Trisakti University

Trisakti University Collection of Scholarly and Academic Pa
Not a member yet
    1360 research outputs found

    Peranan Desain Komunikasi Visual dalam Perancangan Buku Motivasi “DIBESARKAN OLEH SATU”

    No full text
    Perceraian dalam suatu ikatan keluarga banyak terjadi. Perceraian menimbulkan dampak pada anak baik dampak positif maupun negatif. Menanggapi realita dampak perceraian orang tua terhadap anak, serta banyaknya remaja yang memiliki emosi kurang stabil dan mudah terbawa arus pergaulan, digagaslah pembuatan buku motivasi yang berisi cerita dan motivasi yang diberikan oleh anak-anak yang dibesarkan oleh single parent kepada remaja yang mengalami hal serupa. Metode yang digunakan untuk perancangan buku ini adalah kualitatif analisis deskriptif dengan referensi teori-teori desain komunikasi visual. Data didapatkan melalui observasi dan wawancara terhadap responden yang merupakan pelaku dalam permasalahan tersebut di atas. Perancangan dilaksanakan melalui metode perancangan desain komunikasi visual untuk menghasilkan konsep perancangan buku. Hasil perancangan berupa buku motivasi berjudul “Dibesarkan oleh Satu”. Buku ini memuat visual yang mengkomunikasikan pesan motivasi yang positif dan beberapa kisah hidup pada buku motivasi, remaja dapat mengambil pesan positif yang akan menjadi pengingat, pegangan, penyemangat, serta hiburan yang mendidik

    Kajian Bentuk Ornamen Dan Kaligrafi Kubah Utama Mesjid Kubah Emas.

    No full text
    Kajian Bentuk Ornamen dan Kaligrafi Kubah Utama Masjid Kubah Emas Kebiasaan menulis Alquran telah banyak dirintis oleh para ulama besar di pesantren-pesantren semenjak abad ke 16. Buku pelajaran tentang kaligrafi pertama kali baru keluar sekitar 1961 karangan Muhammad Abdur Muhili yang berjudul "Tulisan Indah" serta karangan Abdul Karim Husein berjudul "Khat,Seni Kaligrafi: Tuntunan Menulis Halus Huruf Arab" 1971. Kehadiran kaligrafi yang bernuansa lukis dengan dekorasi ragam hias mulai muncul pertama kali sekitar 1979 dalam ruang lingkup nasional pada pameran Lukisan Kaligrafi Nasional pertama bersamaan dengan diselenggarakannya MTQ Nasional XI di Semarang.Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari konsep ornamen dan kaligrafi pada kubah utama Masjid Kubah Emas serta kaitannya dalam ajaran Islam. Penelitian kualitatif ini menggunakan analisis ikonografi dimana penulis menjabarkan setiap bagian objek kajian dalam proses pra ikonografi, kemudian menjelaskan sejarah,gaya arsitektur dalam tahap ikonogafi. Setelah melalui 2 tahap tersebut, data direduksi dan mencari keterkaitan data sehingga menemukan makna sebagai proses akhir analisis adalah proses dari interpretasi. Penelitian ini berupaya memaparkan konsep ornamen pada langit-langit kubah utama yang merupakan perpaduan antara berbentuk sulur floramorfis (tumbuh-tumbuhan dan bunga) dan motif bintang. Sedangkan kaligrafi berbentuk melingkar pada langit-langit kubah masjid, dibuat memutar terinsiprasi pada tembikar yang ditemukan di Iran pada abad ke 10

    Alih Fungsi Pada Candi Tinggi Muaro Jambi Dari Wisata Biasa Agar Dapat Di Jadikan Sebagai Wisata Religi.

    No full text
    Candi merupakan peninggalan kerajaan, yang saat ini ditemukannya candi diperkirakan dapat dikategorikan sebagai wisata. Wisata adalah suatu kegiatan yang bersifat senang-senang yang ditandai dengan mengeluarkan uang atau melakukan kegiatan yang bersifat konsumtif. Area wisata yang dapat dijadikan destinasi setidaknya memiliki potensi wisata yang baik sehingga mampu menjadi daya tarik wisatawan. Salah satu wisata yang mampu menarik wisatawan ialah wisata religi.Wisata religi terbagi menjadi beberapa aliran, salah satu aliran wisata religi yang ingin penulis angkat adalah aliran Buddhism. Wisata religi yang beraliran budhism ada di area wisata seperti Candi Tinggi Muaro Jambi sebagai objek yang akan penulis angkat. Potensi yang dimiliki oleh Candi Tinggi Muaro Jambi diperkirakan mampu untuk dijadikan sebagai wisata religi. Alih fungsi pada Candi Tinggi Muaro Jambi dari wisata biasa agar dapat dikembangkan menjadi wisata religi serta faktor apa yang berubah, apa yang tetap, apa yang hilang dan apa yang baru yang berpengaruh terhadap alih fungsi yang akan dilakukan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif,pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian data di analisis.Dalam penelitian ini peneliti menjabarkan perbandingan antara objek saat wisata biasa serta objek saat diadakan ritual, setelah ditemukan jawaba dari rumusan masalah yang telah penulis susun, maka penulis dapat menjawab rumusan masalah tersebut dalam mengalihfungsikan candi tinggi Muaro Jambi dari wisata biasa agar dapat dijadikan sebagai wisata religi serta menginformasikan faktor apa yang berubah, apa yang tetap, apa yang hilang dan apa yang baru terhadap alih fungsi candi tinggi agar dapat dijadikan sebagai wisata religi

    Hubungan kualitas antenatal care dengan kejadian preeklampsia pada primipara

    No full text
    LATAR BELAKANG Di Indonesia proporsi penyebab langsung kematian ibu sebesar 90% terjadi pada saat persalinan dan segera setelah persalinan yaitu karena perdarahan (28%), preeklampsia/eklamsia (24%), dan infeksi (11%). 3 Salah satu upaya pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) adalah dengan dilaksanakan pemeriksaan kehamilan yang dikenal dengan Antenatal Care (ANC). Antenatal care dinilai berkualitas apabila pelayanan antenatal tersebut telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu 7 T (timbang berat badan dan ukur tinggi badan, ukur tekanan darah, ukur tinggi fundus uteri, skrining status imunisasi tetanus dan pemberian imunisasi tetanus bila diperlukan, pemberian tablet tambah darah, pemeriksaan terhadap penyakit menular seksual, temu wicara/konseling.6 Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan kualitas antenatal care dengan kejadian preeklampsia pada primipara. METODE Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskripsi analitik dengan pendekatan potong silang dengan sampel sebanyak 53 responden ibu hamil di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan rekam medis. Analisis data menggunakan program SPSS versi 23 untuk Windows. HASIL Terdapat hubungan antara kualitas antenatal care dengan kejadian preeklampsia (p = 0,016) KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kualitas antenatal care dengan kejadian preeklampsia pada primipara

    Hubungan aktivitas olahraga dengan persentase lemak tubuh pada dewasa muda

    No full text
    LATAR BELAKANG Latihan fisik merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kelebihan lemak sekaligus untuk mencapai tingkat kesegaran jasmani. Kegemukan berkaitan dengan indeks massa tubuh dan dapat mempengaruhi persentase lemak tubuh.Persentase lemak tubuh merupakan perbandingan bobot masa jaringan lemak tubuh dan masa tanpa lemak tubuh. Aktivitas olahraga berkaitan dengan tingkat metabolisme basal. Peningkatan metabolisme basal mempengaruhi indeks massa tubuh dan persentase lemak. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan aktivitas olahraga dengan presentase lemak tubuh pada dewasa muda. METODE Penelitian ini menggunakan desain studi observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengukuran aktivitas olahraga dilakukan dengan menggunakan pengisian kuesioner Beacke. Pengukuran persentase lemak dapat diukur dengan alat timbangan Bioelectrical Impendance Analysis (BIA) yg meliputi usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, aktivitas olahraga, dan persentase lemak tubuh. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan SPSS for windows versi 22.0. HASIL Hasil penelitian didapatkan distribusi aktivitas olahraga dengan kategori aktif sebanyak 79.7% dan tidak aktif sebanyak 20,3%. Distribusi persentase lemak menunjukan kategori atletik, baik, normal, obesitas, dan obesitas berturut-turut adalah 8.9%, 22.0%, dan 69.1%. Analisis statistik menunjukan hubungan bermakna antara aktivitas olahraga dan persentase lemak (P=0.016) KESIMPULAN Penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara aktifitas olahraga dengan persentase lemak

    Hubungan antara Hba1c dengan glicated albumin pada pasien hemodialisa

    No full text
    LATAR BELAKANG Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyebab penyakit ginjal kronis yang pada akhirnya membutuhkan tindakan hemodialisis (HD). Hiperglikemia menyebabkan mikroangiopati dan makroangiopati pada pasien DM, dan dibutuhkan kontrol glikemik yang baik untuk mencegah komplikasi DM. Japanese Society for Dialysis Therapy merekomendasikan kadar glukosa pradialisis dan kadar Glycated Albumin sebagai indikator yang lebih baik untuk kontrol glikemik daripada HbA1c pada pasien HD diabetes. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara HbA1c dengan Glycated Albumin pada pasien Hemodialisa. METODE Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. 43subjekDM yang menjalani HD di Rumah Sakit IslamCempaka Putih Jakarta menjadi subjek penelitian ini. Penelitian dilakukan dari bulan November 2016-Januari 2017. Variabel yang diteliti adalah usia, jenis kelamin, HbA1c, dan Glicated Albumin (GA). Analisis data dilakukan dengan program statistik menggunakan uji Pearsondengan tingkat kemaknaan < 0,05. HASIL: Subjek rata rata berusia 57,16 + 9,01 tahun, dengan 24 orang (55,8%) berjenis kelamin laki-laki dan 19 orang lainnya (44,2%) berjenis kelamin perempuan. Rata-rata kadar HbA1c subjek sebesar 8 + 2,30 % dan rata-rata untuk GA adalah sebesar 30,02 + 13,31%. Antara HbA1c dengan GA terdapat korelasi yang bermakna dengan nilai r = 0,759 dan p = 0,000). KESIMPULAN Terdapat korelasi yang bermakna antara HbA1c dengan GA

    Hubungan HDL dan LDL dengan target tekanan darah pada pasien hipertensi

    No full text
    LATAR BELAKANG Hipertensi adalah faktor utama yang berkontribusi pada penyakit jantung dan pembuluh darah. Berdasarkan data Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013, prevalensi hipertensi pada umur 18 tahun ke atas di Indonesia adalah sebesar 25,8%. Lipoprotein densitas tinggi (HDL) menginduksi mediator vasodilatasi yang akan berhubungan dengan tekanan darah. Lipoprotein densitas rendah (LDL) menyebabkan vasokonstriksi pembuluh darah dan berhubungan dengan hipertensi. Perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menentukan hubungan HDL dan LDL dengan target tekanan darah pada pasien hipertensi. METODE Penelitian menggunakan studi observasional deskriptif dengan desain cross sectional yang mengikutsertakan 117 pasien hipertensi di Rumah Sakit Budhi Asih Jakarta. Data dikumpulkan dengan rekam medis untuk pemastian diagnosis, kadar HDL dan LDL dan faktor lain seperti jenis kelamin dan penyakit penyerta. Analisis data menggunakan Chi-square dan tingkat kemaknaan p<0,05. HASIL Dari hasil penelitian dengan 117 responden, analisis Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara HDL dengan target tekanan darah (p=0,572) dan LDL dengan target tekanan darah(p=0,832). KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan HDL dengan target tekanan darah dan hubungan LDL dengan target tekanan darah. Kadar HDL dan LDL tidak mempengaruhi target tekanan darah pada pasien hipertensi

    Hubungan tingkat kecemasan dengan hipertensi pada pegawai Bank

    No full text
    LATAR BELAKANG Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik ≥140mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90mmHg yang mempunyai resiko besar bukan saja terhadap penyakit jantung, tetapi juga terhadap penyakit lain seperti penyakit saraf, ginjal dan vaskular. Hipertensi dapat dipengaruhi oleh faktor kecemasan dalam pekerjaan yang mempunyai persaingan yang sangat ketat seperti pada pegawai bank. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan status kesehatan pegawai bank dan mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan hipertensi pada pegawai bank. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan secara cross-sectional dengan uji analisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya <0.05. Subjek pada penelitian ini adalah pegawai bank di salah satu kantor bank swasta di Kuta Bali. Data dikumpulkan dengan menggunakan sphygmomanometer raksa dan stetoskop serta kuisioner tingkat kecemasan. HASIL Pada penelitian ini mengikutsertakan 71 responden. Didapatkan 35,2% pegawai bank mengalami hipertensi dan 40,8% mengalami cemas. Rata-rata usia responden memiliki kategori usia 20-33 tahun (62.0%). Analisis data menggunakan chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan peningkatan tekanan darah p = 0.001 (p < 0.05) KESIMPULAN Penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan peningkatan tekanan darah

    Hubungan asupan mikronutrien dengan kadar hemoglobin pada komunitas vegetarian

    No full text
    LATAR BELAKANG Sesuai dengan perkembangan jaman, pola diet vegetarian semakin banyak dianut di dunia, termasuk di Indonesia. Asupan makanan pada diet vegetarian mengandung risiko defisiensi beberapa zat gizi, baik makronutrien seperti protein dan mikronutrien seperti Fe, asam folat, dan vitamin B12. Padahal, asupan gizi yang sehat dibutuhkan untuk proses pembentukan hemoglobin dalam darah. Salah satu pendekatan kinetik sebagai penyebab anemia adalah berkurangnya produksi eritrosit akibat defisiensi zat tersebut. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan mikronutrien (Fe, asam folat, vitamin B12) dengan kadar hemoglobin pada komunitas vegetarian. METODE Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik (non eksperimental) dengan pendekatan secara potong lintang. Jumlah subyek 88 dipilih secara simple random sampling dari seluruh anggota komunitas vegetarian golongan vegan yang memenuhi kriteria inklusi. Data asupan mikronutrien diperoleh dengan menggunakan food record 3x24 jam. Kadar hemoglobin diukur dengan Quick Check Hb Testing System Portable pada darah kapiler, yang diambil dengan finger prick test. Analisis asupan mikronutrien menggunakan Nutrisurvey 2004 dan analisis serta pengolahan data lain menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) Version 20 for Windows 8.0 dengan tingkat kemaknaan p<0,05. HASIL Dari hasil penelitian pada 88 subjek, analisis Chi-square menunjukkan terdapat hubungan antara asupan Fe dengan kadar hemoglobin (p=0,018), sedangkan analisis Fisher dan analisis Pearson menunjukkan tidak terdapat hubungan antara asupan asam folat (p=1,000), asupan vitamin B12 (p=0,901) dengan kadar hemoglobin. KESIMPULAN Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan Fe dengan kadar hemoglobin pada komunitas vegetarian

    Hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian akne vulgaris pada remaja usia 16-18 tahun

    No full text
    LATAR BELAKANG Akne vulgaris adalah penyakit kulit obstruktif dan inflamatif kronik pada unit pilosebasea yang sering terjadi pada masa remaja. Prevalensi akne berkisar 47-90% selama masa remaja pada usia 16 – 18 tahun. Obesitas merupakan Indeks massa tubuh ≥ 30 kg/m2. Menurut beberapa jurnal overweight maupun obesitas memiliki korelasi positif terhadap kadar insulin yang akan merangsang kejadian akne vulgaris. Namun apakah Indeks Massa Tubuh memiliki korelasi positif terhadap kejadian Akne Vulgaris pada remaja usia 16 – 18 tahun? TUJUAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh dengan kejadian Akne Vulgaris pada remaja usia 16-18 tahun, menentukan adanya hubungan antara karakteristik responden yaitu usia dan jenis kelamin dengan kejadian Akne Vulgaris, mengetahui hubungan antara kebiasaan merokok dan pemakaian kosmetik dengan kejadian Akne Vulgaris dan mengetahui angka kejadian Akne Vulgaris di SMA Negeri 23 Jakarta. METODE Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian sejumlah 80 orang di SMAN 23 Jakarta. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2016. Data dikumpulkan dengan mengukur tinggi dan berat badan responden, serta pemeriksaan fisik bagian muka oleh dokter SpKK dan pengisian kuesioner sebagai pengendali variabel luar. Analisis data menggunakan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) Version 21 for Mac. HASIL Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan Kejadian Akne Vulgaris setelah dilakukan uji Kolmogorov Smirnov dengan nilai p sebesar 1,000. Tidak didapatkan hubungan yang signifikan antara karakteristik responden yaitu usia dan jenis kelamin dengan kejadian Akne Vulgaris setelah di uji dengan Chi-Square dengan nilai p sebesar 0,484 (p>0,05). KESIMPULAN Tidak terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh dan karakteristik responden (usia dan jenis kelamin) dengan Kejadian Akne Vulgaris

    424

    full texts

    1,360

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Trisakti University Collection of Scholarly and Academic Pa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇