Trisakti University

Trisakti University Collection of Scholarly and Academic Pa
Not a member yet
    1360 research outputs found

    Pengaruh suplementasi zinc dan vitamin A terhadap ascariasis pada anak Sekolah Dasar

    No full text
    LATAR BELAKANG Infeksi cacing Ascaris lumbricoides menyebar di seluruh dunia. Penyakit ascariasis merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup banyak di Indonesia. Tingginya angka infeksi menyebabkan mudahnya terjadi penularan serta terjadinya defesiensi nutrisi pada anak yang jarang diketahui akibat dari infeksi cacing. Mineral zinc merupakan komponen penting pada struktur dan fungsi membran sel, zinc juga berperan penting dalam sistem kekebalan. Vitamin A merupakan faktor esensial untuk perkembangan mukosa saluran pencernaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suplementasi zinc dan vitamin A terhadap ascariasis pada anak Sekolah Dasar. METODE Penelitian menggunakan desain eksperimental yang mengikutsertakan 30 anak Sekolah Dasar di Kalibaru yang dibagi kedalam 2 kelompok, kelompok 1 adalah kelompok perlakuan, kelompok 2 adalah kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan cara melanjutkan penelitian sebelumnya tentang anak-anak dengan defesiensi zinc dan Vitamin A yang mengalami infeksi kembali, dan penilaian pengaruh suplementasi zinc dan vitamin A menggunakan SPSS. Analisis ini menggunakan uji statistik t-Pelajar. HASIL Dari perbandingan 2 kelompok yang diteliti oleh penulis, tidak terdapat pengaruh yang bermakna secara statistik tentang suplementasi zinc dan vitamin A terhadap ascariasis pada anak Sekolah Dasar, yaitu p = 0,620 ( p > 0,05 ). KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan tidak terdapat pengaruh suplementasi zinc dan vitamin A terhadap ascariasis pada anak Sekolah Dasar

    Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil dengan pelaksanaan senam hamil

    No full text
    LATAR BELAKANG pada proses kehamilan terjadi perubahan-perubahan, baik secara anatomis maupun fisiologis. Perubahan fisik terjadi bahkan terkadang memberikan ketidaknyamanan bagi ibu seperti sakit pada punggung, pegal-pegal pada kaki dan lain sebagainya. Agar seorang ibu dapat beradaptasi dengan perubahan yang yang terjadi perlu dilakukan dengan latihan fisik pada ibu hamil yang bisa saat antenatal care (ANC) dengan cara senam hamil. Dimana senam hamil ini akan memberikan hasil akhir persalinan yang lebih baik, dibanding ibu-ibu yang tidak melakukan senam hamil, namun banyak ibu hamil yang kurang mengetahui atau bahkan tidak mengetahui tentang senam hamil. METODE Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive non-random sampling. Kriteria inklusi responden yaitu ibu dengan usia kehamilan diatas 22 minggu dan melakukan pemeriksaan di rumah sakit Islam Jakarta dan bersedia ikut dalam penelitian. Selain itu untuk kriteria eksklusi adalah ibu hamil dengan riwayat perdarahan selama kehamilan, hipertensi dalam kehamilan, anemia, kelainan jantung, servix inkompeten, kehamilan kurang bulan dan yang tidak bersedia ikut dalam penelitian. Sempel yang digunakan sebanyak 82 orang yang telah memenuhi kriteria. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner. HASIL PENELITIAN Dari 82 responden, berdasarkan analisis uji alternatif dari chi-square yang digunakan yaitu uji Kolmogorov Spirnov menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil dengan pelaksanaan senam hamil (p = 0,032). Kesimpulan terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil dengan pelaksanaan senam hamil

    Asesmen risiko jatuh dan performa fungsional terhadap kualitas hidup lansia

    No full text
    LATAR BELAKANG Kualitas hidup adalah kualitas yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari tiap individu, yaitu suatu penilaian atas kesejahteraan mereka atau ketiadaannya. Penuaan merupakan masalah yang dapat mempengaruhi kesehatan. Penurunan performa fungsional dan meningkatnya risiko jatuh seringkali ditemukan pada proses penuaan. Rendahnya tingkat kesehatan individu dapat mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan risiko jatuh dan performa fungsional terhadap kualitas hidup lansia. METODE Desain penelitian yang dipilih adalah observasional analitik dengan pendekatan studi potong silang yang diikuti 124 lansia pada tiga Pusaka Jakarta Pusat. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pemeriksaan fisik. Kualitas hidup dinilai dengan kuesioner SF-12. Faktor risiko jatuh dinilai dengan wawancara menggunakan kuesioner Johns Hopkins. Performa fungsional dinilai dengan uji The Timed Up and Go (TUG). Analisis data menggunakan program SPSS versi 23 for Macintosh dengan tingkat kemaknaan p<0,05. HASIL Dari 124 responden, 43,5% lansia mengalami penurunan kualitas hidup. Sebanyak 64,5% lansia memiliki risiko jatuh sedang. Dan terdapat 57,7% lansia mengalami penurunan performa fungsional. Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara risiko jatuh dengan kualitas hidup terhadap lansia (p = 0,020). Selain itu juga terdapat hubungan yang bermakna antara performa fungsional dengan kualitas hidup terhadap lansia (p = 0,020). KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara risiko jatuh dan performa fungsional dengan kualitas hidup terhadap lansia

    Hubungan antara karakter bising dan penggunaan alat pelindung telinga dengan gangguan pendengaran pada awak kapal

    No full text
    LATAR BELAKANG Bisingpada ruang mesin di dek belakang kapal dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Nilai ambang batas bising berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.Per.13/MEN/X/2011 adalah sebesar 85 dB. Namun, masih banyak kapal yang memiliki intensitas bising di ruang mesin melebihi ketentuan tersebut. Penggunaan alat pelindung telinga dapat mengurangi risiko terjadi terjadinya penurunan pendengaran akibat bising. METODE Penelitian ini dilakukan secara potong lintang terhadap karakter bising yang mencakup intensitas bising dan durasi paparan serta penggunaan alat pelindung telinga dengan gangguan pendengaran. Besar sampel adalah 81 awak kapal yangsudah bekerja ≥ 6 bulan, tidak mengkonsumsi obat ototoksik, tidak menderita kelainan telinga luar, dan tidak memilik riwayat infeksi telinga tengah. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner OSHA untuk menilai karakteristik individu terkait usia, kebiasaan terkait bising di luar lingkungan kerja dan kuesioner terkait penggunaan alat pelindung telinga, Digital sound level meter SL 814 untuk menilai intensitas bising, serta audiometer untuk memeriksa gangguan pendengaran. Analisis data menggunakan uji Chi Square. HASIL Dari 81 subjek didapatkan 31 responden mengalami gangguan pendengaran.Hubungan antara karakter bising dengan gangguan pendengaran tidak dapat dinilai. Tidak terdapat hubungan antara penggunaan alat pelindung telinga dengan gangguan pendengaran (P=0.398). KESIMPULAN Hubungan antara karakter bising dengan gangguan pendengaran tidak dapat dinilai. Tidak terdapat hubungan antara penggunaan alat pelindung telinga dengan gangguan pendengaran. Pelaksanaan Hearing Loss Prevention Program perlu ditingkatkan

    Hubungan lama mengemudi dengan low back pain pada supir taksi

    No full text
    LATAR BELAKANG Low Back Pain (LBP) atau nyeri punggung bawah (NPB) adalah salah satu masalah kesehatan yang sering dijumpai di kalangan masyarakat.LBP merupakan keluhan yang spesifik dan paling banyak dikonsultasikan pada dokter umum. Beberapa faktor memiliki peranan terhadap hal-hal yang dapat menyebabkan munculnya keluhan LBP, salah satunya adalah lama mengemudi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan lama mengemudi dengan LBP pada supir taksi. METODE Penelitian menggunakan studi observasionaldengan pendekatan cross sectional atau potong silangyang mengikutsertakan 122 supir taksi di pool taksi Diamond Depok. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner The Pain and Distress Scale. Variabel yang diteliti adalah usia, IMT, durasi mengemudi, masa kerja serta ada tidaknya keluhan LBP. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dan diolah dengan program SPSS for Windows versi 21.0 dengan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0.05. HASIL Hasil analisis data antara lama mengemudi dengan Low Back Pain pada supir taksi berdasarkan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna(p = 0.047) KESIMPULAN Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara lama mengemudi dengan Low Back Pain pada supir taks

    Hubungan kunjungan antenatal care dengan kejadian perdarahan postpartum pada ibu pasca bersalin

    No full text
    LATAR BELAKANG Perdarahan postpartum merupakan penyebab utama masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Untuk mengurangi angka tersebut maka ibu hamil disarankan untuk melakukan kunjungan antenatal yang bertujuan untuk mengurangi komplikasi kehamilan dan persalinan. METODE Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan menggunakan 114 subyek. Data yang digunakan adalah data rekam medis pasien pasca bersalin yang melahirkan di RSUD dr. H Soemarno Sosroatmodjo pada periode Januari-Mei 2016. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Fisher dan diolah dengan program SPSS versi 21.0 for IOS dengan tingkat kemaknaan 0,05 HASIL Analisis bivariat menggunakan uji Fisher menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna (p = 0,178) antara frekuensi kunjngan antenatal care dengan kejadian perdarahan postpartum. KESIMPULAN Tidak terdapat hubungan antara kunjungan antenatal care dengan kejadian perdarahan postpartum. Penelitian lanjutan mengenai kunjungan antenatal care dengan kejadian perdarahan postpartum diperlukan agar dapat diketahui bahwa frekuensi kunjungan antenatal care dapat mengurangi kejadian perdarahan postpartum

    Hubungan antara lama jam tidur dengan prestasi akademik pada siswa SMA X

    No full text
    LATAR BELAKANG Menurut National Sleep Foundation lamanya jam tidur setiap usia berbeda-beda. Waktu tidur kurang optimal dapat menurunkan rasa kewaspadaan dan konsentrasi pada manusia. Hal buruk yang dapat terjadi salah satunya adalah penurunan prestasi akademik. Sebanyak 75% siswa dilaporkan memiliki durasi tidur kurang dari 8 jam per malam. Sebagai calon penerus pembangun bangsa, anak Indonesia perlu dipersiapkan untuk dapat mencapai prestasi akademik yang optimal. METODE Jenis penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dengan desain potong-silang (cross-sectional). Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2016 di SMA Labschool Jakarta yang mengikutsertakan 227 siswa dengan teknik cluster sampling untuk pemilihan kelas dan teknik simple random sampling untuk pemilihan individu responden. Data primer yang digunakan adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai lama jam tidur. Sedangkan data sekunder dari penelitian ini diperoleh dari nilai rata-rata akhir pada rapor siswa. Data akan dianalisis menggunakan uji Chi-square. HASIL Hasil analisis uji Chi-square didapatkan nilai probabilitas sebesar P = 0,400 dengan rata-rata jam tidur siswa adalah 6 jam 49 menit maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama jam tidur dengan prestasi akademik. KESIMPULAN Dari penelitian ini disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara lama jam tidur dengan prestasi akademik. Hal ini kemungkinan dikarenakan banyaknya variabel yang dapat memengaruhi prestasi akademik yang tidak diteliti sepenuhnya

    Hubungan antara dispepsia fungsional dengan kualitas hidup pada wanita usia produktif

    No full text
    LATAR BELAKANG Kualitas hidup seseorang mencakup kesejahteraan fisik, mental dan sosial, bukan hanya ada atau tidaknya penyakit yang diderita. Dispepsia fungsional merupakan salah satu penyakit kronis yang paling sering ditemukan pada perempuan, berupa rasa tidak nyaman didaerah perut bagian atas. Di Indonesia, diperkirakan sekitar 15-40% populasi mengalami dispepsia. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dispepsia fungsional dan kualitas hidup tetapi ada pula yang menyatakan tidak berhubungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dispepsia fungsional dengan kualitas hidup pada wanita usia produktif. METODE Penelitian menggunakan studi analisis observasional dengan metode desain potong silang pada 89 peserta pengajian Rumah Qur’an Ihya Ul Ummah Kota Bambu Utara Jakarta Barat. Data dikumpulkan dengan cara wawancara serta pengisian kuesioner Dispepsia Fungsional dan Kualitas Hidup (SF-36). Analisis data dilakukan dengan uji Chi square menggunakan SPSS dengan tingkat kemaknaan 0,05. HASIL Tidak terdapat hubungan bermakna antara status pernikahan (p=0,498), tingkat pendidikan (p=0,331), pekerjaan (p=0,280) terhadap kualitas hidup komponen fisik. Tidak terdapat hubungan bermakna antara status pernikahan (p=0,287), tingkat pendidikan (p=0,165), pekerjaan (p=0,455) terhadap kualitas hidup komponen mental. Tidak terdapat hubungan bermakna antara dispepsia fungsional dengan kualitas hidup di komponen mental (p=0,104). Terdapat hubungan antara dispepsia fungsional dengan kualitas hidup di komponen fisik (p=0,020). KESIMPULAN Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara dispepsia fungsional dengan kualitas hidup di komponen fisik. Orang dengan dispepsia fungsional memiliki kualitas hidup komponen fisik yang kurang baik dibandingkan dengan orang tanpa dispepsia fungsional

    Hubungan antara status gizi dan rinitis alergi pada anak umur 6-12 tahun

    No full text
    LATAR BELAKANG Obesitas merupakan masalah kesehatan dunia yang semakin sering ditemukan di berbagai negara. Prevalensi kegemukan dan obesitas pada anak di dunia meningkat dan diperkirakan akan mencapai 9,1% di tahun 2020. Rinitis alergi merupakan penyakit yang dipengaruhi status gizi berlebih. Salah satu efek dari gejala rinitis alergi yang merugikan adalah prestasi di sekolah menurun karena konsentrasi belajar terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara status gizi dan rinitis alergi pada anak umur 6-12 tahun dan prevalensi status gizi anak yang terkena rinitis alergi. METODE Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan potong lintang yang mengikutsertakan 118 siswa (umur 6-12 tahun) di SDN Tomang 11 Pagi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner International Study of Asthma and Allergies in Childhood (ISAAC) dan penghitungan Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square menggunakan program SPSS versi 21.0. HASIL Ditemukan sejumlah 13% responden dengan status gizi berlebih dan 87% responden dengan status gizi tidak berlebih. Status gizi terbanyak yang mengalami rinitis alergi adalah normal sebesar 68,5% dalam kategori status gizi tidak berlebih. Uji Chi Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dan rinitis alergi pada anak umur 6-12 tahun (p = 0,146). KESIMPULAN Tidak terdapat hubungan antara status gizi dan rinitis alergi pada anak umur 6-12 tahun

    Hubungan intensitas penggunaan Facebook dengan depresi pada anak SMA

    No full text
    LATAR BELAKANG Fenomena Facebook Depression menimbulkan kekhawatiran terhadap penggunaan Facebook pada remaja yang bisa mengakibatkan efek negatif berupa depresi. Anak SMA adalah populasi yang rentan terkena gangguan psikiatri, salah satunya adalah depresi. Faktor umur yang masih remaja dan lingkungan yang tidak mendukung menjadi beberapa faktor pendukung terjadinya depresi. METODE Penelitian ini menggunaan studi observasional dengan desain potong lintang yang mengikutsertakan 158 murid Sekolah Menengah Atas Notre Dame di daerah Kembangan Jakarta Barat. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner yang meliputi jenis kelamin, intesitas penggunaan Facebook (Facebook Intensity Scale) dan Depresi (Zung’S Self-Rating Depression Scale). Analisis data menggunakan SPSS for Windows versi 23.0 dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05. HASIL Hasil Uji Chi-Square diperoleh nilai p sebesar 0,529 menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan intensitas penggunaan Facebook dengan depresi pada anak SMA. Hasil Uji Chi Square diperoleh nilai p sebesar 0,807 menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan depresi pada anak SMA. KESIMPULAN Penelitian ini menjukkan tidak terdapat hubungan Intensitas penggunaan Facebook dengan depresi pada anak SMA dan tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan depresi pada anak SMA

    424

    full texts

    1,360

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Trisakti University Collection of Scholarly and Academic Pa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇