Andalas University

Andalas University Repository
Not a member yet
    532 research outputs found

    HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KONSEP DIRI PENGGUNA NARKOBA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II A MUARO PADANG TAHUN 2015

    Get PDF
    ABSTRAK Ketergantungan pada pengguna narkoba memberikan dampak buruk bagi kondisi kesehatan dan psikologis. Narkoba dapat merubah keadaan diri seseorang termasuk konsep diri yang dimiliki. Konsep diri negatif cenderung terjadi pada pengguna narkoba, sehingga dibutuhkan faktor yang dapat mengubah konsep diri negatif pada pengguna, yaitu dukungan sosial dari keluarga, teman serta petugas lapas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan konsep diri pengguna narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Muaro Padang Tahun 2015. Jenis penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada 55 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri dari data demografi, konsep diri, dan dukungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (74,5%) narapidana dengan kasus narkoba memiliki konsep diri positif, dan (85,5%) narapidana dengan kasus narkoba mendapatkan dukungan sosial yang tinggi. Berdasarkan hasil uji chi-square, diketahui bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan sosial dengan konsep diri pengguna narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Muaro Padang Tahun 2015 dengan nilai (p=0,000). Dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial dapat meningkatkan konsep diri narapidana narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Muaro Padang. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada keluarga dan teman menjadi sumber dukungan sosial, memberikan motivasi bagi narapidana dan bagi petugas lapas memberikan binaan dan pendidikan kesehatan pada narapidana narkoba. Kata kunci : Narkoba, konsep diri, dukungan sosial Daftar Pustaka : 88 (1971 - 2014

    Implementasi Metode Pembelajaran Project Based Learning Pada Matakuliah Perancangan Teknik Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Andalas

    Get PDF
    Sebagai salah satu matakuliah inti pendukung kompetensi utama lulusan program studi Teknik Mesin Universitas Andalas, Perancangan Teknik harus dipahami secara baik dan benar oleh mahasiswa. Pembelajaran matakuliah perancangan teknik akan memberikan pemahaman mengenai teori-teori maupun ilmu terapan yang terkait dengan ilmu disain/kerekayasaan. Untuk bidang ilmu terapan perancangan teknik, pokok bahasan yang menjadi fokus pembelajaran adalah perancangan konsep disain, proses realisasi produk, metode-metode perancangan, klarifikasi tujuan perancangan, membangun fungsi, memilih alternatif-alternatif disain dan pemilihan proses dan material. Banyaknya pokok bahasan yang diajarkan menyebabkan sebagian mahasiswa kurang mampu mempelajari dan memahami matakuliah ini dengan baik. Disisi lain, kemampuan berpikir dan karakteristik mahasiswa yang berbeda menjadikan proses belajar mengajar sukar mencapai kompetensi akhir yang dirumuskan oleh program studi. Untuk menindaklajuti permasalahan ini, maka diperlukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik pokok bahasan yang terdapat dalam matakuliah perancangan teknik. Mengacu kepada karakteristik dari materi/pokok bahasan yang terdapat pada matakuliah perancangan teknik ini, pendekatan metode Project Based Learning (PjBL) dinilai sesuai untuk diterapkembangkan dalam proses belajar mengajar di PSTM Universitas Andalas. Metode PjBL akan mendorong mahasiswa untuk lebih berperan aktif dalam mengeksplorasi ilmu pengetahuan keteknikan dalam menyelesaikan permasalahan teknis dari sebuah proyek yang berhubungan dengan materi matakuliah yang diajarkan. Pada makalah ini, akan disajikan metodologi penerapan strategi pembelajaran dengan metode PjBL dan indikator penilaian yang menjadi acuan dalam melakukan evaluasi terhadap kompetensi akhir yang didapatkan oleh mahasiswa. Dari hasil implementasi dapat disimpulkan bahwa penerapan metode PjBL pada matakuliah perancangan teknik dapat meningkatkan dan memeratakan pemahaman pengetahuan dasar perancangan teknik. Dengan demikian metoda PjBL sangat efektif untuk diterapkembangkan dalam matakuliah perancangan teknik

    PHYSICOCHEMICAL CHARACTERIZATION OF AMORPHOUS SOLID DISPERSION OF KETOPROFEN–POLYVINYLPYRROLIDONE K-30

    Get PDF
    Objective: The aim of the current study was to prepare an amorphous solid dispersion of ketoprofen in polymer PVP K-30 by solvent coevaporation technique and to characterize the physicochemical properties. Methods: An amorphous solid dispersion of ketoprofen, a water insoluble non-steroidal anti- inflammatory drug with polyvinyl pyrrolidone K-30, were prepared by solvent co-evaporation method at drug to polymer ratios 1:1, 1:3, 1:5 and 1:9 (w/w). Physicochemical properties of the solid drug were evaluated by X-ray powder diffractometry (XRPD), differential thermal analysis (DTA) and scanning electron microscopy (SEM). Dissolution studies were conducted according to the USP paddle method. Results: The X-ray powder diffraction and differential thermal analysis showed that ketoprofen was transformed from a crystalline phase to an amorphous state, as showed by disappearance of its characteristic of diffraction peaks and an endothermic peak. SEM Microphoto of amorphous solid dispersion showed homogeneous size and morphology. In addition, ketoprofen in amorphous solid dispersion showed better dissolution rate compared to crystalline drugs. The dissolution efficiency (DE) of ketoprofen from its amorphous solid dispersion increased with an increasing ratio of polymer. Conclusion: The study has shown that dispersions of ketoprofen into water-soluble polymer PVP K-30 formed an amorphous ketoprofen in solid dispersion system. All amorphous solid dispersion of ketoprofen in PVP K-30 prepared by solvent co-evaporation demonstrated a significant improvement in dissolution rate of ketoprofen compared to pure ketoprofen

    HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI TERHADAP RESILIENSI (KETANGGUHAN DIRI) PADA REMAJA DI SMA KARTIKA I-5 PADANG

    Get PDF
    Abstrak Pada masa remaja terjadi perubahan fisik, psikis, dan sosial sehingga akan menimbulkan masalah bagi remaja yang tidak mampu beradaptasi, untuk itu resiliensi penting untuk dicapai oleh remaja. Salah satu faktor yang mempengaruhi resiliensi yaitu harga diri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui arah korelasi dan kekuatan hubungan antara harga diri dengan resiliensi pada remaja di SMA KARTIKA I-5 Padang tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportionate stratified random sampling dengan responden 218 siswa. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner yang dianalisis dengan uji Spearman. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (84,4%) siswa memiliki harga diri tinggi dan (85,3%) siswa memiliki resiliensi tinggi. Hasil analisis bivariat didapatkan nilai p(value) 0,000 yang menunjukkan adanya korelasi antara harga diri terhadap resiliensi remaja dengan nilai korelasi sebesar 0,286 yang menyatakan arah hubungan korelasi positif dengan kekuatan hubungan lemah. Disarankan pada guru agar memberikan bimbingan konseling dengan memberikan dukungan kepada siswa agar mampu menghadapi situasi sulit. Kata kunci: Resiliensi, Harga Diri, Remaj

    Key Performance Indicators for Sustainable Campus Assessment: A Case of Andalas University

    Get PDF
    Sustainable campus has became an important issue amongst universities around the world. Universities can generate a significant impacts to environment due to the high usage of energy, extensive transportation, massive waste, high consumption of materials, and extensive development of buildings and facilities. Thus, there is a need to assess the sustainable campus performance. This paper proposes a set of key performance indicators (KPIs) for sustainable campus assessment consisting of six categories divided into a total of 35 indicators. Analytical Hierarchy Process (AHP) method is applied to determine the importance weight of the KPIs. The results indicated the most important category for the sustainable campus assessment is education with an importance weight of 0.2665, while energy and climate change is regarded as the least important category. It is hoped the proposed KPIs can assist the universities to achieve the higher performance in sustainable campus

    Jadwal ACIKITA

    Get PDF
    Hadiri The 5th ACIKITA International Conference on Science and Technology (AICST

    Perancangan Pesawat Tanpa Awak (Unmanned Aerial Vehicle) untuk Pencitraan Lokasi Siaga Bencana di Sumatera Barat

    Get PDF
    Dalam penelitian ini dilakukan sebuah perancangan Pesawat Tanpa Awak (Unmanned Aerial Vehicle/ UAV). Penelitian ini diawali dengan merumuskan konsep rancangan yang sesuai dengan wilayah pencitraan lokasi siaga bencana di Sumatera Barat. Hasil dari perumusan konsep rancangan akan dilanjutkan kedalam tahapan disain berikutnya sehingga menghasilkan detail design yang akan menjadi acuan dalam proses rancang bangun. Penelitian ini difokuskan pada perancangan UAV jenis wingspan yang dilengkapi teknologi pencitraan. Dimulai dengan melakukan proses perancangan UAV meliputi disain model pesawat (fuselage, wing, nose, horizontal stabilizer, vertical stabilizer, aeleron, elevator, ruder dan landing gear) dan menguji karakteristik aerodinamika. Pada makalah ini disajikan tahapan perancangan UAV dengan pendekatan Computational Fluid Dynamics (CFD). Dari hasil perancangan didapatkan bentuk airfoil dan disain UAV yang mampu memenuhi spesifikasi disain yaitu mampu membawa beban sebesar 1.75 kg dengan kecepatan jelajah 12 m/s

    BIOSYNTHESIS OF COPOLYMER POLY (3-HYDROXYBUTYRATE-CO-3-HYDROXYVALERATE) FROM PALM OIL AND N-PENTANOL IN A 10L BIOREACTOR

    Get PDF
    The production of poly (3-hydroxybutyrate-co-3-hydroxyvalerate) copolymer, P (3HB-co-3HV) from palm oil and a second carbon source by using bacteria Erwinia sp. USMI-20 in a 10L bioreactor has been done. Fermentation process was conducted through a single stage batch cultivation method under aerobic condition at pH 7.0, incubation temperature of 30 oC, and an agitation rate of 200 rpm for 66 hours. The production of the biopolymer was done from an initial growth on palm oil with a subsequent single feeding of n-pentanol. In this case, n-pentanol was used as a second carbon source to introduce the mole fraction of the 3-hydroxyvalerate, 3HV unit. The characterization of the polymer production was supported cell growth, polymer compound content and therefore the mole fraction of the 3-hydroxyvalerate unit. From this study, the composition of the polyester was noted to vary during the cultivation period. The highest amount of 3HV unit in the polyester at 48 hours of cultivation was 20 mole percent, the maximum amount of polymer content at 62.37 weight percent, biomass of 4.8 g/l and the maximum specific growth rate and specific polymer production were 0.401 hr-1 and 0.047 hr-1 respectively

    USULAN INDIKATOR EVALUASI PEMASOK DALAM PENETAPAN BIDDER LIST: STUDI KASUS PENGADAAN JASA PT. SEMEN PADANG

    Get PDF
    Each company will seek to improve performance in order to obtain the optimal results and customer satisfaction. One of the factors that affect the performance of the company is the supplier or vendor, which acts as a supplier of the operational needs of the company consisting of raw materials and spare parts manufacturing equipment. The existence of suppliers is crucial for the production process and the product to be produced. Therefore, it is necessary to a proper selection of suppliers so as to eliminate all risks that would result in losses for the company. PT. Semen Padang is one of the companies involved in the cement industry are one of members of PT. Cement Indonesia as the Holding Company. Until now both PT. Semen Padang and PT. Cement Indonesia does not have yet a standard method in the selection of suppliers for the procurement process of goods and services. This study aims to design the proposed indicator in the evaluation of suppliers to determine the bidders list on a tender for the procurement of services in PT. Semen Padang. Based on the literature study, it obtained six criteria i.e: quality, delivery, performance history, price, technical capability, and procedural compliance, which are divided into 13 indicators of performance evaluation. These indicators will be validated by the cement industry. Future studies will design a model of evaluation of suppliers using Analytic Hierarchy Process (AHP) method to determine the bidders list on a tender for the procurement of services in PT. Semen Padang

    495

    full texts

    532

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Andalas University Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇