1360 research outputs found
Sort by
MANFAAT PENGGUNAAN BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) PADA PROYEK KONSTRUKSI SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI STAKEHOLDERS
Construction projects are becoming much more complex and difficult to manage, reciprocal interdependence between stakeholders is one of the causes, such as architects, civil engineers and mechanical. Building Information Modelling (BIM) not only allows the geometrical modelling butalso useful for management of construction project especially in communication between stakeholders. The aims of this papers is to find out the project benefit of BIM as a media communication. Data collection is done by distributing questionnaires to large companies both contractor or engineering consultants in DKI Jakarta who have used BIM in communication process. The data is processed by using the structural equation modeling (SEM) method and It was found that the use of BIM could facilitate stakeholders involved in the construction project work team in communicating and coordinating
Implementasi Kearifan Lokal Pada Atap Bangunan Komersial Hotel di Kota Cirebon
Arsitektur tradisional merupakan perwujudan dari kearifan lokal masyarakatnya.Namun demikian, kearifan lokal ini secara perlahan-lahan mulai ditinggalkan.Penelitian ini bertujuan untuk memahami kearifan lokal pada arsitektur tradisional,dan implementasinya pada bangunan-bangunan modern masa kini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Metode pengumpulan datadilakukan melalui studi kepustakaan, observasi lapangan, dan wawancara. Metode
analisis menggunakan metode deskriptif interpretif, dengan melakukan deskripsiserta interpretasi mengenai implementasi kearifan lokal pada wujud fisik arsitektur
Variasi Perubahan Material pada Arsitektur Tradisional Rumah Gadang Minangkabau, Studi Kasus Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudyaan Minangkabau
Rumah gadang Minangkabau adalah salah satu karya arsitektur tradisional yang sangat menonjol, selain digunakan sebagai tempat tinggal, bangunan ini digunakan sebagai rumah adat suku-suku di Minangkabau . Karena perannya yang sangat penting di dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, bentuk rumah gadang ini dijadikan sebagai bentuk dari bangunan museum Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM). Sebagai bangunan publik yang sangat banyak dikunjungi, baik sebagai sarana edukasi maupun rekreasi, PDIKM selayaknya memiliki bentuk dan ciri yang dapat mewakili rumah gadang masyarakat Minangkabau. Perkembangan teknologi material pada bangunan selalu berkembang, tidak hanya aspek fungsi namun juga aspek estetika. Agar dapat diketahui sejauh mana penggunaan material masa kini/modern yang digunakan pada rumah gadang umumnya dan rumah gadang di PDIKM khususnya, maka dilakukan penelitian ini. Jenis penelitian yang digunakan berdasarkan pada tujuan penelitian yang ingin dicapai, untuk itu digunakan metode penelitian kualitatif-naturalistik. Penelitian dilakukan dalam situasi yang wajar atau dalam natural setting. Sedangkan metode pengumpulan datanya, bersifat kualitatif karena itu disebut juga metode kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa perubahan material pada rumah gadang PDIKM dilakukan agar memberikan nilai tambah, tidak merubah budaya, aktifitas dan tata hidup yang dilakukan pada rumah gadang PDIKM
Effect of The Building Maintenance and Resource Management Through User Satisfaction of Maintenance
PD Pasar Jaya manages 153 markets spread across Jakarta. Market building is a place of public services, in order to provide excellent service to the community, it is important to maintain it properly. Maintenance management of PD Pasar Jaya is still far from the expected.
The purpose of this study was to determine the effect of directly and indirectly from the condition of the building and maintenance resources to user satisfaction through maintenance management. The research method is by taking a sample of 14 buildings market, then use the check list building condition assessment visually and dissemination of survey questionnaires to 216 respondents, namely the market manager, the kiosk, and visitors. The questionnaire consisted of four variables: the condition of the building (X1), maintenance
resources (X2), as an variable, independent maintenance management (Y) as variable, an intervening while user satisfaction (Z) as the dependent variable. Furthermore, assessment data is processed by the descriptive analysis of the building, while the questionnaire survey
data processed by path analysis using linear regression with SPSS ver. 22. The results of assessment of 14 buildings is a market average of 78 of the highest value of 100, this means that the condition of the building is being with only minor damage. The total yield of the
influence of the condition of the building (42.38%) and maintenance resources (25.01%) towards satisfaction of a user through maintenance management (1.26%) is 68.65%
RECENT ADVANCES OF CAST-IN-SITU PILE INTEGRITY TEST IN INDONESIA
Deep foundations, especially cast-in-situ piles became popular and key support for most structures in limited land, so as Jakarta. The piles quality became highly dependent on the soil condition and the skill of the contactors. It’s underneath the ground and this makes inspection to its quality became much more difficult. There is many methods for inspection, either by destructive method, i.e. coring, to non-destructive method like low strain integrity test (PIT), cross-hole sonic logging (CSL) and latest is thermal integrity profiler (TIP). Some advances in applicating and evaluating the pile integrity discussed here as well as its advantages and limitations
IMPLEMENTASI ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA MASJID AT-TAQWA DI KOTA BENGKULU
Dalam Arsitektur masa kini sudah mulai hilang ciri dari jati dirinya. Arsitektur yang sangat berpengaruh besar kepada kehidupan manusia sekarang menjadi korban globalisasi. sehingga arsitektur yang tadinya sangat ramah lingkungan menjadi tidak peduli dan berusaha tampil beda. Oleh karna itu perlu adanya pemahaman mengenai bagaimana arsitektur kontekstual dapat berpengaruh pada desain, sehingga bangunan dapat bermanfaat dan berfungsi secara optimal. Mencerminkan jati diri lingkungan masjid At-Taqwa Bengkulu sebagai tempat ibadah yang berfungsi hampir 24 jam dalam sehari, sehingga bangunan dapat menjadi ruang sosial dan pelindung dari bencana alam yang akan terjadi dikemudian hari. Selain itu bangunan juga dapat menunjukan ciri khas dari suatu daerah agar masjid selain tempat ibadah dapat juga menjadi objek wisata yang menampilkan unsur dari arsitektur tradisional kota Bengkulu
ECONOMIC INTERACTIVE SPACE: AN ADAPTATION OF COMMUNITY RESILIENCE MECHANISM IN AN ENCLAVE SETTLEMENT
The rapid urban growth at the periphery area developed by residential developers impacted on the socio-spatial segregation between new and pre-existing indigenous settlements. One phenomenon is that many indigenous settlements are enclaved in the new settlement area. Changes in landscape and environment around indigeneus settlement are occured as a result of a pressure. It is the main factor for suddened changes in the pattern of livelihood of enclaved settlement inhabitants. This article is intended to explain the findings on how the inhabitants of enclaved settlement respond and survive to these changes and pressures in the spatial context. The study employed descriptive analysis method by observing the characteristics of settlements by focusing on the quality of inhabitants’ life related to the spatial changes and segregations phenomena. The results of the study highlight that the spatial changes and the survival community are a form of adaptation procces to get economic benefit by making changes to their lands or buildings because of the residential development in its sorrounding. These phenomena resulted in the emergence of economic interactive space in the specific spatial arrangement
Spektrum Respons Desain RSNI 1726:2018 Berdasarkan Peta Gempa Indonesia 2017
Rancangan Peraturan Gempa Indonesia, RSNI 1726:2018, disusun berdasarkan Peta Gempa
Indonesia 2017 dan ASCE 7-16 untuk menggantikan SNI 1726:2012 yang berlaku saat ini.
Penetapan nilai Koefisien Situs Fa dan Fv yang baru di dalam RSNI 1726:2018, yang
mempengaruhi besarnya Spektrum Respons Desain, dibahas secara detail, termasuk latar
belakang perubahannya yang mengikuti usulan PEER.
Di daerah yang rawan gempa, nampak terjadi anomali di mana kondisi spektrum respons desain
untuk perioda pendek di kelas situs Tanah Keras (SC), Tanah Sedang (SD) dan Tanah Lunak
(SE) tidak meningkat secara berurutan akibat dari penerapan nilai Koefisien Situs Fa.
Makalah ini menyajikan Spektrum Respons Desain RSNI 1726:2018 dari 17 kota besar yang
mewakili seluruh wilayah Indonesia yang dibandingkan dengan Spektrum Respons Desain SNI
1726:2012 untuk mengetahui sejauh mana perbedaannya
Video Iklan Produk Alat Kesehatan Promosi Pencitraan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
Video iklan dengan durasi 60 deti