16390 research outputs found
Sort by
PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN HAPPINESS AT WORK TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI KASUS PERUSAHAAN TEKSTIL X DI KABUPATEN SUMEDANG JAWA BARAT)
Di era globalisasi, persaingan dalam industri garment atau tekstil semakin ketat, menuntut perusahaan
untuk berinovasi guna mempertahankan usahanya. Salah satu faktor utama dalam keberlanjutan
perusahaan adalah sumber daya manusia, sehingga pemeliharaan kesejahteraan karyawan menjadi aspek
krusial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work Life Balance dan Happiness at Work
terhadap kinerja karyawan pada perusahaan tekstil di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Metode
penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Work Life Balance berpengaruh signifikan namun negatif terhadap
kinerja karyawan sebesar 21,6%, yang berarti bahwa semakin tinggi tingkat Work Life Balance, kinerja
karyawan cenderung menurun. Sebaliknya, Happiness at Work memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja karyawan sebesar 58,1%, menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kebahagiaan di
tempat kerja, semakin baik pula kinerja karyawan. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh
signifikan terhadap kinerja karyawan dengan kontribusi sebesar 79,7%, sedangkan sisanya 20,3%
dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Berdasarkan temuan ini, perusahaan tekstil di
Kabupaten Sumedang disarankan untuk meningkatkan kebahagiaan kerja karyawan melalui penciptaan
lingkungan kerja yang positif, pemberian apresiasi terhadap kinerja, serta kebijakan yang mendukung
keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi guna meningkatkan produktivitas secara
optimal
PENGARUH EMPLOYER BRANDING DAN E-RECRUITMENT TERHADAP MINAT MELAMAR KERJA (STUDI KASUS PADA GENERASI Z DI BANK MANDIRI KANTOR CABANG BANDUNG ASIA AFRIKA UTARA)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh employer branding dan e-recruitment terhadap
minat melamar kerja pada Bank Mandiri Kantor Cabang Bandung Asia Afrika Utara. Jenis penelitian
ini adalah explanatory research yang menjelaskan hubungan kausal antara variabel- variabel melalui
pengujian hipotesis. Dalam penelitian ini objek yang menjadi bahan penelitian adalah masyarakat
yang berusia 18-27 atau generasi Z yang berada di Kota Bandung, khususnya mereka yang memiliki
niat untuk melamar kerja pada Bank Mandiri Kantor Cabang Bandung Asia Afrika Utara. Populasi
pada penelitian ini adalah seluruh calon pelamar yang berada pada kisaran usia 18-27 tahun atau
generasi Z yang berada di Kota Bandung dan mahasiswa perguruan tinggi dikota Bandung.
Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 130 responden yang ditentukan dengan rumus Hair et
al. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang
digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa employer
branding memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat melamar kerja pada Bank Mandiri
Kantor Cabang Asia Afrika Utara, e-recruitment memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap
minat melamar kerja pada Bank Mandiri Kantor Cabang Asia Afrika Utara, secara simultan
employer branding dan e-recruitment berpengaruh signifikan terhadap minat melamar kerja pada
Bank Mandiri Kantor Cabang Asia Afrika Utara
PENGARUH SKEPTISISME PROFESIONAL, KOMPLEKSITAS TUGAS, DAN KEPATUHAN KODE ETIK TERHADAP KUALITAS AUDIT: PERSPEKTIF AUDITOR INDEPENDEN (STUDI EMPIRIS PADA KAP BIG FOUR DI DKI JAKARTA)
Perjalanan bisnis dalam era yang kompleks ini tentu membutuhkan
kepercayaan publik untuk mendukung terciptanya profesionalisme melalui setiap
kinerja dan keputusan yang diambil. Tantangan dalam menciptakan bisnis yang
sehat membutuhkan auditor yang menjadi penjaga integritas, memberi jalan untuk
mengukuhkan kepercayaan publik atas kualitas audit yang tinggi. Namun,
permasalahan muncul pada tingkat turnover akuntan yang tinggi di Kantor Akuntan
Publik (KAP), baik di Jakarta maupun di negara lain, seperti yang tercatat di
Amerika Serikat dengan perputaran auditor mencapai 15%-20% sebelum 2020,
yang masih menjadi isu dengan pemecatan 1.800 karyawan oleh
PricewaterhouseCoopers (PwC) pada tahun 2024. Kontroversi yang bermunculan
dapat mengakibatkan menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat dalam menilai
kinerja akuntan publik. Dalam lingkup audit, periode sibuk yang dikenal sebagai
peak season meningkatkan tekanan auditor untuk memenuhi permintaan klien
menjelang batas waktu penyampaian laporan keuangan dengan tetap mematuhi
standar profesional yang berlaku.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari skeptisisme
profesional, kompleksitas tugas, dan kepatuhan kode etik terhadap kualitas audit di
KAP Big Four di DKI Jakarta, yaitu Deloitte, Ernst & Young (EY),
PricewaterhouseCoopers (PwC) , Klynveld Peat Marwick Goerdeler (KPMG).
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner
skala likert melalui pendekatan beberapa platform media sosial profesional, seperti
LinkedIn dan aplikasi TikTok. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu
purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa skeptisisme profesional tidak
berpengaruh terhadap kualitas audit, dengan nilai signifikansi 0,089, yang lebih
besar dari 0,05. Sementara itu, kompleksitas tugas berpengaruh positif dengan nilai
signifikansi 0,046, dan kepatuhan terhadap kode etik memiliki pengaruh positif
dengan nilai signifikansi 0,000, menegaskan pentingnya integritas dalam menjaga
kualitas audit. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah atau mengganti
variabel yang relevan untuk meningkatkan akurasi analisis. Selain itu, perlu
diperhatikan keterbatasan jumlah dan komposisi responden agar penelitian lebih
representatif
PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BANK BJB (Studi pada Bank BJB Kantor Cabang Utama Bandung)
Kinerja karyawan adalah kemampuan, keterampilan, dan hasil kerja yang
ditunjukkan oleh seorang karyawan dalam menjalankan tugas dan tanggung
jawabnya di tempat kerja.Bank BJB merupakan salah satu perusahaan perbankan
yang sangat diperhatikan mengenai kinerja karyawannya.Apabila kinerja karyawan
menurun maka akan terjadi dampak yang dapat menurunkannya hasil kinerja
perusahaan.Fenomena kinerja karyawan yang menurun juga terjadi di perusahaan
Bank BJB Kantor Cabang Utama Bandung.Terdapat berbagai macam faktor yang
dapat menyebabkan terjadinya kinerja karyawan menurun.Tujuan penelitian ini
adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh pelatihan dan motivasi terhadap
kinerja karyawan Bank BJB Kantor Cabang Utama Bandung. Metode penelitian
yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada
penelitian ini yaitu seluruh karyawan Bank BJB Kantor Cabang Utama Bandung
dengan jumlah 170 karyawan,pengambilan sampel pada penelitan ini
menggunakan teknik probability sampling dengan tipe simple random sampling
yaitu sebanyak 63 karyawan.Kuesioner disebarkan kepada 63 responden karyawan
Bank BJB Kantor Cabang Utama Bandung.Hasil penelitian Pada Uji T dapat
diinterpretasikan bahwa pelatihan secara parsial berpengaruh terhadap kinerja
karyawan sehingga H1 diterima.Dan motivasi secara parsial berpengaruh terhadap
kinerja karyawan sehingga H2 diterima.Pada hasil uji F menunjukkan bahwa
pelatihan dan motivasi secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan
sehingga H3 diterima
ANALISIS IMPLEMENTASI LAYOUT TERHADAP ERGONOMIS KERJA PADA DIVISI PENGARSIPAN OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) KOTA BANDUNG
Layout atau tata letak merupakan cara dalam mengelompokkan suatu hal yang
berkaitan dengan pekerja dengan pekerjaannya di dalam suatu ruangan, yang
mempertimbangkan kenyamanan, keamanan dan keleluasaan dalam pergerakan untuk
para pekerja atau pegawai. Dalam layout tersebut yang dipertimbangkan selain
kenyamanan, keamanan dan keleluasaan untuk pergerakan para pegawai ialah
peletakan meja dan kursi. Karena jika tidak mempertimbangkan hal tersebut maka akan
mempengaruhi kondisi dalam ruangan dan juga hasil dari pekerjaan yang dilakukan
oleh para pekerja atau pegawai yang berada di ruangan atau perusahaan tersebut.
Ergonomis memiliki kaitannya dengan layout. Karena ergonomis itu sendiri
merupakan ilmu yang harus di terapkan dalam dunia pekerjaan karena memiliki peran
yang penting untuk para pekerja atau pegawai agar merasakan kenyamanan saat
melakukan pekerjaannya. Dengan menerapkan ergonomis itu sendiri akan
meningkatkan produktifitas kerja dari para pegawai. Jenis penelitian ini adalah
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data studi
kepustakaan dan studi lapangan. Dan dari hasil penelitian tersebut maka dapat di
simpulkan bahwa layout yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam lingkup manajemen
operasional karena mempengaruhi aktivitas pekerja dalam melakukan pekerjaannya
TINJAUAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN PADA PT. PINDAD ENJINIRING iNDONESIA
Penilaian kinerja karyawan merupakan proses evaluasi yang dilakukan perusahaan dalam
mengukur dan menilai kontribusi, produktivitas, dan kinerja individu dalam menjalankan
tugas dan tanggung jawab mereka dalam jangka waktu tertentu. Tujuan laporan tugas akhir
ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan penilaian kinerja karyawan pada PT. Pindad
Enjiniring Indonesia serta mengetahui hambatan yang dialami perusahaan dalam penilaian
kinerja karyawan. Adapun Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu studi kepustakaan
dan studi lapangan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penilaian kinerja
karyawan pada PT. Pindad Enjiniring Indonesia sudah berjalan dengan lancar sesuai
dengan ketentuan yang berlaku diperusahaan. Namun, masih adanya hambatan yang
dialami pada saat penilaian kinerja karyawan adalah kurang pahamnya pegawai mengenai
tatacara mengerjakan KPI Individu, keterlambatan pengumpulan dan dokumen bukti
pendukung yang kurang lengkap. Penulis menyarankan agar PT. Pindad Enjiniring
Indonesia menggunakan aplikasi yang dapat diakses kapan saja untuk berkomunikasi antar
Divisi mengenai masalah atau pertanyaan, sehingga membuat setiap masalah atau
pertanyaan dapat ditangani dengan lebih efisien dan terorganisir
PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK, SANKSI PERPAJAKAN, DAN TARIF PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (Studi Empiris pada SAMSAT Kota Cimahi)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran wajib pajak, sanksi
perpajakan dan tarif pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor pada Samsat
Kota Cimahi. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksplanatori dengan
pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dengan
menggunakan instrumen kuesioner yang di sebarkan pada wajib pajak kendaraan
bermotor yang terdaftar di Kantor Samsat Kota Cimahi. Sampel dari populasi yang
di ambil berjumlah 100 responden dengan teknik sampling yang digunakan untuk
pengambilan sampel adalah random sampling. Pengambilan sampel yang di
gunakan dalam penelitian ini adalah teknik slovin. Analisis data dalam penelitian
ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Program yang digunakan
dalam menganalisis data menggunakan Statistical Package for Social Sciences
(SPSS) versi 25.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak
berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, sanksi
perpajakan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor
dan tarif pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di
Kantor Samsat Kota Cimahi
PENGARUH GENDER, RELIGIUSITAS, DAN LOCUS OF CONTROL AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT (Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung)
Kualitas audit merupakan hasil dari tanggung jawab auditor yang dilaksanakan
melalui bentuk pelaksanaan audit yang tepat dengan tujuan mendeteksi dan
mengungkapkan pelanggaran atau penyelewengan dalam laporan keuangan.
Untuk mencapai kualitas audit, penting bagi auditor dalam memperhatikan
berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kualitas audit. Penelitian ini dilakukan
untuk menguji dan menganalisis pengaruh variabel Gender, Religiusitas, dan
Locus Of Control auditor Terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Akuntan Publik di
Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis
penelitian survei melalui kuesioner. Sumber data yang digunakan adalah primer.
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 52 sampel. Teknik analisis
data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan
bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel
gender auditor secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, variabel
religiusitas auditor secara parsial berpengaruh terhadap kualitas audit, dan
variabel locus of control auditor secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas
audit
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE TERHADAP TURNOVER INTENTION MELALUI JOB SATISFACTION SEBAGAI MEDIASI (Studi pada Karyawan Rumah Sakit Swasta di Bandung)
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan hasil kajian dan hasil analisis
mengenai pengaruh work-life balance terhadap turnover intention melalui job
satisfaction sebagai mediasi studi pada Rumah Sakit Swasta di Bandung, dimana
unit analisis pada penelitian ini adalah Rumah Sakit Rajawali dan Rumah Sakit
Immanuel Bandung. Metode kuantitatif dan analisis jalur menjadi alat analisis
dalam menguji hipotesis dalam penelitian ini, dimana responden dalam penelitian
ini adalah bagian perawat kedua rumah sakit yang diduga memiliki permasalahan
mengenai turnover intention. Hasil penelitian menemukan bahwa Work-Life
Balance berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Turnover intention
dengan nilai signifikansi variabel sebesar 0,000 (< 0,05), dan pengaruh langsung
sebesar (0,4862) atau hasil yang telah dikuadratkan sebesar 0.236, dalam satuan
persen adalah 23,6%. Work-Life Balance berpengaruh secara positif dan signifikan
terhadap Job satisfaction dengan nilai signifikansi variabel sebesar 0,000 (< 0,05),
dan pengaruh langsung sebesar (0,7552) atau hasil yang telah dikuadratkan sebesar
0,570, dalam satuan persen adalah 57,0%. Job satisfaction berpengaruh secara
positif dan signifikan terhadap berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap
Turnover intention dengan nilai signifikansi variabel sebesar 0,000 (< 0,05), dengan
pengaruh langsung sebesar (0,3482) atau hasil yang telah dikuadratkan sebesar
0.121, dalam satuan persen adalah 12,1%. Work-life balance berpengaruh secara
positif dan signifikan terhadap Turnover intention melalui Job satisfaction sebagai
variabel mediasi, berdasarkan t hitung (sobel tes stastic) sebesar 4.338 lebih besar
dari t tabel 1.665 dan nilai one tailed probality dan two probability sebesar 0.000
dan 0.000 < 0,050 dan hasil persentase pengaruh tidak langsung sebesar 0,262 atau
26,2%, yang artinya hasil uji Sobel variabel Work-life balance terhadap Turnover
intention dengan variabel Job satisfaction sebagai variabel mediasi adalah dapat
menjadi mediasi dengan pengaruh positif dan signifikan
ANALISIS TATA LETAK BACK OFFICE DANA DAN KREDIT BJB TAMANSARI BANDUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penataan ulang tata letak (layout) di bagian
back office Dana dan Kredit BJB Tamansari Bandung terhadap produktivitas karyawan. Dalam
era persaingan global yang semakin ketat, perusahaan dituntut untuk terus berinovasi, termasuk
dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung efisiensi operasional dan kesejahteraan
karyawan. Penelitian ini berfokus pada perancangan ulang tata letak fasilitas yang lebih terbuka
dan terintegrasi guna meningkatkan kolaborasi antar karyawan dan memaksimalkan
penggunaan ruang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan
laporan, dengan data yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan, wawancara, dan
dokumentasi. Analisis dilakukan untuk mengindetifikasi hambatan-hambatan yang ada dalam
tata letak saat ini dan menemukan Solusi yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
tata letak tradisional yang kaku dan tersegmen menghambat komunikasi antar divisi,
mengurangi fleksibilitas, dan menurunkan semangat kerja karyawan. Penataan ulang yang
dilakukan mencakup peningkatan pencahayaan, ventilasi, dan penyusunan ulang dokumen
yang lebih efisien. Penelitian ini menemukan bahwa perancangan tata letak yang optimal dapat
secara signifikan meningkatkan produktivitas karyawan. Tata letak yang lebih terbuka dan
terintegrasi menciptakan suasana kerja yang lebih dinamis, mendukung pertukaran ide, dan
meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Studi ini memberikan kontribusi bagi
pengembangan teori manajemen operasional, khususnya dalam konteks pengelolaan tata letak
kantor di industri perbankan