16390 research outputs found
Sort by
PENGARUH PRESTASI AKADEMIK DAN SOFT SKILL TERHADAP KEMAMPUAN BEKERJA MAHASISWA MANAJEMEN S1 LULUSAN UNIVERSITAS WIDYATAMA TAHUN 2020 (Studi Pada Lulusan Mahasiswa Jurusan Manajemen S1 di Universitas Widyatama Tahun 2020)
Pendidikan Sarjana atau perguruan tinggi adalah pendidikan lanjutan dari jenjang Sekolah
Menengah Atas (SMA) dimana pada jenjang ini menyelenggarakan pendidikan akademik dan
dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam berbagai rumpun ilmu pengetahuan dan/atau
teknologi. Salah satu wadah perguruan tinggi adalah Universitas, dimana univeristas ini
menyelenggarakan pendidikan akademik dan vokasi dalam berbagai rumpun ilmu pengetahuan
dan/atau teknologi sebagaimana yang di jelaskan sebelum nya. Universitas Widyatama
merupakan contoh universitas yang menyediakan beberapa fakultas yaitu Fakultas Ekonomi dan
Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Desain Komunikasi dan Visual,
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini terdapat program studi
Manajemen S1 dimana prodi ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan
untuk mengelola berbagai organisasi, perusahaan bisnis, dan proyek. Tujuan dari penelitian ini,
peneliti ingin mengetahui bagaimana kualitas kemampuan bekerja, prestasi akademik, serta Soft
Skill mahasiswa Manajemen S1 di Universitas Widyatama, mengetahui pengaruh prestasi
akademik terhadap kemampuan bekerja mahasiswa, mengetahui pengaruh Soft Skill terhadap
kemampuan bekerja mahasiswa serta mengetahui pengaruh prestasi akademik dan Soft Skill
terhadap kemampuan bekerja mahasiswa Manajemen S1 Universitas Widyatama tahun 2020.
Sampel yang akan diambil pada penelitian ini yaitu 179 responden yang merupakan mahasiswa
Manajemen S1 yang sudah bekerja dan terdata di Career Centerdengan populasi sebanyak 325
mahasiswa. Kemampuan bekerja memiliki indikator antara lain terdiri dari self beliefe,
reputation University, field of study, the state of external labour. Kemudian indikator Prestasi
Akademik di ukur dengan indikator Indeks Penilaian Kumulatif (IPK). Dan indikator Soft Skill
antara lain Communication, Collaboration, Critical Thinking, Problem Solving dan Creativity.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kuantitatif dengan pengumpulan
data melalui skala Likert. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah menggunakan angket/kuesioner. Metode analisis yang digunakan untuk memecahkan
permasalahan dan membuktikan hipotesis meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis linear
berganda dan pengujian hipotesis yang meliputi uji t, uji f dan koefisien determinasi. Hasil
penelitian ini prestasi akademik secara parsial berpengaruh terhadap kemampuan bekerja, Soft
Skill secara parsial berpengaruh terhadap kemampuan bekerja. Prestasi akademik dan Soft Skill
berpengaruh secara simultan terhadap kemampuan bekerja
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PT GARMENT SUKABUMI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya
organisasi terhadap loyalitas karyawan PT Garment Sukabumi, dengan kepuasan kerja sebagai
variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei,
yang melibatkan 322 karyawan PT Garment Sukabumi sebagai responden. Data dikumpulkan
melalui kuesioner yang mengukur persepsi karyawan terhadap gaya kepemimpinan, budaya
organisasi, kepuasan kerja, dan loyalitas karyawan. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan teknik regresi linier berganda dan uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa gaya kepemimpinan dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap
loyalitas karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja
sebagai variabel intervening. Secara khusus, kepuasan kerja terbukti tidak memediasi pengaruh
gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap loyalitas karyawan. Penelitian ini
memberikan kontribusi penting dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas
karyawan, terutama dalam konteks perusahaan manufaktur, dan memberikan rekomendasi bagi
manajemen PT Garment Sukabumi untuk meningkatkan kualitas gaya kepemimpinan dan
budaya organisasi guna memotivasi karyawan dan meningkatkan loyalitas mereka. Temuan ini
diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan lain yang ingin memperkuat
hubungan antara gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan loyalitas karyawan mereka
PENGARUH BRAND TRUST, BRAND IMAGE, DAN PERCEIVED QUALITY TERHADAP MINAT BELI ULANG MENGGUNAKAN QRIS SEBAGAI ALAT TRANSAKSI PEDAGANG UMKM KOTA BANDUNG (Studi pada UMKM Pengguna QRIS di Kota Bandung)
Teknologi QRIS (Quick Response Indonesian Standard) telah menjadi salah satu
metode pembayaran digital yang populer di Indonesia. Teknologi ini menawarkan
kemudahan, keamanan, dan efisiensi dalam bertransaksi. Maksud dari penelitian ini
adalah untuk menganalisa mengenai brand trust, brand image, dan perceived
quality dalam meningkatkan minat beli ulang atau bertransaksi menggunakan QRIS
pada UMKM di Kota Bandung. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah
Menganalisis pengaruh brand trust, brand image, dan perceived quality terhadap
minat beli ulang pada penggunaan QRIS sebagai alat transaksi pedagang UMKM
di Kota Bandung. Metode dalam penelitian ini menggunakan explanatory, metode
explanatory adalah sebuah metode penelitian yang menguji sebuah teori atau
hipotesis untuk memperkuat, atau bahkan mengganti teori atau hipotesis yang sudah
ada dan digunakan dari penelitian sebelumnya. Dimana penulis juga melakukan
sampling data sebanyak 100 sampel dari UMKM Kota Bandung yang telah
menggunakan QRIS. Dengan teknik pengumpulan data melalui study kepustakaan
& penelitian lapangan. Hasil penelitian penulis menyimpulkan ada 2 (dua) yaitu
satu data menyajikan bahwa hasil dari tanggapan responden mengenai variabel
brand trust, brand image, perceived quality secara keseluruhan mengenai variabel
minat beli ulang/menggunakan QRIS berada dikategori kurang. Kondisi ini
memberikan kesan bahwa hasrat dan keinginan konsumen untuk membeli suatu
produk belum dapat dikatakan optimal. Dan yang kedua hasil penelitian X1, X2,
dan X3 terhadap Y (minat beli) menunjukan bahwa terdapat pengaruh signifikan
dan merupakan faktor dalam meningkatkan minat beli ulang atau menggunakan
QRIS di UMKM UMKM Kota Bandung
PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN FINANCIAL VALUE ADDED (FVA) TERHADAP RETURN SAHAM (Studi Pada Perusahaan Jasa Sektor Properti, Real Estate dan Konstruksi Bangunan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2020-2022)
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Economic Value Added
(EVA) dan Financial Value Added (FVA) terhadap return saham pada perusahaan
jasa sektor properti, real estate dan konstruksi bangunan yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia (BEI) Tahun 2020-2022. Jenis penelitian menggunakan
pendekatan kuantitatif. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive
sampling. Sampel dalam penelitian sebanyak 37 perusahaan jasa sektor properti,
real estate dan konstruksi bangunan. Alat uji yang digunakan adalah analisis
regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 29 sebagai alat uji statistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa EVA berpengaruh positif dan signifikan
terhadap return saham. Sedangkan FVA tidak berpengaruh signifikan terhadap
return saham. Pengujian simultan menunjukkan bahwa EVA dan FVA secara
bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap return
saham
PENGARUH KOMPETENSI GURU, SUPERVISI AKADEMIK DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA TENAGA PENDIDIK DI MADRASAH ALIYAH SWASTA KECAMATAN CIKALONGWETAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi guru, supervisi
akademik, dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru di Madrasah Aliyah Swasta di
Cikalongwetan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada guru. Teknik
analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh
masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi guru, supervisi akademik, dan
lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Kompetensi
guru memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kinerja guru melalui berbagai
program pelatihan dan pengembangan besaran nilai koefesien Kompetensi Guru yaitu
0,485 atau 48,5% bertanda positif. Nilai koefesien variabel Supervisi akademik yaitu
0,287 atau 28,7%, artinya Supervisi Akademik berbanding lurus atau searah terhadap
kinerja karyawan dan hasil uji statistik Ttest (uji parsial) menunjukkan nilai signifikansi
Supervisi Akademik sebesar 0,012 lebih kecil dari 0,05, artinya Supervisi Akademik
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Supervisi akademik yang efektif
terbukti meningkatkan kualitas pengajaran dan hasil belajar siswa. Nilai koefesien
Lingkungan Kerja yaitu 0,342 atau 34,2% bertanda positif, artinya Lingkungan Kerja
berbanding lurus atau searah terhadap kinerja karyawan dan hasil uji statistik Ttest (uji
parsial) menunjukkan nilai signifikansi Lingkungan Kerja sebesar 0,019 lebih kecil dari
0,05, artinya Lingkungan Kerja signifikan terhadap kinerja karyawanLingkungan kerja
yang kondusif juga memainkan peran penting dalam mendukung kinerja optimal guru.
Oleh karena itu, upaya peningkatan kinerja guru harus mencakup Kompetensi guru,
supervisi akademik yang intensif, dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN CAPITAL INTENSITY TERHADAP TAX AVOIDANCE (Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Pertambangan, Sub Sektor Pertambangan Batu - Bara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah penghindaran pajak yang signifikan di
Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak kini tegah menyasar target pajak di sektor
pertambangan di Indonesia. Penelitian ini meneliti pengaruh Corporate Social
Responsibility (CSR) dan Capital Intensity terhadap penghindaran pajak (Tax
Avoidance) pada perusahaan sektor pertambangan batu - bara yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan data sekunder dari 21
perusahaan selama 5 tahun, menghasilkan 105 sampel pengamatand dengan regresi
data panel data unbalance menjadi 81 sampel. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Corporate Social Responsibility, tidak mempengaruhi Tax Avoidance.
Menunjukkan bahwa alokasi dana CSR oleh perusahaan semata-mata untuk
memenuhi kewajiban ekonomi, sosial, dan lingkungan tanpa mempengaruhi tingkat
penghindaran pajak. Capital Intensity , memiliki pengaruh positif terhadap Tax
Avoidance. Kenaikan Capital Intensity, cenderung lebih patuh dalam pembayaran
pajak dan tidak melakukan penghindaran pajak
RENCANA PENDIRIAN LAYANAN PUSAT KEBUGARAN “SEPADAN GYM” DI KABUPATEN GARUT (BUSINESS PLAN)
Gaya hidup sehat yang mulai dianut masyarakat mendorong tumbuhnya
industri tempat-tempat penyedia fasilitas olahraga seperti pusat kebugaran dan
sport center mulai dari yang berskala kecil sampai dengan yang besar dengan
populasi manusia yang mencapai 280 juta jiwa, Indonesia dipandang sebagai pasar
yang besar bagi industri kebuagaran dan kesehatan. Menyikapi peluang yang
potensial tersebut, dirasa perlu untuk menyusun perencanaan bisnis sebagai wujud
dari memaksimalkan peluang sehingga melahirkan laba yang maksimal.
Adapun dalam perencanaanya, bisnis layanan pusat kebugaran ini memiliki
tujuan (1) untuk mengetahuin aspek-aspek perencanaan bisnis, aspek pemasaran,
aspek operasi, aspek sumber daya manusia, aspek keuangan, aspek manajemen
resiko, aspek inovasi dan digitalisasi serta aspek legalnya. (2) mengetahui dan
menganalisis perencanaan bisnis ini dapat dikatakan layak berdasarkan design
thinking, aspek kewirausahaan model Timmons dan business model canvas.
Perencanaan bisnis yang diterapkan oleh perusahaan untuk dapat
menjalankan bisnis pada industri ini yang sesuai dengan aspek-aspek perencanaan
bisnis, aspek pemasaran, aspek operasi, aspek sumber daya manusia, aspek
keuangan, aspek manajemen resiko, aspek inovasi dan digitalisasi serta aspek
legalnya. Berdasasrkan aspek lingkungan eksternal bahwasannya faktor politik
mampu mempengaruhi berjalannya suatu bisnis dengan pergantian atau perubahan
kepemimpinan di suatu daerah. Faktor hukum merupakan faktor eksternal yang
dapat mendukung, sebagaimana tercantum pada UUD RI No. 36 Tahun 2009 Pasal
15 tentang kesehatan, disamping itu keadaan ekonomi dapat mempengaruhi daya
beli masyarakat secara tidak langsung sehingga perlu dobrakan inovasi untuk
mempertahankan eksistensi di industri ini. Dalam mempertahankan eksistensinya,
faktor teknologi menjadi tantangan tersendiri ditengah pertumbuhan penduduk
yang didukung dengan sosial dan budaya masyarakat Kabupaten Garut yang
semakin sadar akan pola hidup sehat. Berdasarkan apek lingkungan internal, sisi
pelanggan mengenai perubahan preferensi, kebutuhan, dan harapan pelanggan
mempengaruhi strategi pemasaran, pengembangan produk, dan pengalaman
pengguna yang ditawarkan. Disamping itu, kompetisi antar penyedia layanan pusat
kebugaran mempengaruhi strategi pemasaran, penetapan harga, dan inovasi produk.
Kualitas layanan yang perlu diperhatikan, dengan kondisi teknologi dan pasar yang
terus mengalami perubahan menjadi daftar selanjutnya yang mempengaruhi kondisi
internal perusahaan.
Berdasarkan analisis pemasaran Sepadan Gym menargetkan pasar yang
sangat luas di wilayah Kabupaten Garut, baik pendatang maupun penduduk tetap,
berjenis kelamin laki-laki dan perempuan yang berumur mulai dari 15 (lima belas)
tahun dengan tingkat pendidikan SMA dan Mahasiswa, pekerja karyawan dan
wirausaha. Disamping itu Sepadan Gym memilih segmen pasar dengan kelas sosial
yang beragam, baik menengah keatas maupun menengah kebawah yang mengikuti
tren gaya hidup sehat dan tren olahraga pembentukan badan. Sepadan Gym
menargetkan pasarnya pada seluruh segmen dan memposisikan bisnisnya sebagai
bisnis dengan harga yang dapat dijangkau oleh seluruh masayarakat dari berbagai
kelas. Berdasarkan hasil perhitungan Matrix SWOT Sepadan Gym berada pada
kuadan 1 (satu) yaitu mendukung startegi agresif atau strategi pertumbuhan, artinya
perusahaan berada dalam situasi yang menguntungkan, memiliki peluang dan yang
dapat dimanfaatkan. Pada aspek operasional, Sepadan Gym memiliki supplier alat
ternama yaitu DHZ Fitness Indonesia, begitu juga dengan suplemen, aksesories
menu sehat dan ketersediaan air mineral sebagai pelengkap. Dalam prosesnya,
Sepadan Gym melakukan serangkaian aktifitas operasionalnya dengan melakukan
kelayakan bisnis, sirvey lokasi, melakukan renovasi, pendaftaran izin berusaha,
membeli peralatan dan perlengkapan serta melakukan perekrutan dan seleksi untuk
pemenuhan kebutuhan SDM yang handal. Sumber daya manusia yang dimiliki oleh
Sepadan Gym merupakan SDM yang berkompeten dibidangnya, hasil dari proses
perekrutan dan pelatihan yang ketat. Selain itu, sistem yang disediakan akan
memudahkan dalam pengelolaan karyawan.
Manajemen risiko Sepadan Gym dibuat untuk mitigasi terjadinya kerugian
dimasa depan. Aspek digitalisasi Sepadan Gym mencakup digitalisasi keuangan,
pemasaran, oeprasional dan SDM yang disematkan pada Aplikasi Sepadan Gym.
Analisis keuangan Sepadan Gym dengan modal yang dimiliki sebesar Rp.
578.672.000,- menghasilkan waktu kembali modal atau Break Even Point (BEP)
selama 1,98 tahun atau selama 1 tahun 10 bulan dengan Net Profit Margim (NPV)
sebesar Rp. 831.604.955,- dengan Internal Rate Of Return sebesar 50% serta laba
kotor sebesar 167%. Adapun laba yang dihasilkan setelah PPn dan PPh adalah
sebesar Rp. 660.849.500,-. Nilai yang didapatkan pada perhitungan NPM adalah
sebesar 40% dengan tingkat pengembalian Investasi sebesar 114,2%
PERENCANAAN BISNIS CREATIVE DIGITAL AGENCY “ADLEVEL” BUSINESS PLAN
Perkembangan teknologi digital di Indonesia, terutama media sosial, telah menciptakan
banyak peluang bisnis dan profesi baru dalam ekonomi kreatif. Perubahan budaya belanja,
di mana konsumen lebih memilih platform online dan media sosial untuk berbelanja dan
mencari informasi, memperlihatkan pentingnya kehadiran digital bagi perusahaan. Dalam
lanskap ini, perusahaan semakin menyadari pentingnya kehadiran daring dan potensi
kolaborasi antara teknologi dan kreativitas untuk menciptakan dampak yang signifikan.
Penetrasi internet yang tinggi di Indonesia, yang mencapai 79,5% pada tahun 2024,
mencerminkan peluang besar bagi bisnis digital. Pandemi Covid-19 telah mempercepat
munculnya UMKM yang membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usaha dan
produk mereka secara digital. Oleh karena itu, hadirnya platform digital creative digital
agency, sangat diperlukan. AdLevel adalah sebuah digital creative agency yang didirikan
untuk memenuhi kebutuhan pemasaran digital demi meningkatkan visibilitas dan
keterlibatan pelanggan secara efektif. Penelitian ini mengkaji peluang perencanaan dan
pengembangan bisnis berdasarkan aspek-aspek pendekatan SWOT, Design Thinking, dan
Business Model Canvas (BMC), aspek studi kelayakan bisnis, aspek keuangan, marketing,
sumber daya manusia dan operasional. Kelayakan usaha ini ditentukan berdasarkan
kriteria, Net Present Value, Profitability Index, Internal Rate of Return dan Payback
Period. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan
data observasi. Dengan memetakan sembilan elemen BMC, AdLevel siap memasuki
persaingan di industri creative digital agency dengan strategi yang matang dan terintegrasi,
dengan menargetkan segmen pelanggan yang beragam, menawarkan proposisi nilai yang
unik melalui kreativitas tinggi dan analisis data, serta menggunakan saluran distribusi yang
efektif, AdLevel memposisikan diri untuk memenuhi berbagai kebutuhan pasar. Dalam
proyeksi keuangan, AdLevel menunjukkan potensi yang menjanjikan dengan NPV sebesar
Rp502.407.710 dan Profitability Index (PI) sebesar 3,02. Tingkat Pengembalian Internal
(IRR) sebesar 52% mengindikasikan investasi yang sangat menguntungkan, jauh melebihi
benchmark standar. Periode pengembalian modal yang relatif singkat, yaitu 2,16 tahun,
semakin memperkuat kelayakan finansial proyek ini. Berdasarkan indikator-indikator
keuangan tersebut, AdLevel dapat dianggap sebagai usaha yang layak dan menjanjikan,
baik dari segi profitabilitas maupun risiko investasi
PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL DAN MORALITAS INDIVIDU TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD (Studi Kasus pada Perusahaan X)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengendalian internal dan
moralitas individu terhadap pencegahan fraud pada Perusahaan X. Metode
penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan data yang dikumpulkan
melalui kuesioner dan diolah menggunakan SPSS 27. Metode sampling yang
digunakan adalah sensus, di mana seluruh populasi dijadikan sampel, yaitu
sebanyak 33 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial,
pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap pencegahan fraud,
sedangkan moralitas individu tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan,
pengendalian internal dan moralitas individu bersama-sama berpengaruh signifikan
terhadap pencegahan fraud. Artinya semakin baik pengendalian internal dan
moralitas individu maka semakin baik juga pencegahan fraud
PENGARUH FINANCIAL DISTRESS, PROFITABILITAS, DAN OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Aneka Industri dan Sektor Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019- 2022)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial distress,
profitabilitas, dan opini audit tahun sebelumnya terhadap opini audit going concern
pada perusahaan sektor aneka industri dan sektor infrastruktur, utilitas, dan
transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022. Metode
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif.
Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan sektor aneka
industri dan sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia periode 2019-2022 sebanyak 556 pengamatan. Teknik pengambilan
sampel dalam penelitian ini dengan metode Purposive Sampling dan diperoleh
jumlah sampel sebanyak 176. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah analisis regresi logistik pada taraf signifikansi sebesar 5%. Program yang
digunakan dalam menganalisis data menggunakan IBM SPSS ver.26. Hasil dari
penelitian ini menunjukkan bahwa financial distress dan opini audit tahun
sebelumnya berpengaruh terhadap opini audit going concern, sedangkan
profitabilitas tidak berpengaruh terhadap opini audit going concern