16390 research outputs found
Sort by
PENGARUH KEADILAN ORGANISASIONAL TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL DIMEDIASI OLEH KEPUASAN PENILAIAN KINERJA MENURUT PERSEPSI PEGAWAI UNIVERSITAS XYZ
Keadilan organisasional yang dirasakan oleh karyawan terhadap penilaian kinerja
menjadi salah satu kriteria bagi organisasi untuk mendorong peningkatan
komitmen organisasional. Komitmen organisasional diartikan sebagai sikap atau
perilaku seorang karyawan terhadap organisasi, yang dapat dijelaskan
keterkaitannya dengan persepsi atas keadilan organisasi dan kepuasan terhadap
penilaian kinerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh keadilan
organisasional terhadap komitmen organisasional yang dimediasi oleh kepuasan
penilaian kinerja pada karyawan tenaga kependidikan tetap di Universitas XYZ.
Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis jalur (path analysis).
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah keadilan organisasi berpengaruh
negatif dan tidak signifikan terhadap komitmen organisasional baik secara
langsung maupun tidak langsung. Hal ini diduga karena adanya faktor core value
di dalam organisasi yang mengakibatkan tingkat keadilan organisasional
karyawan di Universitas XYZ tidak mempengaruhi komitmen organisasional.
Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan dimana peneliti hanya melihat
faktor keadilan organisasi dan kepuasan penilaian kinerja sebagai faktor
terciptanya komitmen organisasional organisasional, namun tidak menutup
kemungkinan munculnya faktor lain diluar penelitian ini
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA SERTA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) TERHADAP KINERJA PEGAWAI INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN BANDUNG BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kemampuan
kerja serta pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai Inspektorat Daerah
Kabupaten Bandung Barat. Penelitian dilakukan di Inspektorat Daerah Kabupaten
Bandung Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptifverifikatif
dengan jumlah sampel sebanyak 60 pegawai yang diambil dari seluruh
jumlah populasi. Teknik sampling yang digunakan ini adalah sampel jenuh atau
sensus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear
berganda melalui software statistik SPSS Seri 26. Hasil penelitian menunjukan
bahwa seluruh variabel termasuk dalam kriteria baik. Penelitian ini dilakukan
dengan cara menyebar kuesioner, wawancara dan observasi sebagai teknik
pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerja
berpengaruh terhadap kinerja pegawai Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung
Barat selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain, begitu pula pendidikan dan
pelatihan berpengaruh terhadap kinerja pegawai Inspektorat Daerah Kabupaten
Bandung Barat selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain. Peningkatan kinerja
merupakan hal terpenting yang diinginkan baik oleh pegawai maupun organisasi.
Organisasi menginginkan kinerja pegawai yang optimal untuk kepentingan
peningkatan hasil kerja dan keuntungan organisasi. Di sisi lain, pegawai
berkepentingan untuk pengembangan diri dan promosi pekerjaan
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE PERT PADA PROYEK REHABILITASI JARINGAN IRIGASI DI KECAMATAN CINGAMBUL KABUPATEN MAJALENGKA
Mencapai target penyelesaian proyek secara tepat waktu sesuai dengan perencanaan
merupakan salah satu tujuan dari proyek konstruksi. Durasi penyelesaian suatu proyek
tidak dapat dipastikan karena realita dilapangan menunjukan bahwa durasi penyelesaian
suatu proyek bervariasi. Metode PERT memperhitungkan estimasi waktu yang paling
mungkin, terburuk, dan terbaik, sehingga dengan menganalisis penjadwalan suatu proyek
menggunakan metode tersebut dapat menunjukan variasi durasi dari suatu proyek berserta
kemungkinan-kemungkinan apa saja yang akan terjadi. Kemudian analisis dilanjutkan
untuk mengetahui waktu dan biaya akibat percepatan dengan penambahan tenaga kerja,
selanjutnya dicari perbandingan waktu dan biaya yang optimum dari dua alternatif tersebut.
Dengan analisis percepatan durasi proyek tersebut dapat digunakan untuk mengejar
pekerjaan atau aktivitas yang tertinggal pada waktu sebelumnya. Penelitian ini berfokus
pada durasi dan biaya proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi di Kecamatan Cingambul
Kabupaten Majalengka. Jenis penelitian yang digunakan penelitian ini adalah deskriptif
kuantitatif. Teknik wawancara dan telaah dokumen dilakukan untuk memperoleh data
berupa uraian pekerjaan, kegiatan pendahulu, durasi setiap pekerjaan, durasi optimis (a),
memungkinkan (m) dan pesimis (p), rencana anggaran biaya dan daftar analisis harga
satuan pekerjaan. Kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan PERT dan
kemudian dilakukan crashing dengan penambahan tenaga kerja. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa implementasi PERT dan crashing dapat memprediksi durasi proyek
proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi lebih singkat dari durasi awal. Durasi proyek yang
lebih singkat memberikan dampak berupa berkurangnya biaya tidak langsung dan
menambah biaya langsung, khususnya pada biaya untuk tenaga kerja
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS KOPERASI DAN USAHA KECIL PROVINSI JAWA BARAT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja
terhadap kinerja pegawai Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang
disebarkan kepada responden yang merupakan pegawai Dinas Koperasi dan Usaha Kecil di
Provinsi Jawa Barat. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi untuk menguji
hubungan antara variabel disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap
kinerja pegawai, demikian pula dengan motivasi kerja yang juga memiliki pengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja pegawai. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya perhatian
lebih terhadap aspek disiplin kerja dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai
Dinas Koperasi dan Usaha Kecil. Rekomendasi meliputi pengembangan program pelatihan
untuk meningkatkan disiplin kerja dan motivasi kerja, serta perumusan kebijakan yang
mendukung peningkatan kinerja pegawai. Dengan demikian, penelitian ini memberikan
kontribusi dalam pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai di
sektor Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, serta dapat menjadi dasar bagi
pengembangan strategi manajemen sumber daya manusia yang lebih efektif di masa yang akan
datang
PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN STRUKTUR ASET TERHADAP KEBIJAKAN UTANG (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2018-2022)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepemilikan Manajerial,
Kepemilikan Institusional, dan Struktur Aset terhadap Kebijakan Utang pada
perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
pada periode 2018-2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan perangkat lunak
Eviews 13. Sampel sebanyak 14 perusahaan dalam sub-sektor makanan dan minuman
yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dipilih menggunakan teknik pengambilan
sampel purposive selama rentang waktu 5 tahun, yakni dari tahun 2018 hingga 2022.
Hal ini menghasilkan 70 data observasi untuk penelitian. Hasil penelitian
menunjukan bahwa variabel Kepemilikan Manajerial berpengaruh signifikan terhadap
Kebijakan Utang ini mengindikasikan bahwa manajer yang memiliki kendali lebih
besar terhadap perusahaan cenderung memilih pendanaan melalui utang sebagai
instrumen pendanaan yang lebih efektif. Selanjutnya variabel Kepemilikan
Institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap Kebijakan Utang Hasil ini
menyoroti bahwa pemegang saham institusional cenderung lebih fokus pada
pemantauan kinerja perusahaan daripada mengambil peran langsung dalam
pembentukan kebijakan utang. Dan variabel Struktur Aset berpengaruh signifikan
terhadap Kebijakan Utang dan variabel semakin besar proporsi aset tetap yang
dimiliki oleh perusahaan maka perusahaan dapat menggunakan aset tetap tersebut
sebagai investasi perusahaan sehingga hutang yang digunakan oleh perusahaan akan
relatif kecil
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN HOTEL BINTANG 3 DI KOTA BANDUNG
Tingkat okupansi hotel kota Bandung mengalami penurunan serta beberapa
hotel Bintang 3 di kota Bandung berdasarkan hasil survei dengan pengunjung
masih ada perlu perbaikan dan keluhan yang mengindikasikan masih terdapat
pelanggan yang tidak puas dengan memberikan komplen atas jasa yang diberikan
Hotel Bintang 3. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Kualitas Pelayanan
dan Citra Merek terhadap Kepuasan Pelanggan Hotel Bintang 3. Metode penelitian
yang digunakan yaitu deskriptif verifikatif. Penentuan sampel dengan teknik
purposive random sampling sebanyak 200 responden dan analisis data
menggunakan uji regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, uji hipotesis
secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas
pelayanan berpengaruh terhadap Kepuasan Pelanggan Hotel Bintang 3 sebesar
63,5%, begitu pula Citra Merek berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan hotel
bintang 3 di kota Bandung sebesar 11,6%. Implikasi manajerial bahwa hotel
bintang 3 diharapkan dapat terus menjalankan program-program khusus agar
mampu menarik minat pelanggan supaya melakukan transaksi atau kunjungan tidak
hanya akhir pekan atau saat liburan dengan memberikan potongan harga pada
waktu tertentu agar pelanggan mendapat pengalaman positif dalam transaksiny
ANALISIS SCOURING PADA PILAR JEMBATAN PASEBAN JALAN JALUR LINTAS SELATAN KABUPATEN JEMBER JAWA TIMUR
Jembatan merupakan salah satu infrastruktur yang sangat penting dalam mendukung kegiatan transportasi darat. Jembatan juga mengalami kerusakan akibat berbagai faktor. Salah satu jenis kerusakan pada jembatan adalah scouring atau gerusan, yaitu pengikisan material pada permukaan pilar jembatan akibat gesekan air atau material lain yang terbawa aliran di sekitar pilar. Gerusan pada pilar jembatan dapat menurunkan kapasitas dan stabilitas struktur jembatan sehingga dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Tujuan penelitian ini yaitu, mengetahui besar debit rencana, mengetahui tinggi muka air di sepanjang sungai akibat debit air, mengetahui besar gerusan lokal yang terjadi pada pilar Jembatan Paseban, mengetahui perlindungan yang diperlukan pada pilar jembatan apabila terjadi gerusan lokal.. Jembatan ini terletak di Jl. Jalur Lintas Selatan, Panggul Mlati, Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Jembatan ini sebelumnya merupakan jembatan kecil yang hanya bisa dilewati sepeda motor, namun akhirnya jembatan tersebut roboh akibat diterjang air Sungai Tanggul pasca hujan besar terjadi. Pada tugas akhir ini dilakukan permodelan dengan program bantu Hec-Ras. Kemudian untuk analisa scouring dilakukan pula dengan program bantu Hec-Ras 4.1.0. setelah dilakukan analisa dengan Hec-Ras, didapatkan scouring maksimal yang terjadi pada bagian Pilar jembatan akibat debit air sebesar 4.92 m. Dari hasil analisa scouring tersebut, perlu dibuat perlindungan terhadap gerusan, seperti pemasangan lantai riprap disekitar pilar jembatan
IMPLEMENTASI GOOD GOVERNANCE DAN SERVANT LEADERSHIP DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN MAJALENGKA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Good governance dan
Servant leadership dalam pemenuhannya untuk meningkatkan kinerja pegawai
dinas. Penelitian dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kabupaten Majalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif
dengan pendekatan deskriptif dengan jumlah informan 7 orang yang diambil
sebagai informan kunci dan informan pendukung. Teknik pengumpulan data yang
digunakan yaitu melalui wawancara, dokumentasi dan observasi lapangan. Hasil
penelitian menunjukan bahwa Implementasi Good governance dan Servant
leadership dalam meningkatkan kinerja pegawai dinas kependudukan dan
pencatatan sipil Kabupaten Majalengka sudah cukup optimal, Hal ini tercermin
dalam upaya Disdukcapil Majalengka untuk memperbaiki pelayanan dengan
mendorong pegawai untuk bertanggung jawab, menjaga akurasi dan ketelitian, serta
memberikan pelayanan yang transparan kepada Masyarakat, meski terdapat
problematika kinerja yang diterima Masyarakat yang mengakibatkan belum
optimalnya kinerja pegawai. Problematika yang menjadi hambatan dalam
penelitian ini yaitu keterbatasan SDM dan teknologi, fasilitas kerja, latar belakang
Pendidikan dan Tingkat kerapihan dan kebersihan. Pemecahan masalah dalam
penelitian ini dilakukan melalui analisis SWOT dan gagasan inovatif yang peneliti
tawarkan yaitu aplikasi PACE-AI (Pelayanan Cepat dan Efisien Berbasis AI) untuk
mengimplementasikan Good governance dan Servant leadership dalam
meningkatkan kinerja pegawai Disdukcapil Majalengka
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PROMOSI PENJUALAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN (Studi pada Perumahan Mega Mutiara Tasik Regency Tasikmalaya)
Data hasil penjualan perumahan Mega Mutiara Tasik Regency yang
mengalami penurunan setiap tahunnya sangat berhubungan dengan loyalitas
konsumen perumahan, karena perumahan Mega Mutiara Tasik Regency tidak
hanya sebatas memproduksi saja, akan tetapi berusaha menarik konsumen dan
mempengaruhi tingkah laku konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan.
Faktor lainnya yang mempengaruhi loyalitas konsumen adalah kualitas produk
yang kurang optimal didasarkan pada mayoritas persepsi konsumen. Dan untuk
promosi penjualan dikatakan kurang optimal, karena konsumen memiliki persepsi
bahwa promosi penjualan kurang baik atau belum optimal. Dengan demikian tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tanggapan responden
terhadap kualitas produk, promosi penjualan dan loyalitas konsumen Perumahan
Mega Mutiara Tasik Regency Tasikmalaya, Pengaruh kualitas produk terhadap
loyalitas konsumen pada Perumahan Mega Mutiara Tasik Regency Tasikmalaya,
Pengaruh promosi penjualan terhadap loyalitas konsumen pada Perumahan Mega
Mutiara Tasik Regency Tasikmalaya, dan Pengaruh kualitas produk dan promosi
penjualan terhadap loyalitas konsumen pada Perumahan Mega Mutiara Tasik
Regency Tasikmalaya. Adapun sampel penelitian ini sebanyak 88 orang konsumen.
Pendekatan dalam penelitian ini adalah eksplanatori dengan metode
kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner sedangkan
teknik analisis data yang digunakan adalah metode Path Analysis. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa berdasarkan tanggapan responden pada kualitas produk baik
akan tetapi ada satu indikator yang paling rendah adalah kesesuaian ukuran rumah.
Tanggapan responden pada promosi penjualan baik. Hanya ada terdapat satu
indikator yang paling rendah adalah daya tarik kupon atau voucher. Sedangkan
pada loyalitas konsumen sangat tinggi. Untuk itu indikator yang paling rendah
adalah kepuasan konsumen akan rumah. Pengaruh kualitas produk terhadap
loyalitas konsumen pada Perumahan Mega Mutiara Tasik Regency Tasikmalaya
sebesar 7,3%. Pengaruh promosi penjualan terhadap loyalitas konsumen sebesar
65,9%. Pengaruh kualitas produk dan promosi penjualan terhadap loyalitas
konsumen pada Perumahan Mega Mutiara Tasik Regency Tasikmalaya diperoleh
sebesar 73,2%
PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT ROYAL EXPRESS INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan motivasi
terhadap kinerja karyawan. Penelitian dilakukan di PT Royal Express Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif-verifikatif dengan
jumlah sampel sebanyak 105 orang yang diambil dari seluruh jumlah populasi.
Teknik sampling yang digunakan ini adalah sampel jenuh atau sensus. Teknik
analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda melalui
software statistik SPSS Seri 21.0 forWindows. Penelitian ini dilakukan dengan cara
menyebar kuesioner sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Kompetensi dan Motivasi berpengaruh positif terhadap
kinerja karyawan baik secara parsial maupun simultan. Hasil analisis menunjukkan
bahwa besarnya pengaruh Kompetensi terhadap kinerja karyawan adalah sebesar
32,71% dan sisanya 67,29% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti pada
penelitian ini. Pengaruh Self-Concept terhadap kinerja karyawan adalah sebesar
35,76% dan sisanya 64,24% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti pada
penelitian ini. Secara simultan, besarnya pengaruh sumber daya manusia yang
meliputi Motives, Self-Concept, dan sisanya 35,7% dipengaruhi oleh variabel lain
yang tidak diteliti pada penelitian ini