari protein, lemak, air dan mineral pada tulang.
Perubahan indeks masa tubuh merupakan berubahnya ukuran berat, baik
bertambah ataupun berkurang akibat konsumsi makanan yang diubah menjadi
lemak dan disimpan di bawah kulit. Faktor-faktor yang berhubungan dengan
obesitas meliputi yaitu genetik, kerusakan pada salah satu bagian otak, pola
makan berlebihan, kurang gerak/olahraga, pengaruh emosional, lingkungan,
penanganan obesitas, intervensi diet, aktivitas fisik, farmakoterapi, intervensi
bedah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan indeks masa
tubuh dengan citra tubuh.
Desain penelitian menggunakan deskriptif analitik pendekatan Cross Sectional.
Sampel dalam penelitian ini sebanyak 63 responden, pengambilan sampel
menggunakan teknik proposive sampling dengan kriteria penelitian, analisis uji
yang digunakan adalah uji contingency coefficient (α< 0,05).
Berdasarkan hasil penelitian menujukkan bahwa siswi di MAN 2 Rejoso Jombang
sebagian besar kurang percaya diri ingin memiliki fisik seperti orang lain dan
sebagian kecil tidak mementingkan akan penampilannya.
Kata kunci: Indeks masa tubuh, Citra Tubu
HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG CHILDGROOMING DENGAN PENGAWASAN PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA 10-15 TAHUN DI DESA NGLELE SUMOBITO JOMBANG
Pendahuluan: Kemajuan teknologi membuat kebiasaan penggunaan gadget
menjadi meningkat terutama pada anak, yang menyebabkan 60% dari 35 kasus
mengalami kekerasan seksual sebagai korban kejahatan media online yang disebut
juga (child grooming). Keterlibatan orangtua dalam pengawasan penggunaan
gadget penting untuk dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
hubungan pengetahuan orangtua tentang child grooming dengan pengawasaan
penggunaan gadget.
Methode: Desain penelitian menggunakan deskriptif analitik pendekatan cross
sectional, populasinya 50 responden dengan pengambilan sampel puposive
sampling sebanyak 44 responden, dengan kriteria: orangtua dengan anak usia 10-
15 tahun dan tidak mengalami gangguan kejiwaan. Analisis data menggunakan uji
spearman rho (α< 0,05).
Hasil: Hasil penelitian didapatkan pengetahuan orangtua tentang child grooming
dengan pengawasan penggunaan gadget adalah 0,048 ( value < 0,05) artinya ada
hubungan antara pengetahuan orangtua tentang child grooming dengan
pengawasan penggunaan gadget. Nilai korelasi pada pengetahuan orangtua
tentang child grooming dengan pengawasan penggunaan gadget adalah -0,299
artinya hubungan kedua variabel cukup.
Diskusi: pengetahuan dan pengawasan orang tua merupakan faktor utama yang
paling berpengaruh terhadap peran orang tua tentang child grooming, namun usia
orang tua yang memasuki usia dewasa akhir dan bekerja memiliki kategori kurang
dibanding dengan orang tua yang tidak bekerja dan usia dewasa awal.
Kata kunci :Child grooming, pengawasan gadget dan pengetahuan orang tu
PENGARUH PEER GROUP EDUCATION TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT TENTANG MEMBUANG SAMPAH PADA SANTRI (Study di Asrama 4I Ainusyams Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang)
Perilaku membuang sampah dilingkungan pondok pesantren terutama di asrama
masih memerlukan perhatian. Hal tersebut menimbulkan masalah kesehatan yang
sering dialami santri seperti diare, typus, dan kolera yang merupakan bagian dari
indikator PHBS di pesantren. Peer group education merupakan salah satu upaya
untuk meningkatkan perilaku membuang sampah pada tempatnya. Tujuan
penelitian untuk mengetahui pengaruh peer group education terhadap perilaku
PHBS tentang membuang sampa
Desain penelitian menggunakan Pra Eksperiment One Group Pretest-Posttest
Design populasi 189, teknik Purposive Sampling dengan kriteria santri kelas XI
SMA dan mengikuti seluruh kegiatan, sebanyak 34 santri. Alat ukur penilaian
pengetahuan dan sikap menggunakan kuesioner, sedangkat tindakan dilakukan
dangan cara observasi. Data di analisis menggunakan Uji Wilcoxon (p < 0,05)..
Hasil untuk pengetahuan didapatkan P value 0.00 (P≤α) 0,015, sikap P value 0,011
, Tindakan P value 0,000, perilaku P value 0,00 artinya ada pengaruh pemberian
peer group aducation terhadap perilaku PHBS tentang membuang sampah.
Hendaknya metode peer group education dinilai efektif untuk diterapkan di
asrama untuk mengatasi masalah terutama terkait dengan perubahan perilaku
kesehatan.
Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan PHBS membuang sampah, Peer
Group Education
PEMBERDAYAAN TENAGA KESEHATAN, KELUARGA DAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM PELEPASAN PASUNG
Kasus pemasungan yang terjadi di Indonesia, terlebih sejak pandemi covid-19 menyebabkan kasus
ini semakin meningkat, sehingga semakin sulit mencapai target pelayanan yang sesuai dengan
renstra Kemenkes tahun 2020-2024 bahwa semua ODGJ berat mendapatkan pelayanan 100%,
termasuk pencapaian program Jatim Bebas Pasung tahun 2024. Tingginya kasus pasung
disebabkan karena keterbatasan SDM yang terlatih akibat merangkap tugas, serta kurangnya
komitmen melakukan program pelepasan pasung berbasis masyarakat. Tujuan pengabdian
masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan serta meningkatkan peran serta
aktif nakes, keluarga dan masyarakat dalam program pelepasan pasung berbasis masyarakat.
Terdapat 4 kegiatan yang telah diberikan sebagai suatu stimulasi, yaitu 1) melakukan koordinasi
dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas serta melibatkan kader dan perangkat, 2) melakukan
sosialisasi pada keluarga, ODGJ pasung serta masyarakat, 3) mengimplementasikan program
pelepasan pasung secara bertahap sesuai kemampuan ODGJ dan kesiapan keluarga, dan 4)
menyusun rencana tindak lanjut serta melakukan monitoring dan evaluasi program. Program
pelepasan pasung berbasis masyarakat yang dilakukan secara bertahap (berbatas waktu) mampu
meningkatkan kemampuan ODGJ dan keluarga dapat pulih dan mandiri.
Kata kunci: ODGJ, Pemasungan, Indonesia, Jatim, Pandemi, Covid-1
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM FILM MUHAMMAD: THE MESSENGER OF GOD KARYA MAJID MAJIDI
PENGARUH KETIDAKAMANAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN DI PT. SURYA INDAH FOOD MULTIRASA
Tujuan penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh
ketidakamanan kerja dan lingkungan kerja terhadap turnover intenttion karyawan
di PT Surya Indah Food Multirasa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel
berjumlah 60 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel total
atau sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dan
wawancara. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini telah melewati uji
validitas dan uji reliabilitas. Menggunakan uji asumsi klasik dan menggunakan
analisis berganda. Uji hipotesis menggunkan uji parsial dan uji simultan.
Hasil penelitian ini menggunakan uji t mendapatkan hasil, ketidakamanan
kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap turnover intention, hasil
pengujian tersebut diperoleh dari di peroleh nilai signifikan 0,214 > 0,05, dan t tabel
lebih besar dari t hitung, 2,00247 > 1.258. Lingkungan kerja berpengaruh negatif
dan signifikan terhadap turnover intention, hasil pengujian diperoleh dari nilai
koefisien yang bertanda negatif sebesar 2,279, dengan nilai signifikan 0,026 < 0,05.
Uji f memperoleh hasil diperoleh f hitung sebesar 3,363 dan f tabel 3,16 maka 3,363
> 3,16. Yang menunjukan bahwa ketidakamanan kerja dan lingkungan kerja
berpengaruh secara simultan terhadap turnover intention.
Kata kunci : ketidakamanan kerja, lingkungan kerja, turnover intentio
PENGARUH KONTEN VISUAL DAN TERPAAN IKLAN DI APLIKASI TIKTOK TERHADAP MINAT BELI PRODUK BREYLEE
Saat ini pengguna sosial media semakin marak dimasyarakat serta
pemasaran menggunakan media sosial yang digencarkan menjadi alasan mengapa
penelitian ini penting untuk dilakukan. Tiktok sendiri merupakan platform media
sosial yang menjadikan produk Breylee sempat viral dan mendapatkan banyak
ulasan baik dari para pengguna nya. Dalam pemasaran menggunakan Tiktok
konten visual dan intensitas konsumen dalam melihat iklan perlu diperhatikan
untuk memastikan bahwa konsumen menerima informasi yang disampaikan
secara jelas dan menyeluruh.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konten visual dan
terpaan iklan di aplikasi Tiktok terhadap minat beli produk Breylee dengan
menggunakan desain penelitian kuantitatif dan metode survey. Teknik penelitian
yang digunakan yaitu convience sampling, jumlah responden dalam penelitian ini
yaitu sebanyak 52 responden. Data yang diperoleh diolah menggunakan SPSS.
Populasi dalam penelitian ini yaitu 85 responden yang berdomisili di jawa timur,
Jawa tengah, dan Jawa barat. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini
dibuat menggunakan google form dan disebarkan melalui Whatsapp.
Teknik analisis data menggunakan Regresi Berganda, Uji Parsial (t), dan
Uji Simultan (f). Hasil dari pengolahan data yang dilakukan diketahui bahwa
Konten Visual berpengaruh positif terhadap Minat Beli (0,000) , Terpaan Iklan
juga diketahui berpengaruh terhadap Minat Beli (0,015), lalu diketahui bahwa
secara bersama-sama dan simultan Konten Visual dan Terpaan Iklan berpengaruh
terhadap Minat Beli (95,744).
Kata Kunci: Konten Visual, Terpaan Iklan, Minat Bel