Andalas University

Andalas University Repository
Not a member yet
    532 research outputs found

    PERBEDAAN KUALITAS HIDUP PASIEN HIPERTENSI DENGAN OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA DAN TANPA OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA DI POLI UMUM PUSKESMAS PADANG PASIR KECAMATAN PADANG BARAT TAHUN 2014

    Get PDF
    FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS ANDALAS Juli 2014 Nama : Rahma Dika Saputri No.BP : 1010321016 Perbedaan kualitas hidup pasien hipertensi dengan Obstructive Sleep Apnea dan tanpa Obstructive Sleep Apnea di Poli Umum Puskesmas Padang Pasir Kecamatan Padang Barat Tahun 2014 ABSTRAK Obstructive Sleep Apnea/OSA atau henti nafas saat tidur dalam beberapa dekade terakhir dikaitkan dengan hipertensi. Kejadian Apnea-hypoapnea pada OSA menyebabkan naiknya tekanan darah dan penurunan pada kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup pasien hipertensi dengan OSA dan tanpa OSA. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Padang Pasir Kecamatan Padang Barat karena pada wilayah Padang Pasir memiliki pasien hipertensi yang terbanyak di kota Padang. Desain penelitian ini adalah Deskriptif Komparasi dengan pendengkatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 169 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesoner dan cara ukur menggunakan teknik wawancara terpimpin. Analisa univariat ketahui median, maksimum-minimum dan bivariate dilakukan uji Mann- Whitney. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebanyak 60,4% pasien hipertensi mengalami OSA. Mean kualitas hidup pasien dengan OSA didapatkan lebih rendah daripada pasien yang tidak mengalami OSA dengan nilai p= 0,000. Terdapat perbedaan kualitas hidup pasien hipertensi dengan OSA dan tanpa OSA. Diharapkan pada petugas kesehatan untuk mengidentifikasi lebih dini OSA dan memberikan informasi tentang OSA pada pasien hipertensi sehingga morbilitas dan mortalitas akibat OSA dapat ditekan. Kata kunci : Obstructive Sleep Apnea, Hipertensi, Kualitas Hidup Daftar Pustaka : 53 (2001-2013

    UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI INFUSUM DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava Linn.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI PENYEBAB KARIES Streptococcus mutans SECARA IN VITRO

    Get PDF
    Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas Padang Skripsi, 12 Februari 2014 NURUL RIZQINA, 1010343016 Uji Efektivitas Antibakteri Infusum Daun Jambu Biji (Psidium guajava Linn.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Penyebab Karies Streptococcus mutans Secara In Vitro vii + 39 Halaman + 2 Gambar + 4 Tabel + 4 Lampiran ABSTRAK Penyakit gigi dan mulut yang paling banyak dijumpai adalah karies gigi. Karies adalah penyakit yang disebabkan berbagai faktor, antara lain gigi sebagai host, mikroorganisme, substrat(makanan), serta waktu. Berbagai penelitian membuktikan bahwa Streptococcus mutans merupakan bakteri yang paling berperan dalam terjadinya karies gigi. Tanaman jambu biji (Psidium guajava Linn.) merupakan salah satu tanaman obat yang mudah ditemukan dan dapat tumbuh hampir di berbagai wilayah. Kandungan senyawa aktif dalam daun jambu biji antara lain adalah flavonoid dan tanin. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui infusum daun jambu biji (Psidium guajava Linn.) sebagai antibakteri terhadap bakteri penyebab karies yaitu Streptococcus mutans. Penelitian ini menggunakan 5 konsentrasi yaitu 100%, 50%, 25%, 12,5%, dan 6,25% dengan masing-masing pengulangan 4 kali. Pengujian efektivitas antibakteri menggunakan metode difusi disk. Hasil penelitian menggunakan uji statistik Kruskall Wallis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada berbagai konsentrasi terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans. Kesimpulan penelitian ini adalah infusum daun jambu biji memiliki efek antibakteri terhadap Streptococcus mutans secara In Vitro dengan konsentrasi yag efektif adalah 100%. Peningkatan konsenstrasi infusum daun jambu biji menunjukkan semakin besar diameter zona hambat pertumbuhan Streptococcus mutans. Kata kunci : karies, Streptococcus mutans, infusum daun jambu biji

    DUALISME KEWENANGAN KPUD DAN PTUN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PENENTUAN KANDIDAT PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH

    Get PDF
    DUALISME KEWENANGAN KPUD DAN PTUN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PENENTUAN KANDIDAT PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH (Studi Pemilukada Bangkalan Madura Periode 2013-2018) (Hendri, 0910113285, Fakultas Hukum Universitas Andalas, Tahun 2014, Jumlah halaman 99) ABSTRAK Pemilihan Umum (Pemilu) sebagai sebuah proses seleksi terhadap lahirnya pemimpin dalam rangka perwujudan demokrasi diharapkan menjadi representasi dari rakyat, karena pemilu merupakan suatu rangkaian kegiatan politik untuk menampung kepentingan masyarakat, yang kemudian dirumuskan dalam berbagai bentuk kebijaksana. Dengan perkataan lain, pemilu adalah sarana demokrasi untuk membentuk sistem kekuasaan negara yang berkedaulatan rakyat dan permusyawaratan perwakilan yang digariskan oleh Undang-Undang Dasar. Putusan pengadilan tata usaha negara yang mengeluarkan suatu keputusan yang mengakibatkan mendiskualifikasikan pasangan calon pasangan Imam-Zainal Alim kepada KPUD Kabupaten Bangkalan yang membatalkan penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bangkalan. Pasangan yang didukung kualifikasi Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Persatuan Nasional (PPN) itu dicoret setelah gugatan pengurus lama DPD partai Persatuan Daerah (DPD) Bangkalan dikabulkan PTUN Surabaya. Isi gugatan meminta PTUN agar pasangan Imam-Zain didiskulifikasikan karena mendaftar diri sebagai calon menggunakan Partai PPN. Bakal calon Bupati Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Imam Buchori melaporkan KPUD setempat ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas pencoretan namanya sebagai calon bupati. Rumusan masalah yang dibahasa adalah Bagaimanakah Proses Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangkalan Periode 2013 – 2018, serta Apa Sengketa yang Timbul dari Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangkalan Periode 2013 – 2018 dan Bagaimanakah dampak dari mekanisme penyelesaian sengketa penentuan kandidat dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Bangkalan Periode 2013 – 2018. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang bersifat kualitatif dan deskriptif. Data penelitian meliputi data bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data adalah melalui studi kepustakaan berupa buku-buku literatur, peraturan perundang-undangan, serta pengumpulan data melalui media elektronik yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian maka penulis menyimpulkan bahwa Komisi Pemilihan Umum Daerah dalam melakukan penetapan bakal calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah sudah sesuai peraturan perundang-undangan terkait dan juga dalam Peraturan Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum. Pengajuan bakal calon K.H. Imam Bukhori dan Zainal Alim telah dilakukan oleh DPC PPN Kabupaten Bangkalan, maka hal tersebut sudah sah secara hukum. Bila cara tersebut yang dijadikan dasar oleh KPU Kabupaten Bangkalan dalam menetapkan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, maka Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Bangkalan Tahun 2012 berdasarkan Berita Acara Nomor 55/BA/X/2012 tanggal 22 Oktober 2012 dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Sebagai Peserta Pemilu Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Kabupaten Bangkalan Tahun 2012 berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Bangkalan Nomor 57/Kpts/KPUKab/014.329656/2012 juga sudah benar adanya

    PEMBUATAN KOMPOSIT KITIN-KITOSAN YANG DIEKSTRAK DARI KULIT UDANG DAN KARAKTERISASINYA

    Get PDF
    PEMBUATAN KOMPOSIT KITIN-KITOSAN YANG DIEKSTRAK DARI KULIT UDANG DAN KARAKTERISASINYA Oleh: Refrani Andyta (07132067) Dibimbing oleh Rahmayeni, M.S. dan Yeni Stiadi, M.S. Abstrak Pembuatan komposit kitin-kitosan yang diekstrak dari kulit udang telah dilakukan. Penelitian ini memanfaatkan bahan dasar yang berasal dari limbah kulit udang yang tidak termanfaatkan. Dalam pembuatan komposit dilakukan dua variasi, yaitu perbandingan jumlah kitin dan kitosan yaitu, (0,025:5)g ; (0,05:5)g ; (0,075:5)g ; (0,1:0,5)g dan variasi suhu pengeringan komposit dengan suhu 60°C, 80°C dan 100°C. Hasil spektrum FT-IR memperlihatkan beberapa serapan spesifik dari kitin untuk gugus fungsi dari -OH, N-H bonding, C-H, C=O, C-H metil, dan C-O, sedangkan spektrum FT-IR dari kitosan memperlihatkan beberapa serapan spesifik yang merupakan gugus fungsi dari N-H amina, -OH, N-H bending, C-H, C-H metil, dan C-O. Analisis SEM memperlihatkan morfologi pada masing-masing komposit yang ada berbeda satu sama lain, tergantung pada variasi yang dilakukan. Pola XRD dari komposit memperlihatkan puncak-puncak 2θ yang sesuai dengan puncak standar kitin dan kitosan. Sifat termal komposit yang didapat dari analisis DSC lebih tinggi dibandingkan kitin dan kitosan secara terpisah. Kata Kunci: komposit kitin-kitosan, kitin, kitosan, kulit udang

    KEBIJAKAN LEGISLATIF DALAM PENANGGULANGAN KEJAHATAN MELALUI PEMBARUAN PELAKSANAAN PIDANA PENJARA DENGAN SISTEM PEMASYARAKATAN DI INDONESIA

    Get PDF
    ABSTRAK Kebijakan legislatif merupakan kebijakan (policy) dalam menetapkan dan merumuskan sesuatu di dalam peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, sering juga kebijakan legislatif disebut dengan istilah “kebijakan formulatif”. Kebijakan legislatif (formulatif) merupakan tahap yang paling strategis dari keseluruhan proses operasionalisasi atau fungsionalisasi dan konkretisasi (hukum) pidana, sehingga kesalahan atau kelemahan kebijakan legislatif merupakan kesalahan strategis yang dapat menjadi penghambat upaya pencegahan dan penanggulangan kejahatan pada tahap aplikasi dan eksekusi. Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah: 1) Seberapa jauh kebijakan legislatif dalam penanggulangan kejahatan melalui pembaruan pelaksanaan pidana penjara dengan sistem pemasyarakatan di Indonesia; 2) Apakah pidana penjara dengan sistem pemasyarakatan yang berlaku sekarang sudah bekerja maksimal dalam upaya penanggulangan kejahatan di Indonesia. Metode Penelitian ini adalah Penelitian Hukum Normatif, dengan memperoleh bahan hukum primer, sekunder dan tersier serta diolah dan dianalisis dengan metode deskriptif analitis. Hasil dan pembahasan penelitian memperlihatkan bahwa: 1) Kebijakan legislatif dalam penanggulangan kejahatan melalui pembaruan pelaksanaan pidana penjara dengan sistem pemasyarakatan mengacu kepada Undang-undang No 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. Kebijakan legislatif dengan sistem perumusan tunggal dalam perundang-undangan selama ini tidak sesuai dengan ide dasar dari pidana penjara yang dikembangkan sekarang dengan sistem pemasyarakatan. Konsep pemasyarakatan yang bertolak dari ide rehabilitasi dan resosialisasi, menghendaki adanya individualisasi pidana dan kelonggaran dalam menetapkan pidana yang sesuai untuk terdakwa. Konsep atau ide demikian berlawanan (kontradiksi) dengan sistem perumusan tunggal yang bersifat kaku. Ini berarti bahwa ide dasar dari pidana penjara dengan sistem pemasyarakatan tidak dapat diwujudkan dengan baik melalui sistem perumusan tunggal. Dengan demikian, maka penggunaan atau penetapan pidana penjara dalam perundang- undangan seharusnya ditempuh dengan kebijakan selektif dan limitatif. Kebijakan demikian (selektif dan limitatif) tidak hanya berarti harus ada penghematan dan pembatasan pidana penjara yang dirumuskan atau diancamkan dalam perundang-undangan, tetapi juga harus ada peluang bagi hakim untuk menerapkan pidana penjara itu secara selektif dan limitatif. 2) Pidana penjara dengan sistem pemasyarakatan yang berlaku sekarang belum mampu bekerja maksimal dalam upaya penanggulangan kejahatan di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kelemahan-kelemahan atau kekurangan dalam pelaksanaan pidana penjara dengan sistem pemasyarakatan seperti masalah over kapasitas atau kelebihan jumlah penghuni di lembaga pemasyarakatan, adanya diskriminasi perlakuan petugas pemasyarakatan terhadap narapidana tertentu, pembinaan yang diberikan kepada narapidana belum maksimal, kurangnya dana kesehatan bagi narapidana, serta adanya pungutan- pungutan liar di lembaga pemasyarakatan. Berdasarkan kelemahan-kelemahan tersebut, dapat dikatakan bahwa pelaksanaan pidana penjara dengan sistem pemasyarakatan yang berlaku sekarang belum mampu bekerja maksimal dalam upaya penanggulangan kejahatan di Indonesia

    PENGARUH BERBAGAI JENIS BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI (Capsicum annum L.)

    Get PDF
    EFFECT OF VARIOUS ORGANIC MATTERS ON THE GROWTH AND YIELD OF CHILI PLANTS (Capsicum annum L.) Skripsi S1 by M. Arief Indarto Lecture : 1. Dr. Ir. Irawati, MRur, Sc2. Ir. Fevi Frizia, MS (almh) ABSTRACT .An experiment on “Effect of various organic matters on the growth and yield of chilli plants (Capsicum annum L.)” has been carried out from July to December 2012 at the experimental station of Faculty of Agriculture, Andalas University, Padang at an altitude of 360 m above sea level. The experiment was aimed at determining the best organic matters to promote the growth and yield of chili. The experimental units were arranged in a completely randomised design (CRD) with five treatments and four replicates. Data were analysed according to analysis of variance and mean comparison of Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) at 5% level. Treatment was various organic matters at 10 tons/ha as follows: chicken manure, cow manure, straw compost, compost of city organic waste, and no organic matters as a control group. Data collected including plant height, time to first flowering, the number of dichotomes per plant, time to first harvesting, total number of fruit per plant, fruit weight per plant, fruit yield per plot and per hectare, and number of fruit remains on plants at the end of experiment. Results indicated that chicken manure resulted in best growth of chilli plants as shown in highest plant height, total number of dichotomes, time to first harvesting, total number of fruits per plants, fruit weight per plant and yield per hectare. Keywords: organic matters, chili plan

    AN ANALYSIS OF CODE MIXING USED BY THE JURORS OF INDONESIAN IDOL 2012 TV PROGRAM

    Get PDF
    ABSTRAK Campur kode adalah fenomena bahasa yang terjadi dalam satu tuturan komunikasi. Skripsi ini adalah kajian sosiolinguistik tentang peristiwa campur kode yang terjadi dalam tuturan para juri acara Indonesian Idol 2012 disebuah program televisi RCTI. Kajian ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis campur kode yang digunakan dan menentukan faktor-faktor sosial yang mempengaruhi penggunaan campur kode dalam tuturan mereka. Data penelitian diperoleh dari tuturan juri saat memberi komentar kepada peserta dalam kompetisi musik Indonesian Idol 2012. Data dikumpulkan menggunakan metode non-partisipan observasi. Dalam pengambilan data dengan mengunduh 2 episode video spetakuler Indonesian Idol 2012 di youtube yaitu spektakuler 1 dan spektakuler 2. Analisis ini menggunakan dua teori yaitu teori Muysken (2000) yang membahas tentang tipe campur kode dan teori Holmes (1992) yang menjelaskan faktor-faktor sosial yang mempengaruhi penggunaan campur kode dalam tuturan juri. Dari analisis terhadap 30 data, ditemukan bahwa jenis campur kode yang paling banyak ditemukan dalam analisis ini adalah jenis penyisipan (insertion) sekitar 66,7 % yaitu penyisipan yang terjadi dalam tuturan juri yang paling sering dilakukan oleh Agnes Monica karena Agnes dalam aktivitas sehari harinya selalu menggunakan lebih dari satu bahasa. Dari segi faktor-faktor sosial yang paling banyak ditemukan adalah fungsi dari pembicaraan (function of speech) yaitu sekitar 53,3% yang terjadi dalam tuturan para juri ketika memberi komentar kepada peserta, yang paling sering dilakukan oleh Agnes Monica. Agnes adalah artis yang sudah memiliki prestasi bagus dalam dunia musik International dan dia memiliki kemampuan menggunakan lebih dari satu bahasa dalam komunikasinya. Kata kunci: sosiolinguistik, campur kode, jenis campur kode, faktor sosia

    ADDRESS TERMS IN HARRY POTTER AND THE CHAMBER OF SECRET MOVIE

    Get PDF
    Skripsi ini merupakan kajian tentang penggunaan kata sapaan oleh para pemain dalam film yang berjudul “Harry Potter and the Chamber of secret”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa jenis-jenis kata sapaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaannya. Penulis memilih film “Harry Potter and the Chamber of Secret” sebagai sumber data, karena terdapat banyak pemain dari latar belakang sosial yang berbeda, sehingga penggunaan kata sapaan cukup beragam ditemukan dalam film ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menerapkan metode simak yang dikemukakan oleh Sudaryanto (1988). Teknik yang digunakan adalah simak bebas libas cakap dan catat, dimana penulis penulis bukan sebagai pelaku dalam film melainkan sebagai pengamat. Pemilihan data dikhususkan hanya kepada penggunaan kata sapaan dan dipilih satu persatu untuk memastikan tidak ada pengulangan kata. Analisa data dilakukan dengan metode padan referen dan metode padan pragmatik yang dikemukakan oleh Sudaryanto (1993) dengan menerapkan teori kata sapaan yang dikemukakan Wardaugh (1986) dan didukung dengan teori Holmes tentang faktor sosial. Hasil penelitian dipresentasikan dengan menggunakan metode informal dan formal. Dari 20 data yang dianalisa, ditemukan penggunaan gelar (Title) sebanyak 4 (20%), penggunaan nama depan (First Name) sebanyak 7 (35%), penggunaan nama belakang (Last Name) sebanyak 5 (25%), penggunaan nama panggilan (Nickname) sebanyak 1 (5%), dan penggunaan gelar dan nama belakang (Title + Last Name) sebanyak 3 (15%). Analisa ini memperlihatkan bahwa penggunaan kata sapaan dipengaruhi oleh faktor sosial ( status atau tingkatan sosial, jenis kelamin, usia, hubungan keluarga, hirarki kerja, tingkat keintiman), dan faktor individu (kesopanan, solidaritas, kekuatan, kesadaran diri). Kata Kunci: Kata Sapaan, Faktor Sosial, Faktor Individ

    “The Influence of Self Success, Tolerance of Risk, and Freedom at the Work on Motivation of Students Become an Entrepreneur”

    Get PDF
    Alumni no. at University: M. RizkyFerima Alumni no. at Faculty: a) Birth’ Place/Date: Padang/ May 18th , 1991 b) Parent’ Name: H. Ferisyal Ramli c) Faculty: Economics d) Major: Management International e) ID Number: 0910524127 f) Graduation Date: January16, 2014 g)Grade: “sangat memuaskan” h)GPA: 2.85 i) Length of Study: 4 years 4 months j) Parents’ Address: Padang “THE INFLUENCEOF SELF SUCCESS, TOLERANCE OF RISK, AND FREEDOM AT THE WORK ON MOTIVATION OF STUDENTS TO BECOME AN ENTREPRENEURS STUDY IN: MANAGEMENT DEPARTMENT ECONOMIC FACULTY OF ANDALAS UNIVERSITY.” Bachelor Thesis by: M.RizkyFerima Supervisor: Syahrial Syarif S.E, MBA Abstract This research investigates the relationship between“Self Success, Tolerance of Risk, and Freedom at the Work, on the Motivation of Students to Become an Entrepreneurs. (Study in: Management Department Economic Faculty of Andalas University).” The data obtained through questionnaire. The samples were drawn from 100students who have the Motivation to Become Entrepreneurs. The data analyzed by using SPSS 19. In this research there are four variables, those are independent variable which are self success, , tolerance of risk, and freedom at the work, the dependent variable which is motivation to become entrepreneurs. The findings indicated that self success has significant to motivation to become entrepreneurs, tolerance of risk has significant to motivation to become entrepreneurs, and freedom at the work has significant to motivation to become entrepreneurs. Keywords:Self Success, Tolerance of Risk, Freedom at the Work, Motivation, Entrepreneurs This bachelor thesis has already examined and passed on January 16, 2014. The abstract of research has been approved by supervisor and examiners: Signature 1 2 3 Name Drs. Syahrial Syarif, SE, MBA Dr. Vera Pujani, SE, MM, Tech Dr.Yulihasri, SE.MBA Approved by, Head of Management Department Alumnus had registered to Faculty / University and get the alumnus number: Staff of Faculty/University Alumni No. at Faculty: Name : Signature : Alumni No. at University: Name : Signature: Dr.Vera Pujani, SE, MM, Tech NIP. 197110221997011001 ____________ Signatur

    495

    full texts

    532

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Andalas University Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇