762 research outputs found
Sort by
PENGARUH PROGRAM PENGEMBANGAN KARYAWAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DIVISI PEMASARAN PADA CV TITIPAN KILAT (TIKI) di BANDARLAMPUNG
Program pengembangan karyawan merupakan salah satu jalan keluar yang dapat dilakukan perusahaan dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawannya. \ud
Masalah yang dihadapi perusahaan adalah tingkat produktivitas kerja karyawan Divisi Pemasaran selama tahun 2006 sebesar Rp. 949.831,-/orang masih dibawah standar produktivitas kerja yang telah ditetapkan perusahaan yaitu Rp. 1.300.000,-/orang. Realisasi penerimaan selama tahun 2006 pun mengalami fluktuasi dengan rata-rata menurun sebesar -0,73% per bulan dengan tingkat pencapaian terhadap target yang ditetapkan sebesar 73,68% per bulan. Padahal perusahaan telah memberikan pendidikan dan latihan kerja kepada karyawan meskipun hanya kepada 11 orang dari 25 orang jumlah karyawan pada Divisi Pemasaran. \u
EMPLOYEE DEVELOPMENT PROGRAM EFFECT ON EMPLOYEE PRODUCTIVITY IN MARKETING DIVISION AT CV TITIPAN KILAT (TIKI) in BANDARLAMPUNG
Perusahaan atau organisasi didirikan dengan tujuan tertentu dan berusaha untuk mencapai tujuannya. Agar perusahaan lebih mudah mencapai tujuannya, diperlukan manajemen yang efektif untuk mengelola sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan. Sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat berperan di dalam perusahaan atau organisasi.\ud
\ud
Sebagai salah satu faktor utama dalam perusahaan, sumber daya manusia harus mendapat perhatian utama. Sumber daya manusia sebagai salah satu faktor internal yang memegang peranan penting berhasil atau tidaknya suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya, sehingga perlu diarahkan melalui manajemen sumber daya manusia secara efisien dan efektif
ABSTRACT\ud PERFORMANCE ANALYSIS OF THE COMPANY DURING AND AFTER THE RESTRUCTURING (A case study of Lampung Sierad Produce Group)\ud
Financial ratio analysis is one tool used in conducting an assessment of corporate performance. According to Mohammad Muslich (2000: 61). This research problem is an indication of the development of Lampung Sierad Produce Group revenue over a period of two years has decreased, the percentage decrease in earnings was due to decreased production company for a variety of internal and external factors, thus the formulation of this research problem is how the level of health and Lampung Sierad Produce Group how is the investment feasibility Sierad Produce Group. The aim of this study is to analyze the performance level Sierad Produce Group Lampung, whether included in the group is good or less good and analyze the health of the Group Sierad Produce Lampung, whether included in the healthy group, less healthy or even unhealthy.\ud
\ud
\ud
\ud
This research method using descriptive and qualitative analysis tools, namely through a theoretical approach related to the topic under study and quantitative analysis is the analysis uses a mathematical formula for assessing the feasibility level of company performance. The hypothetical test the feasibility analysis of the performance of Lampung Sierad Produce Group is a t-test formula.\u
ANALISIS KINERJA PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH RESTRUKTURISASI
Analisis rasio keuangan adalah salah satu alat yang digunakan dalam melakukan suatu penilaian terhadap kinerja perusahaan. Menurut Mohammad Muslich (2000\ud
: 61). Permasalahan penelitian ini adalah indikasi perkembangan pendapatan Grup\ud
Sierad Produce Lampung dalam kurun waktu 2 tahun mengalami penurunan, penurunan persentase laba tersebut disebabkan penurunan produksi perusahaan karena berbagai faktor internal dan eksternal perusahaan, dengan demikian rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat kesehatan Grup Sierad Produce Lampung dan bagaimanakah kelayakan investasi Grup Sierad Produce. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah Menganalisis tingkat kinerja Grup Sierad Produce Lampung, apakah masuk dalam golongan baik atau kurang baik dan menganalisis tingkat kesehatan Grup Sierad Produce Lampung, apakah masuk dalam golongan sehat, kurang sehat atau bahkan tidak sehat.\ud
\ud
Metode penelitian ini menggunakan alat analisis deskriptif kualitatif, yaitu melalui pendekatan teoritis yang berhubungan dengan topik yang diteliti dan analisis kuantitatif yang merupakan analisis menggunakan rumus-rumus matematis untuk penilaian tingkat kelayakan kinerja perusahaan. Adapun pengujian hipotesis analisis kelayakan kinerja Grup Sierad Produce Lampung adalah rumus t-tes.\ud
\u
\ud ANALYSIS OF ROAD LIGHTING TAX AND THE CONTRIBUTIONS AGAINT THE ORIGINAL DISTRICT INCOMES IN SOUTH LAMPUNG REGENCY\ud \ud
\ud
Pajak Penerangan Jalan merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Lampung Selatan dan memberikan kontribusi yang cukup besar dibandingkan penerimaan pajak-pajak yang lain. Pajak Penerangan Jalan Kabupaten Lampung Selatan diatur dalam Peraturan Daerah No. 11 Tahun 2002 dimana dalam pelaksanaan pemungutannya Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lampung Selatan sebagai pengelola bekerjasama dengan Perusahan Listrik Negara (PLN) Wilayah Lampung Cabang Ranting Kalianda.\ud
\ud
Dalam rangka pelaksanaan pembangunan daerah dibutuhkan sumber-sumber pembiayaan yang berasal dari daerah yang bersangkutan. Salah satu sumber pembiayaan pelaksanaan desentralisasi adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sumber PAD adalah sumber keuangan daerah yang digali dari dalam wilayah daerah. Salah satunya adalah Pajak Daerah yang digunakan untuk membiayai pembangunan untuk kepentingan bersama. Permasalahan dalam penulisan ini adalah “ Seberapa besar potensi Pajak Penerangan Jalan di Kabupaten Lampung Selatan “.\u
\ud ANALYSIS OF ROAD LIGHTING TAX AND THE CONTRIBUTIONS AGAINT THE ORIGINAL DISTRICT INCOMES IN SOUTH LAMPUNG REGENCY\ud \ud
A. Latar Belakang\ud
\ud
\ud
\ud
Pembangunan merupakan upaya melakukan perubahan sosial untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Dalam melaksanakan pembangunan tentu diperlukan dana yang besar sebagai modal dalam pembiayaan pembangunan. Berbagai sumber penerimaan pemerintah terus digali dan diupayakan guna menunjang pembangunan.\ud
Pembangunan harus dilaksanakan oleh tiap-tiap daerah karena ditujukan untuk kepentingan rakyat serta dapat meningkatkan potensi daerah secara nyata, untuk itu pemerintah daerah dapat berperan aktif dalam pelaksanaan pembangunan suatu daerah terutama dalam memenuhi pengeluaran pembangunan.\ud
Pembiayaan pembangunan merupakan kendala yang dihadapi pemerintah daerah dalam melaksankan pembangunan, untuk mengatasi kendala ini kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat dalam pemberian otonomi yang besar terhadap pemerintah daerah. Adanya otonomi tersebut memberi kebebasan pemerintah daerah untuk menggali,memanfaatkan dan mengelola sumber-sumber pendapatan daerahnya sendiri. Jadi otonomi daerah merupakan sarana untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat yang semakin baik.\u
\ud SOURCE OF REVENUE GROWTH PERFORMANCE PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DISTRICT SOUTH LAMPUNG YEAR 2004-2008 BUDGET\ud
Pendapatan Asli Daerah (PAD) is a reflection of the economic potential of the region, since the income to make the central government as one of the criteria in the granting of regional autonomy and local revenue sources should ideally be able to contribute the largest part of total local revenues compared with other income sources. PAD South Lampung regency as one measure of financial independence on average accounted for only 2.93% of South Lampung district revenue in Fiscal Year 2004-2008, the average revenue growth of South Lampung Regency achievement of 14.66% and the average mean average target of 87.88%.\ud
\ud
Issues raised in this research is how the growth performance of the Pendapatan Asli Daerah (PAD) South Lampung District Fiscal Year 2004-2008?. The purpose of writing is (a) To determine the performance of individual sources of Pendapatan Asli Daerah (PAD) of South Lampung Regency, (2) To determine the source of PEndapatan Asli\ud
Daerah (PAD) seed based on the level of effectiveness, contribution and growth. Analysis\ud
tools used in this research is to use the achievement of targets, shares, and growth.\u
\ud SOURCE OF REVENUE GROWTH PERFORMANCE PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DISTRICT SOUTH LAMPUNG YEAR 2004-2008 BUDGET\ud \ud \ud
Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan pencerminan dari potensi ekonomi daerah, untuk itu pemerintah pusat menjadikan PAD sebagai salah satu kriteria dalam pemberian otonomi daerah dan idealnya sumber PAD mampu menyumbangkan bagian terbesar dari seluruh pendapatan daerah dibandingkan dengan sumber pendapatan lainnya. PAD Kabupaten Lampung Selatan sebagai salah satu ukuran dalam kemandirian keuangan hanya memberikan kontribusi rata-rata sebesar 2,93% terhadap penerimaan Kabupaten Lampung Selatan pada Tahun Anggaran 2004-2008, rata-rata pertumbuhan PAD Kabupaten Lampung Selatan sebesar 14,66% dan rata-rata capaian target sebesar 87,88%. \ud
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimanakah perkembangan kinerja Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2004-2008?. Tujuan dari penulisan adalah (1) Untuk mengetahui kinerja setiap sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Selatan, (2)Untuk menentukan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) unggulan berdasarkan tingkat efektifitas, kontribusi dan pertumbuhan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian adalah dengan menggunakan capaian target, share, dan pertumbuhan. \u
ANALYSIS OF STOCK RETURN RATIO BEFORE AND AFTER RIGHT ISSUES NOTIFICATION IN INDONESIA STOCK EXCHANGE ON 2007-2008 PERIOD
This research was empirical research to analyze the ratio of stock return before and after right issues notification in Indonesia stock exchange. The sample amount of this research were about 50 emittens with 51 events which did the right issues policy on 2007-2008 period; however there were only 36 emittens from 37 events which have fulfilled the sampling criteria on this research. The main problem of this research was “whether there were any significant differences of return before and after right issues notification in Indonesia stock exchange on 2007-2008."\ud
\ud
\ud
The purpose of this research was to know about whether there were any changes on the stock return before and after right issues notification. The research variable in it was stock return, and the hypothesis of this research was regression (dummy variable), and also t-test (Paired Sample for Means).\ud
\u
THE INFLUENCE OF BRAND AWARENESS IN PURCHASING DECISION OF \ud INDOMIE IN BANDAR LAMPUNG\ud
Semakin berkembangnya teknologi dan meningkatnya kesibukan akibat persaingan menyebabkan banyak inovasi perusahaan industri makanan yang mengarah kepada makanan cepat saji. Mi instan merupakan salah satu inovasi makanan cepat saji yang diterima dengan baik oleh masyarakat hampir di seluruh belahan dunia. Hal ini tentunya sangat menarik minat para Produsen mie Instan untuk meningkatkan produksi mie Instan yang sangat lari dipasaran.\ud
\ud
Indomie yang merupakan salah satu produk dari PT Indofood,yang juga merupakan salah satu produk mie instan yang berhasil diterima dengan baik di masyarakat Indonesia, dan saat ini menjadi penguasa pasar Mie Instan di Indonesia. Meski begitu, persaingan bisnis mie instan pasti akan ada, karena produsen lain juga melihat peluang besar di sektor usaha ini. Jadi persaingan akan tetap tinggi. Ketatnya persaingan di dalam pasar mie instan, menjadikan penguasaan pasar oleh Grup Indofood melalui PT. Indofood Sukses Makmur dengan merk Indomie berkurang menjadi sekitar 70% dari sebelumnya 90%. Hal ini terutama disebabkan munculnya pesaing terbesarnya yaitu PT Prakarsa Alam Segar (Group Wingsfood) dengan produknya Mie Sedaap yang berhasil merebut sebagian pasar Indofood. Sejak lima tahun terakhir hingga saat ini praktis pasar mie instan hanya menjadi arena pertarungan antara Indomie (Grup Indofood) dengan Mie Sedaap (Grup Wings), keduanya menguasai sekitar 89% dari seluruh pasar mie instan di Indonesia. Sementara sejumlah pemain lainnya memperebutkan sisa pangsa pasar yang sangat kecil hanya 11%. \u