21105 research outputs found
Sort by
The Correlation between Work Motivation and Employees Performance at Maju Bersama MMTC Medan
90 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja dengan kinerja karyawan maju bersama MMTC Medan. Motivasi kerja merupakan dorongan dan faktor yang melatarbelakangi tinggi nya kinerja seorang karyawan. Tipe penelitian ini adalah kuantitatif korelasi. Sampel berjumlah 50 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan skala motivasi kerja dan skala kinerja karyawan dengan model skala likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik korelasi product moment pearson. Berdasarkan hasil penelitian, maka terdapat hubungan motivasi kerja dengan kinerja karyawan yang signifikan, dimana nilai koefisien (rxy) = 0,608; p = 0,000 berarti p < 0,05; koefisien determinan( r2) = 0,370; ini menunjukkan bahwa motivasi kerja berkontribusi terhadap kinerja karyawan sebesar 37%. Sedangkan hasil hipotetik dan empirik motivasi kerja (hipotetik 125 < empirik = 161,75), dan untuk kinerja karyawan tergolong tinggi (hipotetik = 30< empirik = 35,41). Maka hipotesis penelitian ini dinyatakan diterima. This study aims to determine the correlation between work motivation and employee performance at maju bersama mmtc medan. Work motivation is the drive and factor behind the high performance of employees. This type of research is quantitative correlation. The employess involved in the sample were 50 people, with the sampling technique using total sampling.The data on this study uses a scale, named as work motivation and employees performance with the likert scale model. The data analysis technique in the study uses Pearson’s product moment correlation technique. Based on the results of the study, there is a correlatio between work motivation and employees performance, where the value of coefision (rxy) = 0,608; p = 0,000 berarti p < 0,05; determinant coefsion ( r2) = 0,370; this indicates that work motivation contributes to employees performance in 37%. While the results of hypocrisy and empirical work motivation support (125 < empiric hypothesis = 161,75), and for employees performance is relatively high (hypothesis = 30< empirical = 35,41). The hypothesis of this study was accepted
The Influence of Accounting Information System Quality, Service Quality, and System Security on Mobile Banking Application-Based User Satisfaction at Bank Mandiri KCP Medan Zainul Arifin
93 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas sistem informasi akuntansi, kualitas layanan dan keamanan sistem terhadap kepuasan pengguna aplikasi berbasis mobile banking Pada Bank Mandiri KCP Medan Zainul Arifin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah yang menggunakan mobile banking pada Bank Mandiri KCP Medan Zainul Arifin sebanyak 512. Penarikan sampel menggunakan metode slovin dengan jumlah sampel sebanyak 84 orang. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis penelitian ini menggunakan regresi linear berganda SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial dan simultan bahwa kualitas sistem informasi akuntansi, kualitas layanan dan keamanan sistem berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna aplikasi berbasis mobile banking di Bank Mandiri KCP Medan Zainul Arifin. This study aims to determine the effect of accounting information system quality, service quality and system security on user satisfaction of mobile banking-based applications at Bank Mandiri KCP Medan Zainul Arifin. This type of research is quantitative. The population in this study was 512 customers who used mobile banking at Bank Mandiri KCP Medan Zainul Arifin. Sampling using the slovin method with a total sample of 84 people. The data source used is primary data. The method of data collection using questionnaires. The analysis method of this study uses multiple linear regression SPSS version 26. The results of this study partially and simultaneously show that the quality of the accounting information system, service quality and system security have a positive and significant effect on user satisfaction of mobile banking-based applications at Bank Mandiri KCP Medan Zainul Arifin
The Role of the Village Head in the Management of the Sibintang Beautiful Beach Tourist Attraction in Sibintang Village, Sosorgadong District, Central Tapanuli Regency
84 HalamanPada penelitian ini, kepala desa Sibintang memiliki peran penting dalam pengelolaan objek wisata Pantai Indah Sibintang (PIS). Dengan adanya objek wisata Pantai Indah Sibintang (PIS) akan memberikan lapangan kerja bagi masyarakat dengan mengajak masyarakat untuk ikut bekerja dalam pembangunan serta membuka usaha di tempat objek wisata Pantai Indah Sibintang tersebut. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui peran kepala desa Sibintang dalam pengelolaan objek wisata Pantai Indah Sibintang.Pada penelitian ini jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, yang menggambarkan segala permasalahan yang ada secara menyeluruh secara lisan maupun tulisan.Pada penelitian ini penulis menggunakan teori Tjkroadmidjojo (2000: 42) yaitu sebagai motivator, fasilitator dan mobilisator dengan tujuannya untuk mengetahui bagaimana peran kepala desa dalam pengelolaan objek wisata Pantai Indah Sibintang di desa Sibintang Kecamatan Sosorgadong Kabupaten Tapanuli Tengah. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepala desa dalam pengelolaan objek wisata Pantai Indah Sibintang adalah melengkapi sarana dan prasarana menunjang pariwisata. Yang mempengaruhi peran kepala desa dalam pengelolaan objek wisata Pantai Indah Sibintang adalah faktor pendukung yaitu daya tarik, dukungan dari perangkat desa serta dukungan dari masyarakat, sedangkan faktor penghambat adalah kurangnya sarana dan prasarana akibat minimnya dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) serta kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan objek wisata tersebut. In this study, the village head of Sistar has an important role in the management of the Pantai Indah Sistar (PIS) tourist attraction. With the Pantai Indah Sistar (PIS) tourist attraction, it will provide jobs for the community by inviting the community to work in development and open a business at the Pantai Indah Sistar tourist attraction. The purpose of this study was to find out the role of the village head of Sistar in managing the beautiful Sistar Beach tourist attraction. In this study, this type of research used qualitative descriptive research, which described all existing problems as a whole orally and in writing. In this study, the authors used the theory of Tjkroadmidjojo (2000). : 42) namely as a motivator, facilitator and mobilizer with the aim of knowing how the role of the village head is in the management of the Indah Sistar Beach tourist attraction in the village of Sistar, Sosorgadong District, Central Tapanuli Regency. The results of this study indicate that the role of the village head in managing the Pantai Indah Si bintang tourist attraction is to complete facilities and infrastructure to support tourism. The supporting factors that influence the role of the village head in managing the Indah Sistar Beach tourist attraction are attractiveness, support from village officials and support from the community, while the inhibiting factors are the lack of facilities and infrastructure due to the lack of regional budget revenue and expenditure funds (APBD) and lack of awareness community towards the cleanliness of the environment of the tourist attractio
Graceng Legal Responsibility for Expedition Services in Submitting Claims for Damage and Loss of Consigned Goods to PT Lion Parcel in Medan City
71 HalamanPengiriman barang tidak selamanya berjalan dengan lancar. Sering terjadi adanya kendala dalam proses pengiriman barang. Seperti terjadinya kerusakan barang, yang merugikan konsumen. Berdasarkan ketentuan Pasal 4 huruf h UU Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, maka konsumen tersebut berhak memperoleh kompensasi apabila barang atau jasa yang diperolehnya ternyata berbeda dari kesepakatan yang sebelumnya. Perusahaan jasa pengiriman harus mampu memenuhi kewajiban terhadap pemilik barang yang dikirimkan, sehingga apabila terjadi kerusakan, musnah, ataupun hilangnya barang, perusahaan harus mempertanggungjawabkannya. Permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini ialah bagaimana tanggung jawab, prosedur pengajuan klaim, dan bentuk perjanjian pihak ekspedisi atas rusak atau hilangnya barang yang di kirim melalui PT Lion Parcel. Penulis menggunakan metode penelitian yuridis normatif (studi kepustakaan). Perlindungan hukum terhadap konsumen pengguna jasa Lion Parcel atas kerusakan, kehilangan barang sebagai upaya represif setelah adanya kerugian oleh konsumen yang terjadi. Pemberian ganti rugi terhadap konsumen yang dirugikan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam dokumen Proses Klaim Lion Parcel yang telah di tetapkan yaitu nominal penggantian untuk kiriman yang tidak menggunakan premi asuransi yang diajukan melalui website lionparcel.com. Perjanjian yang di buat PT. Lion Parcel sesuai menurut Pasal 1313 KUHPer Informasi merupakan hal yang sangatlah penting bagi konsumen khususnya konsumen pengguna jasa pengiriman barang. Delivery of goods does not always run smoothly. There are often obstacles in the process of sending goods. Such as damage to goods, which is detrimental to consumers. Based on the provisions of Article 4 letter h of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, the consumer has the right to receive compensation if the goods or services they obtain are different from the previous agreement. Delivery service companies must be able to fulfill their obligations to the owners of the goods they send, so that if goods are damaged, destroyed or lost, the company must be held responsible. The problems discussed in this thesis are the responsibilities, procedures for submitting claims, and the form of agreement between the expedition parties for damage or loss of goods sent via PT Lion Parcel. The author uses normative juridical research methods (literature study). Legal protection for consumers using Lion Parcel services for damage and loss of goods as a repressive measure after consumer losses occur. Providing compensation to consumers who are harmed is in accordance with the provisions stipulated in the Lion Parcel Claim Process document which has been determined, namely the nominal compensation for shipments that do not use insurance premiums submitted via the lionparcel.com website. The agreement made by PT. Lion Parcel complies with Article 1313 of the Civil Code. Information is very important for consumers, especially consumers who use goods delivery services
The Influence of Financial Literacy and Financial Attitudes on Student Finances (Study of Economics Faculty Students Who Own Businesses at Medan Area University)
80 HalamanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap keuangan mahasiswa (studi pada mahasiswa yang memiliki usaha di Universitas Medan Area, untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh sikap keuangan terhadap keuangan mahasiswa (studi pada mahasiswa yang memiliki usaha di Universitas Medan Area, untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan sikap keuangan terhadap keuangan mahasiswa (studi pada mahasiswa yang memiliki usaha di Universitas Medan Area. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang memiliki usaha di Universitas Medan Area yang berjumlah 119 orang dan sampel dari penelitian ini sebanyak 54 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan (observation) dan Kuesioner/angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen, Uji Asumsi Klasik, Analisis Regresi Linier Berganda dan Uji Hipotesis dengan menggunakan uji t (parsial), Uji F atau Uji Signifikan Persamaan dan Uji Koefisien Determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan secara parsial berpengaruh positif terhadap perilaku keuangan mahasiswa, sikap keuangan secara parsial berpengaruh negatif terhadap perilaku keuangan mahasiswa. Dengan nilai R-Square adjusted Model sebesar 0,398. Nilai tersebut dapat mengetahui literasi keuangan dan sikap keuangan secara bersama-sama berpengaruh terhadap perilaku keuangan mahasiswa secara bersama-sama 39,8% sedangkan sisanya sebesar 60,2% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam variabel penelitian. The purpose of this study was to find out and analyze the effect of financial literacy on student finances (studies on students who own businesses at Medan Area University, to find out and analyze the effect of financial attitudes on student finances (studies on students who own businesses at Medan Area University, to know and analyze the effect of financial literacy and financial attitudes on student finances (a study of students who have businesses at the University of Medan Area
The population in this study were all students who owned businesses at Medan Area University, totaling 119 people and the sample of this study were 54 people. Data collection techniques used in this study were observation and questionnaires/questions. The data analysis technique used in this research is Instrument Validity and Reliability Test, Classical Assumption Test, Multiple Linear Regression Analysis and Hypothesis Test using t test (partial), F test or Significant Equation Test and Test Coefficient of Determination ()
The results showed that financial literacy had a positif effect on student financial behavior, financial attitudes had no partial effect on student financial behavior. With an adjusted R-Square Model value of 0.398. This value can determine financial literacy and financial attitudes that jointly influence student financial behavior by 39.8%, while the remaining 60.2% is explained by other variables not included in the research variables
The Relationship Between Democratic Parenting Patterns and Assertive Behavior in Class X Adolescents at Sman 15 Medan
106 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Pola Asuh Demokratis Dengan Perilaku Asertif Pada Remaja Kelas X SMAN 15 Medan. Adapun populasi penelitian sebanyak 432 siswa Kelas X SMAN 15 Medan. Pada penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Pola asuh demokratis dalam penelitian ini di ukur berdasarkan teori Baumrind (dalam Rusilaanti 2015) terdapat empat macam pola asuh orang tua yaitu: Pola asuh demokratis, Pola asuh otoriter, Pola asuh permisif, Pola asuh tipe penelantar. Perilaku asertif dalam penelitian ini diukur berdasarkan aspek menurut Alberti dan Emmons (dalam Walidah, 2020): Permintaan, Penolakan, Pengekspresian diri, Pujian, Berperan dalam pembicaraan. Berdasarkan hasil perhitungan analisis korelasi product moment, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan positif antara Pola asuh demokratis dengan Perilaku asertif. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi rxy = 0,995, dengan Signifikan p= 0,007 < 0,05. Koefisien determinan (r2) dari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat adalah r2= 0,989. Dalam upaya mengetahui kondisi Pola asuh demokratis dan Perilaku asertif maka perlu dibandingkan antara mean/nilai rata-rata empirik dengan mean/nilai rata-rata hipotetik dengan memperhatikan besarnya bilangan SB atau SD dari variabel yang sedang diukur. Nilai SB atau SD variabel Pola asuh demokratis sebesar 7.768, sedangkan Perilaku asertif sebesar 7.556. This study aims to determine the correlation between Democratic Parenting and Assertive Behavior in Class X Adolescents at SMAN 15 Medan. The research population was 432 Class X students of SMAN 15 Medan. In research using purposive sampling technique. Democratic parenting in this study was measured based on Baumrind's theory (in Rusilaanti 2015) there are four types of parenting: democratic parenting, authoritarian parenting, permissive parenting, neglectful parenting. Assertive behavior in this study was measured based on aspects according to Alberti and Emmons (in Walidah, 2020): Requests, Refusal, Self-expression, Praise, Playing a role in conversation. Based on the calculation results of the product moment correlation analysis, it can be seen that there is a positive correlation between democratic parenting and assertive behavior. This result is evidenced by the correlation coefficient rxy = 0.995, with a significant p = 0.007 <0.05. The determinant coefficient (r2) of the correlation between the independent variable and the dependent variable is r2= 0.989. In an effort to determine the conditions of democratic parenting and assertive behavior, it is necessary to compare the empirical mean/average value with the hypothetical mean/average value by taking into account the magnitude of the SB or SD number of the variable being measured. The SB or SD value o
The Influence of Parental Social Support and Student Learning Motivation Regarding Self Regulated Learning of Jabal Noor Deli IT Middle School Students Serdang
148 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial
Orangtua dan Motivasi belajar siswa terhadap Self Regulated Learning siswa SMP
IT Jabal Noor Deli Serdang, dengan populasi berjumlah 300 orang siswa. Sampel
Penelitian berjumlah 106 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik
Random Sampling. Instumen yang digunakan adalah angket model skala Likert.
Teknik Pengumpilan data menggunakan tiga skala yang terdiri dari skala Dukungan
Sosial Orangtua, Motivasi Belajar, dan Self Regulated Learning. Teknik Analisa
yang digunakan adalah Regresi Berganda. Berdasarkan hasil penelitian
disimpulkan bahwa: 1) ada hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial
Orangtua dengan Self Regulated Learning dengan koefisien t sebesar 2.654 dengan
p < 0.05, dan koefisien korelasi (rx1y) sebesar 0,230 dengan p < 0.05. 2) Adanya
Hubungan positif yang signifikan antara Motivasi belajar siswa dengan Self
Regulated Learning dengan koefisien t sebesar 6.493 dengan p < 0.05, dengan
koefisien korelasi (rx2y) sebesar 0,531 dengan p < 0.05. 3) Adanya hubungan
Positif yang signifikan antara dukungan Orangtua dan Motivasi belajar siswa
dengan Self Regulated Learning dengan koefisien F reg = 25.141 dengan p < 0.05,
dan koefisien korelasi R = 0.573 dengan p < 0.05 dan R2 = 0.328 dengan kontribusi
sebesar 31,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa masih terdapat 68,5 % sumbangan
dari faktor lain yang dapat mempengarui Self Regulated Learning. Dari hasil ini
dapat dikatakan bahwa semakin tinggi dukungan orangtua dan Motivasi belajar,
maka semakin tinggi Self Regulated Learning , dan sebaliknya semakin rendah
Dukungan orangtua dan Motivasi belajar maka semakin rendah Self Regulated
Learning. This study aims to determine the effect of parental social support and student
learning motivation on self-regulated learning of SMP IT Jabal Noor Deli Serdang
students, with a population of 300 students. The research sample is 106 students.
The method used in this study is a quantitative method with a sampling technique
using the Random Sampling Technique. The instrument used is a Likert scale model
questionnaire. The data collection technique uses three scales consisting of
Parents' Social Support, Learning Motivation, and Self Regulated Learning scales.
The analysis technique used is Multiple Regression. Based on the results of the
study it was concluded that: 1) there is a significant positive relationship between
parental social support and self regulated learning with a t coefficient of 2.654 with
p <0.05, and a correlation coefficient (rx1y) of 0.230 with p <0.05. 2) There is a
significant positive relationship between student learning motivation and selfregulated
learning with a t coefficient of 6,493 with p <0.05, with a correlation
coefficient (rx2y) of 0.531 with p <0.05. 3) There is a significant positive
relationship between parental support and student learning motivation with selfregulated
learning with a coefficient of F reg = 25,141 with p < 0.05, and a
correlation coefficient of R = 0.573 with p < 0.05 and R2 = 0.328 with a
contribution of 31.5% . These results indicate that there is still 68.5% contribution
from other factors that can influence Self Regulated Learning. From these results
it can be said that the higher the parental support and motivation to learn, the
higher the Self Regulated Learning, and conversely the lower the parental support
and motivation to learn, the lower the Self Regulated Learning
The Influence of Authoritarian Parenting Patterns of Parents on the Emotional Intelligence of Students of SMP Negeri 9 Binjai
116 HalamanFenomena yang ditemukan peneliti terhadap siswa-siswi SMP Negeri 9 Binjai merupakan bentuk kecerdasan emosi yang rendah, yang mana hal tersebut dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “Pengaruh Pola Asuh Otoriter Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosional Siswa-Siswi SMP Negeri 9 Binjai”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara pola asuh otoriter dengan kecerdasan emosional pada siswa- siswa SMP Negeri 9 Binjai. Sampel penelitian ini adalah 64 orang siswa- siswi SMP Negeri 9 Binjai yang mendapatkan pola asuh otoriter berdasarkan hasil tes screening, adapun teknik yang digunakan untuk mendapatkan sample dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan skala pola asuh otoriter dan skala kecerdasan emosional. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dari Karl Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi rxy = -0,648 dengan nilai signifikansi p = 0,000 berarti p < 0,05 artinya ada hubungan negatif antara pola asuh otoriter dengan kecerdasan emosional. Dengan hasil tersebut, hipotesis dalam penelitian ini yaitu semakin rendah pola asuh otoriter maka semakin tinggi kecerdasan emosional pada remaja, sebaliknya semakin tinggi pola asuh ototriter maka semakin rendah kecerdasan emosionalnya maka hipotesis dapat diterima. Adapun sumbangan efektif dari pola asuh otoriter mempengaruhi kecerdasan emosional sebesar 42%. Berdasarkan perbandingan kedua nilai rata-rata (hipotetik dan empirik), maka dapat dinyatakan pola asuh otoriter tergolong sedang sebab nilai rata-rata hipotetik 100 dari nilai rata-rata empirik 106,41 dan kecerdasan emosional juga tergolong rendah sebab nilai rata- rata hipotetik 90 dari nilai rata-rata empirik 67,70. The phenomenon that was found by researchers towards students of SMP Negeri 9 Binjai was a form of low emotional intelligence, which was influenced by parenting styles. Therefore, researchers are interested in conducting research with the title "The Influence of Authoritarian Parenting Parents on the Emotional Intelligence of Students of SMP Negeri 9 Binjai". This study aims to determine the effect of authoritarian parenting and emotional intelligence on students of SMP Negeri 9 Binjai. The sample of this study were 64 students of SMP Negeri 9 Binjai who received authoritarian parenting based on the results of the screening test, while the technique used to obtain the sample was purposive sampling technique. The research instrument uses an authoritarian parenting scale and an emotional intelligence scale. The data analysis technique used is product moment correlation from Karl Pearson. The results of this study indicate a correlation coefficient rxy = -0.648 with a significance value of p = 0.000 meaning p <0.05 meaning that there is a negative relationship between authoritarian parenting and emotional intelligence. With these results, the hypothesis in this study is that the lower the authoritarian parenting style, the higher the emotional intelligence in adolescents, conversely the higher the authoritarian parenting style, the lower the emotional intelligence, the hypothesis can be accepted. The effective contribution of authoritarian parenting influences emotional intelligence by 42%. Based on a comparison of the two average values (hypothetical and empirical), it can be stated that authoritarian parenting is classified as moderate because the average hypothetical value is 100 out of the empirical average value of 106.41 and emotional intelligence is also relatively low because the average hypothetical value is 90 of the empirical average value of 67.70
The Correlation of between the Work Environment and Work Motivation with Job Satisfaction of Employees in Cambridge Hotel Medan
113 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkungan kerja dan
motivasi kerja dengan kepuasan kerja karyawan di Cambridge Hotel Medan.
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara
lingkungan kerja dan motivasi kerja dengan kepuasan kerja. Jumlah sampel pada
penelitian ini yaitu 108 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode kualitatif dengan teknik pengambilan sampel berdasarkan teknik
purposive sampling. Bentuk skala yang digunakan skala Likert dengan koefisien
realibilitas untuk lingkungan kerja 0,767, motivasi kerja sebesar 0,973, dan
kepuasan kerja sebesar 0,991. Analisis data menggunakan regresi berganda.
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil sebagai
terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara lingkungan kerja dan
motivasi kerja dengan kepuasan kerja. Hasil ini ditunjukkan dengan koefisien r =
0,552 dimana p < 0,05. Ini menandakan bahwa semakin baik lingkungan kerja
yang dimiliki dan semakin tinggi motivasi kerja, maka semakin tinggi kepuasan
kerja begitupun sebaliknya. Berdasarkan mean empirik dan mean hipotetik
variabel lingkungan dalam penelitian ini (72,56 > 54), variabel motivasi kerja
(117,32 > 84), dan variabel kepuasan kerja (167,32 > 120) diketahui subjek
penelitian memiliki nilai lingkungan kerja, motivasi kerja dan kepuasan kerja
yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkungan kerja dan
motivasi kerja dengan kepuasan kerja karyawan di Cambridge Hotel Medan.
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara
lingkungan kerja dan motivasi kerja dengan kepuasan kerja. Jumlah sampel pada
penelitian ini yaitu 108 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode kualitatif dengan teknik pengambilan sampel berdasarkan teknik
purposive sampling. Bentuk skala yang digunakan skala Likert dengan koefisien
realibilitas untuk lingkungan kerja 0,767, motivasi kerja sebesar 0,973, dan
kepuasan kerja sebesar 0,991. Analisis data menggunakan regresi berganda.
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil sebagai
terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara lingkungan kerja dan
motivasi kerja dengan kepuasan kerja. Hasil ini ditunjukkan dengan koefisien r =
0,552 dimana p < 0,05. Ini menandakan bahwa semakin baik lingkungan kerja
yang dimiliki dan semakin tinggi motivasi kerja, maka semakin tinggi kepuasan
kerja begitupun sebaliknya. Berdasarkan mean empirik dan mean hipotetik
variabel lingkungan dalam penelitian ini (72,56 > 54), variabel motivasi kerja
(117,32 > 84), dan variabel kepuasan kerja (167,32 > 120) diketahui subjek
penelitian memiliki nilai lingkungan kerja, motivasi kerja dan kepuasan kerja
yang tinggi
Financial Distress Analysis During the Covid-19 Pandemic Using the Altman, Springate and Grover Methods in Companies Registered Restaurant, Hotel and Tourism Sub Sector In Bei Year 2020-2021
73 HalamanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan prediksi dan mengetahui perbandingan tingkat akurasi metode dalam menganalisis financial distress pada saat pandemi covid-19 dengan menggunakan metode altman, springate dan grover, pada perusahaan sub sektor pariwisata. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan quantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perusahaan sub sektor pariwisata, hotel dan restoran yangda terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 29 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan mengggunakan kriteria Perusahan sub sektor pariwisata, hotel dan restoran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2021, selanjutnya perusahaan sub sektor pariwisata, hotel dan restoran yang delisiting tidak menerbitkan laporan keuangan di Bursa Efek Indoneisa pada tahun 2020-2021dan perusahaan sub sektor pariwisata, hotel dan restoran yang menerbitkan laporan keuangannya secara berkala tahunan di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2021. Berdasarkan kriteria tersebut maka dapat diperoleh sampel sebanyak 15 perusahaan sub sektor pariwisata, hotel dan restoran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis Data yang digunakan dalam penilitian ini yaitu data quantitatif yang berupa angka dari laporan keuangan perusahaan. Sumber data menggunakan data sekunder yang berupa laporan keuangan perusahaan. Teknik pengumpulan data dari dokumentasi perusahaan dan studi keperpustakaan. Teknik analisis data menggunakan metode analisis deskriptif quantitatif yaitu menganalisis suatu permasalahan dari suata data berdasarkan pehitungan angka- angka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perhitungan tingkat akurasi yang paling tinggi yaitu grover sebesar 43,3%, altman sebesar 26,6% dan springate sebesar 11,6%. The purpose of this study was to compare predictions and to compare the level of accuracy of methods in analyzing financial distress during the covid- 19 pandemic using the Altman, Springate and Grover methods, in tourism sub- sector companies. The type of research used in this research is descriptive method using a quantitative approach. The population of this research are all tourism, hotel and restaurant sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange as many as 29 companies. The sampling technique used purposive sampling by using the first criteria. The tourism, hotel and restaurant sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2021, then the delisting tourism, hotel and restaurant sub-sector companies did not publish financial reports on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2021 and tourism, hotel and restaurant sub- sector companies that publish their annual financial reports on the Indonesia Stock Exchange for 2020-2021. Based on these criteria, a sample of 15 tourism, hotel and restaurant sub-sector companies can be obtained which are listed on the Indonesia Stock Exchange. The type of data used in this research is quantitative data in the form of numbers from the company's financial statements. The data source uses secondary data in the form of company financial statements. Data collection techniques from company documentation and library studies. The data analysis technique used descriptive quantitative analysis method, which was to analyze a problem from the data based on the calculation of numbers. The results of this study indicate the calculation of the highest level of accuracy, namely grover by 43.3%, altman by 26.6% and springate by 11.6%