TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Not a member yet
    43 research outputs found

    Theoretical Studies: The Use of Art therapy in Counseling for Children

    No full text
    Children have the  beautiful moment if they grow according to their stage and having the supporting environment due to their self-potential. But in this stage is not always running well, so it cause a problem for children which is needed to be solved, that is by giving them the counseling service. This given counseling services to children need special technique because of the different character between children and adult. Technique used in this article is the Art Therapy. It  used to solve  children problem in its relation with private symbols, social, love and caring, discipline, law and religion. In other words, the using of art therapy in counseling is needed by children in reaching the optimal development and the solving problem to children

    Penerapan konseling kelompok untuk mencegah perilaku konformitas negatif siswa SMK Negeri 5 Semarang

    No full text
    Conformity is basically very important in the life of every individual. Conformity among teenagers who are teenagers is very important, because they will be racing to find their identity. However, when students do not have self control in association it will cause negative conformity. Also vice versa if in association students are able to control himself, it will give birth to positive coformity. Where in adolescence is always dominant sense or emotional aspects. Teen age emotional aspects still include emotional unstable or uncontrolled. Thus allowing uncontrolled behaviors to occur. The impact of negative conformity of students, such as brawl, makes the relationship between schools to be less harmonious and very disturbing the public and disrupt traffic on the highway when students do brawl. Even based on the revelation of the BK Teacher, stated that some students were arrested by the police when they did brawl. The final goal of this study is to prevent the occurrence of negative conformity behavior of students In accordance with research objectives, then this research method using quantitative research methods. Design one gruop pre test and post test design. In this subject design is subjected to two measurements, namely by using a scala psychological-related negative conformity behavior of students. Based on the result of classification of pree test and post test mentioned above there is difference of procession that is 36,63%. So it can be concluded that in this study there is a positive change in students who initially have very negative negative conformity behavior, but after given the guidance service group, the behavior of student conformity becomes low

    Model supervisi klinis berfokus multikultural: supervisi hubungan interpersonal konselor dan staf kependidikan

    Full text link
    Kolaborasi kinerja antara konselor dengan guru atau staf kependidikan sangat dibutuhkan dalam penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling bagi siswa. Kolaborasi yang terjalin ini perlu disupervisi, salah satunya dengan menggunakan supervisi klinis berfokus multibudaya. Kegiatan supervisi ini menekankan pada aspek menyadari akan perbedaan budaya yang dapat muncul antara supervisor dan supervisee yang dapat berpengaruh terhadap kegiatan supervise. Seorang supervisor perlu menyadari tentang bias persepsi yang dapat berpengaruh terhadap kegiatan supervisi. Supervisor seyogyanya reaktif terhadap keragaman budaya dalam melaksanakan kegiatan supervisi yang ditunjukkan melalui pengakuan perbedaan budaya antara supervisor dan supervisee, memahami kekuatan perbedaan dan memulai diskusi mengenai keragaman. Supervisor juga mesti menyadari hambatan dalam supervisi multikultural, diantaranya yaitu: bias persepsi dan kurangnya pelatihan supervisi

    Penilaian siswa terkait aktivitas guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan prestasi belajar siswa

    Full text link
    Siswa yang menuntut pelajaran di sekolah memiliki harapan untuk meraih prestasi yang baik. Salah satu indikator dari upaya mendorong siswa mendapatkan prestasi yang tinggi, yaitu adanya support dari orang-orang di sekolah, dalam hal ini guru bimbingan dan konseling (BK).  Penelitian ini bertujuan mengetahui penilaian siswa terhadap aktivitas guru BK dalam meningkatkan prestasi belajar Siswa di SMA. Data dikumpulkan dengan menggunakan survey terhadap 80 siswa sebagai subjek penelitian. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif sederhana. Aktivitas guru BK dalam meningkatkan prestasi belajar siswa ditinjau dari aspek peranan guru BK dalam (1) mengedukasi penggunaan waktu siswa, dan (2) mendorong siswa meningkatkan prestasi belajarnya. Hasil simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penilaian siswa terhadap aktivitas guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan prestasi belajar Siswa di SMA Bogor masih kurang baik. Diperlukan upaya-upaya ekstra dari guru BK untuk meningkatkan aktifitasnya dalam mendorong siswa untuk meraih prestasi belajar yang tinggi

    Classical philosophy: influence the education philosophy of age

    Full text link
    Education with philosophy has a close relationship because philosophy is a view of life that leads to the goal of education. According to Dewey, changes that occur in society must exist and inevitable because education is always changing. The perennialism view at the moment that education is regarded as a container to direct the center of culture. While human beings are able to solve the problem and achieve its goals rationally. This condition of development in the flow of philosophy one of which is essentialism. And education as a tool to process humanize human, with the difference of orientation and philosophy that became his belief. Differences philosophy in a nation will bring a difference in the perspective or purpose of education itself. Learning with the P4C contributes to raising children to be sensitive individuals who respect different perspectives and are able to shape their own rights, have ethical values, take care and improve themselves, and embrace new ideas

    Peranan organisasi pembelajaran dalam mengoptimalkan inovasi guru

    Full text link
    Inovasi guru merupakan tindakan guru yang diarahkan untuk menghasilkan, memperkenalkan atau mengaplikasikan temuan baru berupa ide maupun solusi yang menguntungkan organisasi, yang bersumber dari eksplorasi peluang, generativitas, investigasi informatif,  memperjuangkan, dan aplikasi.  Rendahnya inovasi di kalangan guru bukan tanpa sebab. Salah satu diantaranya yang cukup penting adalah organisasi pembelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis peranan organisasi pembelajaran dalam mengoptimalkan inovasif guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui kajian pustaka dan dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi guru sangat diperlukan dalam proses pembelajaran sehingga sekolah perlu mengoptimalkan inovasi guru melalui revitalisasi organisasi pembelajaran

    Preferensi siswa terhadap perilaku konselor dengan minatnya pada program bimbingan dan konseling

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) preferensi siswa terhadap perilaku konselor, (2) minat siswa terhadap program layanan bimbingan dan konseling , serta (2) hubungan antara preferensi siswa terhadap perilaku konselor dan minatnya terhadap program layanan bimbingan dan konseling. Penelitian dilakukan di Sekolal Menengah Pertama (SMP) di Kota Palangka Raya dengan populasi sebanyak 843 siswa. Sampel penelitian ini sebesar 84 siswa yang diambil secara proportional random sampling. Hasil penelitian ini adalah (1) Preferensi siswa terhadap perilaku konselor tergolong positif, (2) minat siswa terhadap program layanan bimbingan dan konseling cenderung positif, dan (3) terdapat hubungan positif antara preferensi siswa terhadap perilaku konselor dan minatnya terhadap program layanan bimbingan dan konseling

    Keefektifan layanan informasi berbasis instagram untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa

    Full text link
    Ketertarikan siswa terhadap media sosial khususnya Instagram sangat tinggi, dan membuat siswa mampu berekspresi sesuai dengan yang di mereka inginkan. Desain penelitian ini menggunkan experiment dengan metode one-group pre-test dan post-test design. Lokasi penelitian adalah SMP Negeri 1 Arjasa. Responden penelitian ini yaitu siswa SMP, usia 13 tahun-15tahun, mempunyai akun Instagram, dan siswa yang memiliki kepercayaan diri rendah. Teknik pengambilan data menggunakan angket dan dokumentasi. Data yang di ambil adalah data uji validitas, uji reliabilitas. Metode analisa menggunakan product moment dan uji t-test. Dari hasil uji menggunakan α = 5% paired sample t-test, dan data yang digunakan adalah 24 siswa sebelum treatment (pre-test) dan 24 siswa sesudah treatment (post-test). Jumlah sampel N = 24 siswa Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa layanan informasi berbasis Instagram efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa

    Character education in schools implementing national curriculum and international baccalaureate

    Full text link
    The purpose of the study was to evaluate the implementation of the character education program of Junior and Senior High School Victory Plus School using the national curriculum and International Baccalaureate. The research method used is mix method. The result of data analysis showed that the average self-concept score was 2.65 (less good); self-management is 2.73 (good); and social services is 2.73 (good) in the implementation of courageous, honest, active, mindful, innovative, open minded, and nobel (champion) value. The value of champion is relevant to the value of the national curriculum character but the value of hard work, religion, democracy, the spirit of nationality, and the love of the homeland have not yet appeared. The balanced and reflective values in the learner profile are not yet visible

    Persepsi mahasiswa PGSD terhadap rencana implementasi guru bimbingan dan konseling di sekolah dasar

    Full text link
    Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu penelitian yang tidak bermaksud menguji hipotesis tetapi mengambarkan fenomena apa adanya dengan mengunakan angka-angka sebagai gejala yang diamati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap rencana implementasi guru bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Selanjutnya dalam penelitian ini yang dijadikan subyek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar yang sedang menempuh Mata Kuliah Bimbingan dan Konseling di sekolah dasar (SD) pada Semester Genap T. A 2016/2017. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap implementasi guru bimbingan dan konseling di sekolah dasar secara umum yaitu 72,81 %. Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa memiliki persepsi terhadap rencana implementasi bimbingan dan konseling di sekolah dasar pada kategori baik

    36

    full texts

    43

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇