3183 research outputs found
Sort by
ANALISIS INTEGRATED BASED VIEW DALAM TINJAUAN INTANGIBLE COMPONENT DAN BARGAINING POWER OF BUYERS COMPONENT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEUNGGULAN BERSAING PADA USAHA HOMEPLAY MOJOKERTO
Pertumbuhan pada sektor industri teknologi mengalami kenaikan yang
pesat. Internet berperan dalam mendukung Indonesia menjadi negara ekonomi
digital terbesar beberapa tahun yang akan datang. Pada tahun 2022 terdapat 204,7
juta pengguna internet di tanah air dengan total penduduk di Indonesia berjumlah
277,7 juta. Tingginya kebutuhan akan internet meningkatkan persaingan industri
pada sektor layanan sistem informasi. Terdapat 700-an perusahaan jasa penyedia
layanan internet dan semakin meningkat sejak pandemi covid-19. Homeplay
merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang jasa penyedia layanan
internet di Mojokerto yang beroperasi mulai tahun 2019. Homeplay memiliki
kekuatan sumber daya untuk mengatasi persaingan pasar.
Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan analisis
integrated based view dalam tinjauan intangible component dan bargaining power
of buyer component sebagai upaya meningkatkan keunggulan bersaing pada
usaha Homeplay Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
desekriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa intangible asset lebih banyak
memberikan keunggulan bersaing sehingga dijadikan sebagai kekuatan internal
dan bargaining power of buyer sebagai peluang eksternal dapat membantu
mengatasi kondisi persaingan pasar. Peningkatan keunggulan bersaing didapatkan
dengan mengkolaborasikan kedua komponen sebagai kekuatan dalam menentukan
strategi.
Kata kunci : Integrated Based View, Resources Based View, Market Based
View, Keunggulan Bersain
ANALISIS COMPETITIVE ADVANTAGE STRATEGY PADA PUPUK NONSUBSIDI PHONSKA PLUS RITEL PT PETROKIMIA GRESIKMENGGUNAKAN PENDEKATAN ANALISIS SWOT
Indonesia dikenal sebagai negara agraris, dimana sebagian besar
penduduknya bekerja sebagai petani dengan total 40,64 juta orang.Sektor
pertanian terus dituntut untuk berperan dalam perekonomian nasional.Untuk
dapat terus berperan dalam perekonomian nasional, sektor pertanian
membutuhkan sarana produksi yang mempunyai peranan penting dalam
peningkatan produktivitas dan kualitas dari hasil pertanian, yaitu pupuk. PT
Petrokimia Gresik merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Pupuk
Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang produsen pupuk kimia yang mulai
beroperasi pada tanggal 10 Juli 1972. PT Petrokimia Gresik memiliki kekuatan
sumber daya untuk mengatasi persaingan pasar.
Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan mengenai
strategi keunggulan bersaing yang rancang serta digunakan oleh PT Petrokimia
dalam menghadapi persaingan pasar. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif desekriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa analisis lingkungan internal
menggunakan kerangka strategi generik yang menunjukkan hasil bahwa kekuatan
dan kelemahan seperti: reputasi yang baik dengan pelanggan, nama merek,
pelayanan, kualitas produk berupa kandungan Zink dan Sulfur lebih banyak
memberikan keunggulan bersaing sehingga dapat dijadikan sebagai kekuatan
internal. Sedangkan pada lingkungan eksternal yang dianalisis menggunakan
Porter’s five force model mengidentifikasi peluang dan ancaman yang di
dapatkan dari sisi eksternal. Peningkatan keunggulan bersaing didapatkan dengan
mengkolaborasikan kedua komponen sebagai kekuatan dalam menentukan
strategi.
Kata kunci : Competitive Advantage Strategy, strategi Generik, Five Force
Porter, Analisis SWO
THE TRANSLATION OF DICTION IN AL-QUR’AN SURAH AL-MULK BY ABDULLAH YUSUF ALI
This study aims to analyze the kinds of diction, the kinds of translation
techniques of diction, and the accuracy of the translation of diction in the English
translation of Al-Qur'an Surah Al-Mulk which Abdullah Yusuf Ali translated. The
research method used is a descriptive qualitative method with context analysis
techniques. The data used is the text of Surah Al-Mulk in Arabic and its English
translation in the form of a book by Yusuf Ali entitled The Holy Qur'an: Text,
Translation and Commentary. Their study chose this data source because this
surah contains the theme of monotheizing Allah SWT by describing the perfection
of His creation. Besides that, this surah also has 3 virtues for its readers. From this
research, 3 diction used in the word about the greatness of Allah in surah Al-Mulk
was found. The diction is denotative, connotative, and associative. The translation
techniques used in that diction translation are 6 techniques, namely literal
translation, established equivalent, generalization, amplification, compensation,
and linguistic amplification. the accuracy level of the diction translation is 64.41%
accurate with 38 diction, 33.90% less accurate with 20 diction, and 1.69%
inaccurate with 1 diction.
Keywords: Translation, Diction, Al-Qur’a
DESCRIPTION OF THE MOTIVATION OF HYPERTENSION AND DIABETES MELLITUS PATIENTS IN FOLLOWING PROLANIS ACTIVITIES
Background: Prolanis is a health service system to maintain the health of people with chronic diseases. Prolanis will not run well without community participation, while the participation of people with hypertension and diabetes mellitus in participating in Prolanis activities is influenced by motivation.
Objective: The purpose of this study was to describe the motivation of people with hypertension and diabetes mellitus in following Prolanis activities at the Nurwachid Inpatient Primary Clinic.
Methods: This research design used descriptive. The research was conducted in August 2022 at the Nurwachid Inpatient Primary Clinic. The population in this research is the Prolanis program participants. The sampling technique used total sampling obtained a sample of 45 respondents, consisting of 25 participants diabetes mellitus and 20 participants sufferer hypertension. Motivational instruments with questionnaires, Analysis of statistical test data with univariate.
Result: The results showed that more than half of the respondents had good motivation (53.3%), and most of the respondents had good participation (73.3%).
Conclusion: It is hoped that Prolanis officers will improve their special services in carrying out Prolanis activities, so that Prolanis participants are motivated which will lead to increased participation in participating in Prolanis activities. Thus, facilitating monitoring and evaluation in providing guidance and health services
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASIPERSIAPAN AKREDITASI BAGI MADRASAH IBTIDAIYAH KECAMATAN PERAK MENGGUNAKAN FRAMEWORK CODEIGNITER
Program akreditasi madrasah merupakan proses
penilaian yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional
Sekolah dan Madrasah, terhadap sekolah ataupun madrasah
yang telah habis masa tenggang surat keterangan
terakreditasinya. Program ini dilakukan guna untuk menilai
kinerja dari Madrasah dalam lingkup penelitian ini, penilaian
tersebut mencakup kinerja dari seluruh aspek yang berada
dalam lingkup madrasah baik itu dari siswa dan juga guru.
Dalam kegiatan ini Ban Sm selaku dinas utama akan
melakukan pengarahan awal kepada seluruh madrasah yang
telas habis masa Sk Terakreditasi. Setelah melakukan
pengarahan tersebut Ban Sm akan mengedarkan beberapa
berkas yang harus dipenuhi dan dilengkapi oleh madrasah
tersebut, yang nantinya berkas yang telah terpenuhi akan
diupload diwebsite sispena milik ban sm, setalah seluruh
berkas telah dinyatakan terpenuhi ban sm akan mengutus
seorang assessor untuk datang langsung madrasah guna
melakukan pengujian terhadap seluruh berkas yang telah
diupload tersebut, dan juga assessor tersebut akan menguji
seluruh aspek yang ikut dalam kegiatan madrasah selama
lima tahun surat terakreditasi. Penelitian ini memiliki tujuan
untuk menjembatani dan juga memberikan media yang
nantinya akan membantu pihak ban sm, pengawas dan juga
pihak madrasah dalam melakukan proses persiapan akreditasi
bagi setiap madrasah. Hasil dari penelitian ini diharapkan
dapat membantu semua pihak yang ikut andil dalam tahapan
proses persiapan akreditasi madrasah, dan juga dapat
membantu membuat proses bisnis yang sudah berjalan dapat
berjalan lebih efektif dan efesien
Kata Kunci : Akreditasi, Madrasah, Codeignitte
PENERAPAN PROSEDUR TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP PENGURANGAN NYERI PADA PASIEN FRAKTUR FEMUR (DI RUANG YUDISTIRA RSUD JOMBANG)
Fraktur femur merupakan hilangnya kontinuitas tulang paha yang umumnya
terjadi karena adanya trauma baik langsung maupun tidak langsung. Fraktur dapat
menyebabkan banyak masalah jika tidak segera ditangani salah satunya rasa nyeri
yang mengganggu. Tujuan penelitian ini adalah mahasiswa mampu melakukan
asuhan keperawatan pada klien fraktur femur.
Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan
pendekatan studi kasus yang mencakup pengkajian, perumusan diagnosis,
intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan.
Partisipasi dalam studi kasus adalah 2 pasien yang mengalami fraktur femur.
Hasil dari penelitian didapatkan diagnosa prioritas yang muncul pada kedua
klien adalah nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik (trauma),
intervensi utama yang diberikan adalah manajemen nyeri dengan cara identifikasi
lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, dan intensitas nyeri, identifikasi
faktor yang memperberat dan memperingan nyeri, memberikan teknik non
farmakologis, ajarkan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri,
kolaborasi pemberian analgesik. Salah satu terapi non farmakologis untuk
menurunkan nyeri pada klien fraktur femur adalah teknik relaksasi napas dalam.
Teknik relaksasi napas dalam menunjukkan adanya perubahan intensitas nyeri,
nilai rata-rata sebelum dilakukan teknik relaksasi napas dalam skala nyeri 6 dan 7
dan sesudah dilakukan teknik relaksasi napas dalam skala nyeri menjadi 3 dan 4.
Teknik relaksasi napas dalam efektif untuk menurunkan rasa nyeri pada klien
fraktur femur.
Dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan skala nyeri dengan teknik
relaksasi napas dalam pada klien fraktur femur, klien lebih merasa rileks dan
nyaman, klien juga dapat melakukan teknik relaksasi napas dalam secara mandiri.
Relaksasi napas dalam diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dan
menambah ilmu pengetahuan serta dapat dijadikan pedoman dalam menurunkan
rasa nyeri pada klien faktur femur
Kata kunci : Teknik relaksasi napas dalam, Fraktur femur, Nyeri aku
PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN PREEKLAMPSIA DENGAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN RISIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF ( DI RUANG DRUPADI RSUD JOMBANG )
Preeklampsia merupakan masalah kesehatan yang memerlukan perhatian
khusus karena menjadi penyabab kematian ibu hamil dan perinatal yang tinggi,
penyebabnya sendiri masih belum diketahui secara pasti. Tujuan penelitian ini
adalah mahasiswa mampu melakukan asuhan keperawatan pada pasien
preeklampsia.
Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan
pendekatan studi kasus yang mencakup pengkajian, perumusan diagnosis,
intervensi keperawatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan.
Partisipan dalam studi kasus adalah 2 pasien maternal yang mengalami
preeklampsia.
Hasil dari penelitian menunjukkan kedua pasien mengalami masalah
keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan hipertensi,
risiko cidera pada janin berhubungan dengan agen pencedera farmakologis,
gangguan pola tidur berhubungan dengan hambatan lingkungan (kebisingan),
ansietas berhubungan dengan kurang terpapar informasi dan intervensi utama yang
diberikan adalah manajemen peningkatan tekanan intrakranial dengan cara
observasi peningkatan TIK, observasi tanda dan gejala peningkatan tekanan
intrakranial, memonitor intake dan output cairan, kolaborasi pemberian anti
konvulsan untuk mencegah kejang, mempertahankan suhu tubuh normal dan
melakukan pembatasan cairan oral 1000 cc/24 jam, dan infus 500 cc/24 jam.
Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya preeklampsia pada ibu
maternal yaitu pencegahan primer diantaranya istirahat, diet rendah garam, lemak
serta karbohidrat dan tinggi protein juga menjaga kenaikan Berat badan, rutin
melakukan antenatal care (ANC), waspada terhadap kemungkinan terjadinya
preeklampsia bila ada faktor predisposisi, Pencegahan sekunder diantaranya terapi
preeklampsia pribadi yaitu istirahat, berbaring pada sisi kiri dan bergantian ke sisi
kanan, dengan istirahat edema dan hipertensi berkurang, pemberian MgSO4 untuk
mencegah kejang, pencegahan tersier yaitu pemeriksaan tekanan darah, pemberian
antikonvulsan, melakukan pemantauan urin.
Kata kunci : Pembatasan cairan, Preeklampsia, Risiko perfusi serebral tidak efekti
ASUHAN KEBIDANAN MULAI KEHAMILAN TRIMESTER III SAMPAI DENGAN NIFAS DAN KB PADA NY.”N” DI TPMB YUNI WIDARYANTI, S.Tr.Keb.,Bd. DESA SUMBERMULYO KECAMATAN JOGOROTO KABUPATEN JOMBANG
Kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir adalah suatu proses
yang fisiologis, dan setiap wanita akan mengalaminya, akan tetapi tidak
menutup kemungkinan proses yang fisiologis tersebut bisa menjadi
patologis dan mengancam keselamatan ibu dan bayinya. Maka hal tersebut
diatas diperlukan tindakan pencegahan agar proses fisiologis tidak menjadi
patologis dengan melakukan asuhan kebidanan secara Continuity Of Care
(COC) yang dimulai dari Kehamilan Trimester III, Bersalin, masa Nifas,
Bayi baru lahir dan Keluarga Berencana. Tujuan laporan tugas akhir ini
untuk memberikan asuhan kebidanan secara Continuity Of Care pada ibu
hamil, Bersalin, Masa Nifas, Bayi Baru Lahir dan Keluarga Berencana
dengan menggunakan menejemen kebidanan.
Hasil asuhan kebidanan Continuity Of Care yang telah dilakukan pada
Ny. “N” di TPMB Yuni Widaryanti, S.Tr.Keb.,Bd. Desa Sumbermulyo
Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang yang dimulai dari kehamilan
trimester III dengan kunjungan sebanyak 3 kali, Bersalin dengan normal
tidak ada penyulit, masa nifas sampai minggu ke-6 tidak ada penyulit,
Neonatus sampai usia kurang lebih 28 hari tidak ada penyulit, dan Keluarga
Berencana ibu memilih menggunakan alat kontrasepsi kalander dan
kondom.
Kesimpulan dari asuhan kebidanan secara Continuity Of Care pada
Ny.”N” bahwa mulai dari Kehamilan Trimester III sampai dengan Nifas dan
KB dalam batas normal, tidak ada penyulit yang menyertai.
Kata Kunci: Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil, Bersalin, Nifas, dan
Neonatus Keluarga Berencana
PENGARUH PEMILIHAN LOKASI, KETERSEDIAAN FASILITAS DAN KEDEKATAN KONSUMEN TERHADAP KEBERHASILAN USAHA MIKROKECIL DI ASRAMA AR- RISALAH PONDOK PESANTREN DARUL ULUM JOMBANG
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sebuah bidang dalam
perekonomian di Indonesia yang mempunyai peranan sangat penting dan UMKM sebagai
peran yang memberikan kontribusi secara signifikan dalam keterampilan memproduksi barang
mentah menjadi sebuah produk ataupun jasa. UMKM tidak selamanya berjalan lancar
dikarenakan beberapa rintangan dan kendala yang ditemukan seperti pemilihan lokasi usaha
yang kurang strategis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur seberapa besar pengaruh dari
pemilihan lokasi, ketersedian fasilitas dan kedekatan konsumen terhadap keberhasilan usaha
mikro-kecil.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dengan jumlah sampel
yang diambil sebanyak 25 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi
linier berganda dengan hasil penelitian diperoleh nilai t hitung (X1) sebesar 3,208, (X2) sebesar
2,128 dan (X3) sebesar 2,904 dengan nilai t tabel sebesar 2,080 yang artinya hipotesis diterima
menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemilihan lokasi, ketersediaan fasilitas dan kedekatan
konsumen terhadap keberhasilan usaha mikro-kecil secara positif dan signifikan. Pada nilai
koefisien determinasi diperoleh nilai sebesar 0,506 atau 50,6% yang menunjukkan bahwa
variabel (X1) lokasi, (X2) ketersediaan fasilitas dan (X3) kedekatan konsumen terhadap
variabel (Y) keberhasilan usaha sebesar 50,6% sedangkan sisanya 49,4% merupakan pengaruh
variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata kunci: Umkm, Pemilihan Lokasi, Ketersediaan Fasilitas, Kedekatan Konsumen,
Keberhasilan usah