Andalas University

Andalas University Repository
Not a member yet
    532 research outputs found

    INTRODUKSI PENGENDALIAN HAMA TERPADU (PHT) HAMA BUAH KAKAO DI KENAGARIAN SIKUCUR, KECAMATAN V KOTO KAMPUNG DALAM, KABUPATEN PADANG PARIAMAN

    Get PDF
    INTRODUKSI PENGENDALIAN HAMA TERPADU (PHT) HAMA BUAH KAKAO DI KENAGARIAN SIKUCUR, KECAMATAN V KOTO KAMPUNG DALAM, KABUPATEN PADANG PARIAMAN Abstrak Penelitian bertujuan untuk mempelajari teknologi PHT hama buah kakao pada pertanaman kakao rakyat di Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian dilakukan dalam bentuk percobaan pada perkebunan kakao rakyat di Kenagarian Sikucur, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman. Kriteria yang digunakan dalam penentuan lokasi sampel adalah pertanaman kakao yang berumur lebih dari empat tahun dan sudah berbuah. Perlakuan yang digunakan adalah PHT dan konvensional. Perlakuan PHT yaitu P3S (pemangkasan, pemupukan, panen sering dan sanitasi), sarang semut hitam buatan, dan fero PBK. Perlakuan konvensional adalah teknik budidaya yang dilakukan oleh petani di lokasi penelitian. Parameter yang diamati adalah persentase tanaman kakao terserang, persentase buah kakao terserang, dan intensitas serangan hama buah kakao. Perlakuan PHT dapat menekan serangan Penggerek Buah Kakao (PBK) dan Kepik Penghisap Buah Kakao (KPBk). Persentase tanaman terserang oleh PBK dan KPBk pada perlakuan PHT adalah 21,11% dan 28,89%. Intensitas serangan PBK dan KPBk pada perlakuan PHT adalah 26,96% dan 5,74%. Sedangkan persentase tanaman terserang PBK dan KPBk pada perlakuan konvensional adalah 61,11% dan 61,48%. Intensitas serangan PBK dan KPBk pada perlakuan konvensional adalah 62,44% dan 27,09%. Tingkat serangan pada perlakuan PHT lebih rendah dari pada konvensional. Kata kunci : PHT, konvensional, tingkat serangan, hama buah kaka

    PERBEDAAN FETAL OUTCOME PADA KEHAMILAN ATERM DENGAN ANEMIA DAN TIDAK ANEMIA DI RUMAH SAKIT ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI PERIODE JANUARI 2011 - DESEMBER 2013

    Get PDF
    ABSTRACT DIFFERENCES IN FETAL OUTCOMES BETWEEN ATERM PREGNANT WOMEN WITH ANEMIA AND NON ANEMIA IN THE ACHMAD MOCHTAR HOSPITAL BUKITTINGGI PERIOD JANUARY 2011- DECEMBER 2013. By Daulat Azhari Anemia in pregnancy is a health problem that become a common problem in developing countries. Anemia in pregnancy is a risk faktor of fetal outcome disorder and it have complication that increase of matenal and perinatal mortality. This is happened because anemia influencing of intrauterin fetal growth. The purpose of this study is to determine the differences of fetal outcome between aterm pregnant women with anemia and non anemia.This research uses secondary data by using Cross Sectional Study design. Total sample is 110 patient consisting of 55 aterm pregnant women with anemia and 55 are non anemia. Sampling techniques used a consecutive sampling and for analysis used Mann Whitney test. The analysis test result obtained mean birth weight babies in aterm pregnant women with anemia was 3097.27 gr± 366.93 gr abit lower compared to non anemia aterm pregnant women 3200.55 gr± 343.02 gr with p value= 0.214. The mean of APGAR score in the first minute in pregnant women with anemia was 7.04± 1.39 abit lower compared to non anemia aterm pregnant women 7.36± 0.65 with p value= 0.480 and the mean of APGAR score in the fifth minute in pregnant women with anemia was 8.11± 1.20 abit lower compared to non anemia aterm pregnant women 8.40± 0.62 with p value= 0.483. And for the mean of birth lenght in aterm pregnant women with anemia was 48,58 cm± 1.52 cm almost not have differences compared to non anemia aterm pregnant women 48.89 cm± 1.56 cm with p value= 0.310. The values of p value indicated there are no significantly diferences of birth weight, APGAR score in the first and fifth minute, and birth lenght betwen pregnant women with anemia compared to non anemia aterm pregnant women (p˃0.05). Key words: birth weigh, APGAR score, birth lenght, aterm pregnant women with anemia \ [Type text] ABSTRAK PERBEDAAN FETAL OUTCOME PADA KEHAMILAN ATERM DENGAN ANEMIA DAN TIDAK ANEMIA DI RUMAH SAKIT ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI PERIODE JANUARI 2011 - DESEMBER 2013 Oleh Daulat Azhari Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada negara berkembang. Anemia pada kehamilan merupakan faktor resiko gangguan pada fetal outcome dan memiliki komplikasi yang meningkatkan maternal dan perinatal mortality. Hal ini dikarenakan anemia mempengaruhi tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan fetal outcome pada kehamilan aterm dengan anemia dan tidak anemia..Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Total sampel adalah 110 sampel yang terdiri dari 55 ibu hamil aterm dengan anemia dan 55 ibu hamil aterm tidak anemia. Tekhnik pengambilan sampel adalah consecutive sampling dan untuk analisis data menggunakan tes Mann- Whitney. Hasil uji analisis diperoleh rerata berat badan lahir bayi pada ibu hamil aterm anemia adalah 3097,27 gr± 366,93 gr sedikit lebh rendah dibandingkan pada ibu hamil aterm tidak anemia 3200,55 gr± 343,02 gr dengan nilai p= 0,214. Rerata APGAR skor pada menit pertama pada kelompok anemia adalah 7,04± 1,39 sedikit lebih rendah jika dibandingkan pada ibu hamil aterm tidak anemia 7.36± 0,65 dengan nilai p= 0,480 dan untuk rerata APGAR skor pada menit kelima pada kelompok anemia 8,11± 1,20 sedikit lebih rendah dibandingkan ibu hamil aterm tidak anemia 8,40± 0,62 dengan nilai p= 0,483. Dan untuk rerata panjang badan lahir pada kelompok anemia adalah 48,58 cm± 1,52 cm hampir tidak memiliki perbedaan dibandingkan ibu hamil aterm tidak anemia 48,89 cm± 1,56 cm dengan nilai p=0,310. Dari nilai p yang didapatkan disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan berat badan lahir, APGAR skor menit pertama dan kelima, dan panjang badan lahir pada kehamilan aterm dengan anemia dan tidak anemia (p˃ 0,05). Kata kunci: Berat badan lahir, APGAR skor, panjang badan lahir, wanita hamil aterm dengan anemia.

    ANALISIS PERHITUNGAN TARIF RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN/KEBERSIHAN DI KOTA PADANG

    Get PDF
    ABSTRAK Kemajuan demi kemajuan yang dialami Kota Padang mengakibatkan peningkatan konsumsi masyarakat, sehingga banyak aktivitas-aktivitas yang meningkatkan jumlah sampah yang dihasilkan. Jumlah sampah yang meningkat sebagai konsekuensi kemajuan suatu daerah dan perubahan pola hidup manusia, serta laju daur ulang sampah yang lebih lambat dari pada jumlah total sampah akan menjadi masalah tersendiri jika penanganannya tidak tepat. Dalam penanganan sampah diperlukan dana untuk biaya pengelolaan pelayanan persampahan. Keterbatasan dana menyebabkan kurangnya optimalisasi aset yang ada, maka muncul usaha untuk memperbesar pendapatan yang salah satunya berasal dari hasil penarikan Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan, namun perlu diperhatikan kemampuan masyarakat yang mendapat pelayanan persampahan dalam membayar retribusi kebersihan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali besarnya tarif Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan yang relevan dan dapat menutupi total biaya operasional dan pemeliharaan pelayanan persampahan serta mengetahui berapa besar potensi dari Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan ini, sehingga sampah bisa dikelola dengan baik dan tidak terjadi penumpukan sampah. Analisis dilakukan melalui pendekatan Full Cost Recovery dengan menggunakan metode Break Event Point. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tarif retribusi untuk objek retribusi komersil, objek retribusi non komersil, dan objek retribusi khusus perumahan mengalami peningkatan/kenaikan dibandingkan dengan tarif yang berlaku saat ini. Kata Kunci : Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan, Biaya Operasional dan Pemeliharaan, Analisis Break Event Point Skripsi telah dipertahankan di depa

    PENGUJIAN TOLERANSI BEBERAPA GENOTIPE PADI PADA LAHAN SAWAH YANG MENGALAMI CEKAMAN KEKERINGAN

    Get PDF
    Lahan yang mengalami cekaman kekeringan merupakan lahan sawah yang tidak memiliki irigasi, untuk kebutuhan airnya tergantung pada air hujan. Seringkali dengan intensitas curah hujan yang tidak pasti menyebabkan tanaman mengalami cekaman kekeringan. Genotipe padi yang adaptif pada kondisi cekaman kekeringan menjadi salah satu komponen teknologi yang penting untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim khususnya lahan-lahan sawah yang rawan cekaman kekeringan. Beberapa pengujian yang dilakukan untuk memperoleh genotipe tanamanpadi sawah atau gogo yangadaptif kekeringan telah banyak dilakukan di rumah kaca ataupun pada skala laboratorium dengan menggunakan polyethylene glycol (PEG)

    GAMBARAN POLA DERMATOGLIFI PADA UJUNG JARI TANGAN PENDERITA PENYAKIT HIPERTENSI ESENSIAL DI KOTA PADANG TAHUN 2014

    Get PDF
    ABSTRACT THE FINGERTIP DERMATOGLYPHICS PRESENTATINON IN PATIENTS WITH ESSENTIAL HYPERTENSION IN PADANG CITY BY 2014 By Ando Amadino 1010312080 Various studies have shown that there are some genetic factors which are involved in the causation of essential hypertension and its possible to certain extent to predict from dermatoglyphics individual’s chance of acquiring essential hypertension. There are some significant result for whorl and loop pattern in other study of dermatoglyphics relationship wih essential hypertension. This study aims to know the fingertip dermatoglyphics presentation in patient with essential hypertension. This study used a descriptive design with 100 samples. Data were collected by smear dark ink to the fingertips and print it to the paper one by one with rolling technique. Those samples are diagnosed with essential hypertension by the doctor. The result of the study found that the incidence of obesity is more in 51-60 group age. The highest frequency is loop pattern (50,2%). The highest average total finger ridge count frequency is more than 20 (31%). The number of triradius in the fingertips are normal and used as a point to count the ridges. This study showed the loop pattern as the highest frequency in essential hypertension patient, high average total ridge count, and normal number of triradius. Keywords: Essential hypertension, dermatoglyphic

    ANALISIS PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ( STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2010-2012)

    Get PDF
    No Alumni Universitas WIDIYA RAHMADHANI No Alumni Fakultas BIODATA a). Tempat/Tgl Lahir : Bukittinggi / 07 Maret1992 b). Nama Orang Tua : H. Ahmad Sumardi c). Fakultas : Ekonomi d). Jurusan : Akuntansi e). No.Bp : 1010533028f). Tanggal Lulus : 9 Juni 2014 g). Predikat lulus : Memuaskan h). IPK : 3.05 i). Lama Studi : 3 tahun 9 bulan j). Alamat Orang Tua : Jalan By Pass, Gulai Bancah, Bukittinggi ANALISIS PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL DAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN ( STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2010-2012) Skripsi Oleh:Widiya Rahmadhani Pembimbing Skripsi: Dr. Elvira Luthan, SE, Msi, Ak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intellectual capital dan corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan.Intellectual capital (IC) akhir-akhir ini memiliki peran kunci dalam upaya melakukan peningkatan nilai di berbagai perusahaan. Hal ini disebabkan adanya kesadaran bahwa IC merupakan landasan bagi perusahaan untuk menjadi lebih kompetitif.. Sedangkan corporate governance dibutuhkan sebagaimana dalam teori sinyaling bahwa perusahaan seharusnya memberikan informasi yang lebih banyak kepada para stakeholder. Intellectual capital diukur menggunakan model Value Added Intellectual Capital (VAICTM) yang memiliki tiga komponen (physical capital, human capital, and structural capital). Corporate governance diukur menggunakan tiga proksi (kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan proporsi komisaris independen) dan kinerja keuangan diukur dengan satu proksi (ROA). Data diperoleh dari 115 perusahaan manufaktur yang listing di Indonesia stock Exchange selama tiga tahun (2010-2012). Data dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil uji asumsi klasik telah menunjukkan bahwa data normal sehingga analisis regresi dapat dilakukan dengan layak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja perusahaan , kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan, kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan , dan proporsi komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa intellectual capital dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan jika perusahaan dapat mengukurnya secara akurat namun corporate governance masih tidak terbukti dapat meningkatkan kinerja keuangan perusahaan

    Kebijakan Pembangunan yang Berpihak Kepada Penduduk Miskin

    Get PDF
    Tulisan ini mendiskusikan tinjauan kepustakaan mengenai kebijakan pembangunan yang berpihak kepada kemiskinan. Untuk pemahaman lebih jauh tentang kondisi empiris di Sumatera Barat, kajian mengenai kebijakan pembangunan dan kemiskinan di Sumatara Barat mutlak diperlukan. Bagaimanapun juga, walaupun tulisan ini hanya membahas tentang tinjauan kepustakaan, teori dan kebijakan yang telah dibahas dapat memberi beberapa implikasi bagi daerah khususnya Sumatera Barat untuk mengurangi kemiskinan

    TINGKAT PRODUKSI TELUR AYAM KAMPUNG DAN PERANAN PENYULUHAN DALAM PENINGKATAN PENERAPAN ASPEK PRODUKSINYA DI KECAMATAN ENAM LINGKUNG (Studi Kasus pada Kelompok Ternak Stater, Korong Ringan-Ringan, Nagari Pakandangan)

    Get PDF
    TINGKAT PRODUKSI TELUR AYAM KAMPUNG DAN PERANAN PENYULUHAN DALAM PENINGKATAN PENERAPAN ASPEK PRODUKSINYA DI KECAMATAN ENAM LINGKUNG (Studi Kasus pada Kelompok Ternak Stater, Korong Ringan-Ringan, Nagari Pakandangan) Rismayenti, di bawah bimbingan Ir.H. Rijal Zein, MS dan Ir. Amrizal Anas, MP Program Studi Peternakan Universitas Andalas Padang, 2014 ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada kelompok ternak Stater (Serikat Tani Ternak) yang berada di Korong Ringan-Ringan Nagari pakandangan Kecamatan Enam Lingkung, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat produksi telur ayam kampung pada kelompok ternak Stater dan untuk mengetahui peranan penyuluhan dalam peningkatan penerapan aspek produksi pemeliharaan ayam kampung. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 5 Januari sampai 5 Februari 2014. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan responden penelitian berjumlah 30 orang, menggunakan teknik sensus. Dari hasil penelitian diketahui bahwa produksi telur ayam kampung pada kelompok ternak Stater yang dibandingkan antara sebelum dan setelah adanya penyuluhan adalah HDP pemeliharaan secara intensif yaitu 45,18% (sebelum) dan 52,07% (setelah) dengan EMP sebesar 16,76 gr/ekor/hari (sebelum) dan 19,38% (setelah). Sedangkan pada pemeliharaan secara semi intensif HDP sebesar 26,82% (sebelum) dan 32,60% (setelah), dengan EMP sebesar 10,26 gr/ekor/hari (sebelum) dan 12,17 gr/ekor/hari (setelah). Meningkatnya produksi telur ayam kampung di kelompok ternak Stater ini disebabkan karena penerapan aspek produksi oleh peternak, yaitu dengan adanya materi-materi dan pelatihan dari penyuluh. Kata Kunci : Tingkat Produksi, Ayam Kampung, Penyuluhan, Aspek Produks

    PENGARUH LATIHAN LIMA JARI TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI LAPARATOMI DI IRNA BEDAH RSUP. DR. M. DJAMIL PADANG

    Get PDF
    PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS ANDALAS Maret 2014 Nama : SONIA GIANINI No. Bp : 1210326049 Pengaruh Latihan Lima Jari Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Laparatomi di Irna Bedah RSUP. Dr. M.Djamil Padang ABSTRAK Kecemasan pada pasien pre operasi laparatomi dapat timbul karena kesiapan psikologis terhadap pembedahan belum terjadi. Salah satu cara mengatasi kecemasan yaitu dengan cara latihan lima jari untuk mereduksi stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan lima jari terhadap kecemasan pada pasien pre operasi laparatomi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Experimental dengan bentuk pendekatan non equivalent control group pretest-posttest. Pada penelitian ini jumlah sampel adalah 20 orang sampel dengan 10 kelompok eksperimen dan 10 kelompok kontrol di Irna Bedah RSUP Dr.M.Djamil Padang pada bulan Agustus 2013 sampai April 2014. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh latihan lima jari terhadap kecemasan pasien pre operasi laparatomi sebelum dan sesudah pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol dengan selisih rerata 5,8 dan kedua kelompok sama-sama mengalami perubahan skor kecemasan yang bermakna (p ≤ 0,05) pada kelompok eksperimen dengan nilai p = 0,000 dan pada kelompok kontrol p = 0,040. Hasil penelitian ini merekomendasikan kepada institusi rumah sakit dapat mengaplikasikan hal ini dalam bentuk Standar Operasional Prosedur (SOP). Perawat disarankan menggunakan tehnik ini dalam manajemen kecemasan pasien. Kata Kunci : Latihan Lima Jari, Kecemasan, Pre Operasi Laparatomi Daftar Pustaka : 36 (1995- 2013) viii PROGRA

    495

    full texts

    532

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Andalas University Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇